MTsKelas VIIFase DSemester 1

Modul Ajar & RPP IPA Kelas VII
Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Hakikat sains mencakup proses, produk, dan sikap ilmiah yang membentuk cara berpikir sistematis. Metode ilmiah adalah langkah-langkah terstruktur untuk memecahkan masalah, melibatkan perumusan masalah, hipotesis, percobaan, analisis data, dan kesimpulan. Pengukuran yang akurat dan pelaporan yang sistematis adalah bagian penting dari proses ilmiah untuk memastikan keabsahan temuan.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah
IPA · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah
IPA · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranIPA
Fase / KelasD / VII
Materi PokokHakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki rasa ingin tahu tentang lingkungan sekitar dan pernah melakukan pengamatan sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainPemahaman Sains
Rumusan CP FasePeserta didik mampu melakukan klasifikasi makhluk hidup dan benda, mengidentifikasi sifat dan karakteristik zat, membedakan perubahan fisika dan kimia, serta menerapkan konsep energi dan gaya dalam kehidupan sehari-hari untuk menjelaskan fenomena alam.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualIlmuwan menggunakan metode ilmiah untuk menemukan vaksin COVID-19.
KonseptualHakikat sains adalah cara berpikir sistematis untuk memahami alam semesta melalui observasi dan eksperimen, sedangkan metode ilmiah adalah langkah-langkah terstruktur untuk memecahkan masalah ilmiah.
ProseduralPeserta didik akan belajar merumuskan masalah, membuat hipotesis, merancang percobaan, mengumpulkan dan menganalisis data, serta menyajikan kesimpulan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya berpikir kritis dan sistematis dalam menghadapi masalah, serta bagaimana pengetahuan ilmiah berkembang melalui proses yang teruji.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMempelajari hakikat ilmu sains dan metode ilmiah sebagai wujud rasa syukur atas karunia akal dan ciptaan Allah SWT yang teratur.
2. Cinta IlmuMenumbuhkan semangat mencari kebenaran dan pengetahuan melalui proses ilmiah yang sistematis, menghargai setiap penemuan sebagai hasil kerja keras dan ketelitian.
3. Cinta LingkunganMenerapkan prinsip ilmiah dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sumber daya alam secara bertanggung jawab, menyadari dampak tindakan terhadap bumi.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan sikap jujur, objektif, dan kolaboratif dalam bekerja sama kelompok, serta menghargai pendapat orang lain dalam proses ilmiah.
5. Cinta Tanah AirMenggunakan pengetahuan ilmiah untuk memajukan bangsa dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Indonesia, menjadikan sains sebagai alat pembangunan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati video tentang penemuan ilmiah, peserta didik dapat menjelaskan hakikat sains sebagai proses, produk, dan sikap ilmiah dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen-komponen utama metode ilmiah secara runtut.
  3. Dengan melakukan percobaan sederhana, peserta didik dapat menerapkan langkah-langkah metode ilmiah dalam menyelesaikan suatu masalah dengan benar.
  4. Setelah melakukan pengukuran, peserta didik dapat menggunakan alat ukur yang sesuai dan mencatat hasil pengukuran besaran pokok dengan teliti.
  5. Melalui presentasi hasil percobaan, peserta didik dapat menyajikan laporan hasil percobaan menggunakan metode ilmiah secara sistematis.
Halaman 2 · Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami hakikat sains dan metode ilmiah membantu peserta didik mengembangkan cara berpikir kritis, analitis, dan sistematis yang relevan tidak hanya dalam IPA, tetapi juga dalam memecahkan masalah kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa para ilmuwan harus bekerja secara sistematis saat melakukan penelitian?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Peserta didik belajar menyusun laporan percobaan yang sistematis dan menggunakan bahasa ilmiah yang baku.
Matematika: Peserta didik menerapkan konsep pengukuran, pengolahan data numerik, dan penyajian data dalam bentuk tabel atau grafik.
Pendidikan Agama Islam: Memahami bahwa ilmu sains adalah salah satu cara untuk merenungkan kebesaran ciptaan Allah SWT dan mensyukurinya.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk mendukung rasa ingin tahu peserta didik dengan menyediakan lingkungan yang kondusif untuk bertanya dan bereksperimen sederhana di rumah.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas dan laboratorium IPA yang bersih, aman, dan tertata rapi mendukung kegiatan praktikum dan diskusi kelompok secara efektif.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video edukasi tentang penemuan ilmiah dan simulasi percobaan virtual (jika tersedia) untuk memperkaya pemahaman konsep dan prosedur metode ilmiah.
