BerandaModul Ajar SDIPAS › Majulah Daerahku
SD · Kelas V · Fase C

Modul Ajar & RPP IPAS Kelas V
Majulah Daerahku

Modul ajar (RPP) IPAS SD kelas V materi Majulah Daerahku lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Sampul modul ajar IPAS kelas V materi Majulah Daerahku — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Setiap daerah memiliki potensi alam dan buatan yang unik, namun juga menghadapi berbagai permasalahan. Dengan mengenali potensi dan masalah, kita dapat merancang ide-ide kreatif untuk memanfaatkannya demi kemajuan daerah. Peran aktif dan kolaborasi dari seluruh warga sangat penting untuk mencapai kesejahteraan bersama, menjadikan daerah tempat tinggal kita lebih baik dan maju.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Majulah Daerahku
IPAS · Kelas V · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Majulah Daerahku
IPAS · Fase C · Kelas V · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasC / V
Materi PokokMajulah Daerahku
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik mengenal beberapa ciri khas daerah tempat tinggalnya dan daerah lain di Indonesia.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kewargaan, kolaborasi, kreativitas.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenganalisis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis permasalahan sosial, ekonomi, dan lingkungan di daerahnya, serta mengidentifikasi potensi dan upaya yang dapat dilakukan untuk kemajuan daerah.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas fakta-fakta tentang kondisi geografis, sumber daya, dan kegiatan ekonomi di berbagai daerah di Indonesia.
KonseptualKonsep inti yang dipelajari adalah potensi daerah, permasalahan daerah, dan upaya kolaboratif untuk memajukan daerah.
ProseduralPeserta didik akan belajar prosedur mengidentifikasi masalah, menggali potensi, dan merancang solusi sederhana untuk kemajuan daerah.
MetakognitifPeserta didik mengembangkan kesadaran tentang pentingnya peran aktif mereka sebagai warga negara dalam pembangunan daerah.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi potensi sumber daya alam dan buatan yang dimiliki daerah tempat tinggalnya.
  2. Menganalisis permasalahan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang dihadapi daerahnya.
  3. Merancang ide-ide kreatif untuk memanfaatkan potensi daerah demi kemajuan bersama.
  4. Mempresentasikan hasil identifikasi dan ide pengembangan daerah dengan percaya diri.
  5. Menunjukkan sikap kolaboratif dalam merencanakan upaya memajukan daerah.
Halaman 2 · Majulah Daerahku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh sumber daya alamnya, tetapi juga oleh peran aktif masyarakat dalam mengenali potensi dan mengatasi tantangan demi kesejahteraan bersama.

