MAKelas XFase E

Modul Ajar & RPP Biologi Kelas X
Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Keanekaragaman hayati mencakup variasi gen, jenis, dan ekosistem, yang penting untuk keseimbangan alam dan kehidupan manusia sehingga perlu dilestarikan. Klasifikasi membantu mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri, dengan kunci determinasi sebagai alat identifikasi. Bakteri, organisme prokariotik, dan fungi, organisme eukariotik heterotrof, adalah mikroorganisme dengan peran krusial, baik sebagai pengurai, penyedia nutrisi, maupun penyebab penyakit, yang semuanya membentuk jaring-jaring kehidupan yang kompleks di Bumi.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi
Biologi · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi
Biologi · Fase E · Kelas X · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBiologi
Fase / KelasE / X
Materi PokokKeanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang ciri-ciri makhluk hidup dan lingkungan di sekitarnya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak kepada alam
    Peserta didik menunjukkan sikap bersyukur atas keanekaragaman hayati sebagai ciptaan Allah SWT dan menjaga kelestarian lingkungan.
  2. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi informasi tentang keanekaragaman hayati serta klasifikasinya.
  3. kolaborasi — elemen: komunikasi untuk mencapai tujuan bersama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan makhluk hidup di lingkungan sekitar.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Biologi
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi dan menganalisis keanekaragaman hayati, prinsip klasifikasi makhluk hidup, serta peran bakteri dan fungi dalam kehidupan, dengan menunjukkan sikap ilmiah dan rasa syukur.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini melibatkan pengamatan langsung terhadap berbagai jenis tumbuhan, hewan, bakteri, dan fungi di lingkungan sekitar.
KonseptualPeserta didik akan memahami konsep keanekaragaman hayati, dasar-dasar klasifikasi, serta struktur dan peran bakteri dan fungi.
ProseduralPeserta didik akan belajar melakukan identifikasi, pengelompokan, dan pengamatan mikroskopis untuk membedakan berbagai jenis makhluk hidup.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya sistem klasifikasi untuk memahami kompleksitas kehidupan dan peran makhluk hidup kecil dalam ekosistem.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeningkatkan rasa syukur atas keanekaragaman hayati sebagai bukti kebesaran Allah SWT dan menjaga kelestariannya.
2. Cinta IlmuMendorong semangat eksplorasi dan penyelidikan ilmiah untuk memahami kompleksitas makhluk hidup dan sistem klasifikasinya.
3. Cinta LingkunganMenumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan keanekaragaman hayati untuk keberlanjutan hidup di bumi.
4. Cinta Diri dan SesamaMembangun kerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan makhluk hidup, serta menghargai perbedaan pendapat.
5. Cinta Tanah AirMemupuk rasa bangga terhadap kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia dan berpartisipasi aktif dalam upaya pelestariannya.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep keanekaragaman hayati pada tingkat gen, jenis, dan ekosistem dengan tepat.
  2. Dengan studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia secara kritis.
  3. Melalui identifikasi ciri-ciri, peserta didik dapat menyusun kunci determinasi sederhana untuk mengklasifikasikan makhluk hidup dengan runtut.
  4. Dengan pengamatan mikroskop dan literatur, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri umum bakteri dan fungi serta membedakan perannya dalam kehidupan sehari-hari secara akurat.
  5. Melalui presentasi hasil pengamatan, peserta didik dapat menyajikan data klasifikasi makhluk hidup dari lingkungan sekitar dengan sistematis.
Halaman 2 · Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Keanekaragaman hayati adalah kekayaan alam yang harus disyukuri dan dilestarikan, serta klasifikasi membantu kita memahami hubungan antar makhluk hidup dan peran unik setiap organisme, termasuk bakteri dan fungi, dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa ada begitu banyak jenis makhluk hidup di bumi ini, dan bagaimana kita bisa mengenali serta mengelompokkan mereka?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Peserta didik menyusun laporan dan presentasi hasil pengamatan dengan tata bahasa yang baik dan benar.
Seni Budaya: Peserta didik membuat poster digital atau infografis tentang pelestarian keanekaragaman hayati dengan desain yang menarik dan komunikatif.
Pendidikan Agama Islam: Peserta didik merenungkan keagungan Allah SWT atas ciptaan-Nya yang beranekaragam dan menumbuhkan rasa syukur serta tanggung jawab terhadap lingkungan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk mendampingi peserta didik mengamati keanekaragaman hayati di lingkungan rumah atau kebun, serta berdiskusi tentang manfaat dan upaya pelestariannya.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dilakukan di dalam kelas dengan akses internet dan di luar kelas (halaman sekolah/kebun) untuk pengamatan langsung, menciptakan suasana belajar yang nyaman dan inspiratif.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video, infografis digital, dan sumber belajar daring dari internet untuk memperkaya pemahaman materi dan membantu dalam penyusunan poster/infografis.
