MIKelas VIFase CSemester 1

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas VI
Nusantara Berjuta Cerita

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Cerita rakyat adalah warisan budaya tak ternilai yang mengandung unsur-unsur seperti tokoh, latar, alur, tema, dan amanat. Memahami makna denotatif dan konotatif kata-kata dalam cerita membantu kita menangkap pesan secara mendalam. Cerita rakyat juga kaya akan nilai-nilai luhur yang membentuk karakter dan memperkuat identitas budaya bangsa Indonesia.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Nusantara Berjuta Cerita
Bahasa Indonesia · Kelas VI · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Nusantara Berjuta Cerita
Bahasa Indonesia · Fase C · Kelas VI · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasC / VI
Materi PokokNusantara Berjuta Cerita
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki kemampuan dasar membaca teks narasi sederhana dan mengidentifikasi informasi tersurat.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMembaca dan Memirsa
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami informasi dan mengevaluasi ide pokok serta informasi penting dalam berbagai teks (fiksi dan nonfiksi) untuk mengembangkan pemahaman yang mendalam tentang budaya dan kearifan lokal.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas beragam cerita rakyat dari berbagai daerah di Nusantara seperti Malin Kundang, Danau Toba, atau Roro Jonggrang.
KonseptualKonsep inti yang dipelajari adalah unsur-unsur cerita rakyat, makna denotatif dan konotatif, serta nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya.
ProseduralPeserta didik akan belajar menganalisis cerita rakyat, mengidentifikasi makna kata, dan menyajikan kembali cerita dengan gaya mereka sendiri.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya melestarikan cerita rakyat sebagai bagian dari identitas budaya bangsa dan bagaimana pembelajaran ini dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mereka.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenyadari bahwa setiap cerita rakyat mengandung kearifan yang mencerminkan kebesaran ciptaan Allah dan ajaran Rasul-Nya tentang kebaikan dan kebenaran.
2. Cinta IlmuMenunjukkan semangat ingin tahu dan ketekunan dalam menggali makna serta nilai-nilai luhur dari setiap cerita rakyat untuk memperkaya pengetahuan.
3. Cinta LingkunganMengapresiasi dan berusaha melestarikan cerita rakyat sebagai bagian tak terpisahkan dari kekayaan budaya dan lingkungan sosial Indonesia.
4. Cinta Diri dan SesamaMempelajari bagaimana tokoh-tokoh dalam cerita rakyat berinteraksi, menumbuhkan empati, dan mengambil pelajaran tentang pentingnya persatuan dan kasih sayang sesama manusia.
5. Cinta Tanah AirMerasa bangga terhadap beragam cerita rakyat yang dimiliki bangsa Indonesia, memahami bahwa cerita-cerita ini adalah identitas dan warisan berharga dari tanah air.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kegiatan membaca cerita rakyat, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik cerita (tokoh, latar, alur, tema, amanat) dengan tepat.
  2. Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan makna denotatif dan konotatif dari kata-kata dalam cerita rakyat dengan benar.
  3. Dengan menyimak cerita yang dibacakan guru, peserta didik dapat menemukan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam cerita rakyat minimal tiga contoh.
  4. Melalui praktik bercerita, peserta didik dapat menyajikan kembali cerita rakyat dengan lafal dan intonasi yang jelas dan ekspresif.
Halaman 2 · Nusantara Berjuta Cerita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami cerita rakyat Nusantara tidak hanya memperkaya wawasan budaya, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis dalam menafsirkan pesan moral dan makna tersirat di balik setiap kisah.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa cerita-cerita dari nenek moyang kita masih penting untuk diceritakan dan dipelajari hingga kini?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila: Mempelajari nilai-nilai luhur dalam cerita rakyat yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong dan keadilan.
Seni Budaya: Mengapresiasi berbagai bentuk seni pertunjukan yang mengangkat cerita rakyat, seperti drama atau tari tradisional.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk bercerita kembali kisah-kisah rakyat daerah asal mereka kepada anak-anak di rumah sebagai penguatan materi.
Lingkungan PembelajaranSudut baca kelas dilengkapi dengan koleksi buku cerita rakyat dari berbagai daerah di Indonesia, menciptakan suasana yang kaya budaya.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik dapat mengakses video cerita rakyat animasi atau e-book cerita rakyat melalui tablet atau komputer di perpustakaan sekolah.
Halaman 3 · Nusantara Berjuta Cerita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui kegiatan membaca cerita rakyat, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik cerita (tokoh, latar, alur, tema, amanat) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru menunjukkan gambar peta Indonesia dan bertanya, "Negara kita kaya akan keberagaman, termasuk cerita-cerita dari setiap daerah. Adakah di antara kalian yang pernah mendengar cerita rakyat? Cerita apa yang paling kalian ingat?"
