SMPKelas VIIIFase DSemester 1

Modul Ajar & RPP Informatika Kelas VIII
Berpikir Komputasional

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Berpikir Komputasional (BK) adalah pendekatan sistematis untuk memecahkan masalah. Ini melibatkan dekomposisi (memecah masalah), pengenalan pola (mencari kesamaan), abstraksi (fokus pada inti masalah), dan algoritma (merancang langkah-langkah solusi). Konsep fungsi, sistem bilangan, dan struktur data adalah bagian integral dari BK, membantu kita merancang solusi yang efisien dan terstruktur dalam dunia digital maupun kehidupan sehari-hari.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Berpikir Komputasional
Informatika · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Berpikir Komputasional
Informatika · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokBerpikir Komputasional
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang konsep masalah dan cara kerja sederhana perangkat digital yang digunakan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
    Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi berbagai pendekatan dalam menyelesaikan masalah komputasi secara logis dan sistematis.
  2. Kreativitas — elemen: Menghasilkan Gagasan yang Orisinal
    Peserta didik menghasilkan gagasan-gagasan baru dalam merancang solusi berbasis komputasi untuk masalah nyata dengan pendekatan inovatif.
  3. Kolaborasi — elemen: Bekerja Sama dan Berkomunikasi
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk memecahkan masalah komputasi, berbagi ide, dan mengkomunikasikan hasil kerja mereka secara efektif.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainBerpikir Komputasional (BK)
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menerapkan berpikir komputasional untuk menyelesaikan masalah dengan memahami konsep dasar informatika, seperti abstraksi, algoritma, dekomposisi, dan pengenalan pola, serta dapat mengidentifikasi, memecahkan, dan menyajikan solusi secara terstruktur dan logis.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBerpikir Komputasional membantu kita memecahkan masalah kompleks seperti mencari rute terpendek di peta atau mengurutkan daftar belanjaan.
KonseptualKonsep inti berpikir komputasional meliputi dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma sebagai pendekatan sistematis penyelesaian masalah.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah dekomposisi masalah, mengidentifikasi pola, membuat abstraksi, dan merancang algoritma sederhana untuk solusi.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bahwa proses berpikir komputasional dapat diterapkan untuk memecahkan masalah di berbagai bidang, bukan hanya informatika.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan manfaat dekomposisi masalah dengan tepat.
  2. Setelah mengamati contoh kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi pola-pola yang muncul dalam suatu masalah dengan cermat.
  3. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menerapkan konsep abstraksi untuk menyederhanakan masalah yang kompleks secara efektif.
  4. Melalui praktik mandiri, peserta didik dapat merancang algoritma sederhana untuk menyelesaikan masalah sehari-hari secara runtut.
  5. Setelah melakukan simulasi, peserta didik dapat mengevaluasi efisiensi algoritma yang telah dibuat dengan kriteria yang jelas.
  6. Dengan kerja kelompok, peserta didik dapat mempresentasikan solusi masalah menggunakan pendekatan berpikir komputasional dengan percaya diri.
Halaman 2 · Berpikir Komputasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Berpikir Komputasional adalah cara berpikir untuk memecahkan masalah secara sistematis dan logis, yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pengembangan solusi teknologi.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita memecahkan masalah yang sangat besar menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dikelola?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Konsep pola, logika, himpunan, dan fungsi sangat erat kaitannya dengan berpikir komputasional dalam merumuskan masalah dan solusi.
Bahasa Indonesia: Kemampuan untuk menyusun kalimat yang logis dan sistematis sangat penting dalam merancang algoritma dan mengkomunikasikan solusi.
Ilmu Pengetahuan Alam: Penerapan berpikir komputasional untuk menganalisis data eksperimen, mengidentifikasi pola dalam fenomena alam, dan merancang model simulasi.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang cara mereka memecahkan masalah di rumah dan mengenali pola atau proses yang mereka gunakan.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar kondusif untuk diskusi kelompok, dilengkapi dengan papan tulis atau area presentasi, serta akses ke komputer untuk simulasi atau riset sederhana.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi simulasi algoritma sederhana atau platform pemrograman blok untuk memvisualisasikan konsep berpikir komputasional.
