Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Kristen Kelas V
Yesus Lahir Bagiku
Modul ajar (RPP) Pendidikan Agama Kristen SD kelas V materi Yesus Lahir Bagiku lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Yesus Lahir Bagiku yang Anda cari? Materi Pendidikan Agama Kristen Kelas V lainnya:
Lihat peta materi setahun7 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen |
| Fase / Kelas | C / V |
| Materi Pokok | Yesus Lahir Bagiku |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (9 JP: 3 JP × 35 menit = 105 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik mengetahui kisah kelahiran Yesus secara umum dan mengenal beberapa tokoh dalam kisah tersebut.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, kreativitas, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Allah Berkarya |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami karya Allah melalui kelahiran Yesus Kristus sebagai Juru Selamat, mensyukuri anugerah tersebut, dan menunjukkannya dalam sikap serta perbuatan nyata sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kelahiran Yesus Kristus adalah peristiwa nyata yang dicatat dalam Alkitab dan dirayakan setiap tahun di seluruh dunia. |
| Konseptual | Kelahiran Yesus menunjukkan kasih Allah yang besar kepada manusia untuk menyelamatkan mereka dari dosa. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar meneladani sikap tokoh-tokoh Alkitab dalam menyambut kelahiran Yesus dan merayakan Natal dengan makna yang benar. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bagaimana pemahaman tentang kelahiran Yesus membentuk cara mereka bersyukur dan berbagi kasih kepada sesama. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menjelaskan kembali kisah kelahiran Yesus Kristus berdasarkan Alkitab dengan tepat.
- Mengidentifikasi tokoh-tokoh yang terlibat dalam kisah kelahiran Yesus dan perannya.
- Menyebutkan makna kelahiran Yesus bagi dirinya dan sesama.
- Menunjukkan sikap bersyukur atas kelahiran Yesus melalui perbuatan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
- Merancang dan membuat kartu ucapan Natal yang berisi pesan syukur atas kelahiran Yesus.
Pemahaman bermakna: Kelahiran Yesus Kristus adalah bukti nyata kasih Allah yang maha besar bagi setiap orang, membawa sukacita dan harapan keselamatan yang perlu disyukuri dan diwujudkan dalam tindakan nyata.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kelahiran seorang bayi di kandang sederhana bisa mengubah dunia dan membawa sukacita bagi banyak orang?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Seni Budaya dan Prakarya: Mendesain dan membuat kartu ucapan Natal dengan berbagai teknik dan bahan. Bahasa Indonesia: Menulis pesan ucapan Natal yang bermakna dan efektif dalam kartu. Matematika: Mengukur dan memotong bahan kartu dengan presisi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berpartisipasi dengan membantu anak-anak mencari bahan atau ide kreatif untuk membuat kartu ucapan Natal di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata nyaman dengan dekorasi bernuansa Natal sederhana, serta sudut baca dengan buku cerita Natal untuk mendukung suasana belajar. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video animasi kisah kelahiran Yesus dari YouTube atau platform edukasi lainnya untuk visualisasi materi yang menarik. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menjelaskan kembali kisah kelahiran Yesus Kristus berdasarkan Alkitab dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa dengan salam dan memimpin doa, memeriksa kehadiran, kemudian menyampaikan bahwa hari ini mereka akan belajar tentang peristiwa kelahiran Yesus yang sangat penting. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yaitu memahami kisah kelahiran Yesus dan menanyakan, 'Apa yang kalian ketahui tentang Natal?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik menyimak cerita kelahiran Yesus dari Alkitab (Lukas 2:1-20 dan Matius 2:1-12) yang dibacakan guru atau melalui video animasi. Mereka kemudian mengidentifikasi tokoh-tokoh penting seperti Maria, Yusuf, para gembala, dan orang Majus, serta peristiwa-peristiwa kunci yang terjadi. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik membuat peta pikiran atau poster sederhana yang menggambarkan urutan peristiwa kelahiran Yesus dan tokoh-tokoh yang terlibat. Mereka diminta untuk menuliskan hal-hal menarik yang mereka temukan dari kisah tersebut. