SMPKelas VIIIFase D📘 Bab 4Semester 2

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas VIII
Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Mengulas karya fiksi adalah keterampilan penting untuk memahami dan mengapresiasi cerita lebih dalam. Ini melibatkan identifikasi unsur intrinsik dan ekstrinsik, analisis penggunaan bahasa denotatif dan konotatif, serta kemampuan merumuskan penilaian objektif. Dengan mengikuti langkah-langkah penulisan resensi yang tepat, kita dapat menyampaikan pandangan kita tentang sebuah karya secara informatif dan persuasif kepada pembaca lain, sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis dan berkomunikasi.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku
Bahasa Indonesia · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku
Bahasa Indonesia · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokMengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengalaman membaca berbagai jenis karya fiksi seperti cerpen, novel, atau komik.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMembaca dan Memirsa
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok, ide pendukung, serta informasi penting dari berbagai jenis teks fiksi dan nonfiksi, serta menganalisis unsur-unsur pembangun karya fiksi untuk membuat ulasan yang objektif.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBanyak karya fiksi populer seperti novel 'Laskar Pelangi' atau 'Harry Potter' yang sering diulas di berbagai media.
KonseptualMengulas karya fiksi melibatkan pemahaman unsur intrinsik dan ekstrinsik serta kemampuan menyampaikan penilaian secara objektif dan komunikatif.
ProseduralProses mengulas karya fiksi mencakup membaca, menganalisis, menilai, dan menuliskan resensi dengan struktur yang tepat.
MetakognitifKesadaran akan bagaimana cara terbaik memahami dan mengkritisi sebuah cerita fiksi akan membantu peserta didik menjadi pembaca yang lebih cerdas dan penulis yang lebih baik.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah membaca sebuah karya fiksi, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik karya fiksi dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis perbedaan penggunaan kata denotasi dan konotasi dalam kutipan karya fiksi dengan benar.
  3. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merumuskan penilaian terhadap kelebihan dan kekurangan karya fiksi secara objektif dan santun.
  4. Setelah memahami struktur resensi, peserta didik dapat menyusun resensi karya fiksi dengan langkah-langkah yang runtut dan bahasa yang komunikatif.
  5. Melalui presentasi di depan kelas, peserta didik dapat menyampaikan ulasan karya fiksi secara lisan dengan percaya diri dan menarik.
Halaman 2 · Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Mengulas karya fiksi bukan hanya tentang menemukan kekurangan atau kelebihan, tetapi juga tentang memahami pesan, nilai, dan dampak sebuah cerita terhadap pembaca, serta mengkomunikasikannya secara efektif kepada orang lain.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kamu bisa meyakinkan teman untuk membaca (atau tidak membaca) buku favoritmu hanya dengan menceritakan inti ceritanya dan pendapatmu tentang buku itu?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Menganalisis elemen estetika dan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam karya fiksi.
PPKn: Mengidentifikasi nilai-nilai moral dan sosial yang dapat dipetik dari cerita fiksi untuk membentuk karakter warga negara yang baik.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi untuk mendorong peserta didik membaca lebih banyak karya fiksi di luar jam sekolah dan memberikan ruang untuk berbagi kesan bacaan mereka.
Lingkungan PembelajaranPerpustakaan sekolah dan pojok baca kelas menjadi lingkungan yang nyaman untuk menemukan berbagai karya fiksi dan melakukan kegiatan membaca atau diskusi kelompok.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform ulasan buku daring atau blog pribadi dapat menjadi media bagi peserta didik untuk mempublikasikan resensi mereka dan mendapatkan umpan balik dari pembaca luas.
