SMP · Kelas VII · Fase D · Semester 2

Modul Ajar & RPP Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VII
Setoran Bacaan Terjadwal

Modul ajar (RPP) Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) SMP kelas VII materi Setoran Bacaan Terjadwal, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025.

Sampul modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VII materi Setoran Bacaan Terjadwal — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Setoran bacaan terjadwal adalah metode krusial untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an sesuai tajwid dan tartil. Ini membangun disiplin, mempercepat koreksi kesalahan, dan menumbuhkan kepercayaan diri. Dengan menyusun jadwal mandiri yang realistis, menerima umpan balik dengan terbuka, dan rutin melakukan muroja'ah, peserta didik dapat mencapai bacaan Al-Qur'an yang fasih dan benar, serta menginternalisasi nilai-nilai keislaman melalui interaksi berkelanjutan dengan Al-Qur'an.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun. Untuk mengunduh berkasnya Anda perlu email atau akun Google dan nomor WhatsApp aktif.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Setoran Bacaan Terjadwal
Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Setoran Bacaan Terjadwal
Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBaca Tulis Al-Qur'an (BTQ)
Fase / KelasD / VII
Materi PokokSetoran Bacaan Terjadwal
Alokasi Waktu3 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah mampu membaca huruf hijaiyah berharakat dan mengenal beberapa kaidah tajwid dasar.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak pribadi
    Peserta didik menunjukkan kesungguhan dalam membaca Al-Qur'an sebagai bentuk ketaatan dan kecintaan kepada Allah SWT.
  2. kemandirian — elemen: pemahaman diri dan situasi
    Peserta didik menyusun jadwal setoran bacaan Al-Qur'an secara mandiri dan bertanggung jawab melaksanakannya.
  3. komunikasi — elemen: berkomunikasi dengan efektif
    Peserta didik menyampaikan bacaan Al-Qur'an secara lisan dengan tartil dan percaya diri di hadapan guru atau teman.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainAl-Qur'an dan Hadis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu membaca dan menulis ayat-ayat Al-Qur'an dengan tartil, memahami makna dasar, serta menghafal surah-surah pendek dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualSetoran bacaan Al-Qur'an adalah kegiatan membaca Al-Qur'an di hadapan guru atau teman untuk dinilai dan diperbaiki.
KonseptualKonsep setoran bacaan terjadwal menekankan pentingnya konsistensi, disiplin, dan evaluasi berkelanjutan dalam belajar Al-Qur'an.
ProseduralPeserta didik akan belajar menyusun jadwal setoran, menyiapkan bacaan, melakukan setoran, dan menerima umpan balik.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari strategi terbaik untuk memperbaiki bacaan Al-Qur'an mereka dan pentingnya muroja'ah secara rutin.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi manfaat setoran bacaan Al-Qur'an secara terjadwal dengan tepat.
  2. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyusun jadwal setoran bacaan Al-Qur'an secara mandiri dan realistis.
  3. Melalui praktik setoran individu, peserta didik dapat membaca surah-surah pendek Al-Qur'an dengan tartil dan memperhatikan kaidah tajwid yang benar.
  4. Setelah menerima umpan balik, peserta didik dapat mengidentifikasi kesalahan bacaan dan melakukan perbaikan dengan kesungguhan.
  5. Melalui kegiatan muroja'ah, peserta didik dapat mempertahankan kualitas bacaan Al-Qur'an yang telah disetorkan secara konsisten.
  6. Dengan memanfaatkan rubrik penilaian, peserta didik dapat mengevaluasi bacaan temannya secara objektif dan memberikan masukan yang konstruktif.
Halaman 2 · Setoran Bacaan Terjadwal — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Setoran bacaan terjadwal bukan hanya tentang penilaian, tetapi juga proses pembiasaan disiplin, peningkatan kualitas bacaan, dan pembentukan karakter Muslim yang gemar membaca Al-Qur'an.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu menyetorkan bacaan Al-Qur'an kepada guru secara rutin?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyimak aktif dan memberikan umpan balik lisan secara efektif dan santun.
Matematika: Menerapkan konsep keteraturan dan penjadwalan dalam menyusun jadwal setoran bacaan harian atau mingguan.
Pendidikan Agama Islam: Memperkuat pemahaman tentang adab membaca Al-Qur'an dan keutamaan mengamalkannya.
Kemitraan PembelajaranOrang tua/wali berperan memantau pelaksanaan jadwal setoran bacaan di rumah dan memberikan motivasi kepada peserta didik.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata nyaman dengan poster kaidah tajwid dan contoh bacaan tartil, serta tersedia mushaf Al-Qur'an yang memadai.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi Al-Qur'an digital (misal: Quran Kemenag) untuk mendengarkan murottal dan melihat tajwid, serta video tutorial perbaikan bacaan.
Halaman 3 · Setoran Bacaan Terjadwal — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi manfaat setoran bacaan Al-Qur'an secara terjadwal dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Ayat: Guru membacakan potongan ayat pendek (misal: Al-Fatihah ayat 3), peserta didik menebak surah dan ayatnya. Dilakukan 3-4 kali secara bergantian.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik saat belajar membaca Al-Qur'an di rumah atau TPA, mengaitkan dengan pentingnya bimbingan guru.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa kita perlu menyetorkan bacaan Al-Qur'an kepada guru secara rutin?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video singkat tentang keutamaan membaca Al-Qur'an dan pentingnya bimbingan dalam belajar Al-Qur'an.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara berpasangan mengidentifikasi masalah atau kesulitan yang mungkin timbul jika tidak ada setoran bacaan secara rutin.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik mencari informasi dari berbagai sumber (buku teks, internet, wawancara singkat dengan teman yang sudah lancar) tentang manfaat setoran bacaan Al-Qur'an.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik dalam kelompok kecil menganalisis data yang terkumpul dan merumuskan daftar manfaat setoran bacaan terjadwal.