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas. Guru memberikan umpan balik dan menguatkan pemahaman siswa tentang kronologi dan tokoh-tokoh dalam kisah kelahiran Yesus. Guru menekankan bahwa kisah ini bukan hanya cerita, tetapi peristiwa nyata yang memiliki makna. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama tentang kisah kelahiran Yesus. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua siswa dan mengajak mereka untuk merenungkan kembali kebesaran kasih Allah. Pertemuan diakhiri dengan doa syukur dan senyum. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menyebutkan makna kelahiran Yesus bagi dirinya dan sesama. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru memulai dengan salam dan doa, lalu mengulas kembali kisah kelahiran Yesus dari pertemuan sebelumnya. Guru kemudian menampilkan gambar-gambar yang menunjukkan perayaan Natal dan bertanya, 'Mengapa kita merayakan Natal? Apa makna kelahiran Yesus bagi kita?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara individu atau berpasangan membaca teks pendek tentang makna kelahiran Yesus sebagai Juru Selamat dan bukti kasih Allah. Mereka menggarisbawahi atau mencatat kata kunci yang menjelaskan makna tersebut, kemudian mendiskusikannya dengan teman sebangku. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Peserta didik mengerjakan LKPD yang berisi pertanyaan reflektif tentang 'Apa makna kelahiran Yesus bagiku?' dan 'Bagaimana aku bisa menunjukkan rasa syukurku atas kelahiran Yesus kepada sesama?'. Mereka diajak untuk berpikir tentang tindakan nyata yang bisa dilakukan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Beberapa peserta didik membagikan jawaban mereka dari LKPD di depan kelas. Guru memfasilitasi diskusi tentang berbagai makna yang ditemukan dan memberikan penguatan bahwa kelahiran Yesus adalah anugerah terbesar yang membawa damai dan sukacita bagi seluruh umat manusia. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru bersama peserta didik merangkum makna kelahiran Yesus dan pentingnya bersyukur. Guru memberikan pujian atas ide-ide kreatif siswa. Guru memberikan tugas untuk mulai memikirkan desain kartu ucapan Natal untuk pertemuan berikutnya, lalu menutup dengan lagu pujian dan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Merancang dan membuat kartu ucapan Natal yang berisi pesan syukur atas kelahiran Yesus. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, lalu mengajak siswa menyanyikan lagu Natal. Guru mengingatkan tujuan pertemuan hari ini yaitu membuat kartu ucapan Natal sebagai wujud syukur atas kelahiran Yesus. Guru bertanya, 'Siapa yang sudah punya ide untuk kartu Natalnya?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik melihat contoh-contoh kartu ucapan Natal yang kreatif dan bermakna. Guru menjelaskan kriteria pembuatan kartu, yaitu harus mencerminkan sukacita atas kelahiran Yesus dan berisi pesan syukur atau harapan yang relevan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Peserta didik secara individu merancang dan membuat kartu ucapan Natal. Mereka menggunakan berbagai alat dan bahan yang disediakan atau dibawa sendiri (kertas warna, spidol, glitter, gambar, dll.). Guru berkeliling memberikan bimbingan dan dukungan kreatif. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setelah selesai, setiap peserta didik mempresentasikan kartu ucapannya di depan kelas, menjelaskan pesan yang ingin disampaikan. Guru dan teman-teman memberikan apresiasi atas kreativitas dan makna yang terkandung dalam kartu tersebut. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan bahwa karya yang dibuat adalah ekspresi syukur atas kelahiran Yesus. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada semua siswa atas kerja keras dan kreativitas mereka. Guru menutup pelajaran dengan doa dan harapan agar sukacita Natal selalu menyertai. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengeksplorasi makna kelahiran Yesus Kristus bagi diri sendiri dan sesama.
Alat & bahan: Lembar LKPD, alat tulis, pensil warna
Langkah kerja:
- Bacalah kembali kisah kelahiran Yesus Kristus dari Lukas 2:1-20 dan Matius 2:1-12.
- Renungkanlah, mengapa peristiwa kelahiran Yesus ini begitu penting?
- Isilah tabel di bawah ini dengan makna yang kamu temukan.
- Tuliskan satu tindakan nyata yang akan kamu lakukan untuk menunjukkan rasa syukurmu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang Natal?
- Siapa saja tokoh yang kamu ingat dalam kisah kelahiran Yesus?
- Menurutmu, mengapa Yesus lahir ke dunia?
