SMPKelas VIIFase D📘 Tema 2.2Semester 1

Modul Ajar & RPP IPS Kelas VII
Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Pembiasaan diri adalah kunci dalam pelestarian lingkungan. Kita perlu mengenali masalah lingkungan seperti sampah dan pencemaran, memahami penyebab serta dampaknya. Menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan menghemat energi serta air adalah tindakan nyata yang dapat kita lakukan. Setiap individu memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui kebiasaan baik sehari-hari.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan
IPS · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan
IPS · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranIPS
Fase / KelasD / VII
Materi PokokPembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang lingkungan sekitar dan pentingnya menjaga kebersihan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Lingkungan dan Potensi Ekonomi
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami konsep dasar lingkungan hidup, interaksi manusia dengan lingkungan, serta upaya pelestarian lingkungan untuk keberlanjutan hidup masyarakat.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualFakta bahwa sampah plastik membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai menunjukkan urgensi pembiasaan diri dalam pengelolaan sampah.
KonseptualKonsep utama adalah bahwa pembiasaan diri berperan penting dalam menciptakan budaya pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah praktis dalam menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam kehidupan sehari-hari.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana kebiasaan kecil sehari-hari dapat memberikan dampak besar pada kelestarian lingkungan dan memikirkan strategi untuk diri sendiri.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan kasus pencemaran lingkungan, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga masalah lingkungan di sekitar dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis penyebab dan dampak masalah lingkungan terhadap kehidupan masyarakat secara runtut.
  3. Melalui studi kasus, peserta didik dapat merumuskan minimal empat solusi praktis untuk pelestarian lingkungan di lingkungan sekolah dan rumah dengan kreatif.
  4. Dengan praktik langsung, peserta didik dapat menerapkan pembiasaan diri dalam pengelolaan sampah dan hemat energi di lingkungan sekolah secara bertanggung jawab.
Halaman 2 · Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Pembiasaan diri dalam pelestarian lingkungan bukan hanya tentang tindakan besar, tetapi juga serangkaian kebiasaan kecil yang konsisten untuk menjaga keberlanjutan alam.

Pertanyaan pemantik: "Menurut kamu, apakah satu tindakan kecil yang kamu lakukan setiap hari bisa benar-benar menyelamatkan bumi?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuIPA: Kaitan antara pencemaran lingkungan dengan kerusakan ekosistem dan kesehatan manusia.
Bahasa Indonesia: Mengembangkan keterampilan berbahasa persuasif dalam kampanye pelestarian lingkungan.
Pendidikan Pancasila: Menumbuhkan sikap gotong royong dan tanggung jawab sosial dalam menjaga lingkungan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk mendukung pembiasaan diri peserta didik di rumah melalui kegiatan memilah sampah atau hemat energi, serta berbagi pengalaman di grup kelas.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas dan sekolah didesain dengan tempat sampah terpilah dan informasi visual tentang pelestarian lingkungan untuk mendukung pembiasaan diri.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik menggunakan aplikasi presentasi digital untuk membuat poster kampanye mini dan mencari informasi melalui mesin pencari untuk memperkaya pengetahuan.
Halaman 3 · Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan kasus pencemaran lingkungan, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga masalah lingkungan di sekitar dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menampilkan gambar atau video singkat tentang kondisi lingkungan yang tercemar dan bersih, lalu bertanya: "Apa yang kamu rasakan melihat kedua kondisi ini?"
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi masalah lingkungan dan pentingnya pembiasaan diri, serta pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu membiasakan diri untuk melestarikan lingkungan?"
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang pencemaran sungai di perkotaan dan meminta peserta didik mengamati dengan saksama.
  2. Orientasi pada masalah: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan lembar kerja yang berisi pertanyaan-pertanyaan terkait video.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi masalah-masalah lingkungan yang terlihat dalam video serta dampaknya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok meninjau lingkungan sekitar sekolah (misalnya taman, kantin, atau area tempat sampah) untuk mengidentifikasi masalah lingkungan nyata yang ada.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencatat temuan mereka di LKPD, termasuk jenis masalah, lokasi, dan perkiraan penyebabnya.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat daftar minimal tiga masalah lingkungan yang berhasil diidentifikasi dari video dan lingkungan sekolah, disertai penjelasan singkat.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi masalah lingkungan dan dampaknya di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok dan memfasilitasi diskusi kelas tentang kesamaan dan perbedaan temuan.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang berbagai jenis masalah lingkungan dan betapa dekatnya masalah tersebut dengan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama tentang masalah-masalah lingkungan yang telah diidentifikasi dan urgensi penanganannya.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas partisipasi aktif dan kerja sama yang baik, sambil mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari informasi tentang kebiasaan baik dalam pelestarian lingkungan di rumah, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan praktik langsung, peserta didik dapat menerapkan pembiasaan diri dalam pengelolaan sampah dan hemat energi di lingkungan sekolah secara bertanggung jawab.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengingatkan kembali temuan masalah lingkungan dari pertemuan sebelumnya dan bertanya: "Setelah tahu masalahnya, apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasinya?"
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu merumuskan solusi dan praktik pembiasaan diri, serta pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa menjadi agen perubahan kecil untuk lingkungan yang lebih baik?"
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar-gambar atau infografis tentang prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan praktik hemat energi.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi tentang informasi yang dibawa dari rumah mengenai kebiasaan baik pelestarian lingkungan.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Setiap kelompok menganalisis berbagai solusi yang mungkin diterapkan untuk masalah lingkungan yang telah diidentifikasi pada pertemuan sebelumnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok merumuskan minimal empat solusi praktis yang bisa diterapkan di lingkungan sekolah dan rumah, fokus pada pembiasaan diri (misalnya memilah sampah, membawa botol minum sendiri, mematikan lampu yang tidak terpakai).
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik secara berkelompok membuat poster sederhana atau infografis digital yang berisi ajakan untuk menerapkan pembiasaan diri dalam pelestarian lingkungan.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik melakukan praktik pengelolaan sampah dengan memilah sampah di area sekolah sesuai jenisnya (organik, anorganik) dan mencari lokasi penampungan yang tepat.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan poster/infografis dan hasil praktik pengelolaan sampah di depan kelas, menjelaskan solusi dan tantangan yang dihadapi.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik terhadap presentasi dan praktik kelompok, serta memfasilitasi diskusi tentang efektivitas solusi yang diusulkan.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya konsistensi dalam pembiasaan diri dan dampak positifnya bagi lingkungan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan langkah-langkah pembiasaan diri yang dapat dilakukan untuk melestarikan lingkungan.
  2. Guru memberikan apresiasi atas semangat dan kreativitas peserta didik dalam mencari solusi dan melakukan praktik nyata, mendorong mereka untuk terus berkomitmen.
  3. Guru memberikan tindak lanjut berupa komitmen pribadi untuk menerapkan salah satu pembiasaan diri di rumah dan sekolah, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKAyo Jaga Lingkungan Kita!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi masalah lingkungan di sekitarmu dan merumuskan solusi praktis.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Lingkungan adalah tempat kita hidup dan berinteraksi. Namun, seringkali kita lupa bahwa tindakan kecil kita sehari-hari dapat berdampak besar pada kelestarian lingkungan.