Halaman 3 · Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati video tentang penemuan ilmiah, peserta didik dapat menjelaskan hakikat sains sebagai proses, produk, dan sikap ilmiah dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru menampilkan gambar seorang ilmuwan yang sedang meneliti di laboratorium dan bertanya, 'Apa yang sedang dilakukan ilmuwan ini? Menurut kalian, mengapa ia melakukan hal tersebut?' untuk mengaitkan pengalaman peserta didik dengan topik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: 'Kita akan belajar hakikat sains dan metode ilmiah, agar kalian bisa berpikir seperti ilmuwan. Nanti kita akan melihat video dan berdiskusi kelompok.'
  4. Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Menurut kalian, mengapa para ilmuwan harus bekerja secara sistematis saat melakukan penelitian?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang penemuan antibiotik oleh Alexander Fleming, lalu meminta peserta didik untuk mencatat hal-hal penting yang mereka amati dalam video tersebut.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (3-4 orang) dan membagikan LKPD yang berisi pertanyaan-pertanyaan terkait video dan konsep hakikat sains.
  3. Guru meminta setiap kelompok untuk berdiskusi tentang hakikat sains sebagai proses, produk, dan sikap ilmiah berdasarkan video dan pengetahuan awal mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mencari informasi lebih lanjut dari buku teks IPA atau sumber digital yang tersedia untuk memperdalam pemahaman tentang hakikat sains.
  2. Peserta didik mengisi bagian tentang hakikat sains (proses, produk, dan sikap) pada LKPD dengan contoh-contoh yang relevan dari video atau kehidupan sehari-hari.
  3. Setiap kelompok menyusun rangkuman singkat tentang hakikat sains yang akan dipresentasikan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan rangkuman mereka tentang hakikat sains di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, serta guru memberikan umpan balik konstruktif.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap konsep hakikat sains sebagai proses (metode ilmiah), produk (fakta, konsep, prinsip, hukum, teori), dan sikap ilmiah (rasa ingin tahu, jujur, objektif, teliti, bertanggung jawab).
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali poin-poin penting tentang hakikat ilmu sains.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi aktif dan kerja sama yang baik, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi tentang metode ilmiah untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan melakukan percobaan sederhana, peserta didik dapat menerapkan langkah-langkah metode ilmiah dalam menyelesaikan suatu masalah dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengingatkan kembali tentang hakikat sains dan bertanya, 'Dalam melakukan penelitian, ilmuwan menggunakan langkah-langkah sistematis yang disebut apa?' untuk mengaitkan dengan materi sebelumnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: 'Hari ini kita akan belajar dan mencoba menerapkan metode ilmiah melalui percobaan sederhana di laboratorium.'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan gambar seorang anak yang sedang menanam biji kacang hijau dengan perlakuan berbeda (ada yang disiram, ada yang tidak), lalu bertanya 'Mengapa pertumbuhan kacang hijau berbeda?'
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu mengidentifikasi masalah dari gambar tersebut, kemudian merumuskan satu pertanyaan penelitian yang dapat diselidiki melalui percobaan, misalnya 'Bagaimana pengaruh air terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau?'
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara berkelompok merumuskan hipotesis berdasarkan pertanyaan penelitian yang telah dibuat.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Guru membagikan LKPD 'Ayo Berpikir Ilmiah!' dan alat bahan percobaan (biji kacang hijau, kapas, gelas plastik, air).
  2. Setiap kelompok merancang percobaan sederhana sesuai dengan langkah-langkah metode ilmiah: menentukan variabel, alat dan bahan, serta prosedur kerja.
  3. Peserta didik melakukan percobaan menanam biji kacang hijau dengan perlakuan yang berbeda sesuai rancangan mereka, lalu mencatat data pengamatan awal pada tabel yang tersedia di LKPD.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Pembuktian: Setelah 3 hari (data pertumbuhan akan dibahas di pertemuan berikutnya), peserta didik mengumpulkan data akhir pertumbuhan kacang hijau.
  2. Menarik kesimpulan: Peserta didik menganalisis data yang terkumpul dan menarik kesimpulan apakah hipotesis mereka terbukti atau tidak.
  3. Guru memberikan umpan balik terhadap proses pelaksanaan percobaan dan kesimpulan yang ditarik, serta menguatkan konsep metode ilmiah secara keseluruhan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan langkah-langkah metode ilmiah yang telah dipraktikkan.
  2. Guru memberikan apresiasi atas semangat dan kerja keras peserta didik dalam melakukan percobaan, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas untuk membuat laporan sederhana hasil percobaan dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKAyo Berpikir Ilmiah!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menerapkan langkah-langkah metode ilmiah dalam percobaan sederhana.

