SMPKelas VIIIFase D

Modul Ajar & RPP Matematika Kelas VIII
Korespondensi Satu-Satu

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Korespondensi satu-satu adalah fungsi khusus di mana setiap anggota domain berpasangan tepat satu dengan anggota kodomain, dan sebaliknya. Ini berarti jumlah anggota kedua himpunan harus sama. Ciri utamanya adalah keunikan pasangan dari kedua arah. Konsep ini penting untuk memahami hubungan unik dalam berbagai konteks, dan dapat disajikan melalui diagram panah, himpunan pasangan berurutan, atau grafik.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Korespondensi Satu-Satu
Matematika · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Korespondensi Satu-Satu
Matematika · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokKorespondensi Satu-Satu
Alokasi Waktu2 Pertemuan (5 JP: Pertemuan 1 3 JP · Pertemuan 2 2 JP)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami konsep himpunan, relasi, dan fungsi, termasuk cara menyajikan dan mengidentifikasi domain, kodomain, serta range.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi hubungan antarhimpunan untuk menentukan apakah suatu relasi merupakan korespondensi satu-satu.
  2. Kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik merancang berbagai contoh korespondensi satu-satu dari situasi nyata dan mempresentasikan ide-ide tersebut.
  3. Kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan korespondensi satu-satu dan menyampaikan hasil diskusi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025
Elemen / DomainFungsi
Rumusan CP FasePeserta didik dapat mengidentifikasi, menyajikan, dan menganalisis berbagai jenis fungsi, termasuk korespondensi satu-satu, dalam berbagai representasi serta menggunakannya untuk memodelkan dan menyelesaikan masalah kontekstual.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKorespondensi satu-satu adalah relasi khusus antara dua himpunan yang setiap anggota himpunan pertama berpasangan tepat satu dengan anggota himpunan kedua, dan sebaliknya.
KonseptualKonsep inti korespondensi satu-satu adalah keunikan pasangan dan jumlah anggota himpunan yang harus sama.
ProseduralLangkah-langkah yang dipelajari meliputi identifikasi ciri-ciri, pengujian, dan penyajian korespondensi satu-satu dalam diagram panah, himpunan pasangan berurutan, atau grafik.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya ketelitian dalam mengidentifikasi pola dan aturan dalam hubungan matematis serta dampak kesalahan dalam penentuan jenis relasi.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri korespondensi satu-satu dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat membedakan korespondensi satu-satu dari relasi dan fungsi lain secara akurat.
  3. Setelah mengamati contoh, peserta didik dapat menyajikan korespondensi satu-satu dalam berbagai bentuk representasi (diagram panah, himpunan pasangan berurutan, grafik) dengan benar.
  4. Melalui studi kasus, peserta didik dapat menerapkan konsep korespondensi satu-satu untuk menyelesaikan masalah kontekstual secara runtut.
  5. Dengan kerja kelompok, peserta didik dapat merancang contoh korespondensi satu-satu dari situasi nyata dan mempresentasikannya secara kreatif.
Halaman 2 · Korespondensi Satu-Satu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami korespondensi satu-satu membantu peserta didik mengidentifikasi hubungan unik yang banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti sidik jari dengan pemiliknya atau nomor identitas dengan individu.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa setiap siswa di kelas ini memiliki nomor induk siswa yang berbeda, dan tidak ada dua siswa yang memiliki nomor yang sama?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuIlmu Komputer: Korespondensi satu-satu digunakan dalam pemetaan data atau kunci unik pada database.
Biologi: Hubungan satu-satu antara jenis DNA dengan individu atau spesies tertentu.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berpartisipasi dengan meminta peserta didik mencari contoh korespondensi satu-satu di rumah, seperti hubungan antara anggota keluarga dengan kartu identitasnya.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dapat memanfaatkan lingkungan kelas dengan menugaskan peserta didik mengidentifikasi korespondensi satu-satu antara siswa dengan bangku atau buku pelajaran dengan pemiliknya.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan teknologi digital dapat berupa penggunaan aplikasi interaktif untuk membuat diagram panah atau grafik korespondensi satu-satu, atau menonton video edukasi tentang aplikasi korespondensi satu-satu.
