SMP · Kelas VII · Fase D

Modul Ajar & RPP IPA Kelas VII
Ekologi dan Keanekaragaman Hayati

Modul ajar (RPP) IPA SMP kelas VII materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.

Sampul modul ajar IPA kelas VII materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati — siap cetak A412 lembar A4✨ Bisa sampai 18 lembar lebih3 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Ekologi mempelajari interaksi makhluk hidup dan lingkungannya dalam ekosistem. Rantai dan jaring-jaring makanan menggambarkan aliran energi, sedangkan piramida ekologi menunjukkan struktur trofik. Keanekaragaman hayati adalah variasi kehidupan yang esensial bagi keseimbangan alam dan sumber daya manusia. Ancaman terhadapnya memerlukan upaya konservasi in situ dan ex situ serta kesadaran kolektif untuk keberlanjutan bumi.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Ekologi dan Keanekaragaman Hayati
IPA · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Ekologi dan Keanekaragaman Hayati
IPA · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranIPA
Fase / KelasD / VII
Materi PokokEkologi dan Keanekaragaman Hayati
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik mengetahui beberapa jenis hewan dan tumbuhan serta tempat hidupnya di sekitar mereka.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan mengevaluasi dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan.
  2. Kolaborasi — elemen: Kerja sama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi masalah lingkungan dan merumuskan solusi konservasi keanekaragaman hayati.
  3. Kemandirian — elemen: Pemahaman diri dan situasi
    Peserta didik memahami peran mereka dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mengambil inisiatif untuk berkontribusi pada pelestarian lingkungan.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman IPA
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi dan menganalisis interaksi antar makhluk hidup dan lingkungannya, serta menjelaskan pentingnya keanekaragaman hayati dan upaya konservasinya untuk keberlanjutan kehidupan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualEkosistem hutan hujan tropis memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi dengan berbagai jenis flora dan fauna endemik.
KonseptualEkologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya, sedangkan keanekaragaman hayati adalah variasi makhluk hidup pada berbagai tingkat.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengamati komponen ekosistem, mengidentifikasi jaring-jaring makanan, dan merancang upaya sederhana untuk konservasi.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa pemahaman tentang ekologi dan keanekaragaman hayati sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keberlangsungan hidup di bumi.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan lingkungan sekitar, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan piramida ekologi dengan benar.
  3. Setelah menganalisis studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi faktor-faktor penyebab hilangnya keanekaragaman hayati dengan akurat.
  4. Melalui proyek mini konservasi, peserta didik dapat merancang dan mengimplementasikan upaya pelestarian keanekaragaman hayati sederhana di lingkungan sekolah dengan mandiri.
Halaman 2 · Ekologi dan Keanekaragaman Hayati — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami ekologi dan keanekaragaman hayati membantu kita menyadari betapa pentingnya menjaga keseimbangan alam dan melestarikan makhluk hidup untuk masa depan bumi.

Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian berpikir, mengapa ada begitu banyak jenis makhluk hidup di bumi ini dan apa yang akan terjadi jika salah satu dari mereka punah?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menyusun laporan proyek dan presentasi hasil konservasi dengan tata bahasa yang baik dan benar.
Seni Budaya: Mendesain poster edukasi atau media visual lain untuk kampanye pelestarian keanekaragaman hayati.
Matematika: Menghitung populasi spesies tertentu atau persentase lahan yang dihijaukan dalam proyek konservasi.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat diajak untuk berpartisipasi dalam proyek mini konservasi di sekolah, misalnya dengan menyumbangkan bibit tanaman atau memberikan bimbingan.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dilakukan di dalam kelas untuk diskusi dan di luar kelas (area sekolah) untuk pengamatan ekosistem dan pelaksanaan proyek konservasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video edukasi dari YouTube, artikel ilmiah daring, dan aplikasi identifikasi makhluk hidup untuk mendukung eksplorasi materi dan proyek.
Halaman 3 · Ekologi dan Keanekaragaman Hayati — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan lingkungan sekitar, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Suara Hewan: Guru memutar rekaman suara hewan (misal burung, katak, monyet) dan peserta didik menebak nama hewan tersebut. Permainan ini melatih pendengaran dan mengenalkan keanekaragaman.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik saat melihat atau berinteraksi dengan lingkungan alam sekitar, seperti taman atau kebun.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik yang relevan dengan materi ekologi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang sebuah ekosistem (misalnya sawah atau kolam) yang menunjukkan berbagai makhluk hidup dan benda tak hidup, lalu bertanya, 'Apa saja yang kalian lihat dalam video ini? Bagaimana mereka saling berhubungan?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan LKPD untuk mengamati gambar ekosistem sederhana.
  3. Membimbing penyelidikan: Masing-masing kelompok mengidentifikasi dan mencatat komponen biotik (makhluk hidup) dan abiotik (benda tak hidup) yang ada dalam gambar ekosistem tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok mendiskusikan hubungan timbal balik yang terjadi antara komponen biotik dan abiotik yang telah mereka identifikasi.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencatat hasil diskusi dan temuan mereka pada LKPD yang telah disediakan.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan presentasi singkat untuk memaparkan hasil identifikasi dan analisis mereka kepada kelompok lain.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka tentang komponen ekosistem dan interaksi di dalamnya.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok dan mengklarifikasi konsep-konsep yang masih kurang tepat.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru menguatkan pemahaman tentang komponen ekosistem dan pentingnya interaksi di dalamnya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pengertian ekosistem serta komponen-komponen penyusunnya.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik atas partisipasi aktif dan semangat belajar mereka.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Ekologi dan Keanekaragaman Hayati — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan piramida ekologi dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Berantai: Guru menyebutkan satu makhluk hidup (misal: padi), lalu peserta didik lain menyebutkan pemangsanya (misal: tikus), dan seterusnya membentuk rantai makanan. Permainan ini melatih asosiasi dan pemahaman awal tentang transfer energi.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang komponen ekosistem dan mengaitkannya dengan pentingnya interaksi antar makhluk hidup.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan piramida ekologi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar atau video tentang beberapa makhluk hidup yang saling memangsa dalam suatu ekosistem, lalu bertanya, 'Bagaimana energi berpindah dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lainnya?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi kembali ke dalam kelompok yang sama dan diberikan LKPD yang berisi studi kasus tentang ekosistem sawah.
