Paket CKelas XFase E

Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas X
Menghindari Marah dan Gibah

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Marah dan gibah adalah perilaku tercela yang dilarang dalam Islam karena membawa dampak negatif bagi diri sendiri, orang lain, dan masyarakat. Kita harus berusaha mengendalikan amarah dengan cara-cara Islami seperti mengubah posisi dan berwudu, serta menghindari gibah dengan menjauhi perkumpulan yang tidak bermanfaat. Menasihati orang lain pun harus dilakukan dengan adab yang baik, yaitu secara rahasia dan dengan bahasa yang lemah lembut.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Menghindari Marah dan Gibah
Pendidikan Agama Islam · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Menghindari Marah dan Gibah
Pendidikan Agama Islam · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Islam
Fase / KelasE / X
Materi PokokMenghindari Marah dan Gibah
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Warga Belajar:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Warga belajar telah memahami pentingnya menjaga lisan dan perilaku dalam Islam secara umum.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak mulia
    Warga belajar menunjukkan akhlak mulia dengan mengendalikan emosi marah dan menghindari gibah dalam interaksi sehari-hari.
  2. kolaborasi — elemen: bekerja sama
    Warga belajar bekerja sama dalam kelompok untuk menganalisis dampak negatif marah dan gibah serta mencari solusi bersama.
  3. kesehatan — elemen: kesehatan mental
    Warga belajar memahami dampak marah dan gibah terhadap kesehatan mental diri sendiri dan orang lain, serta mengembangkan strategi mengelola emosi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / Domainakhlak
Rumusan CP FaseWarga belajar mampu membiasakan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari dan menjauhi akhlak tercela sesuai ajaran Islam, serta menunjukkan sikap moderat dalam beragama.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMarah dan gibah adalah perilaku yang sering terjadi di masyarakat dan memiliki dampak negatif yang nyata.
KonseptualMarah adalah ekspresi emosi yang kuat, sedangkan gibah adalah membicarakan aib orang lain yang tidak ada pada dirinya.
ProseduralWarga belajar akan mempelajari langkah-langkah praktis untuk mengendalikan amarah dan menghindari gibah, serta cara menasihati dengan baik.
MetakognitifWarga belajar menyadari pentingnya mengelola emosi dan menjaga lisan sebagai bagian dari ibadah dan pembentukan karakter Islami.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenyadari bahwa menahan amarah dan menghindari gibah adalah perintah Allah SWT dan sunah Rasulullah SAW, serta bagian dari ibadah.
2. Cinta IlmuBerusaha mencari ilmu tentang cara-cara efektif mengelola emosi dan menjaga lisan melalui pembelajaran dan membaca sumber-sumber Islami.
3. Cinta LingkunganBerkomitmen untuk menciptakan lingkungan sosial yang harmonis, damai, dan bebas dari konflik akibat marah atau gibah di sekitar tempat tinggal.
4. Cinta Diri dan SesamaMenjaga kesehatan mental diri sendiri dengan tidak memendam amarah, serta menjaga perasaan orang lain dengan tidak bergibah atau menyakiti hati.
5. Cinta Tanah AirBerperan aktif dalam membangun masyarakat yang rukun dan beradab, bebas dari perpecahan akibat perilaku marah dan gibah, demi keutuhan bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui penayangan video, warga belajar dapat mengidentifikasi dua dampak negatif marah dan gibah terhadap diri sendiri dan orang lain dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, warga belajar dapat menjelaskan tiga cara efektif untuk mengendalikan emosi marah sesuai ajaran Islam secara runtut.
  3. Melalui studi kasus, warga belajar dapat menganalisis dua situasi yang memicu gibah dan menyajikan strategi menghindarinya dengan benar.
  4. Dengan praktik simulasi, warga belajar dapat mendemonstrasikan cara menasihati orang lain yang marah atau melakukan gibah dengan santun dan bijaksana.
Halaman 2 · Menghindari Marah dan Gibah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Menghindari marah dan gibah bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga kunci untuk menciptakan kedamaian hati, hubungan sosial yang harmonis, dan lingkungan masyarakat yang positif.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana perasaan Anda ketika menyaksikan atau menjadi korban dari kemarahan dan gibah di lingkungan sekitar?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila: Membangun perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai kerukunan dan keadilan sosial dalam bermasyarakat.
Bahasa Indonesia: Melatih kemampuan berkomunikasi secara efektif dan santun, terutama dalam menyampaikan nasihat atau pendapat.
Sosiologi: Menganalisis dampak sosial dari perilaku marah dan gibah terhadap keharmonisan masyarakat dan hubungan antarindividu.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau tokoh masyarakat dapat diajak berdiskusi tentang cara menasihati anak atau tetangga yang marah atau bergibah, serta memberikan contoh teladan.
Lingkungan PembelajaranRuangan kelas yang bersih dan nyaman, serta lingkungan belajar yang kondusif tanpa gangguan, akan mendukung fokus warga belajar dalam memahami materi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video pendek dari YouTube tentang kisah-kisah Islami atau ceramah ulama terkait marah dan gibah dapat memperkaya pemahaman warga belajar.
Halaman 3 · Menghindari Marah dan Gibah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui penayangan video, warga belajar dapat mengidentifikasi dua dampak negatif marah dan gibah terhadap diri sendiri dan orang lain dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Islami: Tutor menyebutkan ciri-ciri suatu kata dalam materi, warga belajar menebaknya. Contoh: 'Ini adalah perilaku membicarakan aib orang lain.' (Gibah).
