Modul Ajar & RPP IPA Kelas VII
Energi — Tunarungu
Modul ajar (RPP) IPA SMPLB kelas VII materi Energi — Tunarungu, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Energi — Tunarungu yang Anda cari? Materi IPA Kelas VII lainnya:
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPA |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Energi — Tunarungu |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik mengetahui bahwa ada berbagai hal yang membuat benda bergerak atau melakukan sesuatu.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
Peserta didik menganalisis berbagai sumber energi dan dampaknya terhadap lingkungan melalui diskusi kelompok. - Kreativitas — elemen: Menghasilkan Gagasan yang Orisinal
Peserta didik menciptakan ide-ide inovatif untuk menghemat energi di lingkungan sekolah dan rumah. - Kolaborasi — elemen: Kerja Sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merancang dan mempresentasikan poster kampanye hemat energi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Sains |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai bentuk energi, perubahan energi, serta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan, serta menerapkan konsep energi untuk memecahkan masalah sederhana. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Energi listrik digunakan untuk menyalakan lampu, energi gerak pada kincir angin, dan energi panas dari matahari. |
| Konseptual | Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja atau usaha, yang dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya. |
| Prosedural | Peserta didik akan melakukan percobaan sederhana untuk mengamati perubahan bentuk energi dan membuat poster hemat energi. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya menghemat energi dan bagaimana tindakan mereka dapat memengaruhi lingkungan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati video dan gambar, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga bentuk energi dengan tepat.
- Dengan melakukan percobaan sederhana, peserta didik dapat menjelaskan perubahan bentuk energi dari satu bentuk ke bentuk lainnya secara runtut.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis dampak penggunaan energi terhadap lingkungan dengan memberikan minimal dua contoh.
- Setelah berdiskusi, peserta didik dapat merumuskan tiga cara menghemat energi di sekolah dan di rumah dengan tepat.
- Dengan membuat poster kampanye, peserta didik dapat mengomunikasikan pentingnya hemat energi secara kreatif.
Pemahaman bermakna: Memahami konsep energi dan perubahannya membantu peserta didik mengenali pentingnya energi dalam kehidupan sehari-hari dan cara menghematnya.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa lampu di kelas bisa menyala dan mengapa kita perlu mematikan lampu saat tidak digunakan?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Peserta didik menyusun kalimat deskriptif untuk menjelaskan perubahan energi dan membuat teks kampanye hemat energi. Seni Budaya: Peserta didik merancang dan membuat poster kampanye hemat energi yang menarik secara visual. Matematika: Peserta didik menghitung perkiraan penghematan biaya listrik dari tindakan hemat energi sederhana. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk mendukung praktik hemat energi di rumah dan memberikan contoh positif kepada anak-anak. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas didesain dengan visualisasi konsep energi, poster hemat energi, dan tempat praktik percobaan yang aman serta nyaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi interaktif tentang energi dan perubahannya, serta aplikasi sederhana untuk membuat poster digital. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati video dan gambar, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga bentuk energi dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Gerakan Energi: Guru memperagakan gerakan yang menggambarkan bentuk energi (misal: melompat = gerak, menghirup napas panjang = kimia), peserta didik menebak bentuk energinya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan melakukan percobaan sederhana, peserta didik dapat menjelaskan perubahan bentuk energi dari satu bentuk ke bentuk lainnya secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Rantai Energi: Guru menunjukkan kartu gambar (misal: matahari, tumbuhan, sapi, manusia). Peserta didik secara bergiliran menyusun kartu tersebut menjadi rantai energi sederhana dan menjelaskan secara singkat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi perubahan energi dan merumuskan cara menghemat energi.
Alat & bahan: Senter, baterai, bohlam kecil, kincir kertas, lilin, korek api, balon, kertas, spidol.
Langkah kerja:
- Lengkapi perubahan energi pada panel surya berikut, lalu cari dua alat lain di rumah beserta perubahan energinya.
- Apa saja bentuk energi yang kamu lihat?
- Lakukan percobaan: Nyalakan senter dengan baterai. Apa perubahan energi yang terjadi?
- Lakukan percobaan: Tiup balon, lalu lepaskan. Apa perubahan energi yang terjadi?
- Diskusikan dengan kelompokmu: Mengapa penting untuk menghemat energi?
- Buatlah daftar 3 cara menghemat energi di sekolah dan 3 cara di rumah.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang membuat lampu bisa menyala?
- Bagaimana cara kita menggerakkan sepeda?
- Menurutmu, mengapa matahari terasa panas?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik percobaan, serta kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi poster kampanye hemat energi dan jawaban tes tertulis singkat.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi bentuk-bentuk energi | Bentuk-bentuk energi | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menjelaskan perubahan bentuk energi | Perubahan energi | 2 JP | Penalaran Kritis, Kreativitas |
| 3 | Merumuskan cara menghemat energi | Hemat energi dan dampaknya | 2 JP | Kolaborasi |
Energi adalah bagian penting dari kehidupan kita. Semua yang kita lakukan, mulai dari berjalan, belajar, hingga menyalakan lampu, membutuhkan energi. Memahami apa itu energi, bagaimana ia berubah, dan mengapa kita harus menghematnya adalah kunci untuk menjaga bumi kita tetap lestari.
