Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas VII
Teksn Berita
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Teksn Berita |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki kemampuan dasar dalam memahami informasi lisan dan tulis sederhana serta mengungkapkan gagasan secara lisan. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menyimak, Membaca dan Memirsa, Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan mengevaluasi informasi dari berbagai jenis teks, serta mampu menulis teks berita berdasarkan fakta dengan struktur dan kebahasaan yang tepat untuk menyampaikan informasi secara efektif dan bertanggung jawab. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Berita yang kita baca di koran atau lihat di TV adalah contoh nyata teks berita. |
| Konseptual | Teks berita adalah teks yang berisi informasi tentang suatu kejadian atau peristiwa yang aktual dan faktual. |
| Prosedural | Kita akan belajar cara mengidentifikasi unsur-unsur berita, meringkas, dan menulis teks berita yang baik. |
| Metakognitif | Mempelajari teks berita membantu kita berpikir kritis terhadap informasi dan menjadi pembaca yang cerdas. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi unsur-unsur teks berita (5W+1H) yang didengar atau dibaca dengan tepat.
- Meringkas isi teks berita yang didengar atau dibaca dengan memperhatikan kelengkapan unsur-unsur berita.
- Menyimpulkan isi pokok teks berita yang didengar atau dibaca dengan cermat.
- Menentukan struktur teks berita (orientasi, peristiwa, sumber berita) dengan benar.
- Menentukan kaidah kebahasaan teks berita (kalimat langsung, tidak langsung, verba mental, keterangan waktu/tempat) dengan tepat.
- Menulis teks berita berdasarkan informasi yang diperoleh dari lingkungan sekitar dengan struktur dan kaidah kebahasaan yang benar.
Pemahaman bermakna: Memahami teks berita bukan hanya sekadar membaca, tetapi juga melatih kita menjadi warga negara yang kritis, mampu memilah informasi yang benar, dan menyampaikannya secara bertanggung jawab.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa penting bagi kita untuk selalu memeriksa kebenaran suatu berita sebelum mempercayainya atau menyebarkannya?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS): Memahami peristiwa sosial, ekonomi, dan politik yang menjadi latar belakang berita. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn): Mengembangkan sikap kritis dan bertanggung jawab dalam menyikapi informasi serta hak dan kewajiban sebagai warga negara. Seni Budaya: Membuat poster atau infografis berita yang menarik secara visual. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/wali dapat mendorong peserta didik untuk membaca atau menonton berita bersama di rumah dan mendiskusikan isinya. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang nyaman dengan akses ke internet, perpustakaan sekolah, dan lingkungan sekitar sekolah sebagai sumber observasi berita. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan situs berita daring, aplikasi berita, atau platform video untuk mencari dan menganalisis contoh teks berita serta menyajikan hasil karya. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi unsur-unsur teks berita (5W+1H) yang didengar atau dibaca dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran. Melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Apa berita terbaru yang kalian dengar atau baca hari ini?'. Menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik untuk menumbuhkan kesadaran belajar peserta didik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik menyimak sebuah teks berita audio/video pendek. Secara mandiri atau berpasangan, mereka mengidentifikasi informasi penting yang terkandung dalam berita tersebut dan mencoba mengelompokkannya ke dalam pertanyaan 5W+1H, kemudian membandingkan temuan mereka dengan teman sebangku. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok membaca beberapa contoh teks berita cetak atau daring. Setiap kelompok ditugaskan untuk mengisi lembar kerja yang berisi pertanyaan 5W+1H untuk setiap teks berita, kemudian mempresentasikan hasil identifikasi mereka. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi unsur 5W+1H dari satu teks berita. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang pentingnya kelengkapan unsur berita. Peserta didik diajak merefleksikan kesulitan dan kemudahan dalam menemukan unsur berita. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali unsur-unsur teks berita (5W+1H). Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memotivasi untuk pertemuan selanjutnya. Peserta didik diajak berdoa bersama. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Meringkas isi teks berita yang didengar atau dibaca dengan memperhatikan kelengkapan unsur-unsur berita dan menyimpulkan isi pokok teks berita yang didengar atau dibaca dengan cermat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran. Mengulas kembali materi sebelumnya tentang unsur 5W+1H. Menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan mengaitkannya dengan pentingnya meringkas berita agar informasi mudah dipahami. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil. Setiap kelompok diberikan beberapa teks berita yang berbeda. Mereka diminta untuk membaca teks berita tersebut dengan cermat dan mengidentifikasi unsur-unsur 5W+1H di dalamnya sebagai dasar untuk meringkas berita. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok ditugaskan untuk membuat ringkasan dari teks berita yang telah dibaca, dengan memastikan semua unsur 5W+1H tercakup. Setelah itu, mereka menyimpulkan isi pokok dari setiap teks berita dalam satu atau dua kalimat, kemudian mempresentasikan ringkasan dan kesimpulan mereka. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan ringkasan dan kesimpulan berita. Kelompok lain memberikan tanggapan dan masukan. Guru membimbing diskusi, memberikan penguatan tentang teknik meringkas dan menyimpulkan berita yang efektif, serta menjelaskan struktur teks berita (orientasi, peristiwa, sumber). |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan langkah-langkah meringkas dan menyimpulkan berita serta struktur teks berita. Guru memberikan apresiasi dan motivasi. Peserta didik melakukan refleksi singkat tentang manfaat keterampilan meringkas berita dalam kehidupan sehari-hari. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Mengidentifikasi unsur-unsur 5W+1H, meringkas, dan menyimpulkan isi teks berita.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Teks berita adalah salah satu jenis teks yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Berita membantu kita memahami apa yang terjadi di sekitar kita, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
Alat & bahan: Teks berita cetak/digital, alat tulis, kertas/buku, gawai (opsional)
Langkah kerja:
- Baca dan pahami teks berita yang diberikan dengan saksama.
- Identifikasi unsur-unsur 5W+1H (Apa, Siapa, Kapan, Di mana, Mengapa, Bagaimana) dari teks berita tersebut.
- Tuliskan hasil identifikasi Anda pada tabel yang disediakan.
- Susunlah ringkasan teks berita berdasarkan unsur 5W+1H yang telah Anda temukan.
- Tuliskan kesimpulan isi pokok berita dalam satu atau dua kalimat.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang berita?
- Di mana biasanya kamu menemukan berita?
- Apakah semua informasi yang kamu dengar atau baca itu berita?
- Menurutmu, apa saja yang harus ada dalam sebuah berita?
Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok, presentasi hasil identifikasi, ringkasan, dan penulisan berita.
Sumatif (akhir): Peserta didik menulis teks berita berdasarkan peristiwa yang diamati di lingkungan sekitar.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi unsur-unsur teks berita (5W+1H) | Unsur-unsur teks berita (5W+1H) | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Meringkas dan menyimpulkan isi teks berita | Ringkasan dan simpulan teks berita, struktur teks berita | 2 JP | Komunikasi |
| 3 | Menentukan kaidah kebahasaan dan menulis teks berita | Kaidah kebahasaan teks berita, penulisan teks berita | 2 JP | Kreativitas, Komunikasi |
Teks berita adalah salah satu jenis teks yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Berita membantu kita memahami apa yang terjadi di sekitar kita, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Dengan memahami teks berita, kita akan menjadi pembaca yang lebih cerdas dan mampu memilah informasi yang benar di tengah banyaknya informasi yang beredar.
1. Pengertian dan Fungsi Teks Berita
Teks berita adalah teks yang melaporkan kejadian, peristiwa, atau informasi tentang sesuatu yang telah atau sedang terjadi. Informasi yang disampaikan dalam berita harus bersifat aktual (terbaru) dan faktual (berdasarkan fakta, bukan opini). Fungsi utama teks berita adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat agar mereka dapat memahami dan menyikapi berbagai peristiwa yang terjadi. Berita yang baik harus objektif, jelas, dan mudah dipahami oleh pembacanya. Keberadaan berita yang akurat sangat krusial dalam membentuk opini publik yang berdasarkan kebenaran.
2. Unsur-Unsur Teks Berita (5W+1H)
Untuk memahami sebuah berita secara menyeluruh, kita perlu mengidentifikasi unsur-unsur pokoknya yang dikenal dengan formula 5W+1H: What (Apa) peristiwa yang terjadi?, Who (Siapa) yang terlibat dalam peristiwa?, Where (Di mana) peristiwa terjadi?, When (Kapan) peristiwa terjadi?, Why (Mengapa) peristiwa itu terjadi?, dan How (Bagaimana) peristiwa itu terjadi?. Keenam unsur ini harus ada dan dijelaskan secara rinci dalam teks berita agar pembaca mendapatkan informasi yang lengkap dan akurat. Mengidentifikasi unsur-unsur ini adalah langkah awal dalam memahami inti sebuah berita.
