Modul Ajar & RPP IPA Kelas VII
BAB 4 Hubungan Gerak dan Gaya
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPA |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | BAB 4 Hubungan Gerak dan Gaya |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep dasar tentang posisi, jarak, dan perpindahan benda. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis data hasil percobaan gerak dan gaya untuk menarik kesimpulan yang logis. - Kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik merancang percobaan sederhana untuk membuktikan hukum Newton tentang gerak dengan ide-ide baru. - Kolaborasi — elemen: Kerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas praktikum dan memecahkan masalah terkait gerak dan gaya.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Sains |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menjelaskan konsep gerak dan gaya, menganalisis hubungan antara keduanya, serta menerapkan konsep tersebut dalam berbagai fenomena alam dan kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Gaya dorong pada gerobak dan gaya gravitasi yang menyebabkan benda jatuh adalah contoh nyata hubungan gerak dan gaya. |
| Konseptual | Konsep inti adalah hukum-hukum Newton tentang gerak yang menjelaskan hubungan antara gaya, massa, dan percepatan. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari cara melakukan percobaan untuk mengamati pengaruh gaya terhadap gerak benda dan mengukur besaran-besaran fisis terkait. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya mengamati fenomena di sekitar untuk memahami konsep fisika dan bagaimana pengetahuan ini dapat diterapkan dalam memecahkan masalah. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan fenomena sehari-hari, peserta didik dapat menjelaskan konsep gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) dengan tepat.
- Dengan melakukan percobaan sederhana, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis gaya (gaya sentuh dan gaya tak sentuh) dan pengaruhnya terhadap gerak benda secara akurat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat merumuskan Hukum Newton I, II, dan III tentang gerak dengan benar.
- Dengan menganalisis data percobaan, peserta didik dapat menghitung resultan gaya dan percepatan benda menggunakan Hukum Newton II dengan cermat.
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat menerapkan Hukum Newton dalam menjelaskan fenomena gerak benda di lingkungan sekitar dengan logis.
- Dengan merancang dan melakukan percobaan, peserta didik dapat menyajikan hasil penyelidikan tentang hubungan gaya dan gerak secara sistematis.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa gerak benda selalu dipengaruhi oleh gaya adalah kunci untuk menjelaskan banyak fenomena di alam dan teknologi. Konsep ini membantu kita memprediksi dan mengendalikan pergerakan.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa bola yang dilempar ke atas selalu jatuh kembali ke bawah?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Penerapan konsep vektor dalam menghitung resultan gaya dan penggunaan rumus aljabar dalam Hukum Newton II. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Analisis gerak pada olahraga seperti menendang bola atau melompat menggunakan prinsip gaya dan gerak. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang contoh gerak dan gaya dalam pekerjaan atau kegiatan rumah tangga mereka. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dapat dilakukan di dalam kelas dengan meja dan kursi yang mudah diatur untuk diskusi kelompok, serta di laboratorium IPA untuk percobaan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan simulasi interaktif tentang gerak dan gaya, video edukasi, serta penggunaan aplikasi pengolah data untuk analisis hasil percobaan. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan fenomena sehari-hari, peserta didik dapat menjelaskan konsep gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Gerakan: Guru memperagakan gerakan GLB dan GLBB (misalnya berjalan konstan dan berlari semakin cepat), lalu peserta didik menebak jenis gerakannya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan melakukan percobaan sederhana, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis gaya (gaya sentuh dan gaya tak sentuh) dan pengaruhnya terhadap gerak benda secara akurat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Gerak Statis Dinamis: Peserta didik diminta berdiri dan mengikuti instruksi guru untuk 'diam' atau 'bergerak' (berjalan di tempat) dengan cepat, lalu 'stop'.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu dapat mengidentifikasi jenis-jenis gaya dan pengaruhnya terhadap gerak benda.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Gerak dan gaya adalah dua konsep fundamental dalam ilmu fisika yang saling berkaitan erat. Setiap benda yang bergerak pasti memiliki gaya yang memengaruhinya, baik gaya yang menyebabkan gerak, mempercepat, memperlambat, atau bahkan menghentikannya.
Alat & bahan: Kereta mainan, beban (koin/batu kecil), karet gelang, magnet batang, benang, penggaris
Langkah kerja:
- Amati gambar di bawah ini, lalu catat apa yang kamu lihat dan potensi gaya yang bekerja.
Gambar 1. Gaya - Dorong kereta mainan di lantai yang rata, amati geraknya dan catat perubahan kecepatannya.
- Tarik kereta mainan dengan karet gelang, amati perbedaan geraknya saat ditarik pelan dan kuat, lalu catat.
- Dekatkan magnet batang pada benda-benda kecil (paku, kertas, klip), amati apa yang terjadi dan catat benda mana yang ditarik magnet.
