Modul Ajar & RPP Biologi Kelas XI
Proses Pengaturan pada Tumbuhan
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Biologi |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Proses Pengaturan pada Tumbuhan |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang struktur sel tumbuhan dan proses fotosintesis. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
Peserta didik menunjukkan sikap bersyukur atas ciptaan Allah melalui pengamatan keunikan proses pengaturan pada tumbuhan. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis hubungan antara struktur jaringan tumbuhan dengan fungsinya dalam proses pengaturan secara sistematis. - kreativitas — elemen: menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik mengembangkan ide-ide solusi untuk mengatasi masalah pertumbuhan tumbuhan berdasarkan pemahaman hormon tumbuhan.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Biologi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik dapat menganalisis struktur dan fungsi organel sel, sel, jaringan, organ, dan sistem organ pada tumbuhan, serta menjelaskan proses-proses vital yang terjadi di dalamnya termasuk pengaturan pertumbuhan dan perkembangannya. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Tumbuhan memiliki berbagai jaringan dan organ yang bekerja sama untuk mengatur pertumbuhan dan perkembangannya. |
| Konseptual | Proses pengaturan pada tumbuhan melibatkan koordinasi antara jaringan, organ, dan hormon untuk menjaga homeostatis serta merespons lingkungan. |
| Prosedural | Peserta didik akan melakukan pengamatan mikroskopis jaringan tumbuhan dan merancang percobaan sederhana tentang pengaruh hormon tumbuhan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami sistem biologi yang kompleks untuk memecahkan masalah lingkungan dan pertanian. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengagumi kebesaran Allah SWT melalui kompleksitas sistem pengaturan pada tumbuhan yang sempurna. |
| 2. Cinta Ilmu | Mencari tahu lebih dalam tentang mekanisme kerja hormon tumbuhan untuk memecahkan masalah pertanian. |
| 3. Cinta Lingkungan | Merancang eksperimen untuk memahami respons tumbuhan terhadap lingkungan dan dampaknya pada kelestarian alam. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Berdiskusi aktif dalam kelompok untuk berbagi pengetahuan dan saling membantu memahami materi yang sulit. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menyadari peran penting tumbuhan bagi kehidupan di tanah air dan berupaya menjaga kelestariannya. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan preparat mikroskopis, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis jaringan penyusun organ tumbuhan dengan tepat.
- Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan mekanisme transpor air dan nutrisi pada tumbuhan secara runtut.
- Melalui eksperimen sederhana, peserta didik dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan dengan benar.
- Setelah diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan peran hormon tumbuhan dalam proses reproduksi dan iritabilitas dengan minimal tiga contoh yang relevan.
- Melalui analisis data, peserta didik dapat mengaitkan pengaruh lingkungan terhadap respons tumbuhan dengan akurat.
Pemahaman bermakna: Memahami proses pengaturan pada tumbuhan membantu kita mengapresiasi kompleksitas ciptaan Allah dan mengembangkan solusi inovatif untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga kelestarian lingkungan.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana tumbuhan dapat tumbuh tinggi, berbuah, atau bahkan menutup daunnya ketika disentuh, padahal ia tidak memiliki otak seperti manusia?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Kimia: Memahami struktur kimia hormon tumbuhan dan mekanisme kerjanya pada tingkat molekuler. Fisika: Menganalisis prinsip kapilaritas dan tekanan osmosis dalam proses transpor air pada tumbuhan. Pendidikan Agama Islam: Mengapresiasi kebesaran Allah SWT dalam menciptakan sistem pengaturan yang kompleks pada tumbuhan sebagai tanda kekuasaan-Nya. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mendukung dengan memfasilitasi pengamatan sederhana pertumbuhan tanaman di rumah dan mendiskusikan manfaat tumbuhan di lingkungan sekitar. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang dilengkapi mikroskop dan kebun sekolah/pot tanaman untuk pengamatan langsung, serta akses ke internet untuk riset. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi tentang transpor dan hormon tumbuhan, simulasi interaktif, serta pembuatan poster digital menggunakan aplikasi desain grafis. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan preparat mikroskopis, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis jaringan penyusun organ tumbuhan dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Gambar Organ Tumbuhan: Guru menampilkan gambar organ tumbuhan (akar, batang, daun) secara bergantian, dan peserta didik menebak namanya dengan cepat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan mekanisme transpor air dan nutrisi pada tumbuhan secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kata Biologi: Guru menyebut satu kata terkait tumbuhan (misal: 'akar'), peserta didik berikutnya menyebut kata lain yang berhubungan ('air'), dan seterusnya membentuk rantai kata selama 2 menit.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu dapat mengidentifikasi dan membedakan jenis-jenis jaringan penyusun organ tumbuhan berdasarkan pengamatan mikroskopis.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Tumbuhan, meskipun tidak memiliki sistem saraf seperti hewan, memiliki sistem pengaturan yang sangat kompleks dan menakjubkan. Sistem ini memungkinkan tumbuhan untuk tumbuh, berkembang biak, dan merespons lingkungannya dengan berbagai cara.