  2. Pembuktian: Setiap kelompok menyajikan hasil temuan mereka tentang manfaat setoran bacaan terjadwal di depan kelas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan manfaat utama dari setoran bacaan Al-Qur'an secara terjadwal.
  2. Umpan balik: Guru memberikan penguatan dan meluruskan pemahaman yang kurang tepat.
  3. Penguatan: Guru menekankan bahwa setoran bukan hanya tentang nilai, tetapi juga pembiasaan dan perbaikan diri.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum poin-poin penting tentang manfaat setoran bacaan Al-Qur'an.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka untuk semangat dalam belajar Al-Qur'an.
  3. Guru menginformasikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Setoran Bacaan Terjadwal — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyusun jadwal setoran bacaan Al-Qur'an secara mandiri dan realistis.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Kata Al-Qur'an: Satu peserta didik menyebut kata dari Al-Qur'an, peserta didik berikutnya menyebut kata lain yang berawalan dari huruf terakhir kata sebelumnya. Contoh: 'Alif Lam Mim' -> 'Mim' -> 'Muhammad'.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengulang kembali pentingnya disiplin dalam membaca Al-Qur'an yang telah dipelajari di pertemuan sebelumnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menyusun jadwal setoran bacaan Al-Qur'an dan memperkenalkan proyek 'Jadwal Setoran Mandiri'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru bertanya, 'Bagaimana cara kita menyusun jadwal setoran yang efektif agar bacaan kita terus meningkat?'
  2. Mendesain perencanaan proyek: Guru menjelaskan kriteria jadwal setoran yang baik (realistis, teratur, mencakup target) dan membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek (lanjutan): Setiap kelompok mulai merencanakan jadwal setoran bacaan Al-Qur'an mandiri, termasuk surah/ayat yang akan disetorkan dan frekuensi setoran.
  2. Menyusun jadwal: Peserta didik dalam kelompok menyusun draf jadwal setoran mereka di lembar kerja yang disediakan, dengan mempertimbangkan waktu luang dan komitmen lain.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menyusun jadwal (lanjutan): Setiap kelompok mempresentasikan draf jadwal mereka, menjelaskan alasan pemilihan target bacaan dan waktu setoran.
  2. Umpan balik: Guru dan teman-teman memberikan masukan konstruktif untuk perbaikan jadwal agar lebih realistis dan efektif.
  3. Penguatan: Guru mengapresiasi kreativitas peserta didik dan mengingatkan pentingnya komitmen terhadap jadwal yang telah dibuat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan prinsip-prinsip dalam menyusun jadwal setoran yang efektif.
  2. Guru memberikan motivasi agar peserta didik berkomitmen pada jadwal yang telah disusun dan siap untuk setoran perdana.
  3. Guru menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Setoran Bacaan Terjadwal — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranPembelajaran Kooperatif
Tujuan Pertemuan 3Melalui praktik setoran individu, peserta didik dapat membaca surah-surah pendek Al-Qur'an dengan tartil dan memperhatikan kaidah tajwid yang benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Susun Ayat: Guru menuliskan beberapa kata dari ayat pendek secara acak di papan tulis. Peserta didik berlomba menyusunnya menjadi ayat yang benar.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengingatkan kembali jadwal setoran yang sudah disusun dan pentingnya persiapan bacaan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: praktik setoran bacaan surah pendek secara individu.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menyampaikan tujuan dan memotivasi: Guru menjelaskan bahwa hari ini adalah giliran setoran pertama dan memotivasi peserta didik untuk berani dan percaya diri.
  2. Menyajikan informasi: Guru mengingatkan kembali kaidah tajwid dasar (misal: mad thabi'i, idgham, izhar) yang harus diperhatikan saat membaca surah pendek.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi kelompok belajar: Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok kecil (misal: 3-4 orang) dan menunjuk ketua kelompok yang lebih lancar membaca.
  2. Membimbing kelompok bekerja: Setiap peserta didik secara bergiliran menyetorkan bacaan surah pendek (misal: Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas) kepada ketua kelompok dan teman-teman, kemudian menerima umpan balik dari teman sejawat.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Evaluasi: Guru berkeliling mengamati proses setoran di setiap kelompok, memberikan bimbingan langsung, dan mencatat progres masing-masing peserta didik.
  2. Memberikan penghargaan: Guru memberikan pujian kepada peserta didik yang telah berani menyetorkan bacaannya dan memberikan motivasi untuk terus berlatih.
  3. Penguatan: Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya tartil dan tajwid dalam membaca Al-Qur'an.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik dan guru merefleksikan pengalaman setoran pertama, mengidentifikasi tantangan dan kemajuan.
  2. Guru memberikan apresiasi atas usaha peserta didik dan menyemangati untuk pertemuan setoran berikutnya.
  3. Guru menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Setoran Bacaan Terjadwal — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Jadwal Setoran Bacaan Al-Qur'an-kuNama: ................................ Kelas: ....... Tanggal: ...........

