Modul Ajar & RPP IPA Kelas VII
Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — Tunadaksa
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPA |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — Tunadaksa |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik mengenal beberapa benda di sekitar dan fungsinya dalam kehidupan sehari-hari. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Pemahaman Sains |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mengidentifikasi masalah dan mengajukan ide atau solusi sederhana berdasarkan pemahaman tentang hakikat sains, proses penyelidikan ilmiah, dan peranan sains dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Sains adalah cara kita memahami dunia melalui pengamatan dan percobaan, seperti mengamati pertumbuhan tanaman atau perubahan cuaca. |
| Konseptual | Hakikat sains mencakup sikap ilmiah, proses ilmiah, dan produk ilmiah, yang semuanya penting untuk menemukan pengetahuan baru secara sistematis. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah metode ilmiah seperti mengamati, merumuskan masalah, membuat hipotesis, melakukan percobaan sederhana, dan menarik kesimpulan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya berpikir kritis dan sistematis dalam memecahkan masalah sehari-hari dengan pendekatan ilmiah. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui demonstrasi sederhana, peserta didik dapat menjelaskan pengertian sains dengan bahasa sendiri secara tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi tiga sikap ilmiah yang dibutuhkan dalam penyelidikan dengan benar.
- Melalui pengamatan gambar, peserta didik dapat mengurutkan langkah-langkah metode ilmiah dengan tepat.
- Dengan melakukan percobaan sederhana, peserta didik dapat menerapkan langkah-langkah metode ilmiah untuk memecahkan masalah sederhana secara runtut.
- Setelah melakukan percobaan, peserta didik dapat menyajikan hasil pengamatan dengan bantuan visual secara jelas.
Pemahaman bermakna: Memahami hakikat ilmu sains dan metode ilmiah membantu peserta didik memecahkan masalah di lingkungan sekitar secara logis dan sistematis, serta menumbuhkan rasa ingin tahu.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa tahu kenapa daun bisa layu atau balon bisa terbang?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Keterampilan mengkomunikasikan ide dan hasil pengamatan secara lisan maupun tulisan. Matematika: Keterampilan mengukur, mencatat data, dan membuat tabel sederhana. Pendidikan Agama: Menumbuhkan rasa syukur atas ciptaan Tuhan melalui pengamatan alam. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk mendorong anak mengamati fenomena alam sederhana di rumah, seperti pertumbuhan tanaman atau perubahan cuaca, dan mendiskusikannya. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar mudah diakses oleh peserta didik dengan hambatan gerak, meja dan kursi disesuaikan, serta disediakan area praktik yang aman dan nyaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video singkat atau simulasi interaktif sederhana tentang fenomena alam untuk memancing rasa ingin tahu dan menjelaskan konsep sains. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui demonstrasi sederhana, peserta didik dapat menjelaskan pengertian sains dengan bahasa sendiri secara tepat dan dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi tiga sikap ilmiah yang dibutuhkan dalam penyelidikan dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui pengamatan gambar, peserta didik dapat mengurutkan langkah-langkah metode ilmiah dengan tepat dan dengan melakukan percobaan sederhana, peserta didik dapat menerapkan langkah-langkah metode ilmiah untuk memecahkan masalah sederhana secara runtut serta setelah melakukan percobaan, peserta didik dapat menyajikan hasil pengamatan dengan bantuan visual secara jelas. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Peserta didik dapat mengurutkan langkah-langkah metode ilmiah dan menerapkannya dalam percobaan sederhana.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Selamat datang di dunia sains! Sains adalah cara yang menyenangkan untuk memahami bagaimana segala sesuatu di sekitar kita bekerja.
Alat & bahan: Gelas bening, air, batu kecil, daun, sendok plastik
Langkah kerja:
- Amati gambar di bawah ini. Urutkanlah langkah-langkah metode ilmiah dengan memberi nomor 1 sampai 5 pada kotak yang tersedia.
Gambar 1. Alur - Siapkan alat dan bahan yang sudah tersedia di mejamu.
- Lakukan percobaan sederhana dengan memasukkan batu dan daun ke dalam gelas berisi air. Amati apa yang terjadi.
- Catat hasil pengamatanmu pada tabel yang tersedia.
- Diskusikan dengan kelompokmu, mengapa benda-benda itu bisa tenggelam atau mengapung, lalu buatlah kesimpulan sederhana.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa saja benda yang sering kamu lihat di dapur?
- Bagaimana cara mengetahui suatu benda itu berat atau ringan?
- Pernahkah kamu melihat tanaman tumbuh dari biji?
- Apa yang terjadi jika kita menjatuhkan benda ke air?
Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan saat melakukan percobaan, serta penilaian formatif terhadap pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian sumatif berupa presentasi hasil percobaan dan tes tertulis singkat mengenai konsep hakikat sains dan metode ilmiah.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan pengertian sains dan sikap ilmiah | Pengertian sains, sikap ilmiah | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 2 | Mengurutkan dan menerapkan langkah-langkah metode ilmiah | Metode ilmiah, percobaan sederhana | 2 JP | penalaran kritis, kreativitas |
| 3 | Menyajikan hasil pengamatan percobaan | Penyajian data, kesimpulan | 2 JP | komunikasi, kreativitas |
Selamat datang di dunia sains! Sains adalah cara yang menyenangkan untuk memahami bagaimana segala sesuatu di sekitar kita bekerja. Dari hujan yang turun sampai bagaimana tanaman tumbuh, semuanya bisa kita pelajari dengan sains. Modul ini akan mengajakmu menjelajahi apa itu sains dan bagaimana para ilmuwan bekerja.
1. Apa Itu Sains?
Sains adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari alam semesta dan segala isinya melalui pengamatan dan percobaan. Dengan sains, kita bisa mencari tahu mengapa sesuatu terjadi dan bagaimana cara kerjanya. Misalnya, kenapa daun berwarna hijau atau mengapa air bisa membeku. Sains membantu kita menjawab pertanyaan-pertanyaan besar tentang dunia.
2. Sikap Ilmuwan
Untuk menjadi seorang ilmuwan yang baik, kita perlu memiliki sikap-sikap tertentu. Sikap ini disebut sikap ilmiah. Contoh sikap ilmiah adalah rasa ingin tahu yang tinggi, teliti dalam mengamati, jujur dalam menyampaikan hasil, dan mau bekerja sama. Sikap-sikap ini membantu kita belajar dan menemukan hal baru dengan benar.
3. Metode Ilmiah: Cara Ilmuwan Bekerja
Metode ilmiah adalah langkah-langkah yang digunakan ilmuwan untuk memecahkan masalah atau mencari jawaban. Ini seperti resep untuk menemukan pengetahuan baru. Langkah-langkah ini membantu kita berpikir secara teratur dan sistematis, sehingga hasil yang kita dapatkan bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
4. Langkah-langkah Metode Ilmiah
Ada beberapa langkah penting dalam metode ilmiah. Pertama, mengamati dan merumuskan masalah (apa yang ingin kita ketahui?). Kedua, membuat hipotesis (dugaan sementara jawaban). Ketiga, melakukan percobaan untuk menguji hipotesis. Keempat, mengumpulkan dan menganalisis data. Kelima, menarik kesimpulan (apakah dugaan kita benar?).
5. Pentingnya Sains dalam Kehidupan
Sains sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Dengan sains, kita bisa menemukan obat untuk penyakit, membuat alat-alat canggih seperti ponsel dan kendaraan, serta memahami cara menjaga lingkungan. Sains membantu kita membuat hidup lebih baik dan lebih mudah. Jadi, belajar sains itu sangat bermanfaat!
Rangkuman: Sains adalah ilmu yang mempelajari alam semesta melalui pengamatan dan percobaan. Ilmuwan bekerja dengan sikap ilmiah seperti rasa ingin tahu dan ketelitian. Mereka menggunakan metode ilmiah yang sistematis, mulai dari merumuskan masalah, membuat dugaan, melakukan percobaan, hingga menarik kesimpulan. Memahami sains membantu kita memecahkan masalah dan mengembangkan teknologi untuk kehidupan yang lebih baik.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Sains | Ilmu pengetahuan tentang alam dan gejala-gejalanya. |
| Metode Ilmiah | Langkah-langkah sistematis untuk memecahkan masalah ilmiah. |
| Hipotesis | Dugaan sementara atau jawaban sementara terhadap masalah. |
| Observasi | Proses pengamatan terhadap suatu fenomena. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — Tunadaksa" mata pelajaran IPA Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — Tunadaksa yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPA Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Karakteristik dan Klasifikasi Makhluk HidupBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEkologi dan Pelestarian LingkunganBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBumi dan Tata SuryaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul IPA lain yang sudah tersedia
Objek IPA dan Pengukuran — TunadaksaIPA Kelas VII SMPLBEnergi — TunarunguIPA Kelas VII SMPLBKlasifikasi Makhluk Hidup — TunarunguIPA Kelas VII SMPLBObjek IPA dan Pengukuran — TunarunguIPA Kelas VII SMPLBLihat semua Modul Ajar IPA Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPA kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — Tunadaksa pada IPA SMPLB, Fase D, elemen Pemahaman Sains.
Modul Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — Tunadaksa ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — Tunadaksa untuk IPA kelas VII.
Apakah modul ajar IPA materi Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — Tunadaksa ini gratis?
Ya. Modul Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — Tunadaksa untuk kelas VII SMPLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — Tunadaksa ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPA kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — Tunadaksa ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — Tunadaksa dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPA kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — Tunadaksa ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase D untuk kelas VII SMPLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — Tunadaksa tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — Tunadaksa untuk IPA kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — Tunadaksa ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas VII SMPLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — Tunadaksa beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPA kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPA ini cocok untuk SMPLB negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMPLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — Tunadaksa disusun untuk SMPLB dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.