Halaman 3 · Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Setelah membaca sebuah karya fiksi, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik karya fiksi dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik membaca karya fiksi dan meminta mereka menyebutkan satu karya fiksi favoritnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi unsur-unsur karya fiksi dan memberikan pertanyaan pemantik: 'Apa saja yang membuat sebuah cerita fiksi itu menarik dan berkesan bagimu?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan potongan video singkat dari film adaptasi novel terkenal dan bertanya, 'Apa saja yang kalian perhatikan dari cuplikan film ini? Apakah ada cerita di baliknya?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan LKPD 'Bedah Kisah Favoritku' yang berisi kutipan cerpen.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok membaca kutipan cerpen pada LKPD dan berdiskusi untuk mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik (tokoh, alur, latar, tema, sudut pandang) dan ekstrinsik (nilai moral, sosial, budaya) yang ada di dalamnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mencatat hasil identifikasi unsur-unsur fiksi pada LKPD, lalu membuat peta pikiran sederhana untuk memvisualisasikan keterkaitan antarunsur.
  2. Setiap kelompok memilih satu perwakilan untuk mempresentasikan peta pikiran mereka di depan kelas, menjelaskan unsur-unsur yang ditemukan dan alasannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan terhadap presentasi, serta membandingkan hasil identifikasi mereka.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan hasil diskusi, mengoreksi jika ada kekeliruan dalam identifikasi unsur fiksi.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya mengenali unsur-unsur fiksi sebagai dasar untuk mengulas sebuah karya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali unsur-unsur penting dalam karya fiksi yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan meminta mereka menuliskan satu hal baru yang dipelajari hari ini di kertas kecil.
  3. Guru memberikan tugas membaca satu cerpen utuh sebagai persiapan pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merumuskan penilaian terhadap kelebihan dan kekurangan karya fiksi secara objektif dan santun.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru meminta peserta didik untuk menyebutkan judul cerpen yang sudah mereka baca sebagai tugas, lalu bertanya 'Apa kesan pertama kalian setelah membaca cerpen itu?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menilai dan menyusun resensi karya fiksi, serta memantik dengan pertanyaan 'Bagaimana cara kita menyampaikan pendapat tentang sebuah cerita tanpa menyinggung penulisnya?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan dua contoh ulasan karya fiksi, satu ulasan yang baik dan satu ulasan yang kurang baik (misalnya terlalu subjektif atau tidak berdasar), lalu bertanya, 'Apa perbedaan antara kedua ulasan ini? Mana yang lebih meyakinkan?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok sebelumnya. Guru membagikan LKPD 'Menilai dan Mengulas Kisah' yang berisi panduan merumuskan penilaian dan struktur resensi.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk merumuskan kelebihan dan kekurangan cerpen yang telah mereka baca, didukung dengan bukti kutipan atau peristiwa dari cerita tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Berdasarkan hasil diskusi, setiap kelompok mulai menyusun kerangka resensi sederhana yang mencakup identitas buku, sinopsis singkat, kelebihan, kekurangan, dan rekomendasi.
  2. Setiap kelompok menuliskan draf resensi mereka pada LKPD, dengan fokus pada penggunaan bahasa yang objektif dan santun dalam menyampaikan penilaian.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru meminta beberapa kelompok untuk membacakan draf resensi mereka. Kelompok lain memberikan masukan dan saran perbaikan, terutama terkait objektivitas dan gaya bahasa.
  2. Guru memberikan umpan balik secara umum tentang draf resensi yang telah dibuat, menekankan pada penggunaan kata denotasi dan konotasi yang tepat dalam mengulas.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang etika dalam mengulas karya fiksi, yaitu menghargai karya orang lain sambil tetap kritis.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan langkah-langkah penting dalam menyusun resensi yang baik dan etis.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras peserta didik dan meminta mereka menuliskan satu tantangan yang dihadapi saat menulis resensi.
  3. Guru memberikan tugas untuk menyempurnakan resensi cerpen mereka di rumah dan mengumpulkannya pada pertemuan berikutnya, serta menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKBedah Kisah Favoritku!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi unsur-unsur pembangun dalam sebuah kutipan karya fiksi.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Karya fiksi adalah jendela menuju dunia imajinasi yang tak terbatas. Dari kisah-kisah epik hingga cerita sehari-hari, fiksi selalu menawarkan pengalaman baru.

