MTsKelas VIIFase D

Modul Ajar & RPP Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VII
Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah adalah periode awal penyebaran Islam yang penuh tantangan. Dimulai secara sembunyi-sembunyi selama tiga tahun, kemudian terang-terangan setelah perintah Allah Swt. Tantangan berupa penolakan, ejekan, penyiksaan, dan boikot dihadapi dengan kesabaran, keteguhan, dan strategi seperti hijrah ke Habasyah. Periode ini menekankan pentingnya akidah tauhid dan akhlak mulia sebagai fondasi ajaran Islam.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah
Sejarah Kebudayaan Islam · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah
Sejarah Kebudayaan Islam · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSejarah Kebudayaan Islam
Fase / KelasD / VII
Materi PokokDakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengetahui kisah kelahiran dan masa kecil Nabi Muhammad saw serta kondisi masyarakat Arab sebelum Islam.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanSK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI & Bahasa Arab Madrasah
Elemen / DomainSejarah Kebudayaan Islam
Rumusan CP FasePeserta didik dapat menganalisis peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Islam, termasuk perjuangan Nabi Muhammad saw di periode Makkah, serta mengambil ibrah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualDakwah Nabi Muhammad saw di Makkah ditandai dengan penolakan keras kaum Quraisy, penyiksaan sahabat, dan hijrah ke Habasyah.
KonseptualDakwah Nabi Muhammad saw di Makkah memiliki strategi dan tahapan, meliputi dakwah sembunyi-sembunyi dan terang-terangan, dengan fokus pada akidah (tauhid) dan akhlak.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari urutan peristiwa dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah dan menganalisis hikmah dari setiap tahapan dakwah tersebut.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman tentang keteladanan Nabi Muhammad saw dalam berdakwah dapat menginspirasi keberanian dan kesabaran dalam menghadapi tantangan di kehidupan nyata.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeningkatkan keimanan dengan meneladani keteguhan dan kesabaran Nabi Muhammad saw dalam berdakwah hanya kepada Allah Swt. semata.
2. Cinta IlmuMendorong semangat mencari pengetahuan tentang sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw agar dapat mengambil hikmah dan pelajaran berharga.
3. Cinta LingkunganMenumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi antar sesama, serta menghindari konflik seperti yang terjadi di masa jahiliyah.
4. Cinta Diri dan SesamaMembangun empati terhadap penderitaan Nabi dan para sahabat, serta menumbuhkan keberanian untuk membela kebenaran dan keadilan tanpa kekerasan.
5. Cinta Tanah AirMenghargai perjuangan para pendahulu dalam menyebarkan nilai-nilai luhur agama, sebagai bagian dari warisan budaya dan peradaban bangsa yang patut dijaga.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis sumber belajar, peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang dan tujuan dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah dengan tepat.
  2. Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menguraikan tahapan dakwah Nabi Muhammad saw secara sembunyi-sembunyi dan terang-terangan dengan runtut.
  3. Dengan menyimak kisah, peserta didik dapat menganalisis tantangan dan rintangan yang dihadapi Nabi Muhammad saw serta para sahabat dalam berdakwah di Makkah dengan benar.
  4. Melalui studi kasus, peserta didik dapat menyimpulkan strategi dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah serta respons kaum Quraisy dengan akurat.
  5. Setelah melakukan presentasi, peserta didik dapat menyajikan hikmah dan nilai-nilai keteladanan dari perjuangan dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah dengan percaya diri.
Halaman 2 · Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami perjuangan Nabi Muhammad saw dalam berdakwah di Makkah mengajarkan nilai-nilai kesabaran, keteguhan, dan strategi yang relevan untuk menghadapi tantangan dakwah di era modern.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara Nabi Muhammad saw menyebarkan ajaran Islam di tengah penolakan keras kaum Quraisy, dan apa yang bisa kita teladani dari perjuangan beliau?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menganalisis teks narasi sejarah dan menyajikan hasil diskusi secara lisan maupun tulisan yang runtut dan jelas.
Pendidikan Pancasila: Mengaitkan nilai-nilai kesabaran, toleransi, dan persatuan dalam menghadapi perbedaan keyakinan yang dicontohkan Nabi Muhammad saw dengan nilai-nilai Pancasila.
Seni Budaya: Membuat poster atau mind map visual tentang tahapan dan tantangan dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendukung dengan mengajak peserta didik berdiskusi tentang kisah-kisah keteladanan Nabi Muhammad saw atau tokoh inspiratif lainnya di rumah.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dilengkapi dengan area pajang hasil kerja peserta didik, serta akses ke perpustakaan madrasah.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video kisah Nabi Muhammad saw dari platform edukasi terpercaya dan infografis interaktif tentang tahapan dakwah untuk memperkaya sumber belajar.
