Modul Ajar & RPP Ekonomi Kelas X
Bank Sentral, Sistem Pembayaran, dan Alat Pembayaran
Sudah jadi 10 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 10 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Ekonomi |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Bank Sentral, Sistem Pembayaran, dan Alat Pembayaran |
| Alokasi Waktu | 1 Pertemuan (2 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang uang dan fungsinya dalam kehidupan sehari-hari. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak beragama
Peserta didik menunjukkan sikap jujur dan bertanggung jawab dalam transaksi pembayaran, sesuai ajaran agama. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis informasi tentang peran Bank Sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sistem pembayaran. - kolaborasi — elemen: kerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk memecahkan masalah terkait sistem dan alat pembayaran modern.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | pemahaman ekonomi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami konsep dasar ekonomi, termasuk peran lembaga keuangan, sistem pembayaran, dan alat pembayaran dalam kegiatan ekonomi sehari-hari, serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Bank Indonesia sebagai Bank Sentral mengatur kebijakan moneter dan menjaga stabilitas sistem pembayaran di Indonesia. |
| Konseptual | Sistem pembayaran adalah seperangkat aturan, lembaga, dan mekanisme yang digunakan untuk memindahkan dana. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari cara melakukan transaksi menggunakan berbagai alat pembayaran non-tunai. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami sistem pembayaran untuk mengambil keputusan keuangan yang bijak. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menyadari bahwa menjaga stabilitas ekonomi dan sistem pembayaran adalah bentuk syukur atas nikmat Allah yang memudahkan kehidupan. |
| 2. Cinta Ilmu | Aktif mencari informasi dari berbagai sumber untuk memahami peran Bank Sentral dan inovasi sistem pembayaran digital. |
| 3. Cinta Lingkungan | Memilih alat pembayaran yang efisien dan ramah lingkungan, mengurangi penggunaan kertas untuk transaksi digital. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menerapkan prinsip kehati-hatian dan kejujuran dalam setiap transaksi pembayaran untuk menjaga kepercayaan antar sesama. |
| 5. Cinta Tanah Air | Memahami dan mendukung kebijakan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional demi kemajuan bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan peran dan fungsi Bank Sentral dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis komponen dan prinsip sistem pembayaran yang berlaku di Indonesia secara runtut.
- Setelah mengamati contoh, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis alat pembayaran tunai dan non-tunai dengan benar.
- Melalui simulasi transaksi, peserta didik dapat mempraktikkan penggunaan alat pembayaran non-tunai dengan aman dan bijak.
- Dengan presentasi hasil diskusi, peserta didik dapat mengevaluasi kelebihan dan kekurangan berbagai alat pembayaran dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Pemahaman bermakna: Memahami peran Bank Sentral, sistem pembayaran, dan berbagai alat pembayaran akan membantu peserta didik menjadi warga negara yang cakap finansial dan bertanggung jawab.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita tidak bisa mencetak uang sendiri meskipun kita membutuhkan banyak uang?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Agama Islam: Konsep riba dan prinsip syariah dalam sistem perbankan dan pembayaran. Sejarah: Perkembangan sistem moneter dan alat pembayaran dari masa ke masa di Indonesia. Informatika: Keamanan data dalam transaksi digital dan teknologi di balik sistem pembayaran elektronik. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang pengalaman mereka menggunakan berbagai alat pembayaran dalam transaksi sehari-hari. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dengan akses ke sumber belajar cetak dan digital yang relevan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi dari Bank Indonesia dan artikel berita daring terkait kebijakan moneter dan sistem pembayaran. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan peran dan fungsi Bank Sentral dengan tepat, dan dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis komponen dan prinsip sistem pembayaran yang berlaku di Indonesia secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Ekonomi: Guru menyebutkan definisi, peserta didik menebak istilah ekonomi terkait materi. Misal: 'Lembaga yang mengatur peredaran uang.' (Bank Sentral).
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis peran Bank Sentral dan komponen sistem pembayaran di Indonesia.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Modul ini akan membimbing Anda memahami peran vital Bank Sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi, seluk-beluk sistem pembayaran yang memfasilitasi transaksi sehari-hari, serta beragam alat pembayaran yang kita gunakan.
Alat & bahan: Lembar studi kasus, alat tulis, kertas flipchart atau papan tulis mini
Langkah kerja:
- Lengkapi peran setiap lembaga keuangan pada tabel berikut.