Alat & bahan: Kutipan cerpen 'Senja di Pelupuk Mata', alat tulis, kertas A4.

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    123456Mendatar6. Unsur-unsur yang membangunsebuah cerita dari dalam,seperti tema dan alur.Menurun1. Makna kata yang tidaksebenarnya, mengandungperasaan atau asosias…2. Unsur-unsur dari luar ceritayang memengaruhi, sepertilatar belakang penulis.3. Makna kata yang sebenarnyaatau lugas, sesuai denganpengertian kamus.4. Ulasan atau penilaian kritisterhadap sebuah karya, sepertibuku atau film.5. Cerita rekaan atau khayalanyang tidak berdasarkankenyataan.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Baca dan pahami kutipan cerpen 'Senja di Pelupuk Mata' yang diberikan dengan saksama.
  3. Identifikasi tokoh-tokoh utama dan pendukung dalam cerpen, serta karakter atau sifat yang melekat pada mereka.
  4. Temukan latar waktu dan latar tempat cerita ini berlangsung, lalu catat bukti-buktinya dari teks.
  5. Tentukan alur atau jalan cerita yang digunakan (maju, mundur, campuran) dan rangkum peristiwa penting dalam urutan yang runtut.
  6. Diskusikan tema utama yang ingin disampaikan penulis serta sudut pandang yang digunakan (orang pertama, ketiga, atau campuran).
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa saja jenis karya fiksi yang pernah kamu baca?
  2. Sebutkan satu judul karya fiksi favoritmu dan alasannya!
  3. Menurutmu, apa yang membuat sebuah cerita menjadi bagus?

Formatif (proses): Penilaian performa diskusi kelompok dalam mengidentifikasi unsur fiksi dan partisipasi aktif dalam menyusun draf resensi.

Sumatif (akhir): Penilaian resensi karya fiksi yang telah disempurnakan berdasarkan rubrik yang ditentukan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik karya fiksiMengenal Karya Fiksi, Menemukan Unsur Karya Fiksi2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis perbedaan kata denotasi dan konotasiMembandingkan Kata Denotasi dan Konotasi dalam Karya Fiksi2 JPpenalaran kritis
3Merumuskan penilaian terhadap karya fiksiMelakukan Penilaian terhadap Karya Fiksi2 JPkomunikasi
4Menyusun dan menyampaikan resensi karya fiksiMengenali Langkah-Langkah Penulisan Resensi Karya Fiksi2 JPkreativitas
Halaman 8 · Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Karya fiksi adalah jendela menuju dunia imajinasi yang tak terbatas. Dari kisah-kisah epik hingga cerita sehari-hari, fiksi selalu menawarkan pengalaman baru. Namun, membaca saja tidak cukup. Untuk benar-benar mengapresiasi dan memahami sebuah karya, kita perlu belajar mengulasnya. Mengulas karya fiksi berarti menyelami lebih dalam, menganalisis elemen-elemennya, dan menyampaikan pandangan kita secara terstruktur dan objektif.

1. Mengenal Karya Fiksi
Karya fiksi adalah karangan yang berisi cerita rekaan atau tidak berdasarkan kenyataan, meskipun sering kali terinspirasi dari kehidupan nyata. Contohnya adalah novel, cerpen, dongeng, dan drama. Ciri utama karya fiksi adalah sifat imajinatif, penggunaan bahasa konotatif, dan memiliki tema yang beragam. Tujuannya seringkali untuk menghibur, mendidik, atau menyampaikan pesan moral melalui alur cerita yang menarik dan karakter yang kuat.

2. Menemukan Unsur Karya Fiksi
Setiap karya fiksi dibangun oleh unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik adalah elemen yang ada di dalam cerita, seperti tema (gagasan pokok), tokoh (pelaku cerita), alur (jalan cerita), latar (tempat, waktu, suasana), sudut pandang (posisi pencerita), dan amanat (pesan moral). Unsur ekstrinsik adalah elemen dari luar cerita yang memengaruhi, seperti latar belakang penulis, kondisi sosial-budaya saat cerita ditulis, atau nilai-nilai yang terkandung dalam cerita.

