Modul Ajar & RPP IPS Kelas VII
Keluarga Awal Kehidupan — Tunarungu
Modul ajar (RPP) IPS SMPLB kelas VII materi Keluarga Awal Kehidupan — Tunarungu, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Keluarga Awal Kehidupan — Tunarungu yang Anda cari? Materi IPS Kelas VII lainnya:
Lihat peta materi setahun9 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPS |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Keluarga Awal Kehidupan — Tunarungu |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik mengenal anggota keluarga inti dan lingkungan rumah tempat tinggalnya.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- kewargaan — elemen: memahami hak dan tanggung jawab
Peserta didik memahami peran serta tanggung jawab anggota keluarga dalam kehidupan sehari-hari melalui diskusi dan simulasi. - kolaborasi — elemen: bekerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi kebutuhan keluarga dan mencari solusi masalah sederhana. - komunikasi — elemen: menyampaikan gagasan
Peserta didik menyampaikan gagasan dan pendapat tentang keluarga secara lisan, isyarat, atau tulisan dengan bantuan media visual.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus |
| Elemen / Domain | Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami peran dan fungsi dirinya dalam keluarga serta lingkungan terdekat, serta mampu berinteraksi secara positif dengan berbagai anggota keluarga dan masyarakat sekitar. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Keluarga adalah unit sosial terkecil yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak. |
| Konseptual | Keluarga memiliki peran penting sebagai tempat awal pembentukan karakter dan pemenuhan kebutuhan dasar individu. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi peran dan tanggung jawab anggota keluarga serta cara berkomunikasi yang baik. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya keluarga sebagai pondasi kehidupan dan cara belajar dari pengalaman di rumah. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati gambar dan video, peserta didik dapat mengidentifikasi peran dan tanggung jawab anggota keluarga dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan fungsi keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidup dengan benar.
- Dengan simulasi, peserta didik dapat menunjukkan cara berkomunikasi yang baik antar anggota keluarga menggunakan bahasa isyarat atau tulisan.
- Melalui proyek sederhana, peserta didik dapat membuat daftar kegiatan keluarga yang mencerminkan kolaborasi dan kasih sayang.
Pemahaman bermakna: Keluarga adalah tempat pertama peserta didik belajar tentang kasih sayang, tanggung jawab, dan cara berinteraksi, membentuk dasar bagi kehidupan sosial mereka.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita membutuhkan keluarga?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan membaca kartu kata, menulis kalimat sederhana, dan menyampaikan gagasan secara lisan/isyarat. Seni Budaya: Membuat gambar atau sketsa anggota keluarga dan aktivitasnya, serta melakukan simulasi peran. Pendidikan Agama: Memahami pentingnya kasih sayang dan saling menghormati dalam keluarga sebagai ajaran agama. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk mendukung pembelajaran dengan berkomunikasi yang baik dengan anak di rumah dan membantu anak mengamati peran anggota keluarga. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata dengan poster visual tentang keluarga, sudut baca buku cerita keluarga, dan area simulasi yang nyaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek tanpa suara, gambar digital, dan aplikasi sederhana untuk membuat kartu kata atau poster digital tentang keluarga. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati gambar dan video, peserta didik dapat mengidentifikasi peran dan tanggung jawab anggota keluarga dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Gerakan Keluarga: Guru memperagakan gerakan aktivitas keluarga (misal: memasak, membaca buku) tanpa suara, peserta didik menebak dan menuliskannya di papan tulis.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan simulasi, peserta didik dapat menunjukkan cara berkomunikasi yang baik antar anggota keluarga menggunakan bahasa isyarat atau tulisan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Emosi: Guru menunjukkan kartu gambar ekspresi wajah (senang, sedih, marah) dan peserta didik meniru ekspresi serta menuliskan nama emosinya di papan tulis.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi peran dan tanggung jawab anggota keluarga dengan tepat.
Alat & bahan: Gambar anggota keluarga, kartu kata peran, lem, spidol, gunting
Langkah kerja:
- Amati Gambar 1 tentang keluarga dan nama-nama anggota keluarga.
- Gunting kartu kata peran yang sudah disediakan guru.
- Tempelkan kartu kata peran di bawah gambar anggota keluarga yang sesuai.
- Tuliskan satu contoh kegiatan yang dilakukan oleh setiap anggota keluarga.
- Presentasikan hasil kerjamu di depan kelas dengan bantuan guru.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa saja yang tinggal di rumahmu?
- Apa yang dilakukan ayah/ibu/kakak/adik di rumah?
- Bagaimana cara kamu meminta tolong kepada ibumu?
Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan simulasi peran, serta kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek daftar kegiatan keluarga dan kemampuan peserta didik dalam menjawab soal esai.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi peran dan tanggung jawab anggota keluarga | Peran dan tanggung jawab dalam keluarga | 2 JP | kewargaan |
| 2 | Menjelaskan fungsi keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidup | Fungsi keluarga | 2 JP | kewargaan |
| 3 | Menunjukkan cara berkomunikasi yang baik antar anggota keluarga | Komunikasi efektif dalam keluarga | 2 JP | komunikasi |
| 4 | Membuat daftar kegiatan keluarga yang mencerminkan kolaborasi | Kolaborasi dalam kegiatan keluarga | 2 JP | kolaborasi |
Keluarga adalah orang-orang terdekat kita. Mereka adalah orang tua, adik, atau kakak. Keluarga adalah tempat kita belajar banyak hal pertama kali. Dari keluarga, kita belajar kasih sayang, cara berbicara, dan cara membantu satu sama lain. Mari kita kenali lebih dalam tentang keluarga kita.
