Modul Ajar & RPP Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VII
Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Sejarah Kebudayaan Islam |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengetahui kisah kelahiran dan masa kecil Nabi Muhammad saw serta kondisi masyarakat Arab sebelum Islam. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI & Bahasa Arab Madrasah |
| Elemen / Domain | Sejarah Kebudayaan Islam |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik dapat menganalisis peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Islam, termasuk perjuangan Nabi Muhammad saw di periode Makkah, serta mengambil ibrah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah ditandai dengan penolakan keras kaum Quraisy, penyiksaan sahabat, dan hijrah ke Habasyah. |
| Konseptual | Dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah memiliki strategi dan tahapan, meliputi dakwah sembunyi-sembunyi dan terang-terangan, dengan fokus pada akidah (tauhid) dan akhlak. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari urutan peristiwa dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah dan menganalisis hikmah dari setiap tahapan dakwah tersebut. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman tentang keteladanan Nabi Muhammad saw dalam berdakwah dapat menginspirasi keberanian dan kesabaran dalam menghadapi tantangan di kehidupan nyata. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Meningkatkan keimanan dengan meneladani keteguhan dan kesabaran Nabi Muhammad saw dalam berdakwah hanya kepada Allah Swt. semata. |
| 2. Cinta Ilmu | Mendorong semangat mencari pengetahuan tentang sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw agar dapat mengambil hikmah dan pelajaran berharga. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi antar sesama, serta menghindari konflik seperti yang terjadi di masa jahiliyah. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Membangun empati terhadap penderitaan Nabi dan para sahabat, serta menumbuhkan keberanian untuk membela kebenaran dan keadilan tanpa kekerasan. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menghargai perjuangan para pendahulu dalam menyebarkan nilai-nilai luhur agama, sebagai bagian dari warisan budaya dan peradaban bangsa yang patut dijaga. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui analisis sumber belajar, peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang dan tujuan dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah dengan tepat.
- Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menguraikan tahapan dakwah Nabi Muhammad saw secara sembunyi-sembunyi dan terang-terangan dengan runtut.
- Dengan menyimak kisah, peserta didik dapat menganalisis tantangan dan rintangan yang dihadapi Nabi Muhammad saw serta para sahabat dalam berdakwah di Makkah dengan benar.
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat menyimpulkan strategi dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah serta respons kaum Quraisy dengan akurat.
- Setelah melakukan presentasi, peserta didik dapat menyajikan hikmah dan nilai-nilai keteladanan dari perjuangan dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami perjuangan Nabi Muhammad saw dalam berdakwah di Makkah mengajarkan nilai-nilai kesabaran, keteguhan, dan strategi yang relevan untuk menghadapi tantangan dakwah di era modern.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara Nabi Muhammad saw menyebarkan ajaran Islam di tengah penolakan keras kaum Quraisy, dan apa yang bisa kita teladani dari perjuangan beliau?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menganalisis teks narasi sejarah dan menyajikan hasil diskusi secara lisan maupun tulisan yang runtut dan jelas. Pendidikan Pancasila: Mengaitkan nilai-nilai kesabaran, toleransi, dan persatuan dalam menghadapi perbedaan keyakinan yang dicontohkan Nabi Muhammad saw dengan nilai-nilai Pancasila. Seni Budaya: Membuat poster atau mind map visual tentang tahapan dan tantangan dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mendukung dengan mengajak peserta didik berdiskusi tentang kisah-kisah keteladanan Nabi Muhammad saw atau tokoh inspiratif lainnya di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dilengkapi dengan area pajang hasil kerja peserta didik, serta akses ke perpustakaan madrasah. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video kisah Nabi Muhammad saw dari platform edukasi terpercaya dan infografis interaktif tentang tahapan dakwah untuk memperkaya sumber belajar. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui analisis sumber belajar, peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang dan tujuan dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menguraikan tahapan dakwah Nabi Muhammad saw secara sembunyi-sembunyi dan terang-terangan dengan runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi peristiwa penting dan tokoh dalam tahapan dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah.
Alat & bahan: Buku teks Sejarah Kebudayaan Islam, alat tulis, kertas HVS
Langkah kerja:
- Amati peta pikiran tentang dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah yang disediakan guru.
