MAKelas XFase ESemester 2

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas X
Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Puisi adalah karya sastra yang kaya makna, dibangun oleh diksi, rima, dan tipografi yang efektif. Memahami tema dan suasana puisi sangat penting untuk mengapresiasinya. Ekspresi melalui puisi dapat dilakukan dengan musikalisasi atau pembacaan yang ekspresif. Proses berkarya dan berekspresi ini melatih kreativitas, komunikasi, serta kemampuan menjiwai keindahan bahasa.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi
Bahasa Indonesia · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi
Bahasa Indonesia · Fase E · Kelas X · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasE / X
Materi PokokBerkarya dan Berekspresi melalui Puisi
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang berbagai jenis teks dan mampu mengekspresikan ide secara lisan maupun tulisan sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak pribadi
    Peserta didik mengembangkan akhlak pribadi yang luhur dengan menghargai keindahan ciptaan Allah melalui apresiasi puisi.
  2. kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan orisinal
    Peserta didik menghasilkan karya orisinal berupa puisi dan musikalisasi puisi yang mencerminkan ide-ide baru dan unik.
  3. komunikasi — elemen: berkomunikasi efektif
    Peserta didik berkomunikasi secara efektif melalui pembacaan puisi yang ekspresif dan penyajian musikalisasi puisi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenulis dan Mempresentasikan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menulis berbagai jenis teks dengan struktur dan kaidah kebahasaan yang benar, serta mampu mempresentasikan gagasan secara lisan dengan efektif dan kreatif.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPuisi adalah bentuk karya sastra yang terikat oleh rima, irama, dan larik yang padat makna.
KonseptualPuisi menggunakan diksi, rima, tipografi, dan majas untuk menciptakan estetika dan menyampaikan tema serta suasana tertentu.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah mengidentifikasi unsur puisi, menginterpretasi makna, serta menyajikan puisi secara kreatif melalui musikalisasi dan pembacaan ekspresif.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana pilihan kata dan struktur puisi memengaruhi makna dan bagaimana mereka dapat menyampaikan perasaan dan gagasan secara mendalam melalui karya sastra.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMengekspresikan rasa syukur atas karunia keindahan bahasa dan seni sebagai ciptaan Allah melalui puisi.
2. Cinta IlmuMeningkatkan wawasan dan keterampilan dalam memahami dan menciptakan karya sastra puisi.
3. Cinta LingkunganMenggunakan puisi sebagai media untuk menyuarakan kepedulian terhadap isu-isu lingkungan dan alam sekitar.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan empati dan kemampuan memahami perasaan orang lain melalui penjiwaan dan pembacaan puisi.
5. Cinta Tanah AirMenumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan bahasa Indonesia sebagai identitas dan warisan budaya bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Dengan menganalisis contoh puisi, peserta didik dapat mengidentifikasi diksi, rima, dan tipografi puisi secara tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menginterpretasi makna dan menilai efektivitas diksi, rima, dan tipografi dalam puisi dengan kritis.
  3. Setelah membaca beberapa puisi, peserta didik dapat menilai tema dan suasana dalam puisi dengan argumen yang logis.
  4. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merencanakan dan menyajikan musikalisasi puisi secara kreatif dan kolaboratif.
  5. Melalui penulisan resensi, peserta didik dapat menyusun resensi buku antologi puisi secara logis dan kritis dengan struktur yang benar.
  6. Setelah berlatih, peserta didik dapat menyajikan pembacaan puisi dengan ekspresif dan percaya diri di depan kelas.
Halaman 2 · Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan menciptakan puisi bukan hanya tentang keindahan kata, tetapi juga tentang kemampuan untuk menyampaikan dan menerima pesan mendalam, serta mengekspresikan diri secara autentik dan kreatif.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah susunan kata-kata bisa menggerakkan hati dan pikiran kita?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Peserta didik menerapkan unsur-unsur musik dan vokal dalam musikalisasi puisi, serta mengekspresikan diri melalui seni pertunjukan.
Pendidikan Agama Islam: Peserta didik dapat memilih puisi dengan tema ketuhanan atau nilai-nilai luhur, dan mengapresiasi keindahan bahasa sebagai salah satu tanda kebesaran Allah.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendukung dengan menyediakan lingkungan yang kondusif untuk berlatih membaca dan menciptakan puisi di rumah, atau menyaksikan hasil musikalisasi puisi anak.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dilakukan di kelas dengan penataan tempat duduk kelompok, dapat juga memanfaatkan perpustakaan sekolah atau ruang seni untuk inspirasi dan latihan musikalisasi puisi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform berbagi video untuk mencari inspirasi musikalisasi puisi, serta aplikasi pengolah kata untuk penulisan dan resensi puisi.