Halaman 3 · Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis sumber belajar, peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang dan tujuan dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan pengetahuan peserta didik tentang kondisi masyarakat Arab sebelum Islam dan kaitannya dengan kebutuhan akan dakwah.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini serta pertanyaan pemantik yang akan membimbing proses belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar peta jazirah Arab dan menampilkan video singkat tentang kondisi sosial-keagamaan masyarakat Makkah sebelum Islam, lalu bertanya, 'Mengapa Nabi Muhammad saw harus berdakwah di Makkah?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan lembar kerja yang berisi pertanyaan-pertanyaan panduan tentang latar belakang dan tujuan dakwah.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mencari informasi dari buku teks, artikel singkat, atau sumber digital yang disediakan guru untuk mengidentifikasi latar belakang dan tujuan dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah.
  2. Peserta didik mendiskusikan temuan mereka, mencatat poin-poin penting, dan menyusun jawaban atas pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan presentasi singkat (misalnya 5 menit) untuk memaparkan hasil identifikasi mereka tentang latar belakang dan tujuan dakwah.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setelah presentasi, guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik dan pertanyaan untuk memperdalam pemahaman.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap konsep-konsep kunci tentang latar belakang dan tujuan dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan poin-poin penting yang telah dipelajari tentang latar belakang dan tujuan dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah.
  2. Guru mengajak peserta didik merefleksikan hikmah dari materi hari ini dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta didik.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menguraikan tahapan dakwah Nabi Muhammad saw secara sembunyi-sembunyi dan terang-terangan dengan runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan menanyakan 'Apa saja tujuan dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah?' untuk mengulang konsep.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menguraikan tahapan dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan infografis atau garis waktu (timeline) yang menunjukkan peristiwa-peristiwa penting dalam dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah, seperti dakwah sembunyi-sembunyi, dakwah terang-terangan, dan hijrah ke Habasyah.
  2. Identifikasi masalah: Guru meminta peserta didik untuk mengamati infografis tersebut dan mengidentifikasi pertanyaan-pertanyaan yang muncul terkait tahapan dakwah, misalnya 'Mengapa dakwah dimulai secara sembunyi-sembunyi?' atau 'Siapa saja yang pertama masuk Islam?'
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengumpulan data: Peserta didik dalam kelompok mencari informasi dari berbagai sumber (buku teks, bahan ajar, internet) untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah diidentifikasi terkait tahapan dakwah.
  2. Pengolahan data: Peserta didik mengolah informasi yang terkumpul untuk mengklasifikasikan peristiwa berdasarkan tahapan dakwah (sembunyi-sembunyi dan terang-terangan) serta mencatat tokoh-tokoh penting dan inti ajaran pada setiap tahapan.
  3. Pembuktian: Setiap kelompok memverifikasi data yang telah mereka kumpulkan dengan membandingkan informasi dari berbagai sumber atau berdiskusi dengan kelompok lain untuk memastikan keakuratan urutan dan detail peristiwa.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok menyusun uraian runtut tentang tahapan dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah, baik secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan.
  2. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil uraian mereka, menjelaskan alasan di balik setiap tahapan, dan menjawab pertanyaan dari kelompok lain.
  3. Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan terhadap pemahaman peserta didik tentang tahapan dakwah, meluruskan jika ada miskonsepsi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik membuat rangkuman tentang tahapan dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja sama dan semangat belajar peserta didik, serta mengingatkan pentingnya kesabaran dalam berdakwah.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi tentang tantangan dakwah dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenjelajahi Jejak Dakwah Nabi!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi peristiwa penting dan tokoh dalam tahapan dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah.