  1. Tutor mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran warga belajar.
  2. Tutor melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman warga belajar terkait situasi yang memicu emosi marah atau gibah di lingkungan mereka, seperti di tempat kerja atau keluarga.
  3. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan pertanyaan pemantik yang menggugah kesadaran warga belajar akan pentingnya materi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Tutor menayangkan video pendek tentang konflik yang disebabkan oleh kemarahan dan penyebaran berita bohong (gibah) di lingkungan pedesaan, lalu bertanya tentang perasaan warga belajar setelah menonton.
  2. Mengorganisasi warga belajar untuk belajar: Tutor membagi warga belajar menjadi beberapa kelompok kecil dan membagikan lembar kerja yang berisi pertanyaan panduan untuk menganalisis video dan mengidentifikasi dampak negatifnya.
  3. Membimbing penyelidikan: Warga belajar dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi dampak negatif marah dan gibah pada diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sosial, dengan bimbingan tutor.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan hasil identifikasi mereka pada kertas plano atau papan tulis, lalu mempresentasikan di depan kelas.
  2. Tutor memfasilitasi sesi tanya jawab antar kelompok untuk memperdalam pemahaman tentang dampak-dampak tersebut.
  3. Warga belajar mencatat poin-poin penting dari presentasi kelompok lain.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Tutor memimpin diskusi kelas untuk merangkum dampak negatif marah dan gibah yang paling sering muncul dan paling merugikan.
  2. Tutor memberikan umpan balik konstruktif terhadap hasil diskusi kelompok dan presentasi warga belajar.
  3. Tutor menguatkan pemahaman dengan menyampaikan dalil Al-Qur'an dan Hadis tentang larangan marah dan gibah, serta menjelaskan hikmah di baliknya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Warga belajar bersama tutor menyimpulkan kembali dampak negatif marah dan gibah yang telah dipelajari.
  2. Tutor memberikan apresiasi atas partisipasi aktif warga belajar dan mendorong mereka untuk mulai menghindari perilaku tersebut dalam keseharian.
  3. Tutor menutup pelajaran dengan doa dan menyampaikan materi yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Menghindari Marah dan Gibah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan praktik simulasi, warga belajar dapat mendemonstrasikan cara menasihati orang lain yang marah atau melakukan gibah dengan santun dan bijaksana.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Senyum dan Salam: Warga belajar saling tersenyum dan mengucapkan salam kepada tiga teman berbeda, lalu menyebutkan satu kebaikan teman tersebut.
  1. Tutor mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran warga belajar.
  2. Tutor mengajak warga belajar mengingat kembali materi pertemuan sebelumnya tentang dampak negatif marah dan gibah.
  3. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu fokus pada cara mengendalikan diri dan menasihati orang lain.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Tutor menayangkan gambar kartun situasi di pasar yang menunjukkan dua orang sedang bergosip atau seorang pelanggan sedang marah-marah, lalu meminta warga belajar mengidentifikasi masalahnya.
  2. Mengorganisasi warga belajar untuk belajar: Tutor membagikan studi kasus singkat (skenario) tentang seseorang yang marah di tempat kerja atau gibah di lingkungan tetangga, dan meminta setiap kelompok untuk menganalisis penyebab dan mencari solusi Islami.
  3. Membimbing penyelidikan: Warga belajar dalam kelompok membahas studi kasus, mencari cara mengendalikan marah (misalnya berwudu, istighfar) dan tips menghindari gibah (misalnya mengalihkan pembicaraan, mengingatkan), serta merancang dialog menasihati secara santun.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok melakukan simulasi peran (role play) berdasarkan studi kasus yang diberikan, mendemonstrasikan cara mengendalikan diri dari marah atau menghindari gibah, serta menasihati orang lain dengan adab.
  2. Tutor memberikan umpan balik dan penguatan tentang adab menasihati dalam Islam, menekankan pentingnya lemah lembut dan menjaga privasi.
  3. Warga belajar lain memberikan masukan konstruktif terhadap simulasi yang ditampilkan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Tutor memimpin diskusi tentang tantangan dan kemudahan dalam menerapkan cara mengendalikan emosi dan menasihati orang lain di kehidupan nyata.
  2. Tutor menguatkan pemahaman warga belajar tentang pentingnya kesabaran dan kebijaksanaan dalam menghadapi situasi sulit.
  3. Tutor mengajak warga belajar merumuskan komitmen pribadi untuk menghindari marah dan gibah serta menjadi agen perdamaian di lingkungan mereka.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Warga belajar bersama tutor menyimpulkan langkah-langkah praktis menghindari marah dan gibah serta adab menasihati yang telah dipelajari.
  2. Tutor memberikan apresiasi kepada seluruh warga belajar atas partisipasi aktif dan keberanian mereka dalam praktik simulasi.
  3. Tutor memberikan tugas mandiri untuk membuat jurnal refleksi tentang pengalaman mengelola emosi dan doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Menghindari Marah dan Gibah — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA WARGA BELAJAR
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Tutor

