Modul Ajar & RPP Biologi Kelas XI
Hormon dalam Reproduksi Manusia
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Biologi |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Hormon dalam Reproduksi Manusia |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang struktur organ reproduksi manusia dan fungsi dasar sistem endokrin. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: pemahaman ajaran agama
Peserta didik mengaitkan keteraturan sistem hormon reproduksi manusia sebagai bentuk kebesaran ciptaan Allah SWT. - penalaran kritis — elemen: mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi informasi
Peserta didik menganalisis data dan informasi tentang peran hormon dalam siklus reproduksi manusia. - kolaborasi — elemen: bekerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan studi kasus terkait gangguan hormon reproduksi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Biologi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses pada sistem organ, serta menerapkan prinsip-prinsip biologi untuk memahami fenomena reproduksi dan kesehatan manusia. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Hormon estrogen dan progesteron berperan penting dalam mengatur siklus menstruasi dan kehamilan pada wanita. |
| Konseptual | Regulasi hormon dalam sistem reproduksi manusia melibatkan interaksi kompleks antara hipotalamus, kelenjar pituitari, dan kelenjar gonad. |
| Prosedural | Peserta didik akan menganalisis studi kasus gangguan hormon reproduksi dan merancang solusi penanganannya. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya memahami sistem hormon reproduksi untuk menjaga kesehatan diri dan merencanakan masa depan. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas kesempurnaan penciptaan sistem reproduksi manusia yang kompleks dan teratur. |
| 2. Cinta Ilmu | Mendorong semangat mencari tahu dan memahami ilmu biologi tentang hormon reproduksi untuk kesehatan diri dan sesama. |
| 3. Cinta Lingkungan | Mengajak peserta didik untuk menjaga kesehatan lingkungan agar terhindar dari zat pengganggu hormon yang berbahaya bagi reproduksi. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menumbuhkan kesadaran untuk menjaga kesehatan reproduksi diri dan orang lain sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab. |
| 5. Cinta Tanah Air | Membangun kesadaran pentingnya edukasi kesehatan reproduksi untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok dan studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis hormon yang berperan dalam reproduksi manusia dengan tepat.
- Dengan menganalisis infografis, peserta didik dapat menjelaskan fungsi masing-masing hormon reproduksi pada pria dan wanita secara runtut.
- Setelah mengkaji kasus, peserta didik dapat menganalisis mekanisme kerja hormon dalam mengatur siklus reproduksi wanita dengan benar.
- Melalui presentasi hasil analisis, peserta didik dapat menyajikan keterkaitan antara gangguan hormon dan masalah reproduksi pada manusia secara jelas.
- Dengan merancang solusi, peserta didik dapat mengusulkan upaya menjaga keseimbangan hormon reproduksi untuk kesehatan jangka panjang.
Pemahaman bermakna: Memahami peran kompleks hormon dalam mengatur seluruh proses reproduksi manusia akan membantu kamu menghargai tubuh, menjaga kesehatan, dan membuat keputusan yang bertanggung jawab terkait reproduksi.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa ada orang yang mengalami kesulitan memiliki keturunan meskipun organ reproduksinya tampak normal?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Agama Islam: Keterkaitan antara menjaga kesehatan reproduksi sebagai bentuk syukur atas nikmat Allah dan tanggung jawab terhadap amanah tubuh. Kimia: Memahami struktur kimia dasar hormon dan mekanisme interaksi hormon dengan reseptor pada sel target. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Pentingnya gaya hidup sehat, nutrisi, dan olahraga teratur dalam menjaga keseimbangan hormon reproduksi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang pentingnya edukasi kesehatan reproduksi di rumah untuk mendukung pemahaman peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata nyaman untuk diskusi kelompok, dengan akses ke sumber belajar digital yang memadai dan poster informatif tentang hormon reproduksi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi, infografis interaktif, dan platform diskusi online untuk memperdalam pemahaman dan berbagi informasi antar peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok dan studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis hormon yang berperan dalam reproduksi manusia dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Hormon: Guru menyebutkan ciri-ciri hormon, peserta didik menebak nama hormon tersebut. Contoh: 'Hormon ini memicu perkembangan folikel.' (FSH)
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui presentasi hasil analisis, peserta didik dapat menyajikan keterkaitan antara gangguan hormon dan masalah reproduksi pada manusia secara jelas. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kata Hormon: Peserta didik secara bergiliran menyebutkan satu hormon reproduksi dan fungsi singkatnya, menyambung rantai kata tanpa mengulang.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Untuk mengidentifikasi jenis dan fungsi hormon reproduksi serta menganalisis kasus gangguan hormon.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Sistem reproduksi manusia adalah sistem yang kompleks, diatur oleh berbagai faktor, salah satunya adalah hormon.
Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, perangkat gawai (opsional), akses internet (opsional)
Langkah kerja:
- Amati gambar siklus reproduksi manusia pada Gambar 1 dan identifikasi organ-organ yang terlibat.