Tujuan: Peserta didik dapat menyusun jadwal setoran bacaan Al-Qur'an secara mandiri dan realistis untuk satu minggu.

Alat & bahan: Lembar LKPD, alat tulis, mushaf Al-Qur'an, kalender.

Langkah kerja:

  1. Amati gambar tabel jadwal kosong di bawah ini. Bayangkan bagaimana kamu akan mengisinya.
    Jadwal Setoran BacaanHari/WaktuSurah/AyatKeteranganSeninSelasaRabuKamisJumatSabtuMinggu
  2. Tuliskan surah atau ayat Al-Qur'an yang ingin kamu setorkan selama satu minggu ke depan, minimal 3 surah pendek.
  3. Tentukan waktu dan hari yang paling sesuai untukmu melakukan setoran, lalu tuliskan pada tabel jadwal.
  4. Mintalah saran dari orang tua atau kakakmu untuk memastikan jadwalmu realistis dan bisa kamu patuhi.
  5. Tempel jadwalmu di tempat yang mudah terlihat dan berikan tanda centang setiap kali kamu berhasil menyetorkan bacaan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Setoran Bacaan Terjadwal — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Surah apa saja yang sudah kamu hafal atau lancar kamu baca?
  2. Apakah kamu pernah menyetorkan bacaan Al-Qur'an kepada gurumu?
  3. Menurutmu, apa manfaat rutin membaca Al-Qur'an?
  4. Apakah kamu tahu apa itu tajwid?