Dakwah Nabi di Makkah Latar Belakang Tahapan Sirriyah Tahapan Jahr Tantangan Strategi Gambar 1. Peta pikiran - Bersama kelompokmu, lengkapi bagian yang kosong pada peta pikiran dengan informasi yang tepat dari buku teks atau sumber lain.
- Diskusikan mengapa Nabi Muhammad saw memulai dakwah secara sembunyi-sembunyi terlebih dahulu.
- Identifikasi minimal tiga tokoh sahabat yang pertama masuk Islam pada masa dakwah sembunyi-sembunyi dan tuliskan di kertasmu.
- Siapkan hasil diskusi kelompokmu untuk dipresentasikan di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa nama ayah dan ibu Nabi Muhammad saw?
- Apa saja kebiasaan buruk masyarakat Makkah sebelum Islam datang?
- Menurutmu, apa itu 'dakwah'?
- Mengapa dakwah itu penting?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis esai dan pilihan ganda tentang latar belakang, tahapan, tantangan, dan hikmah dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi latar belakang dan tujuan dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah. | Latar belakang dan tujuan dakwah periode Makkah. | 2 JP | Keimanan dan ketakwaan, Penalaran kritis |
| 2 | Menguraikan tahapan dakwah Nabi Muhammad saw secara sembunyi-sembunyi dan terang-terangan. | Tahapan dakwah Nabi Muhammad saw (sembunyi-sembunyi dan terang-terangan). | 2 JP | Penalaran kritis, Kolaborasi |
| 3 | Menganalisis tantangan, rintangan, dan strategi dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah. | Tantangan, rintangan, dan strategi dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah. | 2 JP | Keimanan dan ketakwaan, Kolaborasi |
Dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah adalah fondasi utama penyebaran agama Islam. Periode ini penuh dengan perjuangan, kesabaran, dan keteguhan hati Nabi serta para sahabat dalam menyampaikan ajaran tauhid. Memahami periode ini akan membukakan mata kita pada nilai-nilai luhur kepahlawanan dan keimanan yang patut diteladani dalam kehidupan.
1. Latar Belakang dan Tujuan Dakwah
Sebelum Islam datang, masyarakat Makkah hidup dalam kegelapan jahiliyah, menyembah berhala, dan memiliki akhlak yang buruk seperti berjudi, minum khamar, dan perbudakan. Nabi Muhammad saw diutus untuk memperbaiki kerusakan moral dan akidah ini. Tujuan utama dakwah beliau adalah mengajak manusia menyembah Allah Swt. semata (tauhid), meninggalkan kemusyrikan, serta memperbaiki akhlak dan tatanan sosial agar tercipta masyarakat yang adil dan beradab sesuai tuntunan Islam. Dakwah dimulai di Makkah, tempat kelahiran Nabi dan pusat keagamaan bangsa Arab saat itu.
2. Dakwah Sembunyi-sembunyi (Sirriyah)
Dakwah ini berlangsung sekitar tiga tahun, dimulai setelah turunnya wahyu kedua (QS. Al-Muddatsir ayat 1-7). Nabi Muhammad saw memilih metode sembunyi-sembunyi untuk menghindari konflik langsung dengan kaum Quraisy yang sangat kuat pengaruhnya. Beliau mendekati orang-orang terdekat yang memiliki potensi menerima Islam, seperti keluarga dan sahabat karib. Tokoh-tokoh seperti Khadijah, Ali bin Abi Thalib, Zaid bin Haritsah, Abu Bakar Ash-Shiddiq, dan Utsman bin Affan adalah sebagian dari As-Sabiqunal Awwalun (orang-orang yang pertama masuk Islam) pada masa ini. Mereka menjadi pilar awal penyebaran Islam.
3. Dakwah Terang-terangan (Jahr)
Setelah tiga tahun dakwah sirriyah, Allah Swt. memerintahkan Nabi Muhammad saw untuk berdakwah secara terang-terangan melalui QS. Al-Hijr ayat 94. Nabi mulai menyampaikan ajaran Islam di Bukit Shafa, kemudian di tempat-tempat umum lainnya. Beliau mengajak seluruh kaum Quraisy untuk meninggalkan berhala dan menyembah Allah Swt. Dakwah terang-terangan ini menimbulkan reaksi keras dari kaum Quraisy, yang merasa terancam kedudukan sosial dan ekonomi mereka. Mereka mulai melakukan penolakan, ejekan, hingga penyiksaan terhadap Nabi dan para pengikutnya.
