Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas IX
Berbagi argumentasi dalam teks diskusi
Modul ajar (RPP) Bahasa Indonesia SMP kelas IX materi Berbagi argumentasi dalam teks diskusi lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Berbagi argumentasi dalam teks diskusi yang Anda cari? Materi Bahasa Indonesia Kelas IX lainnya:
Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Berbagi argumentasi dalam teks diskusi |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik sudah memiliki kemampuan dasar dalam memahami informasi dari berbagai jenis teks dan menyampaikan pendapat secara lisan.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kolaborasi, komunikasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menulis dan Mempresentasikan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menulis dan mempresentasikan teks diskusi yang berisi argumen dan bukti, serta mampu menanggapi argumen orang lain secara logis dan santun. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan perdebatan atau diskusi tentang isu-isu hangat seperti penggunaan gawai di sekolah. |
| Konseptual | Teks diskusi adalah teks yang menyajikan dua sudut pandang berbeda mengenai suatu isu, yaitu pro dan kontra, yang didukung oleh argumentasi kuat. |
| Prosedural | Materi ini mengajarkan langkah-langkah dalam mengidentifikasi isu, menyusun argumen pro dan kontra, serta menulis teks diskusi yang koheren. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya kemampuan berpikir kritis dan menyusun argumen yang logis untuk meyakinkan orang lain dalam diskusi. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi isu, argumen pro, dan argumen kontra dalam teks diskusi yang disajikan.
- Menganalisis struktur dan ciri kebahasaan teks diskusi secara tepat.
- Menyusun kerangka teks diskusi dengan menyajikan argumen pro dan kontra secara seimbang.
- Menulis teks diskusi utuh berdasarkan kerangka yang telah dibuat dengan memperhatikan kaidah kebahasaan.
- Mempresentasikan teks diskusi yang telah ditulis dengan argumentasi yang logis dan santun.
Pemahaman bermakna: Memahami cara menyusun dan menyampaikan argumentasi dalam teks diskusi membantu peserta didik mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menghargai perbedaan pandangan, dan berkomunikasi secara efektif dalam memecahkan masalah sosial.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa penting bagi kita untuk bisa menyampaikan pendapat dan mendengarkan pendapat orang lain dalam sebuah diskusi?"
| Praktik Pedagogis | Problem-Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila: Menghargai perbedaan pendapat dan musyawarah mufakat dalam diskusi. Ilmu Pengetahuan Sosial: Menganalisis isu-isu sosial, ekonomi, atau politik sebagai topik diskusi. Seni Budaya: Mengembangkan kreativitas dalam penyampaian argumen melalui intonasi dan ekspresi saat presentasi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang isu-isu aktual di rumah untuk melatih anak mengemukakan pendapat secara santun. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur menjadi formasi melingkar atau U untuk mendukung diskusi kelompok dan presentasi, dilengkapi dengan akses internet untuk riset isu. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan aplikasi pengolah kata atau presentasi untuk menyusun dan mempresentasikan teks diskusi, serta mencari referensi isu melalui mesin pencari. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi isu, argumen pro, dan argumen kontra dalam teks diskusi yang disajikan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik dalam berdiskusi, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, dan mengajukan pertanyaan pemantik mengenai perbedaan pendapat. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok membaca dan menganalisis contoh teks diskusi yang disajikan guru, kemudian mengidentifikasi isu, argumen pro, argumen kontra, dan simpulan yang ada di dalamnya, serta menandai bagian-bagian tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mengisi lembar kerja untuk mencatat hasil identifikasi mereka, kemudian membandingkan hasil identifikasi antar kelompok dan mendiskusikan perbedaan temuan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka, kelompok lain memberikan tanggapan, dan guru memberikan penguatan tentang komponen-komponen teks diskusi serta pentingnya berpikir kritis. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali materi yang telah dipelajari, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, memberikan umpan balik singkat, dan menyampaikan topik untuk pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis struktur dan ciri kebahasaan teks diskusi secara tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa dan mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya, menghubungkan dengan materi hari ini tentang struktur dan kebahasaan, serta menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara individu atau berpasangan menganalisis lebih dalam struktur (isu, argumen pro, kontra, simpulan) dan ciri kebahasaan (konjungsi, kata rujukan, modalitas) dari teks diskusi yang berbeda, menggunakan panduan dari guru. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok menyusun kerangka teks diskusi tentang isu terkini yang relevan dengan kehidupan mereka, mencakup isu, argumen pro, argumen kontra, dan rencana simpulan, dengan memperhatikan struktur dan kebahasaan yang telah dipelajari. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan kerangka teks diskusi yang telah dibuat, kelompok lain memberikan masukan dan saran, dan guru memberikan umpan balik konstruktif untuk penyempurnaan kerangka. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting tentang struktur dan kebahasaan teks diskusi, memberikan motivasi untuk terus berlatih, dan menugaskan peserta didik untuk mulai mengembangkan kerangka menjadi teks utuh sebagai persiapan pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menulis teks diskusi utuh berdasarkan kerangka yang telah dibuat dengan memperhatikan kaidah kebahasaan dan mempresentasikan teks diskusi yang telah ditulis dengan argumentasi yang logis dan santun. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mereviu singkat materi sebelumnya, dan menjelaskan bahwa hari ini peserta didik akan menuntaskan proyek penulisan dan presentasi teks diskusi, serta menyampaikan tujuan pembelajaran. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara individu atau berkelompok menyelesaikan penulisan teks diskusi berdasarkan kerangka yang telah disusun pada pertemuan sebelumnya, dengan fokus pada pengembangan argumen yang kuat dan penggunaan kaidah kebahasaan yang tepat. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap peserta didik atau perwakilan kelompok secara bergiliran mempresentasikan teks diskusi yang telah ditulis di depan kelas, menyampaikan argumen pro dan kontra, serta menanggapi pertanyaan atau sanggahan dari teman maupun guru. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setelah presentasi, peserta didik saling memberikan umpan balik konstruktif, guru memberikan penilaian formatif dan sumatif, serta memberikan penguatan mengenai pentingnya menyampaikan pendapat secara santun dan logis. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik merefleksikan seluruh proses pembelajaran, memberikan apresiasi atas kerja keras dan partisipasi aktif, menyampaikan pesan moral tentang pentingnya toleransi, dan mengakhiri pembelajaran dengan doa dan semangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi dan menganalisis struktur serta kaidah kebahasaan teks diskusi.
Alat & bahan: Teks diskusi contoh, alat tulis, kertas A4
Langkah kerja:
- Baca teks diskusi berjudul 'Manfaat dan Dampak Penggunaan Gawai di Sekolah' dengan saksama.
- Identifikasi isu utama yang dibahas dalam teks.
- Temukan argumen-argumen yang mendukung (pro) penggunaan gawai dan catat di kolom Argumen Pro.
- Temukan argumen-argumen yang menentang (kontra) penggunaan gawai dan catat di kolom Argumen Kontra.
- Identifikasi simpulan atau rekomendasi yang diberikan penulis.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apakah kamu pernah mengikuti diskusi di kelas atau di rumah?
- Apa yang kamu ketahui tentang teks yang berisi pro dan kontra terhadap suatu masalah?
- Menurutmu, apa saja yang harus ada agar sebuah diskusi berjalan baik dan menghasilkan keputusan?
- Mengapa penting untuk bisa menyampaikan pendapat dengan alasan yang kuat?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan dan ketepatan identifikasi komponen teks diskusi pada LKPD, serta kualitas kerangka teks diskusi.
Sumatif (akhir): Penilaian teks diskusi yang ditulis peserta didik (struktur, isi, kebahasaan) dan penilaian presentasi (kelancaran, kejelasan argumen, sikap santun).
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi isu, argumen pro, dan argumen kontra dalam teks diskusi | Identifikasi komponen teks diskusi | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis struktur dan ciri kebahasaan teks diskusi serta menyusun kerangka | Struktur dan kaidah kebahasaan teks diskusi, penyusunan kerangka | 2 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 3 | Menulis dan mempresentasikan teks diskusi | Penulisan teks diskusi, presentasi, dan tanggapan | 2 JP | Komunikasi, Penalaran Kritis |
Teks diskusi merupakan salah satu bentuk komunikasi tertulis yang bertujuan untuk menyajikan dua sudut pandang berbeda mengenai suatu isu atau permasalahan. Teks ini mengajak pembaca untuk memahami berbagai argumen, baik yang mendukung maupun yang menentang, sehingga dapat membentuk pandangan yang lebih komprehensif. Kemampuan menyusun dan memahami teks diskusi sangat penting untuk mengembangkan pemikiran kritis dan toleransi terhadap perbedaan pendapat.
1. Pengertian dan Fungsi Teks Diskusi
Teks diskusi adalah teks yang berisi pembahasan suatu isu dari dua sudut pandang berbeda, yaitu argumen yang mendukung (pro) dan argumen yang menentang (kontra). Fungsi utama teks diskusi adalah untuk menyajikan informasi secara objektif dari berbagai sisi, membantu pembaca memahami kompleksitas suatu masalah, dan mendorong mereka untuk membentuk opini sendiri berdasarkan bukti dan alasan yang logis. Contoh isu yang sering didiskusikan antara lain dampak media sosial, pembelajaran daring, atau penggunaan energi terbarukan.