1. Apa Itu Keluarga?
Keluarga adalah kelompok kecil yang terdiri dari beberapa orang yang memiliki hubungan darah atau ikatan pernikahan. Biasanya, keluarga inti terdiri dari ayah, ibu, dan anak-anak. Ada juga keluarga besar yang termasuk kakek, nenek, paman, dan bibi. Setiap keluarga memiliki keunikan dan cara hidup yang berbeda, namun semuanya sama-sama penting sebagai tempat kita tumbuh dan berkembang.
2. Peran Anggota Keluarga
Setiap anggota keluarga memiliki peran dan tanggung jawabnya masing-masing. Ayah biasanya berperan sebagai kepala keluarga dan mencari nafkah. Ibu berperan mengurus rumah tangga dan mendidik anak. Anak-anak berperan belajar dengan rajin, membantu orang tua, dan menghormati anggota keluarga lainnya. Peran ini bisa berbeda-beda di setiap keluarga, tergantung kesepakatan dan kondisi.
3. Tanggung Jawab dalam Keluarga
Tanggung jawab adalah tugas yang harus kita lakukan. Ayah bertanggung jawab melindungi keluarga. Ibu bertanggung jawab menyiapkan makanan dan menjaga kebersihan rumah. Anak-anak bertanggung jawab merapikan kamar sendiri, membantu pekerjaan rumah tangga yang ringan, dan belajar. Jika semua anggota keluarga menjalankan tanggung jawabnya, rumah akan menjadi tempat yang nyaman dan harmonis.
4. Fungsi Keluarga
Keluarga memiliki beberapa fungsi penting. Pertama, fungsi perlindungan, yaitu melindungi anggota keluarga dari bahaya. Kedua, fungsi kasih sayang, yaitu memberikan cinta dan perhatian. Ketiga, fungsi sosialisasi, yaitu mengajarkan cara bergaul dan berperilaku. Keempat, fungsi ekonomi, yaitu memenuhi kebutuhan sandang, pangan, dan papan. Kelima, fungsi pendidikan, yaitu mengajarkan nilai-nilai dan pengetahuan.
5. Komunikasi yang Baik dalam Keluarga
Komunikasi adalah cara kita menyampaikan pesan kepada orang lain. Komunikasi yang baik dalam keluarga sangat penting agar tidak ada salah paham. Kita harus berbicara dengan sopan, mendengarkan saat orang lain berbicara, dan menggunakan bahasa isyarat atau tulisan yang jelas. Penting juga untuk menyampaikan perasaan kita dengan jujur namun tetap menghargai orang lain.
6. Kegiatan Bersama Keluarga
Melakukan kegiatan bersama dapat mempererat hubungan keluarga. Contoh kegiatan bersama adalah makan malam bersama, membersihkan rumah bersama, atau bermain bersama. Kegiatan-kegiatan ini melatih kita untuk berkolaborasi dan saling membantu. Dengan melakukan kegiatan bersama, kita bisa berbagi cerita, tertawa, dan merasa lebih dekat satu sama lain.
Rangkuman: Keluarga adalah kelompok orang terdekat kita, biasanya terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Setiap anggota keluarga memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda untuk menjaga keharmonisan. Keluarga berfungsi melindungi, memberi kasih sayang, mendidik, dan memenuhi kebutuhan. Komunikasi yang baik dan kegiatan bersama sangat penting untuk mempererat hubungan keluarga.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Keluarga | Kelompok orang yang punya hubungan darah atau pernikahan |
| Peran | Tugas atau bagian yang dijalankan seseorang |
| Tanggung Jawab | Kewajiban yang harus dilaksanakan |
| Komunikasi | Cara menyampaikan pesan atau informasi |
| Harmonis | Keadaan serasi, rukun, dan damai |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Keluarga Awal Kehidupan — Tunarungu" mata pelajaran IPS Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Peta Materi IPS Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 materi · siap dibuatkan
Keruangan dan Interaksi AntarruangBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisInteraksi SosialBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAktivitas EkonomiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMasa Praaksara, Hindu-Buddha, dan IslamBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Potensi Ekonomi LingkunganBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPemberdayaan MasyarakatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisNasionalisme dan Jati Diri BangsaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKebutuhan dan KelangkaanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul IPS lain yang sudah tersedia
Aktivitas Ekonomi — TunarunguIPS Kelas VII SMPLBPotensi Ekonomi Lingkungan — TunarunguIPS Kelas VII SMPLBPengaruh Interaksi Sosial terhadap Kehidupan — TunarunguIPS Kelas VIII SMPLB[UJIAN pas1]IPS Kelas VIII SMPLBLihat semua Modul Ajar IPS Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPS kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Keluarga Awal Kehidupan — Tunarungu pada IPS SMPLB, Fase D, elemen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Modul Keluarga Awal Kehidupan — Tunarungu ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Keluarga Awal Kehidupan — Tunarungu untuk IPS kelas VII.
Apakah modul ajar IPS materi Keluarga Awal Kehidupan — Tunarungu ini gratis?
Ya. Modul Keluarga Awal Kehidupan — Tunarungu untuk kelas VII SMPLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Keluarga Awal Kehidupan — Tunarungu ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPS kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPS kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Keluarga Awal Kehidupan — Tunarungu ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Keluarga Awal Kehidupan — Tunarungu dapat Anda sesuaikan dengan murid IPS kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPS kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Keluarga Awal Kehidupan — Tunarungu ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus, pada Fase D untuk kelas VII SMPLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Keluarga Awal Kehidupan — Tunarungu tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Keluarga Awal Kehidupan — Tunarungu untuk IPS kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Keluarga Awal Kehidupan — Tunarungu ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPS kelas VII SMPLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Keluarga Awal Kehidupan — Tunarungu beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPS kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul IPS ini cocok untuk SMPLB negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMPLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Keluarga Awal Kehidupan — Tunarungu disusun untuk SMPLB dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.