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Warga belajar dapat menganalisis situasi pemicu marah dan gibah, serta merumuskan strategi menghindarinya.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Marah dan gibah adalah dua perilaku tercela yang seringkali sulit dihindari dalam kehidupan sehari-hari, namun memiliki dampak yang sangat merugikan.

Alat & bahan: kertas HVS, pensil, pulpen, spidol warna

Langkah kerja:

  1. Perhatikan gambar 1 yang disajikan. Diskusikan dengan kelompok Anda, apa yang sedang terjadi dan mengapa hal itu bisa memicu kemarahan atau gibah?
  2. Identifikasi minimal tiga situasi di lingkungan Anda (misalnya di pasar atau tempat kerja) yang sering memicu kemarahan atau gibah.
  3. Untuk setiap situasi yang Anda identifikasi, catat penyebabnya dan dampak negatif yang mungkin timbul.
  4. Bersama kelompok, rumuskan minimal dua strategi Islami yang efektif untuk menghindari atau mengatasi situasi tersebut.
  5. Presentasikan hasil diskusi kelompok Anda di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Menghindari Marah dan Gibah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang marah?
  2. Menurut Anda, apa itu gibah?
  3. Pernahkah Anda merasa marah atau mendengar gibah? Bagaimana perasaan Anda saat itu?