Gambar 1. Siklus - Baca studi kasus gangguan hormon reproduksi yang diberikan guru dan catat gejala-gejala utamanya.
- Diskusikan dalam kelompok, identifikasi hormon-hormon yang mungkin terlibat dalam kasus tersebut dan perkirakan fungsinya.
- Isi tabel di bawah dengan informasi yang kamu temukan tentang hormon reproduksi dan perannya.
- Rancang usulan solusi atau upaya pencegahan untuk kasus gangguan hormon yang kamu analisis.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan dua organ reproduksi utama pada pria dan wanita!
- Apa yang kamu ketahui tentang fungsi hormon secara umum?
- Menurutmu, mengapa perempuan mengalami menstruasi setiap bulan?
- Bagaimana tubuh kita bisa mengalami perubahan fisik saat pubertas?
Formatif (proses): Penilaian observasi terhadap partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.
Sumatif (akhir): Penilaian produk berupa LKPD yang telah diisi lengkap dan esai mandiri tentang edukasi kesehatan reproduksi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis hormon reproduksi | Jenis-jenis hormon reproduksi dan kelenjar penghasilnya. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan fungsi hormon reproduksi | Fungsi hormon pada pria dan wanita. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menganalisis mekanisme kerja hormon dalam siklus reproduksi | Mekanisme kerja hormon dalam siklus menstruasi dan spermatogenesis. | 2 JP | penalaran kritis |
| 4 | Menyajikan keterkaitan gangguan hormon dengan masalah reproduksi | Dampak gangguan hormon pada kesehatan reproduksi dan usulan solusi. | 2 JP | kolaborasi |
Sistem reproduksi manusia adalah sistem yang kompleks, diatur oleh berbagai faktor, salah satunya adalah hormon. Hormon bertindak sebagai pembawa pesan kimiawi yang mengoordinasikan berbagai proses, mulai dari perkembangan organ reproduksi, produksi sel kelamin, hingga siklus reproduksi itu sendiri. Memahami peran hormon ini sangat penting untuk menjaga kesehatan reproduksi.
1. Pengantar Sistem Endokrin dan Reproduksi
Sistem endokrin adalah jaringan kelenjar yang menghasilkan hormon, yang dilepaskan langsung ke aliran darah untuk mempengaruhi sel-sel target di bagian tubuh lain. Dalam konteks reproduksi, kelenjar endokrin utama yang terlibat adalah hipotalamus, kelenjar pituitari (hipofisis), dan kelenjar gonad (testis pada pria, ovarium pada wanita). Interaksi antara kelenjar-kelenjar ini membentuk sumbu hipotalamus-pituitari-gonad (HPG) yang esensial untuk fungsi reproduksi yang normal. Hormon-hormon ini mengontrol perkembangan karakteristik seks sekunder, produksi gamet, dan siklus reproduksi.
2. Hormon Reproduksi pada Wanita
Pada wanita, hormon-hormon utama yang berperan adalah Estrogen, Progesteron, FSH (Follicle-Stimulating Hormone), dan LH (Luteinizing Hormone). FSH merangsang pertumbuhan folikel di ovarium, sementara LH memicu ovulasi dan pembentukan korpus luteum. Estrogen, yang diproduksi oleh folikel, bertanggung jawab atas perkembangan karakteristik seks sekunder wanita dan penebalan dinding rahim. Progesteron, yang dihasilkan oleh korpus luteum, menjaga ketebalan dinding rahim untuk persiapan kehamilan. Fluktuasi kadar hormon ini mengatur siklus menstruasi bulanan.
3. Hormon Reproduksi pada Pria
Pada pria, hormon Testosteron adalah hormon reproduksi utama, diproduksi di testis. Testosteron bertanggung jawab atas perkembangan karakteristik seks sekunder pria, seperti pertumbuhan rambut wajah dan perubahan suara, serta produksi sperma (spermatogenesis). Hormon FSH dan LH juga berperan pada pria. FSH merangsang sel Sertoli di testis untuk mendukung spermatogenesis, sedangkan LH merangsang sel Leydig untuk menghasilkan testosteron. Keseimbangan hormon-hormon ini sangat penting untuk kesuburan pria.
4. Mekanisme Kerja Hormon dalam Siklus Menstruasi
Siklus menstruasi wanita diatur oleh interaksi kompleks antara hormon. Pada awal siklus, kadar FSH meningkat, merangsang pertumbuhan folikel. Folikel yang tumbuh menghasilkan estrogen, yang memicu penebalan endometrium. Peningkatan tajam estrogen memicu lonjakan LH, yang menyebabkan ovulasi (pelepasan sel telur). Setelah ovulasi, folikel yang tersisa menjadi korpus luteum, yang menghasilkan progesteron dan estrogen. Progesteron menjaga endometrium agar siap untuk implantasi. Jika tidak terjadi kehamilan, korpus luteum berdegenerasi, kadar progesteron dan estrogen turun, menyebabkan luruhnya endometrium (menstruasi).