- Bagaimana perasaanmu saat mendengar kisah kelahiran Yesus?
Formatif (proses): Observasi partisipasi siswa dalam diskusi kelompok, kelengkapan peta pikiran/poster, dan jawaban pada LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian kartu ucapan Natal (kreativitas, kesesuaian pesan, kerapian) dan jawaban esai tentang makna kelahiran Yesus.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan kembali kisah kelahiran Yesus Kristus berdasarkan Alkitab dengan tepat. | Kisah kelahiran Yesus, tokoh-tokoh penting. | 3 JP | Keimanan dan Ketakwaan |
| 2 | Menyebutkan makna kelahiran Yesus bagi dirinya dan sesama. | Makna kelahiran Yesus sebagai Juru Selamat dan bukti kasih Allah. | 3 JP | Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis |
| 3 | Merancang dan membuat kartu ucapan Natal yang berisi pesan syukur atas kelahiran Yesus. | Ekspresi syukur, kreativitas dalam berkarya. | 3 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
Kelahiran Yesus Kristus adalah peristiwa yang sangat istimewa dan penuh sukacita bagi umat Kristen di seluruh dunia. Lebih dari sekadar perayaan, kelahiran-Nya membawa kabar baik tentang kasih Allah yang luar biasa. Mari kita selami kisah ini untuk memahami mengapa kelahiran seorang bayi di kandang sederhana memiliki makna yang begitu mendalam bagi kita semua.
1. Nubuat Kelahiran Juru Selamat
Jauh sebelum Yesus lahir, para nabi telah menubuatkan kedatangan seorang Juru Selamat. Misalnya, Nabi Yesaya mengatakan bahwa seorang perawan akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki yang akan dinamakan Imanuel, yang berarti 'Allah menyertai kita'. Nubuat ini menunjukkan bahwa kelahiran Yesus adalah bagian dari rencana besar Allah untuk menyelamatkan manusia dari dosa-dosa mereka. Ini bukan peristiwa kebetulan, melainkan penggenapan janji ilahi yang telah dinanti-nantikan.
2. Maria dan Yusuf: Sebuah Ketaatan
Kisah kelahiran Yesus dimulai dengan Maria, seorang gadis muda di Nazaret, yang menerima kabar mengejutkan dari Malaikat Gabriel bahwa ia akan mengandung dari Roh Kudus dan melahirkan Anak Allah. Meskipun awalnya bingung, Maria dengan iman berkata, 'Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.' Yusuf, tunangannya, juga menerima petunjuk melalui mimpi untuk mengambil Maria sebagai istrinya. Ketaatan Maria dan Yusuf menunjukkan iman yang besar kepada rencana Allah, meskipun itu berarti menghadapi tantangan dan pandangan masyarakat.
3. Perjalanan ke Betlehem
Pada masa itu, Kaisar Agustus mengeluarkan perintah agar semua orang didaftarkan di kota asalnya masing-masing. Yusuf dan Maria, yang sedang mengandung, harus melakukan perjalanan jauh dari Nazaret ke Betlehem, kota asal Yusuf. Perjalanan ini sangat sulit, terutama bagi Maria yang sedang hamil tua. Betlehem juga merupakan kota kelahiran Raja Daud, yang menggenapi nubuat bahwa Mesias akan lahir di kota Daud. Ini menunjukkan bagaimana setiap detail peristiwa kelahiran Yesus telah diatur oleh Allah.
4. Yesus Lahir di Kandang
Ketika mereka tiba di Betlehem, tidak ada tempat bagi mereka di penginapan. Maria melahirkan Yesus di sebuah kandang domba, dan membaringkan-Nya di palungan (tempat makan hewan). Meskipun lahir dalam kesederhanaan dan kemiskinan, kelahiran Yesus adalah peristiwa yang paling mulia. Ini mengajarkan kita tentang kerendahan hati dan bahwa Allah tidak memandang kemewahan dunia, melainkan hati yang tulus. Kelahiran di kandang juga menjadi simbol bahwa Yesus datang untuk semua orang, bahkan yang paling rendah sekalipun.