Pertanyaan pemantik: "Apa yang bisa kita lakukan agar daerah tempat tinggal kita menjadi lebih maju dan sejahtera?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan presentasi, diskusi, dan penulisan ide-ide proyek.
PPKn: Pemahaman tentang hak dan kewajiban warga negara dalam pembangunan daerah, serta nilai-nilai gotong royong.
Seni Budaya: Membuat poster atau media visual yang menarik untuk presentasi proyek.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau tokoh masyarakat dapat diundang untuk berbagi pengalaman tentang upaya memajukan daerah mereka, atau untuk memberikan masukan pada proyek siswa.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok yang nyaman dan presentasi. Lingkungan sekitar sekolah dapat dijadikan objek pengamatan untuk identifikasi potensi dan masalah.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik dapat mencari informasi tentang potensi dan masalah daerah melalui internet, atau menggunakan aplikasi presentasi sederhana untuk proyek mereka.
Halaman 3 · Majulah Daerahku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi potensi sumber daya alam dan buatan yang dimiliki daerah tempat tinggalnya.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitPeserta didik menyapa guru dan teman, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi potensi daerah, dan memantik diskusi singkat tentang hal-hal yang mereka banggakan dari daerahnya, membuat mereka sadar akan pentingnya mengenal daerah sendiri.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik secara berkelompok mengamati berbagai gambar atau video tentang potensi daerah di Indonesia (pertanian, perikanan, pariwisata, kerajinan) dan mengidentifikasi jenis-jenis potensi tersebut, mengaitkan dengan potensi yang mungkin ada di daerah mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok mengisi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) 'Potensiku, Daerahku' dengan mencatat potensi sumber daya alam dan buatan di daerah sekitar sekolah atau tempat tinggal mereka, serta mendiskusikan bagaimana potensi tersebut dapat dimanfaatkan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi potensi daerah. Guru memberikan umpan balik, menguatkan konsep tentang berbagai jenis potensi, dan mendorong peserta didik untuk berpikir lebih dalam tentang nilai dari potensi daerah mereka.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru mengajak peserta didik menyimpulkan bersama tentang kekayaan potensi daerah. Peserta didik melakukan refleksi singkat tentang apa yang mereka pelajari dan rasakan. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memotivasi untuk pertemuan berikutnya, diakhiri dengan doa bersama dalam suasana gembira.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Majulah Daerahku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis permasalahan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang dihadapi daerahnya.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitPeserta didik menyapa guru dan teman, berdoa, dan presensi. Guru mengingatkan kembali materi potensi daerah dari pertemuan sebelumnya, lalu menyampaikan bahwa hari ini mereka akan fokus mengidentifikasi tantangan atau masalah di daerah, agar mereka sadar bahwa kemajuan daerah juga berarti mengatasi masalah.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik membaca studi kasus singkat atau menonton video tentang permasalahan umum di daerah (sampah, kemacetan, pengangguran, kurangnya fasilitas umum). Mereka menganalisis penyebab dan dampak dari permasalahan tersebut, mengaitkannya dengan kondisi di daerah mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitDalam kelompok, peserta didik berdiskusi dan mencatat minimal tiga permasalahan yang sering mereka lihat atau dengar di daerahnya. Kemudian, mereka memilih satu masalah utama dan menganalisis dampaknya terhadap masyarakat serta lingkungan, mengisi bagian 'Masalah Daerahku' pada LKPD.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan permasalahan daerah yang telah mereka identifikasi dan analisis. Guru memandu diskusi kelas untuk membandingkan berbagai masalah dan mencari benang merah, serta memberikan penguatan tentang pentingnya memahami akar masalah sebelum mencari solusi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitPeserta didik bersama guru merangkum jenis-jenis permasalahan daerah. Guru memberikan umpan balik positif dan apresiasi atas keberanian mereka mengidentifikasi masalah. Guru memberikan motivasi untuk mencari solusi kreatif di pertemuan berikutnya, diakhiri dengan doa bersama yang penuh semangat.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Majulah Daerahku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject-Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Merancang ide-ide kreatif untuk memanfaatkan potensi daerah demi kemajuan bersama dan mempresentasikan hasil identifikasi.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitPeserta didik menyapa, berdoa, dan presensi. Guru mengulas singkat potensi dan masalah daerah yang telah diidentifikasi. Guru menjelaskan bahwa hari ini mereka akan menjadi 'pahlawan daerah' dengan merancang ide solusi, membuat mereka sadar bahwa belajar ini akan bermuara pada tindakan nyata.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitGuru menjelaskan konsep 'solusi kreatif' dan memberikan contoh sederhana bagaimana potensi dapat digunakan untuk mengatasi masalah. Peserta didik diajak berpikir di luar kebiasaan untuk menemukan ide-ide baru.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok merancang sebuah 'Proyek Maju Daerahku' yang memanfaatkan potensi daerah untuk mengatasi salah satu masalah yang telah mereka identifikasi di pertemuan sebelumnya. Mereka membuat poster mini atau mind map berisi nama proyek, tujuan, manfaat, dan langkah-langkah sederhana pelaksanaannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan 'Proyek Maju Daerahku' mereka di depan kelas. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif, mengapresiasi ide-ide kreatif, dan menguatkan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan kemajuan daerah.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya peran aktif dalam memajukan daerah. Guru memberikan penghargaan kepada semua kelompok atas kerja keras dan ide-ide brilian mereka, menciptakan suasana yang menggembirakan. Guru mendorong peserta didik untuk terus peduli pada daerahnya, diakhiri dengan doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Majulah Daerahku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Membimbing peserta didik mengidentifikasi potensi dan masalah daerah, serta merancang ide solusi.

Alat & bahan: Lembar kerja cetak, alat tulis, pensil warna/spidol, kertas plano/karton.

Langkah kerja:

  1. Amati lingkungan sekitar daerahmu (bisa lingkungan rumah, sekolah, atau desa/kota).
  2. Diskusikan dalam kelompok, potensi apa saja yang ada di daerahmu (contoh: sawah, sungai, kerajinan, tempat wisata).
  3. Catatlah minimal 3 potensi daerah yang kalian temukan pada tabel yang tersedia.
  4. Diskusikan juga, permasalahan apa saja yang sering kalian lihat atau dengar di daerahmu (contoh: sampah berserakan, jalan rusak, kurangnya lapangan kerja).
  5. Pilihlah satu masalah utama, lalu diskusikan ide-ide kreatif bagaimana potensi daerah bisa digunakan untuk mengatasi masalah tersebut.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Majulah Daerahku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang daerah tempat tinggalmu?
  2. Sebutkan satu hal yang kamu banggakan dari daerahmu!
  3. Apakah ada masalah di daerahmu yang kamu sadari?
  4. Menurutmu, apa itu 'potensi daerah'?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi ide proyek.