Formatif (proses): Tutor melakukan observasi terhadap partisipasi warga belajar dalam diskusi kelompok dan simulasi peran.

Sumatif (akhir): Warga belajar mengerjakan soal pilihan ganda dan esai secara individu untuk mengukur pemahaman dan kemampuan menerapkan materi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Menghindari Marah dan Gibah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi dampak negatif marah dan gibahDampak negatif marah dan gibah2 JPkeimanan dan ketakwaan, kesehatan
2Menjelaskan cara mengendalikan marahCara mengendalikan marah2 JPkeimanan dan ketakwaan, kesehatan
3Menganalisis situasi pemicu gibah dan strateginyaPemicu gibah dan strategi menghindarinya2 JPkeimanan dan ketakwaan, kolaborasi
4Mendemonstrasikan cara menasihati dengan santunAdab menasihati dalam Islam2 JPkolaborasi, keimanan dan ketakwaan
Halaman 8 · Menghindari Marah dan Gibah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Marah dan gibah adalah dua perilaku tercela yang seringkali sulit dihindari dalam kehidupan sehari-hari, namun memiliki dampak yang sangat merugikan. Sebagai seorang muslim, penting bagi kita untuk memahami bahaya kedua perilaku ini dan mencari cara efektif untuk menghindarinya, demi menjaga hati yang bersih dan hubungan sosial yang harmonis.

1. Pengertian Marah dan Gibah
Marah adalah gejolak emosi yang kuat dan tidak terkontrol yang muncul sebagai respons terhadap sesuatu yang tidak disukai atau dirasa mengancam. Dalam Islam, marah yang melampaui batas sangat dicela. Sedangkan gibah (غِيبَةٌ) adalah menyebutkan keburukan atau aib orang lain di belakangnya, meskipun hal tersebut benar adanya. Jika yang disebutkan tidak benar, maka itu disebut fitnah (بُهْتَانٌ) yang dosanya lebih besar. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Hujurat ayat 12: 'Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya.' Ayat ini menggambarkan betapa keji perbuatan gibah.

2. Dampak Negatif Marah
Marah memiliki banyak dampak negatif, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Bagi diri sendiri, marah dapat menyebabkan stres, tekanan darah tinggi, sakit kepala, dan bahkan masalah jantung. Secara mental, marah dapat mengganggu konsentrasi dan merusak suasana hati. Bagi orang lain, kemarahan dapat menyakiti perasaan, merusak hubungan pertemanan atau keluarga, bahkan memicu konflik yang lebih besar. Di lingkungan kerja atau masyarakat pedesaan, kemarahan bisa merusak reputasi dan menghambat kerjasama.

3. Dampak Negatif Gibah
Gibah juga membawa dampak buruk yang tidak kalah serius. Bagi korban gibah, mereka akan merasa sakit hati, malu, dan kehilangan kepercayaan. Bagi pelaku gibah, ia akan kehilangan pahala, mendapatkan dosa, dan dijauhi oleh orang lain karena dianggap tidak bisa dipercaya. Gibah juga dapat memicu permusuhan, fitnah, dan perpecahan di masyarakat. Lingkungan yang dipenuhi gibah akan menjadi tidak nyaman, penuh curiga, dan jauh dari kedamaian.

4. Cara Mengendalikan Marah
Islam mengajarkan beberapa cara untuk mengendalikan marah. Pertama, segera mengubah posisi (jika berdiri maka duduk, jika duduk maka berbaring). Kedua, berwudu untuk menenangkan diri dan memadamkan api amarah. Ketiga, membaca ta'awudz (أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ) untuk berlindung dari godaan setan. Keempat, diam dan menahan lisan agar tidak mengucapkan kata-kata yang menyakitkan. Kelima, mengingat balasan kebaikan bagi orang yang mampu menahan amarah, seperti yang disebutkan dalam Hadis Nabi Muhammad SAW.