5. Para Gembala dan Malaikat
Pada malam kelahiran Yesus, para gembala yang sedang menjaga domba di padang mendengar kabar sukacita dari malaikat. Malaikat memberitakan bahwa telah lahir Juru Selamat, yaitu Kristus Tuhan, di kota Daud. Tiba-tiba, sejumlah besar bala tentara surga muncul, memuji Allah dan berkata, 'Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.' Para gembala segera pergi ke Betlehem dan menemukan bayi Yesus di palungan, persis seperti yang dikatakan malaikat. Mereka kemudian menyebarkan kabar baik ini kepada banyak orang.
6. Orang Majus dari Timur
Beberapa waktu kemudian, orang-orang Majus dari Timur datang ke Yerusalem, mencari Raja orang Yahudi yang baru lahir, karena mereka melihat bintang-Nya di Timur. Bintang itu menuntun mereka ke Betlehem, ke rumah tempat Yesus berada. Mereka sujud menyembah-Nya dan mempersembahkan hadiah emas, kemenyan, dan mur. Kedatangan orang Majus menunjukkan bahwa kelahiran Yesus adalah kabar baik bagi semua bangsa, bukan hanya bagi bangsa Israel. Mereka adalah bukti bahwa Allah menyatakan diri-Nya kepada siapa saja yang mencari-Nya dengan tulus.
7. Makna Kelahiran Yesus Bagiku
Kelahiran Yesus bukan hanya kisah lama, tetapi memiliki makna mendalam bagi kita hari ini. Yesus lahir untuk menyelamatkan kita dari dosa dan memberikan kita hidup yang kekal. Kelahiran-Nya menunjukkan betapa besar kasih Allah kepada kita. Melalui Yesus, kita memiliki harapan, damai sejahtera, dan sukacita. Kita diajak untuk meneladani kasih dan kerendahan hati-Nya, serta membagikan kabar baik ini kepada orang lain. Natal adalah waktu untuk bersyukur dan merayakan anugerah keselamatan ini.
Rangkuman: Kelahiran Yesus Kristus di Betlehem adalah penggenapan janji Allah untuk menyelamatkan umat manusia. Dalam kesederhanaan kandang, Yesus lahir sebagai bukti kasih Allah yang tak terbatas. Kisah Maria, Yusuf, para gembala, dan orang Majus mengajarkan kita tentang iman, ketaatan, dan sukacita. Kelahiran Yesus membawa damai sejahtera dan harapan bagi dunia, serta menjadi dasar bagi setiap kita untuk bersyukur dan hidup sesuai ajaran-Nya.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Betlehem | Kota tempat Yesus dilahirkan. |
| Palungan | Tempat makan hewan, tempat Yesus dibaringkan setelah lahir. |
| Juru Selamat | Penyelamat; sebutan untuk Yesus Kristus yang datang menyelamatkan manusia dari dosa. |
| Nubuat | Ramalan atau janji ilahi yang disampaikan oleh para nabi. |
| Imanuel | Nama Yesus yang berarti 'Allah menyertai kita'. |
| Kemenyan | Getah harum yang digunakan sebagai persembahan atau wewangian. |
| Mur | Getah pohon yang digunakan sebagai wewangian atau pengawet. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Yesus Lahir Bagiku" mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Pendidikan Agama Kristen Kelas V Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap
Karya Keselamatan dalam YesusModul siap unduh · Word + PDF ber-kopRoh Kudus PenolongkuModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBuah-buah RohModul siap unduh · Word + PDF ber-kopDoa Bapa KamiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 dari 3 siap
Hidup sebagai Saksi KristusModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTanggung Jawab terhadap LingkunganModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPersahabatan yang SehatModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMateri Pendidikan Agama Kristen di kelas lain
Yesus Disalib,Mati,dan Bangkit BagikuPendidikan Agama Kristen Kelas V SDAllah Memelihara HidupkuPendidikan Agama Kristen Kelas V SDBersyukur untuk Sekolah Tempatku BelajarPendidikan Agama Kristen Kelas V SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen Kelas V →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen Yesus Lahir Bagiku ini gratis?
Ya. Modul Yesus Lahir Bagiku untuk kelas V SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Kristen kelas V langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Yesus Lahir Bagiku ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase C untuk kelas V SD.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Yesus Lahir Bagiku untuk Pendidikan Agama Kristen kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Yesus Lahir Bagiku ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Yesus Lahir Bagiku dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Kristen kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.