Modul Ajar & RPP Keterampilan Kelas VIII
Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — Tunarungu
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Keterampilan |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — Tunarungu |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis bahan pangan yang ada di sekitar mereka. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus |
| Elemen / Domain | Tata Boga |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi, memilih, dan mengolah bahan pangan lokal menjadi produk sederhana yang aman dan layak konsumsi, serta menyajikan hasilnya secara kreatif. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Peserta didik akan mengetahui berbagai contoh bahan pangan lokal seperti singkong, ubi, jagung, dan pisang yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. |
| Konseptual | Peserta didik memahami konsep dasar pengolahan pangan lokal untuk meningkatkan nilai gizi dan ekonomi serta memperpanjang daya simpan. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah praktis dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan atau minuman sederhana yang lezat dan sehat. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya memilih bahan pangan lokal yang sehat dan bersih, serta memahami dampak positif pengolahan pangan terhadap lingkungan dan ekonomi keluarga. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi jenis-jenis bahan pangan lokal yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
- Menyebutkan alat dan bahan yang diperlukan untuk mengolah pangan lokal sederhana.
- Melakukan persiapan bahan pangan lokal dengan benar dan higienis.
- Mengaplikasikan teknik dasar pengolahan pangan lokal (misalnya merebus, mengukus, menggoreng) dengan bimbingan.
- Menyajikan hasil olahan pangan lokal secara sederhana dan menarik.
- Menjelaskan manfaat mengonsumsi olahan pangan lokal bagi kesehatan dan ekonomi.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa bahan pangan lokal memiliki potensi besar untuk diolah menjadi makanan bergizi dan bernilai ekonomi, serta dapat mendukung kemandirian pangan.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita mengubah singkong atau pisang yang biasa menjadi makanan istimewa yang disukai banyak orang?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam: Mengenal sumber daya alam (tumbuhan) sebagai bahan pangan, proses pertumbuhan, dan kandungan gizi. Matematika: Mengukur bahan, menghitung porsi, atau memperkirakan biaya produksi sederhana. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Memahami pentingnya gotong royong dalam kelompok dan menghargai produk lokal sebagai bentuk cinta tanah air. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/wali dapat membantu peserta didik menemukan bahan pangan lokal di rumah atau pasar terdekat, serta mendukung praktik memasak sederhana di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang praktik tata boga di sekolah yang bersih, aman, dilengkapi peralatan dasar; meja kerja yang mudah diakses dan disesuaikan untuk peserta didik dengan hambatan fisik; poster visual langkah kerja dan keselamatan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Penggunaan video tutorial memasak yang dilengkapi subtitle dan bahasa isyarat, aplikasi pengenalan bahan pangan dengan gambar, atau e-book resep sederhana berbasis visual. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis bahan pangan lokal yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa dengan bahasa isyarat dan ujaran, berdoa bersama, memeriksa kehadiran. Guru menampilkan gambar atau video singkat tentang berbagai bahan pangan lokal (singkong, ubi, pisang, jagung) dan bertanya 'Apa ini?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Kita akan mengenal berbagai bahan pangan dari sekitar kita'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik mengamati berbagai contoh bahan pangan lokal yang disiapkan guru (secara visual dan sentuhan jika memungkinkan). Guru menggunakan kartu kata bergambar untuk mengenalkan nama-nama bahan pangan lokal dan menanyakan 'Di mana kita bisa menemukan ini?' dengan bimbingan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Peserta didik secara berkelompok mencocokkan gambar bahan pangan dengan kartu namanya. Mereka juga berlatih menunjuk atau mengisyaratkan nama bahan pangan yang disebutkan guru. Guru berkeliling memberikan umpan balik dan penguatan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok menunjukkan hasil pencocokan mereka. Guru memberikan apresiasi dan mengulang nama-nama bahan pangan lokal. Guru menanyakan 'Apa saja bahan pangan lokal yang kita temukan hari ini?' dan mencatat jawaban di papan tulis dengan gambar pendukung. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru bersama peserta didik merangkum bahan pangan lokal yang telah dipelajari. Guru memberikan pujian atas partisipasi aktif dan mengingatkan untuk selalu menjaga kebersihan. Doa penutup dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menyebutkan alat dan bahan yang diperlukan untuk mengolah pangan lokal sederhana. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru menampilkan gambar olahan pangan lokal (misalnya keripik singkong, pisang goreng) dan bertanya 'Bagaimana cara membuatnya? Apa yang kita butuhkan?'. Guru menyampaikan tujuan: 'Hari ini kita akan belajar alat dan bahan untuk membuat makanan dari bahan lokal'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Guru menampilkan gambar atau benda asli alat-alat dapur sederhana (pisau plastik, talenan, wajan, kompor induksi portable, sendok, piring) dan bahan tambahan (minyak, garam, gula). Guru menjelaskan fungsi masing-masing alat dan bahan dengan isyarat dan tulisan. Peserta didik mengamati dan mencoba memegang alat dengan aman. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Peserta didik dibagi kelompok. Setiap kelompok diberikan gambar olahan pangan lokal dan diminta memilih kartu gambar alat dan bahan yang dibutuhkan. Guru membimbing diskusi kelompok dan memberikan bantuan visual. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan pilihan alat dan bahan mereka. Guru mengoreksi dan menguatkan pemahaman. Guru bertanya 'Mengapa alat ini penting?' dan 'Apa yang terjadi jika kita tidak punya bahan ini?'. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru bersama peserta didik membuat daftar alat dan bahan yang penting. Guru mengingatkan untuk selalu berhati-hati saat menggunakan alat dapur. Doa penutup dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 30 menit
Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi dan merencanakan langkah-langkah pengolahan pangan lokal sederhana.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Selamat datang di modul Tata Boga: Olahan Pangan Lokal! Di sini, kita akan belajar membuat makanan lezat dari bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar kita.
Alat & bahan: Lembar LKPD cetak, pensil warna, kartu gambar bahan pangan, kartu gambar alat masak, kartu gambar langkah kerja
Langkah kerja:
- Amati gambar olahan pangan lokal yang diberikan guru.
- Pilih dan tempelkan kartu gambar bahan pangan yang dibutuhkan.
- Pilih dan tempelkan kartu gambar alat masak yang akan digunakan.
- Susun kartu gambar langkah kerja sesuai urutan pembuatan.
- Warnai dan berikan nama pada olahan pangan yang ingin kamu buat.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 jenis bahan pangan yang sering kamu makan di rumah!
- Pernahkah kamu membantu orang tua memasak? Apa yang kamu lakukan?
- Apa saja alat yang kamu tahu ada di dapur?
- Apa makanan favoritmu yang terbuat dari bahan lokal?
Formatif (proses): Observasi guru terhadap partisipasi, kerja sama, dan kemampuan peserta didik dalam mengikuti instruksi serta mempraktikkan pengolahan pangan.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil produk olahan pangan lokal (rasa, kebersihan, penyajian) dan presentasi singkat peserta didik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis bahan pangan lokal. | Pengenalan dan identifikasi bahan pangan lokal. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Melakukan persiapan bahan pangan lokal dengan benar dan higienis. | Teknik dasar persiapan bahan (mencuci, mengupas, memotong). | 4 JP | kemandirian |
| 3 | Mengaplikasikan teknik dasar pengolahan pangan lokal. | Praktik merebus, mengukus, menggoreng bahan lokal. | 6 JP | kreativitas |
| 4 | Menyajikan hasil olahan pangan lokal secara sederhana dan menarik. | Penyajian dan presentasi olahan pangan lokal. | 6 JP | kolaborasi |
Selamat datang di modul Tata Boga: Olahan Pangan Lokal! Di sini, kita akan belajar membuat makanan lezat dari bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar kita. Bayangkan singkong, ubi, atau pisang bisa diubah menjadi hidangan istimewa. Mari kita jelajahi kekayaan pangan lokal Indonesia dan berkreasi di dapur!
1. Mengenal Bahan Pangan Lokal
Bahan pangan lokal adalah bahan makanan yang dihasilkan dari daerah sekitar kita, seperti singkong, ubi jalar, jagung, pisang, dan talas. Bahan-bahan ini mudah didapatkan, harganya terjangkau, dan seringkali lebih segar. Mengenali bahan pangan lokal membantu kita memilih makanan yang sehat dan mendukung petani di daerah kita. Setiap daerah memiliki kekayaan pangan lokal yang berbeda-beda, mencerminkan keunikan alam dan budaya setempat.
2. Alat dan Bahan Dapur Sederhana
Untuk mengolah pangan lokal, kita memerlukan beberapa alat dapur sederhana. Contohnya, pisau plastik atau pengupas yang aman untuk mengupas, talenan untuk memotong, mangkuk untuk mencampur, panci atau wajan untuk merebus/menggoreng, dan sendok. Selain itu, kita juga butuh bahan tambahan seperti minyak goreng, gula, garam, atau sedikit bumbu. Memilih alat dan bahan yang tepat akan membuat proses memasak lebih mudah dan aman.