Halaman 3 · Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Dengan menganalisis contoh puisi, peserta didik dapat mengidentifikasi diksi, rima, dan tipografi puisi secara tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Puisi: Guru menyebutkan satu kata yang sering muncul dalam puisi (misal: 'senja'), lalu peserta didik menebak kata berikutnya yang mungkin muncul dalam puisi, secara bergiliran.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik saat membaca atau mendengar puisi, serta apa yang membuat mereka tertarik atau tidak tertarik pada puisi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi unsur-unsur pembangun puisi dan pertanyaan pemantik: 'Apa yang membuat sebuah puisi terasa indah dan bermakna?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan sebuah puisi pendek yang menarik dan meminta peserta didik membacanya dalam hati, lalu menanyakan kesan pertama mereka.
  2. Identifikasi masalah: Guru meminta peserta didik untuk mengidentifikasi kata-kata yang menarik perhatian, pola bunyi, dan bentuk visual puisi yang ditayangkan, lalu menuliskan pertanyaan-pertanyaan yang muncul di buku catatan.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara mandiri mencari definisi dan contoh diksi, rima, serta tipografi dalam puisi dari bahan ajar atau sumber lain yang disediakan guru.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Dalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan hasil temuan mereka, kemudian menganalisis puisi yang ditayangkan sebelumnya untuk mengidentifikasi diksi, rima, dan tipografi secara spesifik, mencatatnya dalam LKPD.
  2. Pembuktian: Setiap kelompok membandingkan hasil analisis mereka dengan kelompok lain, mencari kesamaan dan perbedaan dalam identifikasi unsur puisi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menarik kesimpulan: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi diksi, rima, dan tipografi dari puisi yang dianalisis, menjelaskan alasannya.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan hasil kerja kelompok, mengapresiasi usaha peserta didik.
  3. Guru memberikan penguatan konsep tentang pentingnya diksi, rima, dan tipografi dalam membangun makna dan estetika puisi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali poin-poin penting tentang diksi, rima, dan tipografi puisi.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka merenungkan keindahan bahasa dalam puisi, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menginterpretasi makna dan menilai efektivitas diksi, rima, dan tipografi dalam puisi dengan kritis.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Kata Berima: Guru mengucapkan satu kata (misal: 'hati'), lalu peserta didik secara bergiliran menyebutkan kata lain yang berima sama (misal: 'nanti', 'mati', 'pasti').
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya tentang identifikasi unsur puisi dengan pertanyaan: 'Apakah hanya dengan mengetahui unsur-unsur puisi kita bisa memahami maknanya?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menginterpretasi makna dan menilai efektivitas unsur puisi, serta pertanyaan pemantik: 'Bagaimana diksi, rima, dan tipografi dapat mempengaruhi pesan yang ingin disampaikan penyair?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan dua buah puisi dengan tema serupa namun menggunakan diksi, rima, atau tipografi yang berbeda, lalu meminta peserta didik untuk membaca dan membandingkannya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil, lalu membagikan LKPD yang berisi pertanyaan-pertanyaan panduan untuk menginterpretasi makna dan menilai efektivitas unsur-unsur puisi tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok berdiskusi untuk menginterpretasi makna keseluruhan dari masing-masing puisi, kemudian menganalisis bagaimana diksi, rima, dan tipografi yang digunakan memengaruhi penyampaian pesan dan suasana puisi.
  2. Setiap kelompok mencatat hasil interpretasi dan penilaian efektivitas unsur puisi dalam LKPD, disertai dengan argumen yang logis dan contoh dari teks puisi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil interpretasi makna dan penilaian efektivitas diksi, rima, serta tipografi dari kedua puisi, menjelaskan perbandingan dan argumen mereka.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, sementara guru memfasilitasi diskusi untuk mengevaluasi beragam interpretasi dan argumen yang disampaikan.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya penalaran kritis dalam menginterpretasi dan menilai karya sastra.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik merumuskan simpulan tentang cara menginterpretasi makna puisi dan menilai efektivitas unsur-unsurnya.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan pemikiran kritis peserta didik, menciptakan suasana yang mendorong mereka untuk terus belajar dengan gembira.
  3. Guru memberikan tugas membaca beberapa puisi di rumah dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenjelajah Diksi dan Rima Puisi!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi diksi, rima, dan tipografi dalam puisi serta menganalisis efektivitasnya.