Halaman 3 · Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep keanekaragaman hayati pada tingkat gen, jenis, dan ekosistem dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Biologi: Guru menyebutkan ciri-ciri makhluk hidup, peserta didik menebak nama makhluk hidup tersebut. Permainan ini melatih fokus dan pengetahuan awal tentang makhluk hidup.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan gambar hutan hujan tropis yang sangat beragam dan bertanya kepada peserta didik mengenai apa yang mereka lihat dan rasakan, mengaitkan dengan pengalaman mereka di lingkungan alam sekitar.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami keanekaragaman hayati serta pertanyaan pemantik 'Mengapa ada begitu banyak jenis makhluk hidup di bumi ini?' agar peserta didik sadar arah belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar 1 yang menunjukkan berbagai buah lokal Indonesia dan bertanya, 'Mengapa buah-buahan ini, meskipun sama-sama mangga, memiliki bentuk, warna, dan rasa yang berbeda-beda?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil dan diberikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi studi kasus tentang keanekaragaman hayati di suatu daerah.
  3. Peserta didik dalam kelompok membaca studi kasus dan mengidentifikasi masalah terkait perbedaan antarindividu, jenis, dan kondisi ekosistem.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencari informasi dari buku teks dan sumber digital tentang konsep keanekaragaman hayati pada tingkat gen, jenis, dan ekosistem.
  2. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi contoh nyata keanekaragaman hayati di setiap tingkat berdasarkan studi kasus dan lingkungan sekitar mereka.
  3. Setiap kelompok membuat mind map atau peta konsep tentang keanekaragaman hayati dan contoh-contohnya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil mind map mereka di depan kelas, menjelaskan konsep keanekaragaman hayati dan contoh-contohnya.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan terkait presentasi.
  3. Guru memberikan penguatan konsep keanekaragaman hayati dan mengoreksi miskonsepsi yang mungkin muncul.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan konsep keanekaragaman hayati pada berbagai tingkat.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menanyakan perasaan mereka setelah belajar materi ini untuk menumbuhkan suasana gembira.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari informasi tentang upaya pelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia sebagai persiapan pertemuan berikutnya dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia secara kritis.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Kata: Guru memulai dengan satu kata (misalnya 'hutan'), peserta didik berikutnya menyebutkan kata yang berhubungan dengan kata sebelumnya (misalnya 'pohon'), dan seterusnya. Melatih asosiasi dan kosakata.
  1. Guru mengucapkan salam dan memimpin doa, dilanjutkan dengan presensi.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya tentang keanekaragaman hayati dengan isu-isu lingkungan terkini di Indonesia yang mungkin pernah peserta didik dengar atau alami.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati dan mengapa hal ini relevan untuk masa depan mereka.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video singkat tentang dampak kerusakan lingkungan terhadap keanekaragaman hayati di Indonesia, seperti kepunahan spesies atau hilangnya habitat.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu mengidentifikasi masalah-masalah utama yang ditimbulkan oleh kerusakan lingkungan terhadap keanekaragaman hayati dari video tersebut.
  3. Peserta didik merumuskan pertanyaan-pertanyaan terkait pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengumpulan data: Peserta didik dalam kelompok mengumpulkan data dan informasi dari berbagai sumber (buku, internet) mengenai penyebab dan dampak kerusakan keanekaragaman hayati serta upaya-upaya pelestariannya di Indonesia.
  2. Pengolahan data: Setiap kelompok menganalisis data yang terkumpul, mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi pelestarian, dan merumuskan argumen tentang mengapa pelestarian itu penting.
  3. Peserta didik membuat poster digital atau infografis sederhana yang berisi analisis pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pembuktian: Setiap kelompok mempresentasikan poster digital/infografisnya, menjelaskan analisis mereka tentang pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati dan solusi yang bisa dilakukan.
  2. Menarik kesimpulan: Peserta didik bersama-sama menyimpulkan betapa krusialnya pelestarian keanekaragaman hayati bagi keberlangsungan hidup manusia dan ekosistem.
  3. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan penguatan tentang peran aktif peserta didik dalam upaya pelestarian.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik merangkum poin-poin penting tentang pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan kreativitas peserta didik, menciptakan suasana positif dan gembira.
  3. Guru menugaskan peserta didik untuk membawa beberapa daun dari berbagai jenis tumbuhan di sekitar rumah atau sekolah untuk pertemuan berikutnya sebagai bahan praktik klasifikasi dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEksplorasi Keanekaragaman Hayati
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi dan mengklasifikasikan berbagai jenis daun serta memahami konsep keanekaragaman hayati.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Bumi kita adalah rumah bagi jutaan jenis makhluk hidup, mulai dari organisme mikroskopis hingga raksasa samudra. Keberagaman ini tidak hanya memukau, tetapi juga esensial bagi kelangsungan hidup kita.