Halaman 3 · Korespondensi Satu-Satu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri korespondensi satu-satu dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitIce breaking: Tebak Pasangan: Guru menyebutkan satu objek (misal: 'sepatu kiri'), peserta didik menyebutkan pasangannya ('sepatu kanan') dengan cepat. Melatih kecepatan berpikir dan konsep pasangan.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan gambar sidik jari dan foto KTP, lalu bertanya 'Apa hubungan antara sidik jari dengan pemiliknya? Atau KTP dengan pemiliknya? Apakah bisa dua orang memiliki sidik jari atau KTP yang sama?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi ciri-ciri korespondensi satu-satu dan menjelaskan pertanyaan pemantik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah masalah kontekstual (misalnya, 'Setiap kursi di aula hanya bisa diduduki oleh satu siswa, dan setiap siswa hanya bisa duduk di satu kursi. Jika jumlah kursi dan siswa sama, bagaimana hubungan antara kursi dan siswa?') dan meminta peserta didik membaca serta memahami masalah tersebut.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil (3-4 orang) dan membagikan LKPD yang berisi beberapa contoh relasi dan fungsi, termasuk yang merupakan korespondensi satu-satu.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mengamati dan menganalisis contoh-contoh relasi dan fungsi pada LKPD, mencoba mencari pola dan ciri-ciri khusus dari korespondensi satu-satu dengan bimbingan guru.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik melanjutkan penyelidikan dengan membuat diagram panah atau himpunan pasangan berurutan untuk setiap contoh, lalu membandingkan hasilnya untuk menemukan perbedaan dan persamaan dari berbagai relasi.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok merumuskan ciri-ciri korespondensi satu-satu berdasarkan hasil pengamatan dan diskusi mereka, kemudian menuliskannya pada lembar kerja.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan dari setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi ciri-ciri korespondensi satu-satu di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan rumusan ciri-ciri yang disampaikan, meluruskan jika ada kekeliruan konsep.
  3. Guru memberikan penguatan konsep tentang ciri-ciri utama korespondensi satu-satu: setiap anggota domain berpasangan tepat satu dengan kodomain, dan setiap anggota kodomain berpasangan tepat satu dengan domain, serta jumlah anggota kedua himpunan harus sama.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan ciri-ciri korespondensi satu-satu yang telah ditemukan.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, memotivasi untuk terus belajar, dan menanyakan perasaan peserta didik setelah belajar materi hari ini.
  3. Guru memberikan tugas rumah singkat untuk mencari contoh korespondensi satu-satu dalam kehidupan sehari-hari dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Korespondensi Satu-Satu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan kerja kelompok, peserta didik dapat merancang contoh korespondensi satu-satu dari situasi nyata dan mempresentasikannya secara kreatif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Aku dan Pasanganku: Peserta didik berdiri dan guru menyebutkan kategori (misal: 'nama ibu kota dan negaranya'). Peserta didik yang tahu satu pasangan berpasangan. Mengingat kembali konsep pasangan.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru mengulas kembali ciri-ciri korespondensi satu-satu dari pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan pentingnya memahami hubungan unik dalam berbagai konteks.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menerapkan dan merancang contoh korespondensi satu-satu serta menjelaskan aktivitas yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa skenario masalah yang memerlukan identifikasi atau perancangan korespondensi satu-satu (misalnya, 'Bagaimana cara kita memastikan setiap siswa memiliki satu kursi dan tidak ada kursi yang kosong atau berlebih di dalam bus sekolah?').
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok yang sama dan menerima LKPD lanjutan yang meminta mereka untuk merancang sendiri korespondensi satu-satu dari berbagai konteks nyata.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mencari ide-ide situasi nyata yang dapat dimodelkan sebagai korespondensi satu-satu, seperti hubungan antara kunci dan gemboknya, atau nomor seri barang dengan barangnya.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok memilih dua ide terbaik, kemudian menyajikan ide korespondensi satu-satu tersebut dalam bentuk diagram panah, himpunan pasangan berurutan, atau deskripsi tertulis yang jelas pada LKPD.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Kelompok juga diminta untuk menyiapkan presentasi singkat mengenai contoh korespondensi satu-satu yang mereka rancang, menjelaskan alasan mengapa itu termasuk korespondensi satu-satu.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil rancangan contoh korespondensi satu-satu di depan kelas secara kreatif.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik, bertanya, dan berdiskusi mengenai presentasi masing-masing kelompok, mengevaluasi ketepatan dan kreativitas rancangan.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap konsep korespondensi satu-satu dan memberikan apresiasi terhadap keberagaman contoh yang dihasilkan oleh peserta didik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum pentingnya korespondensi satu-satu dalam berbagai aplikasi kehidupan nyata.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan kreativitas peserta didik, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan memotivasi untuk terus berinovasi.
  3. Guru memberikan pengantar singkat materi selanjutnya dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Korespondensi Satu-Satu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
123LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Korespondensi Satu-Satu!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi, membedakan, dan menyajikan korespondensi satu-satu dari berbagai relasi dan fungsi.