Alat & bahan: Mikroskop, preparat awetan jaringan tumbuhan (akar, batang, daun)
Langkah kerja:
- Lengkapi nama jaringan yang masih kosong pada penampang batang dikotil berikut, lalu tuliskan fungsi setiap jaringan.
Gambar 1. Lapisan - Siapkan mikroskop dan pastikan berfungsi dengan baik.
- Letakkan preparat awetan jaringan akar pada meja mikroskop, lalu amati dengan perbesaran lemah hingga sedang.
- Identifikasi jenis-jenis jaringan yang kamu temukan pada akar dan catat ciri-cirinya pada tabel pengamatan.
- Ulangi langkah 2 dan 3 untuk preparat awetan jaringan batang dan daun.
- Gambarlah salah satu jenis jaringan yang paling jelas terlihat dari setiap organ pada kolom yang tersedia di LKPD ini.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa saja bagian utama dari tumbuhan yang kamu ketahui?
- Menurutmu, bagaimana air bisa sampai ke daun tumbuhan yang tinggi?
- Sebutkan dua perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan!
- Apa yang kamu ketahui tentang fungsi akar pada tumbuhan?
Formatif (proses): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi partisipasi diskusi kelompok, kelengkapan dan ketepatan pengisian LKPD, serta presentasi hasil pengamatan dan eksperimen.
Sumatif (akhir): Asesmen sumatif dilakukan melalui tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan keterampilan analisis, serta penilaian proyek poster digital.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis jaringan penyusun organ tumbuhan | Jaringan tumbuhan (meristem, permanen) | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan mekanisme transpor air dan nutrisi pada tumbuhan | Transpor air dan nutrisi (xilem, floem, tekanan akar, daya isap daun) | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan | Hormon tumbuhan (auksin, giberelin, sitokinin, etilen, asam absisat), faktor lingkungan (cahaya, suhu, air) | 2 JP | penalaran kritis, kreativitas |
| 4 | Menjelaskan peran hormon tumbuhan dalam proses reproduksi dan iritabilitas | Reproduksi tumbuhan (pembungaan, pembuahan), iritabilitas (gerak nasti, tropisme) | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
Tumbuhan, meskipun tidak memiliki sistem saraf seperti hewan, memiliki sistem pengaturan yang sangat kompleks dan menakjubkan. Sistem ini memungkinkan tumbuhan untuk tumbuh, berkembang biak, dan merespons lingkungannya dengan berbagai cara. Memahami proses pengaturan ini akan membuka wawasan kita tentang keajaiban alam dan potensi pemanfaatannya dalam kehidupan.
1. Jaringan Penyusun Tumbuhan
Tumbuhan tersusun atas berbagai jenis jaringan yang memiliki struktur dan fungsi spesifik. Jaringan meristem adalah jaringan muda yang sel-selnya aktif membelah, bertanggung jawab untuk pertumbuhan primer dan sekunder. Jaringan permanen, seperti epidermis, parenkim, kolenkim, sklerenkim, xilem, dan floem, telah berdiferensiasi untuk menjalankan fungsi khusus. Epidermis melindungi permukaan tumbuhan, parenkim berfungsi dalam fotosintesis dan penyimpanan, kolenkim dan sklerenkim memberikan dukungan mekanis, sedangkan xilem dan floem berperan dalam transpor.
2. Organ dan Sistem Organ Tumbuhan
Berbagai jaringan akan membentuk organ, seperti akar, batang, dan daun, yang masing-masing memiliki fungsi vital. Akar berfungsi untuk menyerap air dan mineral, menambatkan tumbuhan, serta kadang menyimpan cadangan makanan. Batang menopang tumbuhan, mengangkut zat, dan bisa melakukan fotosintesis. Daun adalah tempat utama fotosintesis dan transpirasi. Organ-organ ini bekerja sama membentuk sistem organ, seperti sistem akar dan sistem pucuk, yang terkoordinasi untuk kelangsungan hidup tumbuhan secara keseluruhan.
3. Mekanisme Transpor pada Tumbuhan
Transpor air dan nutrisi pada tumbuhan adalah proses vital. Air diserap oleh akar melalui osmosis dan diangkut ke seluruh bagian tumbuhan melalui xilem. Mekanisme ini melibatkan tekanan akar, kapilaritas pembuluh xilem, dan daya isap daun akibat transpirasi. Nutrisi hasil fotosintesis (gula) diangkut dari daun ke seluruh bagian tumbuhan yang membutuhkan melalui floem. Proses ini disebut translokasi dan melibatkan perbedaan tekanan turgor antara sumber (daun) dan penampung (bagian tumbuhan lain).
4. Hormon Tumbuhan (Fitohormon)
Hormon tumbuhan adalah senyawa organik yang diproduksi oleh tumbuhan dalam jumlah sangat kecil namun memiliki efek fisiologis yang besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan. Contoh hormon penting adalah auksin yang memicu pemanjangan sel dan dominansi apikal; giberelin yang merangsang pertumbuhan batang dan perkecambahan biji; sitokinin yang memicu pembelahan sel dan penundaan penuaan; etilen yang mempercepat pematangan buah dan kerontokan daun; serta asam absisat yang menghambat pertumbuhan dan menyebabkan dormansi biji.