Sumatif (akhir): Penilaian poster/mind map 'Proyek Maju Daerahku' dan presentasi kelompok.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Majulah Daerahku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi potensi sumber daya alam dan buatan daerahPotensi daerah (alam & buatan)2 JPkewargaan
2Menganalisis permasalahan sosial, ekonomi, dan lingkungan daerahPermasalahan daerah2 JPpenalaran kritis
3Merancang ide kreatif untuk kemajuan daerah & presentasiIde solusi & proyek daerah2 JPkreativitas, kolaborasi
Halaman 9 · Majulah Daerahku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Daerah tempat kita tinggal memiliki banyak hal istimewa, mulai dari pemandangan alam yang indah, hasil bumi yang melimpah, hingga keunikan budaya dan kerajinan tangan. Semua itu adalah potensi yang bisa membuat daerah kita maju dan sejahtera. Namun, kadang ada juga masalah yang perlu kita pecahkan bersama. Mari kita kenali daerah kita lebih dalam dan cari tahu bagaimana kita bisa ikut memajukannya!

1. Mengenal Potensi Daerah
Setiap daerah di Indonesia punya keunikan dan kekayaan tersendiri. Kekayaan ini disebut potensi daerah. Potensi bisa berupa sumber daya alam, seperti tanah subur untuk pertanian, laut kaya ikan, hutan dengan hasil kayu, atau pegunungan yang indah untuk wisata. Ada juga potensi sumber daya buatan, misalnya kerajinan tangan khas, tarian tradisional, makanan khas, atau bangunan bersejarah. Potensi-potensi ini jika dikelola dengan baik bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membuat daerah semakin dikenal.

2. Permasalahan di Daerah Kita
Selain potensi, daerah juga bisa menghadapi berbagai masalah. Masalah ini bisa bermacam-macam, seperti sampah yang menumpuk, jalan rusak, air bersih yang sulit didapat, atau bahkan kurangnya lapangan pekerjaan bagi warga. Ada juga masalah sosial seperti anak-anak putus sekolah atau kurangnya fasilitas kesehatan. Mengenali masalah ini adalah langkah awal untuk mencari solusi. Kita perlu tahu apa penyebabnya dan siapa saja yang terdampak agar bisa mencari jalan keluarnya bersama.

3. Pemanfaatan Potensi untuk Kemajuan
Potensi daerah yang kita miliki bisa menjadi kunci untuk mengatasi berbagai masalah. Misalnya, jika daerah kita punya banyak bahan baku kerajinan, kita bisa melatih warga untuk membuat kerajinan yang punya nilai jual tinggi. Jika daerah kita punya pantai yang indah, kita bisa mengembangkannya menjadi objek wisata yang menarik. Dengan memanfaatkan potensi secara cerdas, kita bisa menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan warga, dan menjaga kelestarian lingkungan.

4. Peran Kita Memajukan Daerah
Memajukan daerah bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tugas kita semua sebagai warga. Kita bisa mulai dari hal-hal kecil, seperti menjaga kebersihan lingkungan, ikut serta dalam kegiatan gotong royong, atau melaporkan masalah yang kita temui. Kita juga bisa menyumbangkan ide-ide kreatif untuk mengembangkan potensi daerah. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, kita bisa membuat daerah kita menjadi tempat yang lebih baik dan maju.

Rangkuman: Setiap daerah memiliki potensi alam dan buatan yang unik, namun juga menghadapi berbagai permasalahan. Dengan mengenali potensi dan masalah, kita dapat merancang ide-ide kreatif untuk memanfaatkannya demi kemajuan daerah. Peran aktif dan kolaborasi dari seluruh warga sangat penting untuk mencapai kesejahteraan bersama, menjadikan daerah tempat tinggal kita lebih baik dan maju.

Halaman 10 · Majulah Daerahku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Potensi daerahKekayaan atau kemampuan yang dimiliki suatu daerah yang dapat dikembangkan.
Sumber daya alamSegala sesuatu yang berasal dari alam dan dapat dimanfaatkan manusia.
Sumber daya buatanSegala sesuatu yang dibuat atau dihasilkan oleh manusia.
KesejahteraanKeadaan hidup yang baik, makmur, dan damai.
KolaborasiKerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Majulah Daerahku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Majulah Daerahku" mata pelajaran IPAS Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP. ……………………
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Majulah Daerahku — pratinjau tuntas.org

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar IPAS Majulah Daerahku ini gratis?

Ya. Modul Majulah Daerahku untuk kelas V SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas V langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah modul ajar IPAS kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Majulah Daerahku ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas V SD.

Ini modul ajar atau RPP?

Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Majulah Daerahku untuk IPAS kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Bisakah modul Majulah Daerahku ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Majulah Daerahku dapat Anda sesuaikan dengan murid IPAS kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Semua Modul Ajar IPAS SDSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.