5. Strategi Menghindari Gibah
Untuk menghindari gibah, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan. Pertama, menjauhi majelis atau perkumpulan yang cenderung membicarakan aib orang lain. Kedua, mengalihkan pembicaraan ke topik yang lebih bermanfaat atau positif. Ketiga, mengingatkan teman atau kerabat dengan cara yang santun jika mereka mulai bergibah. Keempat, selalu berprasangka baik (husnuzan) kepada orang lain. Kelima, menyibukkan diri dengan hal-hal yang produktif dan bermanfaat, seperti bekerja atau beribadah.

6. Adab Menasihati Orang Lain
Jika kita melihat orang lain marah atau bergibah, penting untuk menasihati mereka dengan adab yang baik. Pertama, menasihati secara rahasia (empat mata), bukan di depan umum. Kedua, menggunakan bahasa yang lembut, santun, dan penuh kasih sayang. Ketiga, tidak menggurui atau menghakimi, melainkan mengajak pada kebaikan. Keempat, memberikan contoh nyata yang baik. Kelima, mendoakan kebaikan bagi orang yang dinasihati agar Allah SWT membukakan hatinya. Nasihat yang baik akan lebih mudah diterima dan membawa perubahan positif.

Rangkuman: Marah dan gibah adalah perilaku tercela yang dilarang dalam Islam karena membawa dampak negatif bagi diri sendiri, orang lain, dan masyarakat. Kita harus berusaha mengendalikan amarah dengan cara-cara Islami seperti mengubah posisi dan berwudu, serta menghindari gibah dengan menjauhi perkumpulan yang tidak bermanfaat. Menasihati orang lain pun harus dilakukan dengan adab yang baik, yaitu secara rahasia dan dengan bahasa yang lemah lembut.

Halaman 9 · Menghindari Marah dan Gibah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
GibahMembicarakan aib atau keburukan orang lain di belakangnya.
FitnahMenyebarkan kabar bohong tentang orang lain.
HusnuzanBerprasangka baik kepada orang lain.
Ta'awudzBacaan 'A'udzubillahiminasyaitonirojim' untuk berlindung dari setan.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Menghindari Marah dan Gibah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Menghindari Marah dan Gibah" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Menghindari Marah dan Gibah — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Menghindari Marah dan Gibah ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XPeta Konsep
Menghindari Marah dan GibahPengertian Marah dan GibahDampak Negatif MarahDampak Negatif GibahCara Mengendalikan MarahStrategi Menghindari Gibah
Dari sub-bab Menghindari Marah dan GibahHalaman 12
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKolaborasiKesehatan
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Menghindari Marah dan Gibah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Peta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas X Setahun

Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.

Modul Pendidikan Agama Islam lain yang sudah tersedia

Kompetisi dalam KebaikanPendidikan Agama Islam Kelas X Paket CRaja’, Tawakal, dan Tobat kepada Allah SwtPendidikan Agama Islam Kelas X Paket CLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas X →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Menghindari Marah dan Gibah pada Pendidikan Agama Islam Paket C, Fase E, elemen akhlak.

Modul Menghindari Marah dan Gibah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Menghindari Marah dan Gibah untuk Pendidikan Agama Islam kelas X.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Menghindari Marah dan Gibah ini gratis?

Ya. Modul Menghindari Marah dan Gibah untuk kelas X Paket C dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Menghindari Marah dan Gibah ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Menghindari Marah dan Gibah ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Menghindari Marah dan Gibah dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Menghindari Marah dan Gibah ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase E untuk kelas X Paket C. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Menghindari Marah dan Gibah tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Menghindari Marah dan Gibah untuk Pendidikan Agama Islam kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Menghindari Marah dan Gibah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas X Paket C berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Menghindari Marah dan Gibah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk Paket C negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama Paket C Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Menghindari Marah dan Gibah disusun untuk Paket C dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Paket CSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.