Halaman 3 · Berpikir Komputasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan manfaat dekomposisi masalah dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitIce breaking: Tebak Kata Berantai: Guru menyebut satu kata, lalu peserta didik bergiliran menyebut kata lain yang berhubungan, membentuk rantai ide. Misalnya 'sekolah' -> 'belajar' -> 'buku'.
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru meminta peserta didik untuk menceritakan pengalaman mereka dalam memecahkan masalah besar, seperti membersihkan kamar atau mengerjakan tugas kelompok, kemudian mengaitkannya dengan materi hari ini.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara kita memecahkan masalah yang sangat besar menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dikelola?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar sebuah proyek besar (misalnya, membangun rumah) dan bertanya kepada peserta didik bagaimana mereka akan memulai proyek tersebut jika diminta untuk menyelesaikannya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan LKPD 1 yang berisi studi kasus masalah kompleks (misalnya, merencanakan acara ulang tahun).
  3. Membimbing penyelidikan: Guru meminta setiap kelompok untuk mendekomposisi masalah tersebut menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola, kemudian mencatatnya di LKPD.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil dekomposisi masalah mereka, menjelaskan bagaimana mereka memecah masalah besar menjadi sub-masalah yang lebih kecil.
  2. Guru berkeliling mengamati dan memberikan bimbingan kepada kelompok yang mengalami kesulitan dalam proses dekomposisi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk membandingkan hasil dekomposisi antar kelompok, menyoroti perbedaan dan kesamaan pendekatan.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan hasil kerja kelompok, menekankan pentingnya dekomposisi yang logis dan sistematis.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang dekomposisi masalah sebagai langkah awal dalam berpikir komputasional.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan pengertian dan manfaat dekomposisi masalah.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka merenungkan bagaimana dekomposisi dapat membantu dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Guru menyampaikan materi pertemuan selanjutnya dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Berpikir Komputasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah mengamati contoh kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi pola-pola yang muncul dalam suatu masalah dengan cermat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitIce breaking: Teka-teki Gambar: Guru menayangkan beberapa gambar yang memiliki pola tersembunyi (misalnya, urutan warna, bentuk yang berulang). Peserta didik diminta menebak polanya dalam 1 menit.
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang dekomposisi masalah dan bertanya bagaimana dekomposisi dapat memudahkan kita melihat hal-hal tertentu.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Apakah ada hal yang berulang atau mirip dalam masalah yang berbeda?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan serangkaian angka atau gambar yang memiliki pola tertentu (misalnya, deret Fibonacci, urutan bentuk geometris) dan meminta peserta didik untuk mengamati.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu mencoba menemukan aturan atau pola yang mendasari serangkaian data yang diberikan oleh guru.
  3. Pengumpulan data: Guru membagikan LKPD 2 yang berisi beberapa contoh kasus masalah (misalnya, jadwal piket kelas yang berulang, pola pertumbuhan tanaman). Peserta didik diminta untuk menganalisis dan mengumpulkan data terkait pola yang mungkin ada.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik dalam kelompok kecil mendiskusikan hasil pengamatan mereka, mencoba merumuskan pola yang ditemukan dari setiap studi kasus di LKPD.
  2. Pembuktian: Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan pola yang mereka identifikasi dan menjelaskan mengapa pola tersebut relevan dengan masalah yang diberikan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menarik kesimpulan: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menyimpulkan pentingnya pengenalan pola dalam berpikir komputasional dan bagaimana pola dapat membantu memprediksi atau menyederhanakan masalah.
  2. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang berbagai jenis pola yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari dan dalam data.
  3. Guru menekankan bahwa pengenalan pola adalah kunci untuk menemukan solusi yang efisien dan dapat digunakan kembali.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama merangkum konsep pengenalan pola dan manfaatnya.
  2. Guru mengapresiasi kerja keras peserta didik dan mendorong mereka untuk lebih peka terhadap pola di sekitar mereka.
  3. Guru menyampaikan materi pertemuan selanjutnya dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Berpikir Komputasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenganalisis Masalah dengan BK!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menerapkan konsep dekomposisi, pengenalan pola, dan abstraksi untuk menganalisis masalah.