5. Pengaruh Hormon pada Pertumbuhan dan Perkembangan
Setiap hormon tumbuhan memiliki peran spesifik dalam mengendalikan berbagai aspek pertumbuhan dan perkembangan. Misalnya, auksin bersama sitokinin mengatur diferensiasi akar dan batang. Giberelin digunakan untuk menghasilkan buah tanpa biji atau mempercepat pembungaan. Etilen banyak dimanfaatkan dalam industri pertanian untuk mempercepat pematangan buah setelah panen. Keseimbangan antara berbagai hormon ini sangat penting untuk pertumbuhan optimal, dan gangguan keseimbangan dapat menyebabkan anomali pertumbuhan.
6. Reproduksi pada Tumbuhan
Reproduksi tumbuhan dapat terjadi secara aseksual (vegetatif) maupun seksual (generatif). Reproduksi generatif melibatkan pembentukan bunga, penyerbukan, dan pembuahan. Hormon seperti giberelin dan auksin berperan dalam inisiasi pembungaan, pertumbuhan serbuk sari, dan perkembangan buah. Setelah pembuahan, biji yang terbentuk akan berkecambah jika kondisi lingkungan mendukung, proses ini juga diatur oleh hormon (misalnya giberelin memicu perkecambahan, asam absisat menghambatnya).
7. Iritabilitas (Gerak) pada Tumbuhan
Iritabilitas adalah kemampuan tumbuhan untuk merespons rangsangan dari lingkungan. Gerak pada tumbuhan dapat berupa gerak higroskopis (akibat perubahan kadar air), gerak esionom (akibat rangsangan luar seperti cahaya, sentuhan, gravitasi), dan gerak endonom (gerak spontan dari dalam). Contoh gerak esionom adalah fototropisme (gerak tumbuh ke arah cahaya) yang diatur oleh auksin, tigmonasti (gerak menutup daun putri malu akibat sentuhan), dan niktinasti (gerak tidur daun di malam hari). Respons ini menunjukkan adaptasi tumbuhan terhadap lingkungannya.
Rangkuman: Proses pengaturan pada tumbuhan melibatkan koordinasi kompleks antara jaringan, organ, dan hormon. Jaringan meristem dan permanen membentuk organ seperti akar, batang, dan daun yang berfungsi vital. Transpor air dan nutrisi melalui xilem dan floem diatur oleh berbagai mekanisme. Hormon tumbuhan (auksin, giberelin, sitokinin, etilen, asam absisat) mengendalikan pertumbuhan, perkembangan, reproduksi, dan respons terhadap lingkungan (iritabilitas). Pemahaman ini penting untuk aplikasi di bidang pertanian dan pelestarian lingkungan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Auksin | Hormon tumbuhan yang merangsang pemanjangan sel. |
| Giberelin | Hormon tumbuhan yang merangsang pertumbuhan batang dan perkecambahan biji. |
| Sitokinin | Hormon tumbuhan yang merangsang pembelahan sel. |
| Etilen | Hormon gas yang mempercepat pematangan buah. |
| Asam Absisat | Hormon yang menghambat pertumbuhan dan menyebabkan dormansi. |
| Xilem | Jaringan pengangkut air dan mineral dari akar ke daun. |
| Floem | Jaringan pengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tumbuhan. |
| Transpirasi | Proses penguapan air dari permukaan daun. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Proses Pengaturan pada Tumbuhan" mata pelajaran Biologi Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Proses Pengaturan pada Tumbuhan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Biologi Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Menjelajah SelModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPergerakan Zat melalui Membran SelModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Sistem Pertahanan TubuhModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMobilitas pada ManusiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisHormon dalam Reproduksi ManusiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTumbuh Kembang Makhluk HidupBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Biologi lain yang sudah tersedia
Makanan dan Sistem Pencernaan MakananBiologi Kelas XI MASelBiologi Kelas XI MASistem EkskresiBiologi Kelas XI MASistem GerakBiologi Kelas XI MALihat semua Modul Ajar Biologi Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Biologi kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Proses Pengaturan pada Tumbuhan pada Biologi MA, Fase F, elemen Pemahaman Biologi.
Modul Proses Pengaturan pada Tumbuhan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Biologi kelas XI MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Biologi materi Proses Pengaturan pada Tumbuhan ini gratis?
Ya. Modul Proses Pengaturan pada Tumbuhan untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Proses Pengaturan pada Tumbuhan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Biologi kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Biologi kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Proses Pengaturan pada Tumbuhan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Proses Pengaturan pada Tumbuhan dapat Anda sesuaikan dengan murid Biologi kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Biologi kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Proses Pengaturan pada Tumbuhan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Proses Pengaturan pada Tumbuhan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Proses Pengaturan pada Tumbuhan untuk Biologi kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Proses Pengaturan pada Tumbuhan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Biologi kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Proses Pengaturan pada Tumbuhan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Biologi kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Biologi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Proses Pengaturan pada Tumbuhan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Biologi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.