Formatif (proses): Observasi guru selama diskusi kelompok, praktik setoran, dan penyusunan jadwal, serta penilaian teman sebaya menggunakan rubrik.

Sumatif (akhir): Penilaian performa setoran bacaan individu berdasarkan rubrik tajwid dan tartil, serta hasil evaluasi jadwal setoran mandiri.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Setoran Bacaan Terjadwal — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi manfaat setoran bacaan.Manfaat setoran terjadwal.2 JPkeimanan dan ketakwaan, komunikasi
2Menyusun jadwal setoran bacaan mandiri.Prinsip penyusunan jadwal.2 JPkemandirian, komunikasi
3Membaca surah pendek dengan tartil dan tajwid.Praktik setoran Al-Qur'an.8 JPkeimanan dan ketakwaan, kemandirian
4Mengevaluasi dan memperbaiki bacaan teman.Rubrik penilaian dan umpan balik.2 JPkomunikasi, penalaran kritis
Halaman 9 · Setoran Bacaan Terjadwal — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Membaca Al-Qur'an adalah ibadah dan kunci untuk memahami ajaran Islam. Namun, membaca Al-Qur'an tidak cukup hanya bisa, melainkan harus benar sesuai kaidah tajwid dan tartil. Setoran bacaan terjadwal adalah salah satu metode efektif untuk memastikan bacaan kita terus meningkat dan terhindar dari kesalahan. Modul ini akan membimbingmu menyusun jadwal, berlatih, dan menyetorkan bacaan Al-Qur'an secara rutin.

1. Pentingnya Setoran Bacaan Al-Qur'an
Setoran bacaan Al-Qur'an adalah kegiatan membaca Al-Qur'an di hadapan guru atau orang yang lebih ahli untuk diperiksa dan dikoreksi. Ini sangat penting karena Al-Qur'an memiliki kaidah bacaan khusus yang disebut tajwid. Tanpa bimbingan, kita mungkin tidak menyadari kesalahan yang kita lakukan. Setoran membantu kita memperbaiki makhraj (tempat keluar huruf) dan sifat huruf, serta melatih tartil (membaca dengan pelan, jelas, dan benar). Dengan setoran, bacaan kita akan semakin fasih dan sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW.

2. Manfaat Setoran Bacaan Terjadwal
Melakukan setoran bacaan secara terjadwal memiliki banyak manfaat. Pertama, menumbuhkan kedisiplinan dan konsistensi dalam berinteraksi dengan Al-Qur'an. Kedua, mempercepat peningkatan kualitas bacaan karena kesalahan segera dikoreksi. Ketiga, membangun mental percaya diri saat membaca Al-Qur'an di hadapan orang lain. Keempat, menguatkan hafalan dan pemahaman terhadap ayat-ayat yang dibaca. Kelima, mendapatkan pahala dan keberkahan dari Allah SWT karena kesungguhan dalam belajar kitab suci-Nya. Ini adalah investasi akhirat yang sangat berharga.

3. Cara Menyusun Jadwal Setoran Mandiri
Menyusun jadwal setoran mandiri membutuhkan perencanaan yang matang. Pertama, tentukan target surah atau ayat yang ingin kamu setorkan setiap minggu. Mulailah dengan surah-surah pendek yang sudah kamu kenal. Kedua, alokasikan waktu khusus setiap hari atau beberapa hari dalam seminggu untuk berlatih dan mempersiapkan bacaan. Pastikan waktu tersebut realistis dan tidak bentrok dengan kegiatan lain. Ketiga, catat progres setoranmu. Jadwal yang terstruktur akan membantumu tetap fokus dan termotivasi. Ingat, konsistensi adalah kunci keberhasilan.