Alat & bahan: Kertas, pulpen, komputer/laptop (opsional), akses internet (opsional)

Langkah kerja:

  1. Amati gambar di bawah ini yang menunjukkan sebuah proyek pembangunan taman kota.
    Proyek Pembangunan Taman KotaProyek: Pembangunan Taman Kota 'Hijau Asri'Lokasi: Pusat kotaTujuan: Menyediakan ruang hijau publik, area bermain anak, danfasilitas olahraga ringan.Anggaran: Rp 500.000.000,-Waktu: 6 bulanTim: Arsitek, Kontraktor, Pekerja Taman, Tim Pengadaan BahanTantangan: Cuaca tidak menentu, perizinan, ketersediaan bahan,koordinasi tim.
    Gambar 1. Teks bacaan
  2. Diskusikan dalam kelompok: Identifikasi masalah-masalah utama yang mungkin muncul dalam proyek pembangunan taman kota ini.
  3. Lakukan dekomposisi: Pecah masalah-masalah utama tersebut menjadi sub-masalah yang lebih kecil dan spesifik.
  4. Identifikasi pola: Carilah apakah ada kegiatan atau proses yang berulang atau mirip dalam sub-masalah yang sudah dipecah.
  5. Lakukan abstraksi: Tentukan informasi apa yang paling penting dan detail apa yang bisa diabaikan untuk fokus pada inti masalah.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Berpikir Komputasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu pahami tentang kata 'masalah'?
  2. Pernahkah kamu memecahkan masalah yang besar? Bagaimana caramu melakukannya?
  3. Menurutmu, apa itu 'pola'?
  4. Bisakah kamu memberikan contoh pola yang kamu temui sehari-hari?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi kelompok dan jawaban esai pada tes akhir materi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Berpikir Komputasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan pengertian dan manfaat dekomposisi masalahDekomposisi Masalah3 JPPenalaran Kritis
2Mengidentifikasi pola-pola dalam suatu masalahPengenalan Pola3 JPPenalaran Kritis, Kreativitas
3Menerapkan konsep abstraksi untuk menyederhanakan masalahAbstraksi3 JPPenalaran Kritis
4Merancang algoritma sederhana untuk menyelesaikan masalahAlgoritma3 JPPenalaran Kritis, Kreativitas
Halaman 8 · Berpikir Komputasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Berpikir Komputasional (BK) adalah cara berpikir yang digunakan para ilmuwan komputer untuk memecahkan masalah. BK bukan hanya tentang komputer, tetapi tentang bagaimana kita memecah masalah besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, mencari pola, menyaring informasi penting, dan membuat langkah-langkah penyelesaian yang jelas. Kemampuan ini sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari maupun di dunia kerja.

1. Dekomposisi Masalah
Dekomposisi adalah proses memecah masalah besar dan kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola. Setiap bagian yang lebih kecil ini kemudian dapat diselesaikan secara terpisah. Contohnya, jika kamu ingin membuat sebuah aplikasi game, kamu bisa memecahnya menjadi beberapa bagian: merancang karakter, membuat level, menulis kode untuk gerakan, dan menambahkan suara. Dengan memecahnya, tugas besar menjadi tidak terlalu menakutkan dan lebih mudah untuk dikerjakan langkah demi langkah.

2. Pengenalan Pola
Setelah masalah dipecah, langkah selanjutnya adalah mencari pola. Pengenalan pola adalah kemampuan untuk menemukan kesamaan atau tren dalam masalah yang berbeda atau dalam bagian-bagian dari satu masalah. Misalnya, jika kamu melihat beberapa tugas yang melibatkan pengurutan data (mengurutkan nama, mengurutkan angka), kamu mungkin mengenali pola bahwa semua tugas ini memerlukan langkah perbandingan. Mengenali pola membantu kita menggunakan solusi yang sudah ada atau mengembangkan solusi yang lebih umum.

3. Abstraksi
Abstraksi adalah proses fokus pada informasi penting dan mengabaikan detail yang tidak relevan. Ini membantu kita melihat gambaran besar dan menyederhanakan masalah. Bayangkan kamu ingin pergi dari rumah ke sekolah. Detail seperti warna baju yang kamu pakai atau jenis sepatu yang kamu gunakan tidak relevan untuk merencanakan rute. Yang relevan adalah titik awal (rumah), titik tujuan (sekolah), dan jalan-jalan yang bisa dilewati. Abstraksi memungkinkan kita untuk membuat model masalah yang lebih sederhana dan fokus pada esensinya.

4. Algoritma
Algoritma adalah serangkaian instruksi atau langkah-langkah yang jelas dan terurut untuk menyelesaikan suatu masalah. Setelah masalah didekomposisi, pola dikenali, dan abstraksi dilakukan, kita dapat merancang algoritma. Contoh algoritma sederhana adalah 'cara membuat mie instan': 1. Rebus air, 2. Masukkan mie, 3. Tunggu 3 menit, 4. Tiriskan, 5. Campurkan bumbu. Algoritma harus spesifik, tidak ambigu, dan memiliki akhir yang jelas. Algoritma yang baik akan menghasilkan solusi yang benar dan efisien.