1. Apa Itu Energi?
Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja atau usaha. Tanpa energi, tidak ada yang bisa bergerak atau berubah. Contohnya, tubuh kita butuh energi dari makanan untuk bergerak dan berpikir. Lampu butuh energi listrik agar bisa menyala. Mobil butuh energi dari bahan bakar untuk berjalan. Energi ada di mana-mana di sekitar kita.
2. Berbagai Bentuk Energi
Energi memiliki banyak bentuk yang berbeda. Ada energi panas dari matahari atau api, energi cahaya dari lampu atau senter, energi bunyi dari suara atau musik, energi gerak dari angin atau air mengalir, energi listrik yang menyalakan alat elektronik, dan energi kimia yang tersimpan dalam makanan atau baterai. Setiap bentuk energi punya ciri khasnya sendiri.
3. Perubahan Bentuk Energi
Energi tidak bisa diciptakan atau dimusnahkan, tapi bisa berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Contohnya, saat kita menyalakan senter, energi kimia dari baterai berubah menjadi energi listrik, lalu menjadi energi cahaya dan sedikit energi panas. Saat kita bermain ayunan, energi gerak berubah menjadi energi potensial (ketinggian) dan kembali menjadi energi gerak.
4. Sumber-sumber Energi
Energi berasal dari berbagai sumber. Ada sumber energi terbarukan yang tidak akan habis, seperti matahari, angin, dan air. Ada juga sumber energi tak terbarukan yang bisa habis, seperti minyak bumi, gas alam, dan batu bara. Penting bagi kita untuk menggunakan sumber energi terbarukan agar bumi tetap lestari.
5. Dampak Penggunaan Energi
Penggunaan energi memiliki dampak baik dan buruk. Energi listrik membantu kita hidup nyaman, tapi jika berasal dari batu bara, bisa menyebabkan polusi udara. Energi dari kendaraan membuat kita cepat sampai, tapi asapnya bisa mencemari lingkungan. Penting untuk memikirkan dampak lingkungan dari setiap energi yang kita gunakan.
6. Pentingnya Menghemat Energi
Menghemat energi berarti menggunakan energi seperlunya dan tidak membuang-buang. Ini penting karena sebagian besar energi berasal dari sumber yang terbatas dan penggunaannya dapat merusak lingkungan. Dengan menghemat energi, kita bisa menjaga kelestarian alam dan mengurangi biaya yang dikeluarkan.
7. Cara Menghemat Energi
Ada banyak cara sederhana untuk menghemat energi. Di rumah, kita bisa mematikan lampu saat tidak digunakan, mencabut charger handphone setelah penuh, atau menggunakan air secukupnya. Di sekolah, kita bisa mematikan kipas angin saat tidak ada orang di kelas, membuka jendela agar cahaya masuk, dan menggunakan transportasi umum atau sepeda.
Rangkuman: Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja, memiliki berbagai bentuk seperti panas, cahaya, dan gerak. Energi dapat berubah bentuk, namun tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan. Penting untuk menghemat energi karena sumbernya terbatas dan penggunaannya dapat berdampak pada lingkungan. Banyak cara sederhana untuk menghemat energi di rumah dan sekolah.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Energi | Kemampuan untuk melakukan kerja atau usaha. |
| Energi Panas | Energi yang terkait dengan suhu. |
| Energi Cahaya | Energi yang dapat dilihat, seperti dari matahari atau lampu. |
| Energi Listrik | Energi yang dihasilkan dari aliran elektron. |
| Energi Gerak | Energi yang dimiliki oleh benda yang bergerak. |
| Energi Kimia | Energi yang tersimpan dalam ikatan kimia, seperti pada makanan atau baterai. |
| Terbarukan | Sumber energi yang dapat diperbaharui secara alami dan tidak akan habis. |
| Tak Terbarukan | Sumber energi yang terbatas dan akan habis jika terus digunakan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Energi — Tunarungu" mata pelajaran IPA Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Peta Materi IPA Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Objek IPA dan PengukuranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKlasifikasi Makhluk HidupBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisZat dan PerubahannyaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSuhu dan KalorBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Modul IPA lain yang sudah tersedia
Klasifikasi Makhluk Hidup — TunarunguIPA Kelas VII SMPLBObjek IPA dan Pengukuran — TunarunguIPA Kelas VII SMPLBZat dan Perubahannya — TunarunguIPA Kelas VII SMPLBObjek IPA dan Pengukuran — TunadaksaIPA Kelas VII SMPLBLihat semua Modul Ajar IPA Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPA kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Energi — Tunarungu pada IPA SMPLB, Fase D, elemen Pemahaman Sains.
Modul Energi — Tunarungu ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Energi — Tunarungu untuk IPA kelas VII.
Apakah modul ajar IPA materi Energi — Tunarungu ini gratis?
Ya. Modul Energi — Tunarungu untuk kelas VII SMPLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Energi — Tunarungu ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPA kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Energi — Tunarungu ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Energi — Tunarungu dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPA kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Energi — Tunarungu ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMPLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Energi — Tunarungu tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Energi — Tunarungu untuk IPA kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Energi — Tunarungu ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas VII SMPLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Energi — Tunarungu beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPA kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul IPA ini cocok untuk SMPLB negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMPLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Energi — Tunarungu disusun untuk SMPLB dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.