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok mengidentifikasi produsen, konsumen, dan dekomposer yang ada dalam studi kasus, serta menyusun kemungkinan rantai makanan yang terjadi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok membuat diagram rantai makanan dari studi kasus yang diberikan.
  2. Membimbing penyelidikan: Kelompok kemudian mengembangkan beberapa rantai makanan tersebut menjadi jaring-jaring makanan yang lebih kompleks.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat poster sederhana yang menggambarkan jaring-jaring makanan dan piramida ekologi dari studi kasus mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan poster jaring-jaring makanan dan piramida ekologi mereka di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik dan mengklarifikasi konsep-konsep tentang rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan piramida ekologi.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang aliran energi dan keseimbangan dalam ekosistem.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan perbedaan antara rantai makanan dan jaring-jaring makanan, serta fungsi piramida ekologi.
  2. Guru memberikan pujian atas kerja sama dan kreativitas peserta didik dalam membuat poster.
  3. Guru menyampaikan persiapan untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Ekologi dan Keanekaragaman Hayati — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 3Melalui proyek mini konservasi, peserta didik dapat merancang dan mengimplementasikan upaya pelestarian keanekaragaman hayati sederhana di lingkungan sekolah dengan mandiri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Teka-teki Lingkungan: Guru membacakan teka-teki tentang masalah lingkungan atau hewan langka, dan peserta didik menebak jawabannya. Permainan ini membangkitkan kepedulian terhadap isu lingkungan.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengulas kembali materi tentang ekosistem dan interaksinya, lalu mengaitkan dengan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu merancang dan melaksanakan proyek mini konservasi keanekaragaman hayati di lingkungan sekolah.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan berita singkat atau gambar tentang dampak hilangnya keanekaragaman hayati (misal: deforestasi, pencemaran), lalu bertanya, 'Apa yang bisa kita lakukan untuk menjaga keanekaragaman hayati di lingkungan sekitar kita?'
  2. Mendesain perencanaan proyek: Setiap kelompok berdiskusi untuk menentukan ide proyek mini konservasi yang realistis dan dapat dilakukan di lingkungan sekolah (misal: membuat taman mini, menanam pohon, membuat poster edukasi).
  3. Mendesain perencanaan proyek: Kelompok menyusun rencana kerja proyek yang mencakup tujuan, alat dan bahan, langkah-langkah pelaksanaan, serta pembagian tugas.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menyusun jadwal: Setiap kelompok membuat jadwal pelaksanaan proyek, termasuk batas waktu untuk setiap tahapan.
  2. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik mulai mengimplementasikan proyek mini konservasi sesuai dengan rencana dan jadwal yang telah disusun, dengan bimbingan dari guru.
  3. Memonitor kemajuan proyek: Guru berkeliling untuk memantau kemajuan setiap kelompok, memberikan arahan, dan memastikan kolaborasi berjalan baik.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menguji hasil: Setelah proyek selesai, setiap kelompok mempresentasikan hasil proyek mini konservasi mereka kepada kelas, menjelaskan proses, tantangan, dan hasil yang dicapai.
  2. Mengevaluasi pengalaman: Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik positif serta saran perbaikan untuk proyek yang telah dilaksanakan.
  3. Mengevaluasi pengalaman: Guru menguatkan pentingnya peran aktif dalam pelestarian keanekaragaman hayati dan mengapresiasi upaya setiap kelompok.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya tindakan nyata dalam menjaga keanekaragaman hayati di lingkungan sekitar.
  2. Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik atas dedikasi dan kreativitas mereka dalam melaksanakan proyek.
  3. Guru memberikan motivasi untuk terus peduli lingkungan dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Ekologi dan Keanekaragaman Hayati — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
123Eksplorasi Ekosistem Kita!Nama: ................................ Kelas: ....... Tanggal: ...........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem dan menganalisis interaksinya.