Alat & bahan: Buku teks Sejarah Kebudayaan Islam, alat tulis, kertas HVS

Langkah kerja:

  1. Amati peta pikiran tentang dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah yang disediakan guru.
    Dakwah Nabi diMakkahLatar BelakangTahapan SirriyahTahapan JahrTantanganStrategi
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Bersama kelompokmu, lengkapi bagian yang kosong pada peta pikiran dengan informasi yang tepat dari buku teks atau sumber lain.
  3. Diskusikan mengapa Nabi Muhammad saw memulai dakwah secara sembunyi-sembunyi terlebih dahulu.
  4. Identifikasi minimal tiga tokoh sahabat yang pertama masuk Islam pada masa dakwah sembunyi-sembunyi dan tuliskan di kertasmu.
  5. Siapkan hasil diskusi kelompokmu untuk dipresentasikan di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Siapa nama ayah dan ibu Nabi Muhammad saw?
  2. Apa saja kebiasaan buruk masyarakat Makkah sebelum Islam datang?
  3. Menurutmu, apa itu 'dakwah'?
  4. Mengapa dakwah itu penting?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis esai dan pilihan ganda tentang latar belakang, tahapan, tantangan, dan hikmah dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi latar belakang dan tujuan dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah.Latar belakang dan tujuan dakwah periode Makkah.2 JPKeimanan dan ketakwaan, Penalaran kritis
2Menguraikan tahapan dakwah Nabi Muhammad saw secara sembunyi-sembunyi dan terang-terangan.Tahapan dakwah Nabi Muhammad saw (sembunyi-sembunyi dan terang-terangan).2 JPPenalaran kritis, Kolaborasi
3Menganalisis tantangan, rintangan, dan strategi dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah.Tantangan, rintangan, dan strategi dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah.2 JPKeimanan dan ketakwaan, Kolaborasi
Halaman 8 · Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah adalah fondasi utama penyebaran agama Islam. Periode ini penuh dengan perjuangan, kesabaran, dan keteguhan hati Nabi serta para sahabat dalam menyampaikan ajaran tauhid. Memahami periode ini akan membukakan mata kita pada nilai-nilai luhur kepahlawanan dan keimanan yang patut diteladani dalam kehidupan.

1. Latar Belakang dan Tujuan Dakwah
Sebelum Islam datang, masyarakat Makkah hidup dalam kegelapan jahiliyah, menyembah berhala, dan memiliki akhlak yang buruk seperti berjudi, minum khamar, dan perbudakan. Nabi Muhammad saw diutus untuk memperbaiki kerusakan moral dan akidah ini. Tujuan utama dakwah beliau adalah mengajak manusia menyembah Allah Swt. semata (tauhid), meninggalkan kemusyrikan, serta memperbaiki akhlak dan tatanan sosial agar tercipta masyarakat yang adil dan beradab sesuai tuntunan Islam. Dakwah dimulai di Makkah, tempat kelahiran Nabi dan pusat keagamaan bangsa Arab saat itu.

2. Dakwah Sembunyi-sembunyi (Sirriyah)
Dakwah ini berlangsung sekitar tiga tahun, dimulai setelah turunnya wahyu kedua (QS. Al-Muddatsir ayat 1-7). Nabi Muhammad saw memilih metode sembunyi-sembunyi untuk menghindari konflik langsung dengan kaum Quraisy yang sangat kuat pengaruhnya. Beliau mendekati orang-orang terdekat yang memiliki potensi menerima Islam, seperti keluarga dan sahabat karib. Tokoh-tokoh seperti Khadijah, Ali bin Abi Thalib, Zaid bin Haritsah, Abu Bakar Ash-Shiddiq, dan Utsman bin Affan adalah sebagian dari As-Sabiqunal Awwalun (orang-orang yang pertama masuk Islam) pada masa ini. Mereka menjadi pilar awal penyebaran Islam.

3. Dakwah Terang-terangan (Jahr)
Setelah tiga tahun dakwah sirriyah, Allah Swt. memerintahkan Nabi Muhammad saw untuk berdakwah secara terang-terangan melalui QS. Al-Hijr ayat 94. Nabi mulai menyampaikan ajaran Islam di Bukit Shafa, kemudian di tempat-tempat umum lainnya. Beliau mengajak seluruh kaum Quraisy untuk meninggalkan berhala dan menyembah Allah Swt. Dakwah terang-terangan ini menimbulkan reaksi keras dari kaum Quraisy, yang merasa terancam kedudukan sosial dan ekonomi mereka. Mereka mulai melakukan penolakan, ejekan, hingga penyiksaan terhadap Nabi dan para pengikutnya.