- Gantung beban kecil dengan benang, lalu potong benangnya, amati apa yang terjadi dan catat penyebabnya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu pahami tentang gerak?
- Berikan contoh benda yang bergerak dan benda yang diam!
- Menurutmu, apa yang menyebabkan suatu benda bisa bergerak?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik percobaan, serta penilaian hasil LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan aplikasi Hukum Newton.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep GLB dan GLBB | Konsep gerak lurus beraturan dan berubah beraturan | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Mengidentifikasi jenis-jenis gaya dan pengaruhnya | Jenis-jenis gaya (sentuh dan tak sentuh) | 2 JP | Kreativitas |
| 3 | Merumuskan Hukum Newton I, II, dan III | Hukum-hukum Newton tentang gerak | 2 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 4 | Menghitung resultan gaya dan percepatan menggunakan Hukum Newton II | Perhitungan resultan gaya dan aplikasi Hukum Newton II | 2 JP | Penalaran Kritis |
Gerak dan gaya adalah dua konsep fundamental dalam ilmu fisika yang saling berkaitan erat. Setiap benda yang bergerak pasti memiliki gaya yang memengaruhinya, baik gaya yang menyebabkan gerak, mempercepat, memperlambat, atau bahkan menghentikannya. Memahami hubungan ini akan membuka wawasan kita tentang bagaimana alam semesta bekerja dan bagaimana kita dapat memanfaatkannya dalam teknologi.
1. Gerak Lurus Beraturan (GLB)
Gerak lurus beraturan (GLB) adalah gerak suatu benda pada lintasan lurus dengan kecepatan yang konstan. Ini berarti benda menempuh jarak yang sama dalam selang waktu yang sama. Contohnya adalah mobil yang bergerak di jalan tol dengan speedometer menunjukkan angka 80 km/jam secara terus-menerus. Pada GLB, tidak ada perubahan kecepatan sehingga percepatannya adalah nol. Gerak ini idealnya terjadi jika tidak ada gaya luar yang bekerja pada benda atau resultan gayanya nol.
2. Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)
Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak suatu benda pada lintasan lurus dengan kecepatan yang berubah secara teratur atau konstan. Perubahan kecepatan ini bisa berupa percepatan (kecepatan bertambah) atau perlambatan (kecepatan berkurang). Contohnya adalah bola yang menggelinding menuruni bukit akan semakin cepat, atau mobil yang mengerem hingga berhenti. Pada GLBB, benda memiliki percepatan atau perlambatan yang nilainya konstan. Percepatan dihitung dari perubahan kecepatan dibagi waktu.
3. Jenis-jenis Gaya
Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat menyebabkan perubahan gerak benda. Gaya terbagi menjadi dua jenis utama: gaya sentuh dan gaya tak sentuh. Gaya sentuh memerlukan kontak langsung antara dua benda, seperti gaya dorong saat mendorong meja, gaya tarik saat menarik tali, atau gaya gesek. Sementara itu, gaya tak sentuh dapat bekerja tanpa kontak langsung, seperti gaya gravitasi yang menarik benda ke bumi, gaya magnet yang menarik logam, atau gaya listrik.
4. Hukum Newton I: Hukum Kelembaman
Hukum Newton I menyatakan bahwa 'Setiap benda akan tetap dalam keadaan diam atau bergerak lurus beraturan jika resultan gaya yang bekerja pada benda itu sama dengan nol.' Ini berarti benda cenderung mempertahankan keadaan geraknya. Contohnya, saat mobil direm mendadak, penumpang akan terdorong ke depan karena tubuh cenderung mempertahankan gerak majunya. Ini juga menjelaskan mengapa benda yang diam akan tetap diam jika tidak ada gaya yang menggerakkannya.
5. Hukum Newton II: Hukum Gerak
Hukum Newton II menyatakan bahwa 'Percepatan yang ditimbulkan oleh gaya yang bekerja pada suatu benda berbanding lurus dengan besar gaya itu dan berbanding terbalik dengan massa benda.' Secara matematis, hukum ini dirumuskan sebagai F = m × a, di mana F adalah gaya (Newton), m adalah massa (kilogram), dan a adalah percepatan (meter per detik kuadrat). Hukum ini menjelaskan mengapa benda yang lebih berat memerlukan gaya yang lebih besar untuk menghasilkan percepatan yang sama.