Alat & bahan: Kertas, pensil warna, gunting, lem

Langkah kerja:

  1. Amati gambar ekosistem sawah di bawah ini dengan seksama.
  2. Identifikasi komponen biotik (makhluk hidup) dan abiotik (benda tak hidup) yang ada dalam gambar. Kelompokkan mereka dalam tabel.
  3. Diskusikan dalam kelompok, bagaimana komponen-komponen tersebut saling berinteraksi atau berhubungan.
  4. Buatlah minimal 3 contoh rantai makanan yang mungkin terjadi di ekosistem sawah tersebut.
    PadiBelalangKatakUlar
  5. Gambarlah jaring-jaring makanan yang lebih kompleks berdasarkan rantai makanan yang sudah kalian buat.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Ekologi dan Keanekaragaman Hayati — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan 3 jenis hewan yang sering kamu lihat di sekitar rumah!
  2. Apa yang dibutuhkan tumbuhan untuk hidup?
  3. Menurutmu, apa itu lingkungan?
  4. Mengapa penting untuk menjaga kebersihan lingkungan?

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat diskusi dan presentasi, serta penilaian terhadap LKPD dan poster proyek.

Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep ekologi dan keanekaragaman hayati, serta penilaian proyek mini konservasi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Ekologi dan Keanekaragaman Hayati — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem.Konsep Ekosistem2 JPPenalaran Kritis
2Menjelaskan konsep rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan piramida ekologi.Aliran Energi dalam Ekosistem2 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
3Merancang dan mengimplementasikan upaya pelestarian keanekaragaman hayati sederhana.Konservasi Keanekaragaman Hayati2 JPKolaborasi, Kemandirian
Halaman 9 · Ekologi dan Keanekaragaman Hayati — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Modul ini akan mengajak kalian menjelajahi dunia ekologi dan keanekaragaman hayati. Kita akan belajar bagaimana makhluk hidup berinteraksi dengan lingkungannya dan mengapa penting untuk menjaga kekayaan alam ini. Mari kita pahami peran kita sebagai bagian dari ekosistem bumi.

1. Pengertian Ekologi dan Ekosistem
Ekologi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungan fisik dan biologisnya. Lingkungan ini mencakup segala sesuatu yang ada di sekitar makhluk hidup, baik yang hidup (biotik) maupun yang tidak hidup (abiotik). Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Contohnya adalah ekosistem hutan, ekosistem danau, atau ekosistem sawah. Komponen biotik meliputi produsen (tumbuhan), konsumen (hewan), dan dekomposer (pengurai). Komponen abiotik meliputi air, tanah, udara, cahaya matahari, dan suhu.

2. Rantai Makanan dan Jaring-jaring Makanan
Rantai makanan adalah peristiwa makan dan dimakan antar makhluk hidup dengan urutan tertentu, di mana energi berpindah dari satu organisme ke organisme lain. Contohnya, padi dimakan tikus, tikus dimakan ular, ular dimakan elang. Jaring-jaring makanan adalah gabungan dari beberapa rantai makanan yang saling berhubungan dalam suatu ekosistem. Ini menunjukkan bahwa satu organisme bisa menjadi makanan bagi lebih dari satu jenis organisme, dan satu organisme bisa memakan lebih dari satu jenis organisme. Jaring-jaring makanan menggambarkan aliran energi yang lebih kompleks dan realistis di alam.

3. Piramida Ekologi
Piramida ekologi menggambarkan struktur trofik (tingkat makanan) dalam suatu ekosistem. Ada tiga jenis piramida ekologi: piramida jumlah, piramida biomassa, dan piramida energi. Piramida jumlah menunjukkan jumlah individu pada setiap tingkat trofik. Piramida biomassa menunjukkan berat total organisme pada setiap tingkat trofik. Piramida energi menunjukkan jumlah energi yang tersedia pada setiap tingkat trofik. Umumnya, bentuk piramida ini menyempit ke atas, menunjukkan bahwa jumlah, biomassa, dan energi semakin berkurang pada tingkat trofik yang lebih tinggi.

4. Keanekaragaman Hayati
Keanekaragaman hayati atau biodiversitas adalah variasi makhluk hidup di bumi, yang meliputi keanekaragaman gen, jenis, dan ekosistem. Keanekaragaman gen adalah variasi genetik dalam satu spesies, misalnya perbedaan warna bulu pada kucing. Keanekaragaman jenis adalah variasi antarspesies dalam satu genus atau famili, misalnya harimau, singa, dan kucing. Keanekaragaman ekosistem adalah variasi tipe ekosistem di bumi, seperti hutan hujan, padang rumput, atau terumbu karang. Keanekaragaman hayati sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan menyediakan berbagai sumber daya bagi manusia.

5. Pentingnya Keanekaragaman Hayati
Keanekaragaman hayati memiliki banyak manfaat, antara lain sebagai sumber pangan, obat-obatan, sandang, dan papan. Selain itu, keanekaragaman hayati juga berperan penting dalam menjaga kualitas lingkungan, seperti menjaga siklus air, kesuburan tanah, dan penyerapan karbon dioksida. Lingkungan yang kaya keanekaragaman hayati cenderung lebih stabil dan tahan terhadap gangguan. Hilangnya keanekaragaman hayati dapat menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem dan kerugian besar bagi kehidupan di bumi.