Alat & bahan: Alat tulis, penggaris, pensil warna

Langkah kerja:

  1. Amati gambar di bawah ini yang menunjukkan hubungan antara kunci dan gembok.
  2. Diskusikan dalam kelompok, apakah setiap kunci hanya bisa membuka satu gembok, dan setiap gembok hanya bisa dibuka oleh satu kunci?
  3. Sajikan hubungan antara kunci dan gembok tersebut dalam bentuk diagram panah pada kotak yang tersedia.
  4. Identifikasi dan tuliskan ciri-ciri yang membuat hubungan tersebut menjadi korespondensi satu-satu.
  5. Berikan minimal dua contoh lain dari kehidupan sehari-hari yang merupakan korespondensi satu-satu.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Korespondensi Satu-Satu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang himpunan?
  2. Apa perbedaan antara relasi dan fungsi?
  3. Berikan satu contoh relasi dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Apa itu domain, kodomain, dan range dalam suatu fungsi?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan aplikasi korespondensi satu-satu.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Korespondensi Satu-Satu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri korespondensi satu-satu dengan tepat.Ciri-ciri Korespondensi Satu-Satu3 JPPenalaran Kritis
2Membedakan korespondensi satu-satu dari relasi dan fungsi lain secara akurat.Perbandingan Relasi, Fungsi, dan Korespondensi Satu-Satu2 JPPenalaran Kritis
3Menyajikan korespondensi satu-satu dalam berbagai bentuk representasi.Representasi Korespondensi Satu-Satu2 JPKreativitas
4Menerapkan konsep korespondensi satu-satu untuk menyelesaikan masalah kontekstual.Aplikasi Korespondensi Satu-Satu3 JPKolaborasi
Halaman 8 · Korespondensi Satu-Satu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Korespondensi satu-satu adalah salah satu jenis fungsi yang sangat khusus dalam matematika. Konsep ini memiliki banyak aplikasi dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari sistem identifikasi hingga pengaturan jadwal. Memahami korespondensi satu-satu akan membantu kita melihat pola dan hubungan unik di sekitar kita.

1. Pengertian Korespondensi Satu-Satu
Korespondensi satu-satu adalah suatu fungsi dari himpunan A ke himpunan B sedemikian rupa sehingga setiap anggota himpunan A berpasangan tepat satu dengan setiap anggota himpunan B, dan sebaliknya, setiap anggota himpunan B berpasangan tepat satu dengan setiap anggota himpunan A. Syarat penting untuk adanya korespondensi satu-satu adalah jumlah anggota kedua himpunan harus sama, yaitu n(A) = n(B). Jika jumlah anggotanya berbeda, maka tidak mungkin terjadi korespondensi satu-satu.

2. Ciri-Ciri Korespondensi Satu-Satu
Ada beberapa ciri utama yang harus dipenuhi agar suatu relasi disebut korespondensi satu-satu. Pertama, setiap anggota domain (himpunan asal) memiliki tepat satu pasangan di kodomain (himpunan tujuan). Kedua, setiap anggota kodomain memiliki tepat satu pasangan di domain. Ketiga, tidak ada dua anggota domain yang memiliki pasangan yang sama di kodomain. Keempat, tidak ada dua anggota kodomain yang memiliki pasangan yang sama di domain. Kelima, jumlah anggota himpunan domain harus sama dengan jumlah anggota himpunan kodomain.

3. Perbedaan dengan Relasi dan Fungsi Lain
Relasi adalah hubungan antara anggota dua himpunan. Fungsi adalah relasi khusus di mana setiap anggota domain memiliki tepat satu pasangan di kodomain. Korespondensi satu-satu adalah fungsi yang lebih khusus lagi, di mana selain setiap anggota domain memiliki satu pasangan, setiap anggota kodomain juga memiliki satu pasangan yang unik di domain. Jadi, korespondensi satu-satu adalah fungsi injektif sekaligus surjektif (bijektif).