Alat & bahan: Daun dari 5 jenis tumbuhan berbeda, kaca pembesar (jika ada), alat tulis, buku identifikasi tumbuhan (jika ada)

Langkah kerja:

  1. Lengkapi bentuk sel setiap jenis bakteri pada tabel berikut, lalu gambarlah bentuknya.
    Bentuk bakteriNamaBentuk selKokusSpirilumVibrioBasil
    Gambar 1. Tabel
  2. Amati dengan cermat 5 jenis daun berbeda yang kamu bawa. Perhatikan bentuk, ukuran, warna, tekstur permukaan, dan pola tulang daun dari setiap daun.
  3. Catat ciri-ciri morfologi yang kamu temukan pada tabel pengamatan di bawah ini.
  4. Berdasarkan ciri-ciri yang telah kamu catat, diskusikan dalam kelompok untuk menyusun kunci determinasi sederhana (dikotom) untuk mengklasifikasikan daun-daun tersebut.
  5. Gunakan kunci determinasi yang telah kamu buat untuk mengidentifikasi kembali setiap daun dan pastikan klasifikasinya runtut.
  6. Identifikasi pada gambar beberapa contoh buah lokal Indonesia. Sebutkan perbedaan yang kamu amati dari buah-buah tersebut.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan 3 jenis makhluk hidup yang kamu ketahui!
  2. Menurutmu, mengapa ada banyak sekali jenis tumbuhan dan hewan di dunia?
  3. Apa yang kamu ketahui tentang bakteri atau jamur?
  4. Pernahkah kamu mengelompokkan sesuatu berdasarkan ciri-cirinya? Berikan contohnya!