Gambar 1. Tabel - Amati gambar di bawah ini yang menunjukkan berbagai alat pembayaran.
- Baca studi kasus yang diberikan oleh guru tentang isu ekonomi terkait Bank Sentral dan sistem pembayaran.
- Diskusikan dalam kelompok, identifikasi masalah, dan analisis peran Bank Sentral dalam mengatasi masalah tersebut.
- Identifikasi komponen-komponen sistem pembayaran yang terlibat dalam studi kasus tersebut.
- Sajikan hasil diskusi kelompok Anda di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang Bank Indonesia?
- Pernahkah Anda menggunakan alat pembayaran selain uang tunai? Sebutkan!
- Menurut Anda, mengapa pemerintah perlu mengatur peredaran uang?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi hasil.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil analisis studi kasus dan jawaban soal esai tentang peran Bank Sentral dan sistem pembayaran.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan peran dan fungsi Bank Sentral dengan tepat. | Peran dan Fungsi Bank Sentral | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis komponen dan prinsip sistem pembayaran. | Sistem Pembayaran: Komponen dan Prinsip | 2 JP | kolaborasi |
| 3 | Mengidentifikasi jenis-jenis alat pembayaran tunai dan non-tunai. | Alat Pembayaran: Tunai dan Non-Tunai | 2 JP | penalaran kritis |
| 4 | Mempraktikkan penggunaan alat pembayaran non-tunai dengan aman dan bijak. | Simulasi Transaksi Non-Tunai | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
Modul ini akan membimbing Anda memahami peran vital Bank Sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi, seluk-beluk sistem pembayaran yang memfasilitasi transaksi sehari-hari, serta beragam alat pembayaran yang kita gunakan. Dengan pemahaman ini, Anda akan lebih bijak dalam mengelola keuangan pribadi dan berkontribusi pada ekonomi yang stabil.
1. Pengertian dan Tujuan Bank Sentral
Bank Sentral adalah lembaga keuangan yang memiliki otoritas untuk mengatur kebijakan moneter suatu negara, menjaga stabilitas harga, dan memastikan kelancaran sistem pembayaran. Di Indonesia, Bank Sentral adalah Bank Indonesia (BI). Tujuan utama Bank Sentral adalah mencapai dan memelihara stabilitas nilai rupiah, termasuk stabilitas harga barang dan jasa serta stabilitas sistem keuangan.
2. Peran dan Fungsi Bank Sentral
Bank Sentral memiliki beberapa peran kunci, antara lain sebagai bank sirkulasi yang mengatur peredaran uang, bank bagi bank umum (lender of the last resort), dan agen fiskal pemerintah. Fungsinya mencakup perumusan dan pelaksanaan kebijakan moneter, pengaturan dan pengawasan sistem pembayaran, serta pengaturan dan pengawasan perbankan (sebelum dialihkan ke OJK).
3. Sistem Pembayaran: Konsep dan Komponen
Sistem pembayaran adalah seperangkat aturan, lembaga, dan mekanisme yang digunakan untuk memindahkan dana guna memenuhi kewajiban yang timbul dari suatu kegiatan ekonomi. Komponen utamanya meliputi instrumen pembayaran (uang tunai, cek, kartu), mekanisme transfer dana (RTGS, SKNBI), lembaga penyelenggara (Bank Indonesia, bank umum), dan infrastruktur pendukung.
4. Prinsip Kebijakan Sistem Pembayaran
Bank Indonesia dalam mengatur sistem pembayaran menganut beberapa prinsip, yaitu aman, efisien, cepat, dan transparan. Keamanan berarti melindungi pengguna dari risiko, efisien berarti meminimalkan biaya transaksi, cepat berarti menyelesaikan transaksi tepat waktu, dan transparan berarti informasi sistem pembayaran dapat diakses dengan jelas oleh publik.
5. Alat Pembayaran Tunai
Alat pembayaran tunai adalah uang kartal yang terdiri dari uang kertas dan uang logam. Uang tunai memiliki ciri fisik yang dapat dilihat dan diraba, serta memiliki nilai nominal yang tertera. Kelebihan uang tunai adalah mudah digunakan untuk transaksi kecil dan diterima secara luas, namun kekurangannya rentan terhadap pencurian dan sulit dilacak.