5. Gangguan Hormon dan Masalah Reproduksi
Ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan berbagai masalah reproduksi pada pria maupun wanita. Pada wanita, contohnya termasuk Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS) yang ditandai dengan ketidakseimbangan hormon androgen, masalah ovulasi, dan siklus menstruasi tidak teratur. Endometriosis juga dapat dipengaruhi oleh hormon. Pada pria, kadar testosteron yang rendah (hipogonadisme) dapat menyebabkan penurunan libido, disfungsi ereksi, dan penurunan produksi sperma. Penanganan gangguan hormon sering melibatkan terapi hormon, perubahan gaya hidup, dan manajemen stres. Pemahaman yang baik tentang peran hormon memungkinkan diagnosis dan penanganan yang lebih efektif.
6. Pentingnya Menjaga Keseimbangan Hormon
Menjaga keseimbangan hormon reproduksi sangat krusial untuk kesehatan jangka panjang dan kesuburan. Hal ini dapat dicapai melalui gaya hidup sehat yang meliputi pola makan bergizi seimbang, olahraga teratur, tidur yang cukup, dan manajemen stres yang efektif. Paparan zat kimia tertentu (endocrine disruptors) juga perlu dihindari karena dapat mengganggu fungsi hormon alami tubuh. Edukasi kesehatan reproduksi sejak dini penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga sistem hormon dan reproduksi agar berfungsi optimal.
Rangkuman: Hormon adalah pembawa pesan kimiawi yang mengatur sistem reproduksi manusia melalui interaksi kompleks antara hipotalamus, pituitari, dan gonad. Hormon seperti estrogen, progesteron, testosteron, FSH, dan LH mengontrol siklus menstruasi, spermatogenesis, dan perkembangan karakteristik seks. Ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan masalah reproduksi. Menjaga gaya hidup sehat sangat penting untuk mempertahankan keseimbangan hormon dan kesehatan reproduksi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Hormon | Zat kimia pembawa pesan yang dihasilkan kelenjar endokrin. |
| Endokrin | Sistem kelenjar yang menghasilkan hormon langsung ke darah. |
| Hipotalamus | Bagian otak yang mengontrol kelenjar pituitari. |
| Pituitari | Kelenjar di otak yang menghasilkan hormon pengendali kelenjar lain. |
| Gonad | Organ reproduksi utama (testis pada pria, ovarium pada wanita). |
| Estrogen | Hormon wanita yang memengaruhi karakteristik seks sekunder dan siklus menstruasi. |
| Progesteron | Hormon wanita yang menjaga dinding rahim untuk kehamilan. |
| Testosteron | Hormon pria yang memengaruhi karakteristik seks sekunder dan produksi sperma. |
| FSH | Hormon perangsang folikel, penting untuk produksi sel kelamin. |
| LH | Hormon luteinizing, memicu ovulasi dan produksi hormon gonad. |
| Spermatogenesis | Proses pembentukan sperma di testis. |
| Ovulasi | Pelepasan sel telur dari ovarium. |
| Korpus luteum | Struktur yang terbentuk setelah ovulasi, menghasilkan progesteron. |
| Infertilitas | Ketidakmampuan untuk hamil setelah periode tertentu. |
| PCOS | Sindrom Ovarium Polikistik, gangguan hormon pada wanita. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Hormon dalam Reproduksi Manusia" mata pelajaran Biologi Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Hormon dalam Reproduksi Manusia yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Biologi Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Menjelajah SelModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPergerakan Zat melalui Membran SelModul siap unduh · Word + PDF ber-kopProses Pengaturan pada TumbuhanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTranspor dan Pertukaran Zat pada ManusiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap4 dari 4 siap unduh
Sistem Pertahanan TubuhModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMobilitas pada ManusiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Biologi lain yang sudah tersedia
Sistem ReproduksiBiologi Kelas XI MAMakanan dan Sistem Pencernaan MakananBiologi Kelas XI MALihat semua Modul Ajar Biologi Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Biologi kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Hormon dalam Reproduksi Manusia pada Biologi MA, Fase F, elemen Pemahaman Biologi.
Modul Hormon dalam Reproduksi Manusia ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Biologi kelas XI MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Biologi materi Hormon dalam Reproduksi Manusia ini gratis?
Ya. Modul Hormon dalam Reproduksi Manusia untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Hormon dalam Reproduksi Manusia ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Biologi kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Biologi kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Hormon dalam Reproduksi Manusia ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Hormon dalam Reproduksi Manusia dapat Anda sesuaikan dengan murid Biologi kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Biologi kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Hormon dalam Reproduksi Manusia ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Hormon dalam Reproduksi Manusia tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Hormon dalam Reproduksi Manusia untuk Biologi kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Hormon dalam Reproduksi Manusia ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Biologi kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Hormon dalam Reproduksi Manusia beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Biologi kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Biologi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Hormon dalam Reproduksi Manusia yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Biologi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.