Alat & bahan: Puisi cetak, alat tulis, lembar kerja.

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    123456Mendatar2. Pilihan kata yang tepat danselaras dalam puisi.6. Keadaan jiwa pembaca setelahmembaca puisi.Menurun1. Bentuk visual puisi, tataletak baris dan spasi.3. Persamaan bunyi pada akhirlarik puisi.4. Gagasan pokok atau ide dasardalam puisi.5. Penilaian atau ulasan terhadapsuatu karya, seperti buku.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Bacalah puisi 'Senja di Pelabuhan Kecil' karya Chairil Anwar dengan saksama.
  3. Identifikasi 5 kata/frasa yang menurutmu memiliki diksi unik atau kuat, lalu tuliskan maknanya menurut pemahamanmu.
  4. Temukan pola rima yang dominan dalam puisi tersebut (misal: a-a-a-a, a-b-a-b) dan berikan contohnya.
  5. Amati tipografi (bentuk visual) puisi tersebut. Apakah ada baris yang menjorok atau pola khusus? Jelaskan mengapa menurutmu penyair memilih tipografi tersebut.
  6. Diskusikan dalam kelompok, bagaimana pilihan diksi, rima, dan tipografi ini memengaruhi suasana dan pesan keseluruhan puisi.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang puisi?
  2. Sebutkan satu contoh kata yang menurutmu indah dan jelaskan mengapa!
  3. Pernahkah kamu mencoba menulis puisi? Jika ya, ceritakan pengalamanmu!

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan dan kualitas LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil musikalisasi puisi dan resensi buku antologi puisi berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Dengan menganalisis contoh puisi, peserta didik dapat mengidentifikasi diksi, rima, dan tipografi puisi secara tepat.Diksi, rima, dan tipografi puisi2 JPKreativitas
2Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menginterpretasi makna dan menilai efektivitas diksi, rima, dan tipografi dalam puisi dengan kritis.Interpretasi dan efektivitas unsur puisi2 JPPenalaran Kritis
3Setelah membaca beberapa puisi, peserta didik dapat menilai tema dan suasana dalam puisi dengan argumen yang logis.Tema dan suasana puisi2 JPKomunikasi
4Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merencanakan dan menyajikan musikalisasi puisi secara kreatif dan kolaboratif.Musikalisasi puisi2 JPKreativitas, Kolaborasi
Halaman 8 · Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra yang kaya akan keindahan bahasa dan kedalaman makna. Melalui puisi, kita dapat mengekspresikan gagasan, perasaan, dan pandangan dunia secara unik. Memahami puisi berarti menyelami setiap kata, rima, dan bentuknya untuk menemukan pesan tersembunyi yang ingin disampaikan penyair.

1. Diksi dalam Puisi
Diksi adalah pilihan kata yang tepat dan selaras dalam puisi untuk mengungkapkan gagasan atau perasaan. Pemilihan diksi sangat penting karena setiap kata memiliki konotasi dan denotasi yang berbeda, serta dapat menciptakan citra visual, auditori, atau kinestetik. Contoh diksi: 'rembulan' (bulan), 'tirta' (air), 'membisu' (diam). Diksi yang kuat mampu menghidupkan puisi dan membuat pembaca merasakan apa yang penyair rasakan.