Alat & bahan: Biji kacang hijau, kapas, gelas plastik bening, air, penggaris

Langkah kerja:

  1. Panjang pita pada gambar adalah 5,5 cm. Ukurlah dua benda di sekitarmu dengan penggaris, lalu bandingkan panjangnya dengan pita itu.
    01234567cm
    Gambar 1. Penggaris
  2. Perhatikan gambar berikut yang menunjukkan pertumbuhan tanaman kacang hijau. Apa perbedaan perlakuan pada kedua tanaman tersebut?
  3. Rumuskan satu pertanyaan penelitian yang dapat dijawab melalui percobaan sederhana.
  4. Buatlah hipotesis (dugaan sementara) sebagai jawaban dari pertanyaan penelitianmu.
  5. Rancanglah percobaan sederhana dengan menentukan variabel kontrol, variabel bebas, dan variabel terikat, serta prosedur kerjanya.
  6. Lakukan percobaan dan catat data pengamatan awal serta data pertumbuhan selama 3 hari pada tabel yang disediakan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang sains?
  2. Pernahkah kamu melakukan pengamatan ilmiah? Ceritakan!
  3. Menurutmu, mengapa ilmuwan perlu melakukan percobaan?
  4. Apa saja alat ukur yang kamu ketahui?

Formatif (proses): Observasi terhadap partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan merumuskan hipotesis, dan langkah-langkah pelaksanaan percobaan.

Sumatif (akhir): Penilaian laporan hasil percobaan dan tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep hakikat sains dan metode ilmiah.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan hakikat sains sebagai proses, produk, dan sikap ilmiah.Hakikat Ilmu Sains2 JPpenalaran kritis
2Mengidentifikasi komponen-komponen metode ilmiah.Metode Ilmiah2 JPkolaborasi
3Menerapkan langkah-langkah metode ilmiah dalam percobaan sederhana.Penerapan Metode Ilmiah2 JPkreativitas
4Menyajikan laporan hasil percobaan menggunakan metode ilmiah.Pelaporan Hasil Percobaan2 JPkomunikasi
Halaman 8 · Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Sains adalah bidang ilmu yang mempelajari alam semesta melalui pengamatan dan eksperimen. Dengan memahami hakikat sains, kita akan menyadari bahwa sains bukan hanya kumpulan fakta, tetapi juga cara berpikir kritis dan sistematis. Modul ini akan membimbing Anda menjelajahi dunia sains dan bagaimana para ilmuwan bekerja.

1. Hakikat Ilmu Sains
Sains atau ilmu pengetahuan alam adalah studi tentang alam semesta. Hakikat sains mencakup tiga aspek utama: sains sebagai proses (metode ilmiah yang sistematis), sains sebagai produk (fakta, konsep, prinsip, hukum, dan teori yang dihasilkan), dan sains sebagai sikap (sikap ilmiah seperti rasa ingin tahu, jujur, objektif, teliti, dan bertanggung jawab). Ketiga aspek ini saling berkaitan dan membentuk cara berpikir ilmiah yang utuh.