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi unsur-unsur cerita rakyat dan manfaatnya bagi pemahaman budaya, serta pertanyaan pemantik yang akan dijawab bersama.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat atau membacakan kutipan cerita rakyat "Malin Kundang" dan bertanya, "Apa yang kalian rasakan setelah mendengar cerita ini? Mengapa Malin Kundang dikutuk?"
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan teks cerita rakyat yang berbeda untuk setiap kelompok (misalnya, "Danau Toba", "Roro Jonggrang", "Timun Mas").
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok membaca cerita rakyat yang diberikan, kemudian secara mandiri mengidentifikasi tokoh, latar, alur (awal, konflik, penyelesaian), tema, dan amanat dari cerita tersebut. Guru berkeliling memastikan setiap anggota kelompok berpartisipasi dan memberikan bimbingan jika ada kesulitan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat peta pikiran atau diagram sederhana untuk memvisualisasikan unsur-unsur cerita rakyat yang telah mereka identifikasi.
  2. Peserta didik menuliskan hasil identifikasi unsur-unsur cerita rakyat pada lembar kerja yang telah disediakan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil peta pikiran mereka di depan kelas, menjelaskan unsur-unsur cerita rakyat yang ditemukan.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan terkait presentasi.
  3. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan penguatan terhadap pemahaman peserta didik tentang unsur-unsur cerita rakyat, serta mengaitkannya dengan pentingnya melestarikan budaya lokal.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama tentang unsur-unsur cerita rakyat yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas kerja keras dan partisipasinya, memotivasi peserta didik untuk terus membaca cerita rakyat, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya tentang makna kata dalam cerita rakyat dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Nusantara Berjuta Cerita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan menyimak cerita yang dibacakan guru, peserta didik dapat menemukan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam cerita rakyat minimal tiga contoh.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi pertemuan sebelumnya tentang unsur-unsur cerita rakyat dengan pertanyaan, "Apa saja unsur-unsur yang membentuk sebuah cerita?"
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi makna denotatif dan konotatif serta nilai-nilai luhur dalam cerita rakyat, dan pentingnya memahami pesan moral dari cerita tersebut.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru membacakan kembali sebagian cerita rakyat yang telah dipelajari, misalnya bagian saat Malin Kundang durhaka kepada ibunya, lalu bertanya, "Kata 'durhaka' dalam cerita ini memiliki makna apa? Apakah ada makna lain dari kata ini?"
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru menjelaskan konsep makna denotatif (makna sebenarnya) dan konotatif (makna kiasan/tambahan) dengan contoh-contoh sederhana di kehidupan sehari-hari.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mencari kata-kata sulit atau menarik dari cerita rakyat yang mereka baca sebelumnya, kemudian mencoba menemukan makna denotatif dan konotatifnya. Guru memfasilitasi diskusi dan memberikan contoh tambahan jika diperlukan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mengisi tabel pada LKPD untuk mencatat kata, makna denotatif, makna konotatif, dan nilai luhur yang terkandung dalam cerita rakyat yang mereka analisis.
  2. Peserta didik menyiapkan presentasi singkat untuk membagikan temuan mereka kepada kelompok lain.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka tentang makna kata dan nilai-nilai luhur dalam cerita rakyat.
  2. Guru bersama peserta didik membahas dan menyepakati makna denotatif, konotatif, serta nilai-nilai luhur yang ditemukan, seperti pentingnya menghormati orang tua, kejujuran, atau kebaikan hati.
  3. Guru memberikan penguatan tentang relevansi nilai-nilai luhur tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana cerita rakyat berperan sebagai media pembelajaran moral.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama pembelajaran tentang makna denotatif dan konotatif serta nilai-nilai luhur dalam cerita rakyat.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas semangat belajar dan hasil karyanya, menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya sendiri.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari satu cerita rakyat lain di daerah asal mereka dan mengidentifikasi nilai-nilai di dalamnya, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Nusantara Berjuta Cerita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MEMBACA!Menjelajah Makna Cerita NusantaraNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur cerita rakyat, makna kata, dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