2. Rima dan Irama
Rima adalah persamaan bunyi pada akhir larik puisi, sedangkan irama adalah tinggi rendah, panjang pendek, keras lembutnya bunyi. Rima dapat berupa rima sempurna (bunyi akhir sama persis) atau rima tak sempurna (bunyi akhir mirip). Rima berfungsi menciptakan keindahan musikalitas puisi dan memberikan penekanan pada kata-kata tertentu. Contoh rima: 'gelap' dan 'harap', 'hati' dan 'mati'. Irama memberikan dinamika pada pembacaan puisi.

3. Tipografi Puisi
Tipografi adalah bentuk visual puisi, termasuk tata letak baris, spasi, penggunaan huruf kapital, atau tanda baca yang tidak biasa. Tipografi seringkali digunakan penyair untuk memperkuat makna atau menciptakan efek visual tertentu. Misalnya, baris yang pendek-pendek bisa menunjukkan kegelisahan, atau spasi yang lebar bisa melambangkan kehampaan. Tipografi memberikan dimensi visual yang mendukung interpretasi puisi.

4. Tema dan Suasana
Tema adalah gagasan pokok atau ide dasar yang mendasari sebuah puisi, sedangkan suasana adalah keadaan jiwa pembaca setelah membaca puisi tersebut. Tema bisa berupa cinta, kesedihan, perjuangan, alam, atau ketuhanan. Suasana bisa berupa haru, gembira, melankolis, atau penuh harapan. Tema dan suasana saling berkaitan dan dibangun melalui pilihan diksi, rima, dan majas yang digunakan penyair.

5. Musikalisasi Puisi
Musikalisasi puisi adalah upaya mengubah puisi menjadi lagu atau menyajikannya dengan iringan musik. Tujuannya adalah untuk memperkuat ekspresi dan makna puisi melalui melodi, ritme, dan harmoni. Dalam musikalisasi, pemilihan jenis musik, instrumen, dan vokal harus disesuaikan dengan tema dan suasana puisi agar pesan dapat tersampaikan dengan lebih mendalam dan menyentuh hati pendengar.

6. Pembacaan Puisi Ekspresif
Pembacaan puisi ekspresif adalah seni membacakan puisi dengan penghayatan, intonasi, volume, jeda, dan mimik wajah yang sesuai untuk menyampaikan makna dan emosi puisi kepada pendengar. Pembaca puisi harus memahami betul isi puisi agar dapat menjiwainya. Latihan vokal, olah rasa, dan penguasaan panggung sangat penting untuk menghasilkan pembacaan yang memukau dan berkesan.

Rangkuman: Puisi adalah karya sastra yang kaya makna, dibangun oleh diksi, rima, dan tipografi yang efektif. Memahami tema dan suasana puisi sangat penting untuk mengapresiasinya. Ekspresi melalui puisi dapat dilakukan dengan musikalisasi atau pembacaan yang ekspresif. Proses berkarya dan berekspresi ini melatih kreativitas, komunikasi, serta kemampuan menjiwai keindahan bahasa.

Halaman 9 · Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
DiksiPilihan kata yang tepat dan selaras dalam puisi.
RimaPersamaan bunyi pada akhir larik puisi.
TipografiBentuk visual puisi, tata letak baris dan spasi.
TemaGagasan pokok atau ide dasar dalam puisi.
SuasanaKeadaan jiwa pembaca setelah membaca puisi.
Musikalisasi PuisiPenyajian puisi dengan iringan musik.
ResensiPenilaian atau ulasan terhadap suatu karya, seperti buku.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XPeta Konsep
Berkarya dan Berekspresi melalui PuisiDiksi dalam PuisiRima dan IramaTipografi PuisiTema dan SuasanaMusikalisasi Puisi
Dari sub-bab Berkarya dan Berekspresi melalui PuisiHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi pada Bahasa Indonesia MA, Fase E, elemen Menulis dan Mempresentasikan.

Modul Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas X MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi ini gratis?

Ya. Modul Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi untuk Bahasa Indonesia kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.