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian hasil kerja LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep keanekaragaman hayati, klasifikasi, bakteri, dan fungi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan konsep keanekaragaman hayati pada tingkat gen, jenis, dan ekosistem.Keanekaragaman Hayati2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia.Pelestarian Keanekaragaman Hayati2 JPkeimanan dan ketakwaan
3Menyusun kunci determinasi sederhana untuk mengklasifikasikan makhluk hidup.Klasifikasi Makhluk Hidup2 JPkolaborasi
4Mengidentifikasi ciri-ciri umum bakteri dan fungi serta perannya dalam kehidupan.Bakteri dan Fungi2 JPpenalaran kritis
Halaman 8 · Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Bumi kita adalah rumah bagi jutaan jenis makhluk hidup, mulai dari organisme mikroskopis hingga raksasa samudra. Keberagaman ini tidak hanya memukau, tetapi juga esensial bagi kelangsungan hidup kita. Modul ini akan membimbing kamu menjelajahi kekayaan hayati ini, memahami bagaimana para ilmuwan mengelompokkannya, serta mengenal lebih dekat bakteri dan fungi yang sering tak terlihat namun memiliki peran krusial.

1. Keanekaragaman Hayati: Tingkat Gen, Jenis, dan Ekosistem
Keanekaragaman hayati, atau biodiversitas, adalah variasi kehidupan di Bumi, dari tingkat genetik hingga ekosistem. Keanekaragaman genetik merujuk pada variasi gen dalam satu spesies, seperti perbedaan rasa dan warna pada berbagai jenis mangga. Keanekaragaman jenis (spesies) adalah variasi antarspesies dalam suatu komunitas, misalnya perbedaan antara pohon mangga, pohon kelapa, dan pohon jati di hutan. Sementara itu, keanekaragaman ekosistem adalah variasi habitat, komunitas biologis, dan proses ekologis di Bumi, seperti ekosistem hutan hujan tropis, padang rumput, atau terumbu karang. Indonesia dikenal sebagai salah satu negara megabiodiversitas karena kekayaan hayatinya yang luar biasa.

2. Pentingnya Pelestarian Keanekaragaman Hayati
Pelestarian keanekaragaman hayati sangat penting karena memiliki banyak manfaat. Secara ekologis, keanekaragaman hayati menjaga keseimbangan ekosistem, seperti penyerbukan tanaman oleh serangga dan dekomposisi oleh mikroorganisme. Secara ekonomi, banyak produk seperti obat-obatan, bahan pangan, dan bahan bangunan berasal dari keanekaragaman hayati. Secara estetika dan budaya, keanekaragaman hayati memberikan keindahan alam dan menjadi bagian dari warisan budaya. Sayangnya, berbagai aktivitas manusia seperti deforestasi, polusi, dan perubahan iklim mengancam kelestarian ini. Oleh karena itu, upaya konservasi in-situ (di habitat aslinya) dan ex-situ (di luar habitat aslinya) sangat diperlukan untuk melindungi kekayaan ini.

3. Klasifikasi Makhluk Hidup: Tujuan dan Dasar
Klasifikasi makhluk hidup adalah proses pengelompokan organisme berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri-ciri. Tujuannya adalah untuk mempermudah pengenalan, mempelajari hubungan kekerabatan, dan mengetahui evolusi makhluk hidup. Dasar klasifikasi modern dikembangkan oleh Carolus Linnaeus, yang memperkenalkan sistem binomial nomenklatur (nama ganda) untuk spesies. Tingkatan taksonomi dari yang terbesar hingga terkecil adalah Kingdom (Kerajaan), Phylum/Divisi (Filum/Divisi), Class (Kelas), Ordo (Bangsa), Family (Suku), Genus (Marga), dan Species (Jenis). Semakin rendah tingkat takson, semakin dekat hubungan kekerabatannya dan semakin banyak ciri-ciri yang sama.

4. Kunci Determinasi: Alat Identifikasi Sederhana
Kunci determinasi adalah alat bantu untuk mengidentifikasi makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya. Kunci ini biasanya berbentuk dikotom, yaitu terdiri dari serangkaian pernyataan berpasangan yang saling berlawanan. Setiap pasangan pernyataan akan mengarahkan pengguna ke pasangan pernyataan berikutnya atau langsung ke nama kelompok/spesies organisme. Dengan mengikuti urutan pernyataan, seseorang dapat mengidentifikasi nama takson suatu organisme. Kunci determinasi sangat berguna dalam penelitian lapangan, pendidikan, dan pengelolaan sumber daya hayati, memungkinkan identifikasi yang sistematis dan terstruktur.