3. Persiapan Bahan yang Higienis
Sebelum mengolah bahan pangan, sangat penting untuk melakukan persiapan yang higienis. Ini meliputi mencuci tangan dengan sabun, mencuci bersih bahan pangan di bawah air mengalir untuk menghilangkan kotoran, dan menggunakan alat-alat yang bersih. Mengupas kulit bahan pangan seperti singkong atau ubi juga perlu dilakukan dengan hati-hati. Persiapan yang bersih akan menghasilkan makanan yang aman dan sehat untuk dikonsumsi.
4. Teknik Dasar Pengolahan Pangan
Ada beberapa teknik dasar yang bisa kita gunakan untuk mengolah pangan lokal. Merebus adalah teknik memasak dengan air mendidih, cocok untuk singkong atau ubi. Mengukus adalah memasak dengan uap air panas, juga baik untuk menjaga nutrisi. Menggoreng adalah memasak dengan minyak panas, menghasilkan tekstur renyah seperti pada keripik singkong. Setiap teknik memberikan hasil yang berbeda pada rasa dan tekstur makanan.
5. Menyajikan dan Memanfaatkan Olahan
Setelah selesai diolah, makanan perlu disajikan dengan menarik. Penataan yang rapi di piring dan sedikit hiasan sederhana bisa membuat makanan terlihat lebih menggugah selera. Olahan pangan lokal tidak hanya enak dan sehat, tetapi juga bisa menjadi sumber penghasilan jika dijual. Memanfaatkan pangan lokal berarti kita mendukung ekonomi daerah dan melestarikan warisan kuliner Indonesia yang kaya.
Rangkuman: Modul ini mengajarkan kita tentang potensi bahan pangan lokal seperti singkong, ubi, dan pisang. Kita belajar mengidentifikasi bahan, menyiapkan alat dan bahan, serta mempraktikkan teknik pengolahan dasar seperti merebus dan menggoreng. Pentingnya kebersihan dan keselamatan di dapur selalu ditekankan. Akhirnya, kita juga belajar menyajikan hasil olahan secara menarik dan memahami manfaat pangan lokal bagi kesehatan serta ekonomi. Mari terus berkreasi dengan pangan lokal!
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Pangan Lokal | Bahan makanan yang tumbuh atau dihasilkan di daerah sekitar. |
| Higienis | Bersih dan sehat, bebas dari kuman atau kotoran. |
| Mengolah | Memproses bahan mentah menjadi makanan jadi atau setengah jadi. |
| Merebus | Memasak dengan cara merendam bahan dalam air mendidih. |
| Menggoreng | Memasak dengan cara merendam bahan dalam minyak panas. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — Tunarungu" mata pelajaran Keterampilan Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — Tunarungu yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Keterampilan Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Semester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Kerajinan Tangan Bernilai JualBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerawatan Dasar Sepeda MotorBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKomputer PerkantoranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPemasaran Daring Produk UsahaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Keterampilan lain yang sudah tersedia
Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — TunarunguKeterampilan Kelas VII SMPLBTata Kecantikan : Perawatan Kulit Kepala dan Rambut — TunarunguKeterampilan Kelas VIII SMPLBTata Boga: Olahan Pangan Lokal — TunagrahitaKeterampilan Kelas VII SMPLBKeterampilan Suvenir : Membungkus kado berbagai bentuk — TunarunguKeterampilan Kelas VIII SMPLBLihat semua Modul Ajar Keterampilan Kelas VIII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Keterampilan kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — Tunarungu pada Keterampilan SMPLB, Fase D, elemen Tata Boga.
Modul Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — Tunarungu ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — Tunarungu untuk Keterampilan kelas VIII.
Apakah modul ajar Keterampilan materi Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — Tunarungu ini gratis?
Ya. Modul Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — Tunarungu untuk kelas VIII SMPLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — Tunarungu ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Keterampilan kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Keterampilan kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — Tunarungu ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — Tunarungu dapat Anda sesuaikan dengan murid Keterampilan kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Keterampilan kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — Tunarungu ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus, pada Fase D untuk kelas VIII SMPLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — Tunarungu tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — Tunarungu untuk Keterampilan kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — Tunarungu ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Keterampilan kelas VIII SMPLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — Tunarungu beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Keterampilan kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Keterampilan ini cocok untuk SMPLB negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMPLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — Tunarungu disusun untuk SMPLB dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.