4. Penyajian Korespondensi Satu-Satu
Korespondensi satu-satu dapat disajikan dalam berbagai bentuk representasi. Bentuk yang paling umum adalah diagram panah, di mana setiap anak panah dari himpunan A menunjuk tepat satu anggota di himpunan B, dan tidak ada anggota B yang ditunjuk lebih dari satu panah. Bentuk lain adalah himpunan pasangan berurutan, misalnya {(a1, b1), (a2, b2), ..., (an, bn)}, di mana semua anggota a dan b unik. Selain itu, juga dapat disajikan dalam bentuk grafik pada bidang Kartesius, di mana setiap titik (x,y) unik pada sumbu x dan sumbu y.

5. Contoh Korespondensi Satu-Satu dalam Kehidupan Sehari-hari
Banyak contoh korespondensi satu-satu dapat ditemukan di sekitar kita. Misalnya, hubungan antara nomor induk siswa dengan setiap siswa di sekolah. Setiap siswa memiliki satu nomor induk yang unik, dan setiap nomor induk hanya dimiliki oleh satu siswa. Contoh lain adalah hubungan antara kunci dan gemboknya, sidik jari dengan pemiliknya, atau nomor telepon seluler dengan pemiliknya. Semua ini menunjukkan hubungan yang unik dan tidak terulang.

6. Menentukan Banyaknya Korespondensi Satu-Satu
Jika himpunan A dan B memiliki jumlah anggota yang sama, katakanlah n, maka banyaknya korespondensi satu-satu yang mungkin terjadi antara himpunan A ke himpunan B adalah n faktorial (n!), yaitu n × (n-1) × (n-2) × ... × 1. Sebagai contoh, jika n(A) = n(B) = 3, maka banyaknya korespondensi satu-satu adalah 3! = 3 × 2 × 1 = 6. Ini menunjukkan bahwa ada banyak cara untuk memasangkan anggota-anggota himpunan secara unik.

Rangkuman: Korespondensi satu-satu adalah fungsi khusus di mana setiap anggota domain berpasangan tepat satu dengan anggota kodomain, dan sebaliknya. Ini berarti jumlah anggota kedua himpunan harus sama. Ciri utamanya adalah keunikan pasangan dari kedua arah. Konsep ini penting untuk memahami hubungan unik dalam berbagai konteks, dan dapat disajikan melalui diagram panah, himpunan pasangan berurutan, atau grafik.

Halaman 9 · Korespondensi Satu-Satu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
DomainHimpunan semua anggota yang menjadi daerah asal suatu fungsi.
KodomainHimpunan semua anggota yang menjadi daerah kawan suatu fungsi.
RangeHimpunan semua anggota kodomain yang memiliki pasangan di domain.
Fungsi InjektifFungsi di mana setiap anggota kodomain paling banyak memiliki satu pasangan di domain.
Fungsi SurjektifFungsi di mana setiap anggota kodomain memiliki setidaknya satu pasangan di domain (range = kodomain).
Fungsi BijektifFungsi yang bersifat injektif dan surjektif, sama dengan korespondensi satu-satu.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Korespondensi Satu-Satu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Korespondensi Satu-Satu" mata pelajaran Matematika Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Korespondensi Satu-Satu — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Korespondensi Satu-Satu ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIIPeta Konsep
Korespondensi Satu-SatuPengertian Korespondensi Satu-SatuCiri-Ciri Korespondensi Satu-SatuPerbedaan dengan Relasi dan Fungsi LainPenyajian Korespondensi Satu-SatuContoh Korespondensi Satu-Satu dalam Kehidupan Sehari-hari
Dari sub-bab Korespondensi Satu-SatuHalaman 12
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIIProfil Lulusan
Penalaran KritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Korespondensi Satu-Satu yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Matematika kelas 8 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Korespondensi Satu-Satu pada Matematika SMP, Fase D, elemen Fungsi.

Modul Korespondensi Satu-Satu ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Korespondensi Satu-Satu untuk Matematika kelas VIII.

Apakah modul ajar Matematika materi Korespondensi Satu-Satu ini gratis?

Ya. Modul Korespondensi Satu-Satu untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Korespondensi Satu-Satu ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Korespondensi Satu-Satu ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Korespondensi Satu-Satu dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Matematika kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Korespondensi Satu-Satu ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Korespondensi Satu-Satu tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Korespondensi Satu-Satu untuk Matematika kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Korespondensi Satu-Satu ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Korespondensi Satu-Satu beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Matematika ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Korespondensi Satu-Satu yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Matematika MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Matematika SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.