5. Bakteri: Mikroorganisme dengan Peran Ganda
Bakteri adalah organisme prokariotik uniseluler yang sangat kecil, tidak memiliki membran inti sel. Mereka ditemukan di hampir setiap habitat di Bumi. Berdasarkan bentuknya, bakteri dapat berupa kokus (bulat), basil (batang), atau spirilum (spiral). Bakteri memiliki peran yang sangat beragam. Banyak bakteri bermanfaat, seperti bakteri pengurai dalam siklus nutrien, bakteri nitrogen pada akar tumbuhan polong-polongan, dan bakteri di usus manusia yang membantu pencernaan. Namun, ada pula bakteri patogen yang menyebabkan penyakit pada manusia, hewan, dan tumbuhan, seperti Salmonella penyebab tifus.

6. Fungi (Jamur): Makhluk Hidup Heterotrof
Fungi atau jamur adalah organisme eukariotik yang sebagian besar multiseluler (kecuali ragi) dan bersifat heterotrof, artinya mereka memperoleh nutrisi dengan menyerap senyawa organik dari lingkungannya. Dinding sel jamur terbuat dari kitin. Jamur tidak memiliki klorofil sehingga tidak dapat berfotosintesis. Mereka dapat hidup sebagai saprofit (pengurai organisme mati), parasit (merugikan inang), atau bersimbiosis mutualisme (saling menguntungkan). Contoh jamur saprofit adalah jamur tiram, jamur parasit seperti jamur panu, dan jamur yang bersimbiosis dengan alga membentuk lumut kerak. Jamur juga berperan penting dalam industri makanan dan obat-obatan, seperti ragi dalam pembuatan roti.

Rangkuman: Keanekaragaman hayati mencakup variasi gen, jenis, dan ekosistem, yang penting untuk keseimbangan alam dan kehidupan manusia sehingga perlu dilestarikan. Klasifikasi membantu mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri, dengan kunci determinasi sebagai alat identifikasi. Bakteri, organisme prokariotik, dan fungi, organisme eukariotik heterotrof, adalah mikroorganisme dengan peran krusial, baik sebagai pengurai, penyedia nutrisi, maupun penyebab penyakit, yang semuanya membentuk jaring-jaring kehidupan yang kompleks di Bumi.

Halaman 9 · Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BiodiversitasVariasi kehidupan di Bumi.
ProkariotikSel tanpa membran inti.
EukariotikSel dengan membran inti.
HeterotrofOrganisme yang memperoleh makanan dari organisme lain.
SaprofitOrganisme yang hidup dari sisa organisme mati.
PatogenOrganisme penyebab penyakit.
TaksonomiIlmu tentang klasifikasi makhluk hidup.
Kunci DeterminasiAlat untuk mengidentifikasi makhluk hidup.
In-situPelestarian di habitat asli.
Ex-situPelestarian di luar habitat asli.
Daftar pustaka6 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Biologi · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi" mata pelajaran Biologi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XPeta Konsep
Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, FungiKeanekaragaman Hayati: Tingkat Gen, Jenis, dan EkosistemPentingnya Pelestarian Keanekaragaman HayatiKlasifikasi Makhluk Hidup: Tujuan dan DasarKunci Determinasi: Alat Identifikasi SederhanaBakteri: Mikroorganisme dengan Peran Ganda
Dari sub-bab Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, FungiHalaman 12
Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Biologi kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi pada Biologi MA, Fase E, elemen Pemahaman Biologi.

Modul Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi untuk Biologi kelas X.

Apakah modul ajar Biologi materi Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi ini gratis?

Ya. Modul Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Biologi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Biologi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi dapat Anda sesuaikan dengan murid Biologi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Biologi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi untuk Biologi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Biologi kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Biologi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Biologi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Bakteri, Fungi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Biologi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Biologi MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.