Alat & bahan: Teks cerita rakyat, alat tulis, kertas kosong

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    12345Mendatar3. Cerita rakyat tentangasal-usul tempat5. Pesan moral dalam ceritaMenurun1. Makna kiasan atau tambahan2. Makna sebenarnya dari sebuahkata4. Tanpa nama pengarang
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Bacalah cerita rakyat yang diberikan oleh guru dengan saksama.
  3. Identifikasi tokoh, latar, alur, tema, dan amanat dari cerita tersebut, lalu tuliskan pada tabel di bawah.
  4. Carilah 3 kata yang menarik dari cerita, tuliskan makna denotatif dan konotatifnya pada tabel.
  5. Diskusikan dengan kelompokmu, nilai-nilai luhur apa saja yang dapat kamu petik dari cerita tersebut.
  6. Presentasikan hasil kerjamu di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Nusantara Berjuta Cerita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa cerita rakyat yang paling kamu sukai?
  2. Menurutmu, apa itu tokoh dalam sebuah cerita?
  3. Pernahkah kamu mendengar tentang makna kiasan dari sebuah kata?

Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil kerja LKPD dan kemampuan bercerita ulang secara individu.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Nusantara Berjuta Cerita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik cerita rakyatUnsur-unsur cerita rakyat (tokoh, latar, alur, tema, amanat)2 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan makna denotatif dan konotatifMakna denotatif dan konotatif dalam cerita rakyat2 JPpenalaran kritis
3Menemukan nilai-nilai luhur dalam cerita rakyatNilai-nilai moral dan kearifan lokal2 JPkeimanan dan ketakwaan
4Menyajikan kembali cerita rakyat dengan ekspresifTeknik bercerita (lafal, intonasi, ekspresi)2 JPkomunikasi
Halaman 8 · Nusantara Berjuta Cerita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Nusantara kita kaya akan warisan budaya yang tak ternilai, salah satunya adalah cerita rakyat. Cerita-cerita ini bukan sekadar hiburan, melainkan cerminan kearifan lokal, adat istiadat, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan turun-temurun. Mari kita selami bersama kekayaan ini dan temukan pelajaran berharga di dalamnya.

1. Apa Itu Cerita Rakyat?
Cerita rakyat adalah cerita yang berasal dari masyarakat dan telah diwariskan secara lisan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Cerita ini seringkali tidak diketahui siapa pengarang aslinya (anonim) dan memiliki berbagai fungsi, mulai dari hiburan, pendidikan moral, hingga penguat nilai-nilai budaya. Contohnya adalah legenda, mite, dan fabel. Setiap daerah di Indonesia memiliki cerita rakyatnya sendiri yang unik dan menarik untuk dipelajari.

2. Unsur-unsur Cerita Rakyat
Sebuah cerita, termasuk cerita rakyat, dibangun oleh beberapa unsur penting. Tokoh adalah pelaku dalam cerita, bisa manusia, hewan, atau makhluk lain. Latar adalah tempat dan waktu terjadinya cerita. Alur adalah rangkaian peristiwa yang membentuk cerita, biasanya meliputi pengenalan, munculnya masalah, klimaks, dan penyelesaian. Tema adalah gagasan utama cerita, sedangkan amanat adalah pesan moral atau pelajaran yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca.