4. Tantangan dan Rintangan Dakwah
Dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah menghadapi berbagai rintangan berat. Kaum Quraisy melakukan penolakan keras, mulai dari ejekan, fitnah, bujukan harta dan kekuasaan, hingga ancaman pembunuhan. Para sahabat juga mengalami penyiksaan yang kejam, seperti Bilal bin Rabah yang disiksa di padang pasir dan keluarga Yasir yang disiksa hingga syahid. Kaum Quraisy juga melakukan boikot ekonomi dan sosial terhadap Bani Hasyim, keluarga Nabi, selama tiga tahun. Semua tantangan ini dihadapi Nabi dan para sahabat dengan kesabaran, keteguhan iman, dan tawakal kepada Allah Swt.

5. Strategi Dakwah dan Hijrah ke Habasyah
Dalam menghadapi rintangan, Nabi Muhammad saw menerapkan berbagai strategi. Beliau tetap teguh menyampaikan ajaran tauhid dan akhlak mulia, tidak gentar menghadapi ancaman. Untuk melindungi para sahabat dari penyiksaan, Nabi menganjurkan mereka untuk hijrah ke Habasyah (Ethiopia) dua kali, karena rajanya yang adil. Hijrah ini menunjukkan strategi menjaga keselamatan umat dan mencari perlindungan. Nabi juga terus berdialog dan mencoba menyadarkan kaum Quraisy dengan hikmah dan nasihat yang baik, meskipun sebagian besar menolak.

Rangkuman: Dakwah Nabi Muhammad saw di Makkah adalah periode awal penyebaran Islam yang penuh tantangan. Dimulai secara sembunyi-sembunyi selama tiga tahun, kemudian terang-terangan setelah perintah Allah Swt. Tantangan berupa penolakan, ejekan, penyiksaan, dan boikot dihadapi dengan kesabaran, keteguhan, dan strategi seperti hijrah ke Habasyah. Periode ini menekankan pentingnya akidah tauhid dan akhlak mulia sebagai fondasi ajaran Islam.

Halaman 9 · Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
JahiliyahMasa kegelapan dan kebodohan masyarakat Arab sebelum datangnya Islam.
TauhidKeyakinan akan keesaan Allah Swt. sebagai satu-satunya Tuhan yang berhak disembah.
As-Sabiqunal AwwalunOrang-orang yang pertama kali masuk Islam.
SirriyahDakwah yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi.
JahrDakwah yang dilakukan secara terang-terangan.
HijrahBerpindah tempat dari suatu daerah ke daerah lain untuk mempertahankan atau menyebarkan agama.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah" mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSejarah Kebudayaan Islam · Kelas VIIPeta Konsep
Dakwah Nabi Muhammad saw Periode MakkahLatar Belakang dan Tujuan DakwahDakwah Sembunyi-sembunyi (Sirriyah)Dakwah Terang-terangan (Jahr)Tantangan dan Rintangan DakwahStrategi Dakwah dan Hijrah ke Habasyah
Dari sub-bab Dakwah Nabi Muhammad saw Periode MakkahHalaman 12
Nama sekolah AndaSejarah Kebudayaan Islam · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaSejarah Kebudayaan Islam · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaSejarah Kebudayaan Islam · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaSejarah Kebudayaan Islam · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaSejarah Kebudayaan Islam · Kelas VIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Sejarah Kebudayaan Islam kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah pada Sejarah Kebudayaan Islam MTs, Fase D, elemen Sejarah Kebudayaan Islam.

Modul Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah untuk Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII.

Apakah modul ajar Sejarah Kebudayaan Islam materi Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah ini gratis?

Ya. Modul Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah untuk kelas VII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah dapat Anda sesuaikan dengan murid Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI & Bahasa Arab Madrasah, pada Fase D untuk kelas VII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah untuk Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Sejarah Kebudayaan Islam ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?

Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Dakwah Nabi Muhammad saw Periode Makkah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.