3. Struktur Teks Berita
Teks berita umumnya memiliki struktur piramida terbalik, yang berarti informasi paling penting diletakkan di awal. Struktur ini terdiri dari: 1. Orientasi Berita: Pembukaan berita yang berisi pengenalan masalah atau peristiwa utama. Bagian ini biasanya menjawab unsur What dan Who. 2. Peristiwa: Bagian inti berita yang menjelaskan secara rinci tentang kejadian, meliputi unsur Where, When, Why, dan How. Bagian ini bisa terdiri dari beberapa paragraf. 3. Sumber Berita: Bagian penutup yang berisi informasi mengenai asal-usul berita atau narasumber yang terlibat. Bagian ini memberikan validitas dan kredibilitas pada berita.
4. Kaidah Kebahasaan Teks Berita
Teks berita memiliki ciri kebahasaan khusus: 1. Penggunaan kalimat langsung dan tidak langsung untuk mengutip pernyataan narasumber. Kalimat langsung ditandai dengan tanda petik dua dan menyebutkan narasumber, sedangkan kalimat tidak langsung mengubah bentuk kalimat aslinya. 2. Penggunaan verba mental (kata kerja mental) seperti 'merasa', 'mengatakan', 'menduga', 'berpikir' untuk menunjukkan respons atau pikiran narasumber. 3. Penggunaan keterangan waktu dan tempat untuk memperjelas kapan dan di mana peristiwa terjadi, misalnya 'kemarin sore', 'di Jakarta', 'pada pukul 10.00 WIB'. 4. Penggunaan konjungsi temporal seperti 'kemudian', 'lalu', 'akhirnya' untuk menunjukkan urutan peristiwa.
5. Meringkas dan Menyimpulkan Berita
Meringkas berita berarti menyajikan kembali isi berita secara singkat dan padat, tanpa mengurangi informasi penting yang terkandung di dalamnya. Langkah pertama adalah mengidentifikasi unsur 5W+1H. Kemudian, susun kembali informasi tersebut menjadi beberapa kalimat atau paragraf yang lebih ringkas. Menyimpulkan berita adalah proses menarik inti sari atau gagasan pokok dari seluruh isi berita dalam satu atau dua kalimat. Kesimpulan harus mencerminkan keseluruhan informasi yang disampaikan dalam berita, bukan hanya sebagian kecil saja. Keterampilan ini penting untuk memahami esensi berita dengan cepat.
Rangkuman: Teks berita adalah laporan faktual dan aktual tentang peristiwa, memiliki unsur 5W+1H, struktur orientasi-peristiwa-sumber, serta kaidah kebahasaan seperti kalimat langsung/tidak langsung, verba mental, dan keterangan waktu/tempat. Memahami berita melatih kita berpikir kritis dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Aktual | Terbaru, sedang menjadi pembicaraan. |
| Faktual | Berdasarkan fakta, bukan opini. |
| Verba mental | Kata kerja yang menyatakan respons atau sikap. |
| 5W+1H | Formula untuk menemukan unsur-unsur pokok berita: What, Who, Where, When, Why, How. |
| Piramida terbalik | Struktur penulisan berita dengan informasi terpenting di awal. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Teksn Berita" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Teksn Berita yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Indonesia Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Jelajah NusantaraModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBerkelana di Dunia ImajinasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopHal yang Baik bagi TubuhModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Aksi Nyata Para Pelindung BumiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMembuka Gerbang DuniaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSampaikan Melalui SuratBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Bahasa Indonesia lain yang sudah tersedia
Cerita Fantasi (Narasi)Bahasa Indonesia Kelas VII SMPFakta ,opini,puisi lama, kalimat saran,surel,teks eksplanasi,kata sifat,sinonim,antonim,u,Bahasa Indonesia Kelas VII SMPMemahami Unsur Bahasa dalam Teks DeskripsiBahasa Indonesia Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas VII →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Teksn Berita masuk ujian semester Bahasa Indonesia Kelas VII. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal Bahasa Indonesia Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Teksn Berita pada Bahasa Indonesia SMP, Fase D, elemen Menyimak, Membaca dan Memirsa, Menulis.
Modul Teksn Berita ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Teksn Berita untuk Bahasa Indonesia kelas VII.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Teksn Berita ini gratis?
Ya. Modul Teksn Berita untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Teksn Berita ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Teksn Berita ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Teksn Berita dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Teksn Berita ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Teksn Berita tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Teksn Berita untuk Bahasa Indonesia kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Teksn Berita ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Teksn Berita beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Teksn Berita yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.