6. Alat Pembayaran Non-Tunai: Cek dan Bilyet Giro
Alat pembayaran non-tunai semakin populer. Cek adalah surat perintah tanpa syarat dari nasabah kepada bank untuk membayar sejumlah uang kepada pihak yang disebutkan dalam cek. Bilyet Giro adalah surat perintah dari nasabah kepada bank untuk memindahbukukan sejumlah dana dari rekeningnya kepada rekening pihak lain. Keduanya memerlukan rekening bank.
7. Alat Pembayaran Non-Tunai: Kartu dan Uang Elektronik
Kartu pembayaran meliputi kartu debit (langsung memotong saldo rekening) dan kartu kredit (menggunakan fasilitas pinjaman bank). Uang elektronik (e-money) adalah nilai uang yang disimpan secara elektronik dalam suatu media, seperti kartu atau server. Kelebihan alat pembayaran non-tunai adalah praktis, aman, dan tercatat, namun memerlukan infrastruktur digital.
8. Inovasi Sistem Pembayaran Digital
Perkembangan teknologi mendorong inovasi seperti QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang memungkinkan pembayaran digital lintas platform. Fintech (financial technology) juga turut berperan dalam menyediakan layanan pembayaran yang lebih cepat dan mudah, seperti dompet digital dan transfer antarbank secara instan. Inovasi ini mendukung inklusi keuangan.
Rangkuman: Bank Sentral, seperti Bank Indonesia, berperan krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sistem pembayaran. Sistem pembayaran mencakup mekanisme transfer dana dan berbagai alat pembayaran. Peserta didik perlu memahami perbedaan dan fungsi alat pembayaran tunai, seperti uang kartal, dan non-tunai, seperti cek, kartu, serta uang elektronik, untuk menjadi warga negara yang cakap finansial.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Bank Sentral | Lembaga yang mengatur kebijakan moneter. |
| Sistem Pembayaran | Mekanisme perpindahan dana antarpihak. |
| Alat Pembayaran | Media yang digunakan untuk transaksi. |
| Inflasi | Kenaikan harga barang dan jasa secara terus-menerus. |
| Uang Kartal | Uang kertas dan uang logam. |
| Uang Elektronik | Nilai uang yang disimpan secara elektronik. |
| QRIS | Standar kode QR pembayaran di Indonesia. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Bank Sentral, Sistem Pembayaran, dan Alat Pembayaran" mata pelajaran Ekonomi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Bank Sentral, Sistem Pembayaran, dan Alat Pembayaran yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Ekonomi Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Materi setahun3 dari 3 siap unduh
Kajian Ilmu EkonomiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMasyarakat, Pasar, dan Terbentuknya Harga PasarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMasyarakat dan Peran Lembaga Keuangan dalam Kehidupan Sehari-hariModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Ekonomi lain yang sudah tersedia
Masalah dan Sistem EkonomiEkonomi Kelas X MASistem EkonomiEkonomi Kelas X MABadan Usaha dalam Perekonomian IndonesiaEkonomi Kelas X MADinamika Kegiatan EkonomiEkonomi Kelas X MALihat semua Modul Ajar Ekonomi Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Ekonomi kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bank Sentral, Sistem Pembayaran, dan Alat Pembayaran pada Ekonomi MA, Fase E, elemen pemahaman ekonomi.
Modul Bank Sentral, Sistem Pembayaran, dan Alat Pembayaran ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bank Sentral, Sistem Pembayaran, dan Alat Pembayaran untuk Ekonomi kelas X.
Apakah modul ajar Ekonomi materi Bank Sentral, Sistem Pembayaran, dan Alat Pembayaran ini gratis?
Ya. Modul Bank Sentral, Sistem Pembayaran, dan Alat Pembayaran untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Bank Sentral, Sistem Pembayaran, dan Alat Pembayaran ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Ekonomi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Ekonomi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Bank Sentral, Sistem Pembayaran, dan Alat Pembayaran ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bank Sentral, Sistem Pembayaran, dan Alat Pembayaran dapat Anda sesuaikan dengan murid Ekonomi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Ekonomi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Bank Sentral, Sistem Pembayaran, dan Alat Pembayaran ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bank Sentral, Sistem Pembayaran, dan Alat Pembayaran tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bank Sentral, Sistem Pembayaran, dan Alat Pembayaran untuk Ekonomi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Bank Sentral, Sistem Pembayaran, dan Alat Pembayaran ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Ekonomi kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bank Sentral, Sistem Pembayaran, dan Alat Pembayaran beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Ekonomi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Ekonomi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Bank Sentral, Sistem Pembayaran, dan Alat Pembayaran yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Ekonomi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.