Alat & bahan: Alat tulis, lembar kerja, ponsel (opsional untuk dokumentasi)

Langkah kerja:

  1. Amati video atau gambar kasus pencemaran lingkungan yang ditayangkan gurumu, lalu diskusikan dalam kelompok apa saja masalah yang terlihat.
    MasalahLingkunganSampahPencemaran AirPencemaran UdaraPemborosan Energi
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Identifikasi minimal 3 masalah lingkungan di sekitar sekolahmu (misal: sampah berserakan, pemborosan air, listrik menyala di siang hari) dan catat di tabel.
  3. Diskusikan penyebab dan dampak dari setiap masalah yang kamu identifikasi, lalu tuliskan di kolom yang tersedia.
  4. Rumuskan minimal 4 solusi praktis untuk mengatasi masalah tersebut, fokus pada pembiasaan diri yang bisa kamu lakukan di sekolah dan di rumah.
  5. Buatlah poster atau infografis sederhana yang berisi ajakan untuk menerapkan solusi tersebut.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang lingkungan hidup?
  2. Menurutmu, mengapa kita perlu menjaga kebersihan lingkungan?
  3. Pernahkah kamu melakukan tindakan untuk melestarikan lingkungan? Jika ya, apa contohnya?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik pengelolaan sampah.

Sumatif (akhir): Penilaian poster kampanye mini dan presentasi kelompok tentang solusi pelestarian lingkungan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi masalah lingkungan di sekitar.Permasalahan lingkungan dan dampaknya.2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis penyebab dan dampak masalah lingkungan.Analisis masalah lingkungan.2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Merumuskan solusi praktis untuk pelestarian lingkungan.Solusi pelestarian lingkungan.2 JPkreativitas, kolaborasi
4Menerapkan pembiasaan diri dalam pengelolaan sampah dan hemat energi.Praktik 3R dan hemat energi.2 JPkewargaan, kemandirian
Halaman 8 · Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Lingkungan adalah tempat kita hidup dan berinteraksi. Namun, seringkali kita lupa bahwa tindakan kecil kita sehari-hari dapat berdampak besar pada kelestarian lingkungan. Modul ini akan membimbing kamu untuk memahami masalah lingkungan di sekitar, menganalisis penyebabnya, dan yang terpenting, membiasakan diri melakukan tindakan nyata untuk melestarikannya.

1. Mengenal Masalah Lingkungan di Sekitar
Lingkungan kita menghadapi berbagai masalah, mulai dari sampah yang menumpuk, pencemaran air dan udara, hingga pemborosan sumber daya. Masalah-masalah ini seringkali disebabkan oleh aktivitas manusia yang kurang peduli. Misalnya, membuang sampah sembarangan dapat menyumbat saluran air dan menyebabkan banjir. Pencemaran udara dari kendaraan bermotor dan pabrik juga berdampak buruk pada kesehatan kita. Penting bagi kita untuk mengenali masalah-masalah ini di lingkungan sekitar, baik di rumah, sekolah, maupun masyarakat.