4. Praktik Setoran dan Umpan Balik
Saat praktik setoran, bacalah Al-Qur'an dengan tenang dan fokus. Perhatikan setiap huruf dan harakatnya. Guru atau teman akan mendengarkan bacaanmu dan memberikan umpan balik. Terimalah umpan balik dengan lapang dada, karena itu adalah kesempatan untuk belajar. Catat kesalahan yang kamu lakukan dan berlatihlah untuk memperbaikinya. Jangan ragu bertanya jika ada yang tidak kamu pahami. Proses ini mungkin terasa menantang, tetapi setiap perbaikan kecil adalah langkah maju menuju bacaan yang lebih baik. Ulangi bacaan yang salah sampai benar.

5. Pentingnya Muroja'ah (Mengulang Bacaan)
Setelah menyetorkan dan memperbaiki bacaan, sangat penting untuk melakukan muroja'ah, yaitu mengulang-ulang bacaan secara rutin. Muroja'ah membantu menjaga kelancaran bacaan dan menguatkan hafalan agar tidak mudah lupa. Kamu bisa melakukan muroja'ah dengan membaca ulang surah yang sudah disetorkan, mendengarkan murottal (rekaman bacaan Al-Qur'an), atau saling menyimak dengan teman. Jadikan muroja'ah sebagai bagian dari rutinitas harianmu agar bacaan Al-Qur'anmu senantiasa terjaga kualitasnya dan melekat dalam ingatan.

Rangkuman: Setoran bacaan terjadwal adalah metode krusial untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an sesuai tajwid dan tartil. Ini membangun disiplin, mempercepat koreksi kesalahan, dan menumbuhkan kepercayaan diri. Dengan menyusun jadwal mandiri yang realistis, menerima umpan balik dengan terbuka, dan rutin melakukan muroja'ah, peserta didik dapat mencapai bacaan Al-Qur'an yang fasih dan benar, serta menginternalisasi nilai-nilai keislaman melalui interaksi berkelanjutan dengan Al-Qur'an.

Halaman 10 · Setoran Bacaan Terjadwal — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
TartilMembaca Al-Qur'an dengan pelan, jelas, dan benar sesuai kaidah tajwid.
TajwidIlmu tentang cara membaca huruf Al-Qur'an dengan benar.
MakhrajTempat keluarnya huruf hijaiyah saat diucapkan.
HarakatTanda baca pada huruf hijaiyah yang menunjukkan vokal (fathah, kasrah, dhammah).
Muroja'ahKegiatan mengulang-ulang bacaan atau hafalan Al-Qur'an agar tidak lupa.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Setoran Bacaan Terjadwal — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Setoran Bacaan Terjadwal" mata pelajaran Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Setoran Bacaan Terjadwal — pratinjau tuntas.org

Peta Materi Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VII Setahun

Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.

Modul Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) lain yang sudah tersedia

[UJIAN pas1]Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VII SMP[UJIAN pts1]Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VII →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Setoran Bacaan Terjadwal pada Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) SMP, Fase D, elemen Al-Qur'an dan Hadis.

Modul Setoran Bacaan Terjadwal ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) materi Setoran Bacaan Terjadwal ini gratis?

Ya. Modul Setoran Bacaan Terjadwal untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Setoran Bacaan Terjadwal ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Setoran Bacaan Terjadwal ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Setoran Bacaan Terjadwal dapat Anda sesuaikan dengan murid Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Setoran Bacaan Terjadwal ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Setoran Bacaan Terjadwal tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Setoran Bacaan Terjadwal untuk Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Setoran Bacaan Terjadwal ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Setoran Bacaan Terjadwal beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Setoran Bacaan Terjadwal yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.