2. Struktur Teks Diskusi
Teks diskusi memiliki struktur yang khas. Pertama, 'Isu', yaitu bagian yang memperkenalkan topik atau masalah yang akan dibahas. Kedua, 'Argumen Pro', berisi pendapat-pendapat yang mendukung isu, dilengkapi dengan bukti atau data. Ketiga, 'Argumen Kontra', berisi pendapat-pendapat yang menentang isu, juga dengan bukti pendukung. Terakhir, 'Simpulan atau Rekomendasi', yang merupakan rangkuman dari kedua argumen dan seringkali berisi saran atau solusi dari penulis. Setiap bagian harus disajikan secara seimbang untuk menjaga objektivitas.
3. Ciri Kebahasaan Teks Diskusi
Teks diskusi menggunakan beberapa ciri kebahasaan khusus. Umumnya menggunakan kata-kata yang menyatakan perbandingan atau pertentangan seperti 'di sisi lain', 'namun', 'berbeda dengan'. Konjungsi kausalitas seperti 'karena', 'sebab', 'oleh karena itu' digunakan untuk menghubungkan alasan dan akibat. Kata kerja mental (misalnya 'berpikir', 'merasakan', 'menduga') juga sering muncul. Selain itu, penggunaan modalitas (seperti 'dapat', 'mungkin', 'harus') menunjukkan tingkat kepastian atau kemungkinan suatu pernyataan. Kaidah-kaidah ini penting untuk membangun argumen yang kuat dan koheren.
4. Menyusun Argumen yang Efektif
Argumen yang efektif dalam teks diskusi harus didukung oleh fakta, data, atau contoh yang relevan dan dapat dipercaya. Argumen tidak boleh hanya berupa opini pribadi tanpa dasar yang jelas. Selain itu, penyampaian argumen harus logis dan mudah dipahami, menghindari pernyataan yang bias atau emosional. Penting juga untuk mengantisipasi argumen lawan dan mempersiapkan sanggahan yang kuat. Dengan menyajikan argumen pro dan kontra secara seimbang dan didukung bukti, teks diskusi akan menjadi lebih meyakinkan dan informatif bagi pembaca.
Rangkuman: Teks diskusi menyajikan isu dari dua sudut pandang, pro dan kontra, didukung argumen kuat. Strukturnya meliputi isu, argumen pro, argumen kontra, dan simpulan. Ciri kebahasaan penting meliputi konjungsi perbandingan, kausalitas, dan kata kerja mental. Menyusun argumen efektif membutuhkan bukti yang relevan dan penyampaian yang logis serta seimbang untuk membentuk pemahaman kritis pembaca.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Argumen | Pendapat yang disertai alasan atau bukti yang dapat menguatkan atau melemahkan suatu gagasan. |
| Isu | Masalah atau topik yang diperdebatkan atau menjadi bahan pembicaraan. |
| Konjungsi | Kata penghubung antar kata, frasa, klausa, atau kalimat. |
| Modalitas | Ungkapan yang menyatakan sikap pembicara terhadap suatu pernyataan, seperti kemungkinan, keharusan, atau keinginan. |
| Objektivitas | Sikap tidak memihak, berdasarkan fakta, bukan perasaan atau prasangka pribadi. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Berbagi argumentasi dalam teks diskusi" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Bahasa Indonesia Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Teks Laporan PercobaanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeks Pidato PersuasifModul siap unduh · Word + PDF ber-kopCerpenModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeks TanggapanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 4 siap unduh
Teks DiskusiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopCerita InspiratifBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTeks Cerita InspiratifModul siap unduh · Word + PDF ber-kopLiterasi Buku Fiksi dan NonfiksiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Bahasa Indonesia di kelas lain
teks diskusi dan pantunBahasa Indonesia Kelas IX SMPMenyimak informasi berupa peristiwa dalam teks deskripsiBahasa indonesia Kelas IX SMPTEKS DISKUAIBahasa Indonesia Kelas IX SMPteks eksplanasiBahasa Indonesia Kelas IX SMPLihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas IX →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia Berbagi argumentasi dalam teks diskusi ini gratis?
Ya. Modul Berbagi argumentasi dalam teks diskusi untuk kelas IX SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Berbagi argumentasi dalam teks diskusi ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX SMP.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Berbagi argumentasi dalam teks diskusi untuk Bahasa Indonesia kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Berbagi argumentasi dalam teks diskusi ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas IX SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Berbagi argumentasi dalam teks diskusi pada Bahasa Indonesia SMP, Fase D, elemen Menulis dan Mempresentasikan.
Bisakah modul Berbagi argumentasi dalam teks diskusi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Berbagi argumentasi dalam teks diskusi dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.