6. Ancaman dan Upaya Konservasi
Keanekaragaman hayati menghadapi berbagai ancaman, seperti perusakan habitat, perburuan liar, pencemaran lingkungan, perubahan iklim, dan masuknya spesies invasif. Untuk melestarikan keanekaragaman hayati, diperlukan upaya konservasi. Konservasi dapat dilakukan secara in situ (di habitat aslinya) seperti taman nasional dan cagar alam, atau secara ex situ (di luar habitat aslinya) seperti kebun binatang dan kebun raya. Selain itu, pendidikan lingkungan, penegakan hukum, dan partisipasi masyarakat juga sangat penting dalam upaya konservasi.

Rangkuman: Ekologi mempelajari interaksi makhluk hidup dan lingkungannya dalam ekosistem. Rantai dan jaring-jaring makanan menggambarkan aliran energi, sedangkan piramida ekologi menunjukkan struktur trofik. Keanekaragaman hayati adalah variasi kehidupan yang esensial bagi keseimbangan alam dan sumber daya manusia. Ancaman terhadapnya memerlukan upaya konservasi in situ dan ex situ serta kesadaran kolektif untuk keberlanjutan bumi.

Halaman 10 · Ekologi dan Keanekaragaman Hayati — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
EkologiIlmu yang mempelajari hubungan timbal balik makhluk hidup dengan lingkungannya.
EkosistemSistem ekologi yang terbentuk dari interaksi makhluk hidup dan lingkungannya.
BiotikKomponen hidup dalam ekosistem, seperti tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme.
AbiotikKomponen tak hidup dalam ekosistem, seperti air, udara, tanah, dan cahaya matahari.
Rantai MakananPeristiwa makan dan dimakan antar makhluk hidup dengan urutan tertentu.
Jaring-jaring MakananGabungan dari beberapa rantai makanan yang saling berhubungan.
Keanekaragaman HayatiVariasi makhluk hidup di bumi pada tingkat gen, jenis, dan ekosistem.
KonservasiUpaya pelestarian dan perlindungan sumber daya alam, termasuk keanekaragaman hayati.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Ekologi dan Keanekaragaman Hayati — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Ekologi dan Keanekaragaman Hayati" mata pelajaran IPA Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Ekologi dan Keanekaragaman Hayati — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Ambil dulu yang gratis. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Ambil yang Gratis DuluTinggal isi nama & sekolah · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembarLembar 13–18

Modul Ekologi dan Keanekaragaman Hayati ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIPeta Konsep
Ekologi dan Keanekaragaman HayatiPengertian Ekologi dan EkosistemRantai Makanan dan Jaring-jaring MakananPiramida EkologiKeanekaragaman HayatiPentingnya Keanekaragaman Hayati
Dari sub-bab Ekologi dan Keanekaragaman HayatiHalaman 13
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIProfil Lulusan
Penalaran KritisKolaborasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Objek IPA dan Pengukuran1Klasifikasi Makhluk Hidup1Zat dan Perubahannya1Suhu dan Kalor2Energi…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDObjek IPA dan PengukuranKlasifikasi Makhluk HidupZat dan PerubahannyaSuhu dan Kalor
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar IPA kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati pada IPA SMP, Fase D, elemen Pemahaman IPA.

Modul Ekologi dan Keanekaragaman Hayati ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Ekologi dan Keanekaragaman Hayati untuk IPA kelas VII.

Apakah modul ajar IPA materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati ini gratis?

Ya. Modul Ekologi dan Keanekaragaman Hayati untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Ekologi dan Keanekaragaman Hayati ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPA kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Ekologi dan Keanekaragaman Hayati ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Ekologi dan Keanekaragaman Hayati dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar IPA kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Ekologi dan Keanekaragaman Hayati ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Ekologi dan Keanekaragaman Hayati untuk IPA kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Ekologi dan Keanekaragaman Hayati ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Ekologi dan Keanekaragaman Hayati beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPA kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul IPA ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPA MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar IPA SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.