3. Makna Denotatif dan Konotatif
Dalam cerita rakyat, seringkali ditemukan kata-kata yang memiliki makna lebih dari satu. Makna denotatif adalah makna sebenarnya atau makna kamus dari sebuah kata. Misalnya, 'bunga' secara denotatif berarti bagian tumbuhan yang indah. Sementara itu, makna konotatif adalah makna kiasan atau makna tambahan yang muncul karena perasaan atau asosiasi tertentu. Contohnya, 'bunga desa' secara konotatif berarti gadis tercantik di desa. Memahami kedua makna ini penting untuk menangkap pesan cerita secara utuh.

4. Nilai-nilai Luhur dalam Cerita Rakyat
Cerita rakyat kaya akan nilai-nilai luhur yang dapat kita jadikan pelajaran hidup. Nilai-nilai ini bisa berupa kejujuran, keberanian, kesetiaan, kerukunan, hormat kepada orang tua, gotong royong, dan lain sebagainya. Misalnya, cerita Malin Kundang mengajarkan pentingnya berbakti kepada orang tua. Dengan memahami nilai-nilai ini, kita tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga membentuk karakter yang baik dan mencintai budaya bangsa.

Rangkuman: Cerita rakyat adalah warisan budaya tak ternilai yang mengandung unsur-unsur seperti tokoh, latar, alur, tema, dan amanat. Memahami makna denotatif dan konotatif kata-kata dalam cerita membantu kita menangkap pesan secara mendalam. Cerita rakyat juga kaya akan nilai-nilai luhur yang membentuk karakter dan memperkuat identitas budaya bangsa Indonesia.

Halaman 9 · Nusantara Berjuta Cerita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
AnonimTanpa nama pengarang
DenotatifMakna sebenarnya dari sebuah kata
KonotatifMakna kiasan atau tambahan
AmanatPesan moral dalam cerita
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Nusantara Berjuta Cerita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Nusantara Berjuta Cerita" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Nusantara Berjuta Cerita — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Nusantara Berjuta Cerita ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIPeta Konsep
Nusantara Berjuta CeritaApa Itu Cerita Rakyat?Unsur-unsur Cerita RakyatMakna Denotatif dan KonotatifNilai-nilai Luhur dalam Cerita Rakyat
Dari sub-bab Nusantara Berjuta CeritaHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Nusantara Berjuta Cerita yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Peta Materi Bahasa Indonesia Kelas VI Setahun

Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.

Semester 1 / Ganjil1 dari 2 siap unduh

Anak-Anak yang Mengubah DuniaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratis
Nusantara Berjuta CeritaHalaman yang sedang Anda buka

Modul Bahasa Indonesia lain yang sudah tersedia

Teks LaporanBahasa Indonesia Kelas VI MIMenulis Cerita Pengalaman (Narasi)Bahasa Indonesia Kelas V MITeks Eksplanasi SederhanaBahasa Indonesia Kelas V MICerita RakyatBahasa Indonesia Kelas III MILihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas VI →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 6 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Nusantara Berjuta Cerita pada Bahasa Indonesia MI, Fase C, elemen Membaca dan Memirsa.

Modul Nusantara Berjuta Cerita ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas VI MI di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Nusantara Berjuta Cerita ini gratis?

Ya. Modul Nusantara Berjuta Cerita untuk kelas VI MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Nusantara Berjuta Cerita ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Nusantara Berjuta Cerita ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Nusantara Berjuta Cerita dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Nusantara Berjuta Cerita ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Nusantara Berjuta Cerita tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Nusantara Berjuta Cerita untuk Bahasa Indonesia kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Nusantara Berjuta Cerita ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas VI MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Nusantara Berjuta Cerita beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?

Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Nusantara Berjuta Cerita yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia SD ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia MISemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.