6. Hukum Newton III: Hukum Aksi-Reaksi
Hukum Newton III menyatakan bahwa 'Untuk setiap aksi, selalu ada reaksi yang sama besar dan berlawanan arah.' Ini berarti jika suatu benda memberikan gaya (aksi) pada benda lain, maka benda kedua akan memberikan gaya (reaksi) yang sama besar tetapi berlawanan arah pada benda pertama. Contohnya, saat kita mendorong dinding, dinding juga mendorong kita dengan gaya yang sama besar. Roket yang meluncur ke atas juga merupakan contoh dari hukum aksi-reaksi, di mana gas buang mendorong roket ke atas.
7. Resultan Gaya
Resultan gaya adalah total atau jumlah vektor dari semua gaya yang bekerja pada suatu benda. Jika beberapa gaya bekerja pada arah yang sama, resultan gayanya adalah jumlah gaya-gaya tersebut. Jika gaya-gaya bekerja berlawanan arah, resultan gayanya adalah selisih gaya-gaya tersebut. Arah resultan gaya menentukan arah gerak benda. Konsep resultan gaya sangat penting dalam aplikasi Hukum Newton II untuk menghitung percepatan benda.
8. Aplikasi Hukum Newton dalam Kehidupan
Hukum Newton memiliki banyak aplikasi dalam kehidupan sehari-hari dan teknologi. Misalnya, desain sabuk pengaman dan airbag pada kendaraan didasarkan pada Hukum Newton I untuk mengurangi dampak kelembaman saat terjadi tabrakan. Prinsip kerja mesin jet dan roket didasarkan pada Hukum Newton III. Selain itu, perhitungan gaya pada jembatan atau gedung tinggi juga menggunakan prinsip-prinsip Hukum Newton untuk memastikan keamanan dan stabilitas struktur.
Rangkuman: Gerak dan gaya adalah konsep dasar fisika. GLB adalah gerak dengan kecepatan konstan, sedangkan GLBB adalah gerak dengan kecepatan berubah secara teratur. Gaya sentuh memerlukan kontak langsung, sementara gaya tak sentuh tidak. Hukum Newton I menjelaskan kelembaman, Hukum Newton II menghubungkan gaya, massa, dan percepatan (F=ma), dan Hukum Newton III menyatakan aksi-reaksi. Memahami konsep ini membantu kita menjelaskan fenomena alam dan teknologi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Gerak | Perubahan posisi suatu benda terhadap titik acuan. |
| Gaya | Tarikan atau dorongan yang dapat mengubah gerak benda. |
| Kecepatan | Perpindahan per satuan waktu, dilengkapi dengan arah. |
| Percepatan | Perubahan kecepatan per satuan waktu. |
| Massa | Ukuran kelembaman suatu benda. |
| Resultan Gaya | Total atau jumlah vektor dari semua gaya yang bekerja pada suatu benda. |
| Inersia | Kecenderungan benda untuk mempertahankan keadaan geraknya. |
| Gravitasi | Gaya tarik-menarik antara dua benda yang memiliki massa. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "BAB 4 Hubungan Gerak dan Gaya" mata pelajaran IPA Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan BAB 4 Hubungan Gerak dan Gaya yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPA Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Hakikat Ilmu Sains dan Metode IlmiahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopZat dan PerubahannyaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSuhu, Kalor, dan PemuaianModul siap unduh · Word + PDF ber-kopGerak dan GayaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 3 siap unduh
Karakteristik dan Klasifikasi Makhluk HidupBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEkologi dan Pelestarian LingkunganModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBumi dan Tata SuryaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul IPA lain yang sudah tersedia
Mekanika: Gerak Lurus dan GayaIPA Kelas VII SMPEkologi dan Keanekaragaman HayatiIPA Kelas VII SMPEkosistemIPA Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar IPA Kelas VII →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi BAB 4 Hubungan Gerak dan Gaya masuk ujian semester IPA Kelas VII. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal IPA Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPA kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi BAB 4 Hubungan Gerak dan Gaya pada IPA SMP, Fase D, elemen Pemahaman Sains.
Modul BAB 4 Hubungan Gerak dan Gaya ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul BAB 4 Hubungan Gerak dan Gaya untuk IPA kelas VII.
Apakah modul ajar IPA materi BAB 4 Hubungan Gerak dan Gaya ini gratis?
Ya. Modul BAB 4 Hubungan Gerak dan Gaya untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar BAB 4 Hubungan Gerak dan Gaya ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPA kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul BAB 4 Hubungan Gerak dan Gaya ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan BAB 4 Hubungan Gerak dan Gaya dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPA kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul BAB 4 Hubungan Gerak dan Gaya ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi BAB 4 Hubungan Gerak dan Gaya tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas BAB 4 Hubungan Gerak dan Gaya untuk IPA kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul BAB 4 Hubungan Gerak dan Gaya ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar BAB 4 Hubungan Gerak dan Gaya beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPA kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPA ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi BAB 4 Hubungan Gerak dan Gaya yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPA MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.