3. Membandingkan Kata Denotasi dan Konotasi
Dalam karya fiksi, penulis sering menggunakan kata denotasi dan konotasi untuk memperkaya makna. Kata denotasi adalah kata yang memiliki arti sebenarnya atau makna lugas, sesuai kamus. Contoh: 'rumah' berarti bangunan tempat tinggal. Sementara itu, kata konotasi adalah kata yang memiliki makna tambahan atau makna tidak sebenarnya, seringkali mengandung perasaan atau asosiasi tertentu. Contoh: 'rumah' bisa berkonotasi 'kehangatan' atau 'kenyamanan'. Pemahaman ini penting untuk menafsirkan pesan tersembunyi dalam cerita.

4. Melakukan Penilaian terhadap Karya Fiksi
Menilai karya fiksi berarti memberikan pandangan kritis terhadap kelebihan dan kekurangannya. Penilaian harus objektif, artinya berdasarkan bukti dari cerita, bukan hanya perasaan pribadi. Kelebihan bisa berupa alur yang kuat, karakter yang mendalam, gaya bahasa yang indah, atau tema yang relevan. Kekurangan bisa jadi alur yang bertele-tele, karakter yang datar, atau pesan yang tidak jelas. Penting untuk menyampaikan penilaian ini dengan bahasa yang santun dan membangun.

5. Mengenali Langkah-Langkah Penulisan Resensi
Resensi adalah ulasan atau penilaian terhadap sebuah karya. Langkah-langkah menulis resensi meliputi: (1) Identitas karya (judul, penulis, penerbit, tahun terbit), (2) Sinopsis (ringkasan cerita tanpa membocorkan akhir), (3) Kelebihan karya (aspek positif yang menonjol), (4) Kekurangan karya (aspek yang perlu perbaikan), dan (5) Rekomendasi (untuk siapa karya ini cocok). Resensi yang baik harus informatif, persuasif, dan kritis secara konstruktif.

Rangkuman: Mengulas karya fiksi adalah keterampilan penting untuk memahami dan mengapresiasi cerita lebih dalam. Ini melibatkan identifikasi unsur intrinsik dan ekstrinsik, analisis penggunaan bahasa denotatif dan konotatif, serta kemampuan merumuskan penilaian objektif. Dengan mengikuti langkah-langkah penulisan resensi yang tepat, kita dapat menyampaikan pandangan kita tentang sebuah karya secara informatif dan persuasif kepada pembaca lain, sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis dan berkomunikasi.

Halaman 9 · Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
FiksiCerita rekaan atau khayalan yang tidak berdasarkan kenyataan.
IntrinsikUnsur-unsur yang membangun sebuah cerita dari dalam, seperti tema dan alur.
EkstrinsikUnsur-unsur dari luar cerita yang memengaruhi, seperti latar belakang penulis.
DenotasiMakna kata yang sebenarnya atau lugas, sesuai dengan pengertian kamus.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIIPeta Konsep
Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah FavoritkuMengenal Karya FiksiMenemukan Unsur Karya FiksiMembandingkan Kata Denotasi dan KonotasiMelakukan Penilaian terhadap Karya FiksiMengenali Langkah-Langkah Penulisan Resensi
Dari sub-bab Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah FavoritkuHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

📝 Butuh soal ujiannya juga?

Materi Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku masuk ASAS Bahasa Indonesia Kelas VIII Semester 2. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.

Mesin Soal Bahasa Indonesia Kelas VIII →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 8 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku pada Bahasa Indonesia SMP, Fase D, elemen Membaca dan Memirsa.

Modul Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas VIII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku ini gratis?

Ya. Modul Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku untuk Bahasa Indonesia kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah Favoritku yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.