2. Penyebab dan Dampak Kerusakan Lingkungan
Kerusakan lingkungan memiliki banyak penyebab, seperti pertumbuhan penduduk yang tinggi, industrialisasi yang tidak terkontrol, serta kurangnya kesadaran masyarakat. Dampaknya pun sangat luas, mulai dari bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, hilangnya keanekaragaman hayati, hingga masalah kesehatan. Pencemaran air dapat menyebabkan penyakit kulit, sedangkan polusi udara bisa memicu gangguan pernapasan. Memahami hubungan sebab-akibat ini akan membantu kita menemukan solusi yang tepat dan berkelanjutan untuk menjaga lingkungan.

3. Prinsip 3R: Reduce, Reuse, Recycle
Salah satu cara efektif untuk melestarikan lingkungan adalah dengan menerapkan prinsip 3R. Reduce berarti mengurangi penggunaan barang-barang yang tidak perlu atau berpotensi menjadi sampah, misalnya membawa tas belanja sendiri. Reuse berarti menggunakan kembali barang yang masih layak pakai, contohnya menggunakan botol minum isi ulang. Recycle berarti mendaur ulang sampah menjadi produk baru, seperti mengubah botol plastik menjadi kerajinan. Dengan menerapkan 3R, kita dapat mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

4. Hemat Energi dan Air
Selain pengelolaan sampah, pembiasaan diri untuk hemat energi dan air juga sangat penting. Energi listrik sebagian besar berasal dari sumber daya alam yang terbatas, seperti batu bara dan minyak bumi. Menghemat listrik berarti mengurangi emisi gas rumah kaca. Contohnya adalah mematikan lampu saat tidak digunakan, mencabut alat elektronik dari stop kontak, dan menggunakan transportasi umum. Begitu pula dengan air, kita harus menggunakannya secara bijak, misalnya mematikan keran saat menyikat gigi dan memperbaiki kebocoran. Setiap tetes air dan kilowatt energi yang dihemat sangat berarti.

5. Peran Diri dalam Pelestarian Lingkungan
Setiap individu memiliki peran penting dalam pelestarian lingkungan. Pembiasaan diri dimulai dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten, seperti membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah, menanam pohon, atau menghemat penggunaan air dan listrik. Dengan menjadi contoh bagi orang lain, kita dapat menginspirasi lingkungan sekitar untuk ikut berkontribusi. Ingatlah bahwa lingkungan yang sehat adalah tanggung jawab kita bersama untuk masa depan yang lebih baik.

Rangkuman: Pembiasaan diri adalah kunci dalam pelestarian lingkungan. Kita perlu mengenali masalah lingkungan seperti sampah dan pencemaran, memahami penyebab serta dampaknya. Menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan menghemat energi serta air adalah tindakan nyata yang dapat kita lakukan. Setiap individu memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui kebiasaan baik sehari-hari.

Halaman 9 · Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PencemaranMasuknya zat, energi, atau komponen lain ke lingkungan oleh kegiatan manusia sehingga kualitas lingkungan menurun.
ReduceUpaya mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan.
ReuseUpaya menggunakan kembali barang-barang yang masih layak pakai.
RecycleUpaya mendaur ulang sampah menjadi produk baru.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan" mata pelajaran IPS Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaIPS · Kelas VIIPeta Konsep
Pembiasaan Diri untuk Melestarikan LingkunganMengenal Masalah Lingkungan di SekitarPenyebab dan Dampak Kerusakan LingkunganPrinsip 3R: Reduce, Reuse, RecycleHemat Energi dan AirPeran Diri dalam Pelestarian Lingkungan
Dari sub-bab Pembiasaan Diri untuk Melestarikan LingkunganHalaman 12
Nama sekolah AndaIPS · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaIPS · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaIPS · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaIPS · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaIPS · Kelas VIIProfil Lulusan
KewargaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bagian dari Tema 2 · Keberagaman Lingkungan Sekitar

Modul ini membahas satu subbab. Subbab lain di tema ini, atau seluruh tema dalam satu modul:

Tema 2Keberagaman Lingkungan SekitarModul siap unduh · Word + PDF ber-kop2.1Berkenalan dengan Lingkungan SekitarModul siap unduh · Word + PDF ber-kop2.2Pembiasaan Diri untuk Melestarikan LingkunganSedang Anda buka2.3Pembiasaan Diri dalam KebutuhanModul siap unduh · Word + PDF ber-kop

Bukan Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

📝 Butuh soal ujiannya juga?

Materi Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan masuk ASAS IPS Kelas VII Semester 1. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.

Mesin Soal IPS Kelas VII →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar IPS kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan pada IPS SMP, Fase D, elemen Pemahaman Lingkungan dan Potensi Ekonomi.

Modul Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi IPS kelas VII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar IPS materi Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan ini gratis?

Ya. Modul Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPS kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPS kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan dapat Anda sesuaikan dengan murid IPS kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar IPS kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan untuk IPS kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPS kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPS kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul IPS ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPS MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar IPS SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.