5. Fungsi dalam Berpikir Komputasional
Fungsi adalah blok kode yang dirancang untuk melakukan tugas tertentu. Dalam berpikir komputasional, fungsi membantu kita mengelompokkan serangkaian langkah yang sering digunakan. Misalnya, dalam sebuah program, kita bisa membuat fungsi 'hitung_luas_persegi' yang mengambil panjang sisi sebagai masukan dan mengembalikan luasnya. Ini adalah bentuk abstraksi karena kita tidak perlu menulis ulang langkah-langkah perhitungan luas setiap kali kita membutuhkannya; cukup panggil fungsinya. Fungsi membuat kode lebih modular dan mudah diatur.

6. Sistem Bilangan
Sistem bilangan adalah cara untuk merepresentasikan angka. Dalam informatika, kita sering berurusan dengan sistem bilangan biner (basis 2), oktal (basis 8), desimal (basis 10), dan heksadesimal (basis 16). Komputer menggunakan biner (0 dan 1) untuk menyimpan dan memproses data. Memahami konversi antar sistem bilangan penting untuk memahami bagaimana komputer bekerja dan bagaimana data direpresentasikan di dalamnya. Misalnya, angka desimal 5 sama dengan 101 dalam biner.

7. Struktur Data
Struktur data adalah cara mengatur dan menyimpan data dalam komputer agar dapat diakses dan dimodifikasi secara efisien. Contoh struktur data sederhana adalah array (daftar elemen berurutan) dan list (mirip array tapi lebih fleksibel). Memilih struktur data yang tepat sangat penting untuk kinerja algoritma. Misalnya, jika kita perlu mencari elemen dengan cepat, kita mungkin menggunakan struktur data yang berbeda daripada jika kita hanya perlu menambahkan elemen baru secara berurutan. Pemahaman struktur data membantu kita mengimplementasikan solusi yang efisien.

Rangkuman: Berpikir Komputasional (BK) adalah pendekatan sistematis untuk memecahkan masalah. Ini melibatkan dekomposisi (memecah masalah), pengenalan pola (mencari kesamaan), abstraksi (fokus pada inti masalah), dan algoritma (merancang langkah-langkah solusi). Konsep fungsi, sistem bilangan, dan struktur data adalah bagian integral dari BK, membantu kita merancang solusi yang efisien dan terstruktur dalam dunia digital maupun kehidupan sehari-hari.

Halaman 9 · Berpikir Komputasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
DekomposisiProses memecah masalah besar menjadi bagian-bagian kecil.
PolaKesamaan atau tren yang berulang dalam data atau masalah.
AbstraksiFokus pada informasi penting dan mengabaikan detail tidak relevan.
AlgoritmaUrutan langkah-langkah yang jelas untuk menyelesaikan masalah.
FungsiBlok kode yang melakukan tugas spesifik.
Sistem BilanganCara merepresentasikan nilai numerik.
Struktur DataCara mengatur dan menyimpan data.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Berpikir Komputasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Berpikir Komputasional" mata pelajaran Informatika Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Berpikir Komputasional — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Berpikir Komputasional ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIIPeta Konsep
Berpikir KomputasionalDekomposisi MasalahPengenalan PolaAbstraksiAlgoritmaFungsi dalam Berpikir Komputasional
Dari sub-bab Berpikir KomputasionalHalaman 12
Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIIProfil Lulusan
Penalaran KritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Berpikir Komputasional yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Informatika kelas 8 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Berpikir Komputasional pada Informatika SMP, Fase D, elemen Berpikir Komputasional (BK).

Modul Berpikir Komputasional ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Informatika kelas VIII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Informatika materi Berpikir Komputasional ini gratis?

Ya. Modul Berpikir Komputasional untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Berpikir Komputasional ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Informatika kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Informatika kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Berpikir Komputasional ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Berpikir Komputasional dapat Anda sesuaikan dengan murid Informatika kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Informatika kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Berpikir Komputasional ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Berpikir Komputasional tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Berpikir Komputasional untuk Informatika kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Berpikir Komputasional ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Informatika kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Berpikir Komputasional beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Informatika kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Informatika ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Berpikir Komputasional yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Informatika MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Informatika SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.