2. Metode Ilmiah: Langkah Sistematis
Metode ilmiah adalah serangkaian langkah sistematis yang digunakan para ilmuwan untuk memecahkan masalah atau mencari jawaban atas pertanyaan ilmiah. Langkah-langkah ini meliputi: merumuskan masalah, membuat hipotesis, merancang dan melakukan percobaan, mengumpulkan dan menganalisis data, serta menarik kesimpulan. Setiap langkah harus dilakukan dengan teliti dan objektif untuk memastikan hasil yang valid dan dapat dipercaya.

3. Variabel dalam Percobaan
Dalam setiap percobaan ilmiah, ada tiga jenis variabel yang perlu diperhatikan. Variabel bebas adalah faktor yang sengaja diubah atau dimanipulasi oleh peneliti untuk melihat pengaruhnya. Variabel terikat adalah hasil atau respons yang diukur dan diamati sebagai akibat dari perubahan variabel bebas. Variabel kontrol adalah faktor-faktor lain yang dijaga tetap sama agar tidak mempengaruhi hasil percobaan, memastikan hasil yang akurat.

4. Pentingnya Pengukuran dalam Sains
Pengukuran adalah bagian integral dari metode ilmiah untuk mendapatkan data kuantitatif yang akurat. Besaran pokok seperti panjang, massa, waktu, suhu, kuat arus, jumlah zat, dan intensitas cahaya diukur menggunakan alat ukur standar. Ketelitian dalam pengukuran sangat penting untuk menghindari kesalahan dan memastikan hasil percobaan dapat dipertanggungjawabkan. Contohnya, mengukur panjang meja dengan penggaris.

5. Pelaporan Hasil Percobaan
Setelah melakukan percobaan dan menganalisis data, langkah terakhir adalah menyusun laporan hasil percobaan. Laporan ini harus disajikan secara sistematis dan jelas, mencakup judul, tujuan, hipotesis, alat dan bahan, prosedur kerja, data pengamatan (dalam tabel atau grafik), analisis data, kesimpulan, dan daftar pustaka. Pelaporan yang baik memungkinkan orang lain memahami dan mereplikasi percobaan tersebut.

Rangkuman: Hakikat sains mencakup proses, produk, dan sikap ilmiah yang membentuk cara berpikir sistematis. Metode ilmiah adalah langkah-langkah terstruktur untuk memecahkan masalah, melibatkan perumusan masalah, hipotesis, percobaan, analisis data, dan kesimpulan. Pengukuran yang akurat dan pelaporan yang sistematis adalah bagian penting dari proses ilmiah untuk memastikan keabsahan temuan.

Halaman 9 · Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
SainsPengetahuan tentang alam semesta yang diperoleh melalui pengamatan dan eksperimen.
Metode IlmiahLangkah-langkah sistematis untuk memecahkan masalah ilmiah.
HipotesisDugaan sementara atau jawaban sementara terhadap masalah penelitian.
VariabelFaktor yang dapat berubah dan mempengaruhi hasil percobaan.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah" mata pelajaran IPA Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIPeta Konsep
Hakikat Ilmu Sains dan Metode IlmiahHakikat Ilmu SainsMetode Ilmiah: Langkah SistematisVariabel dalam PercobaanPentingnya Pengukuran dalam SainsPelaporan Hasil Percobaan
Dari sub-bab Hakikat Ilmu Sains dan Metode IlmiahHalaman 12
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar IPA kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah pada IPA MTs, Fase D, elemen Pemahaman Sains.

Modul Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi IPA kelas VII MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar IPA materi Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah ini gratis?

Ya. Modul Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah untuk kelas VII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPA kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar IPA kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase D untuk kelas VII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah untuk IPA kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas VII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPA kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul IPA ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?

Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPA SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar IPA MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.