4. Tantangan dan Rintangan Dakwah
Dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah menghadapi berbagai rintangan berat. Kaum Quraisy melakukan penolakan keras, mulai dari ejekan, fitnah, bujukan harta dan kekuasaan, hingga ancaman pembunuhan. Para sahabat juga mengalami penyiksaan yang kejam, seperti Bilal bin Rabah yang disiksa di padang pasir dan keluarga Yasir yang disiksa hingga syahid. Kaum Quraisy juga melakukan boikot ekonomi dan sosial terhadap Bani Hasyim, keluarga Nabi, selama tiga tahun. Semua tantangan ini dihadapi Nabi dan para sahabat dengan kesabaran, keteguhan iman, dan tawakal kepada Allah Swt.
5. Strategi Dakwah dan Hijrah ke Habasyah
Dalam menghadapi rintangan, Nabi Muhammad saw menerapkan berbagai strategi. Beliau tetap teguh menyampaikan ajaran tauhid dan akhlak mulia, tidak gentar menghadapi ancaman. Untuk melindungi para sahabat dari penyiksaan, Nabi menganjurkan mereka untuk hijrah ke Habasyah (Ethiopia) dua kali, karena rajanya yang adil. Hijrah ini menunjukkan strategi menjaga keselamatan umat dan mencari perlindungan. Nabi juga terus berdialog dan mencoba menyadarkan kaum Quraisy dengan hikmah dan nasihat yang baik, meskipun sebagian besar menolak.
Rangkuman: Dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah adalah periode awal penyebaran Islam yang penuh tantangan. Dimulai secara sembunyi-sembunyi selama tiga tahun, kemudian terang-terangan setelah perintah Allah Swt. Tantangan berupa penolakan, ejekan, penyiksaan, dan boikot dihadapi dengan kesabaran, keteguhan, dan strategi seperti hijrah ke Habasyah. Periode ini menekankan pentingnya akidah tauhid dan akhlak mulia sebagai fondasi ajaran Islam.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Jahiliyah | Masa kegelapan dan kebodohan masyarakat Arab sebelum datangnya Islam. |
| Tauhid | Keyakinan akan keesaan Allah Swt. sebagai satu-satunya Tuhan yang berhak disembah. |
| As-Sabiqunal Awwalun | Orang-orang yang pertama kali masuk Islam. |
| Sirriyah | Dakwah yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi. |
| Jahr | Dakwah yang dilakukan secara terang-terangan. |
| Hijrah | Berpindah tempat dari suatu daerah ke daerah lain untuk mempertahankan atau menyebarkan agama. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah" mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Sejarah Nabi Muhammad Periode MakkahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSejarah Nabi Muhammad Periode MadinahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKhulafaur RasyidinBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisDinasti UmayyahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Misi Dakwah Nabi di MakkahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisStrategi Dakwah Nabi di MadinahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKemajuan Peradaban Masa RasulullahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAl-Khulafa Ar-Rasyidun Teladan UmatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Sejarah Kebudayaan Islam lain yang sudah tersedia
Dakwah Nabi Muhammad SAW Periode MadinahSejarah Kebudayaan Islam Kelas VII MTsPeradaban Islam Masa Dinasti AbbasiyahSejarah Kebudayaan Islam Kelas VIII MTsPerkembangan Islam di Indonesia (Peran Walisongo)Sejarah Kebudayaan Islam Kelas IX MTsLihat semua Modul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Sejarah Kebudayaan Islam kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah pada Sejarah Kebudayaan Islam MTs, Fase D, elemen Sejarah Kebudayaan Islam.
Modul Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah untuk Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII.
Apakah modul ajar Sejarah Kebudayaan Islam materi Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah ini gratis?
Ya. Modul Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah untuk kelas VII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah dapat Anda sesuaikan dengan murid Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI & Bahasa Arab Madrasah, pada Fase D untuk kelas VII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah untuk Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Sejarah Kebudayaan Islam ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.