Modul Ajar & RPP Bahasa Inggris Kelas IX
Present Perfect Tense (Basic Experience)
Modul ajar (RPP) Bahasa Inggris SMP kelas IX materi Present Perfect Tense (Basic Experience) lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Present Perfect Tense (Basic Experience) yang Anda cari? Materi Bahasa Inggris Kelas IX lainnya:
Lihat peta materi setahun7 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Inggris |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Present Perfect Tense (Basic Experience) |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + Project-Based Learning |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memahami konsep dasar verb tenses seperti Simple Present Tense dan Simple Past Tense untuk menyatakan kegiatan rutin dan masa lalu.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Komunikasi, Penalaran Kritis, Kemandirian.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Menyimak – Berbicara (Listening – Speaking) |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menggunakan bahasa Inggris untuk berinteraksi dan bertukar informasi terkait topik yang familiar dan kurang familiar, serta mampu menyampaikan gagasan dan pengalaman secara lisan dengan lancar dan akurat. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Present Perfect Tense digunakan untuk menyatakan pengalaman yang telah terjadi di masa lalu namun relevan hingga kini, contohnya 'I have visited Borobudur Temple'. |
| Konseptual | Konsep intinya adalah menghubungkan tindakan masa lalu dengan masa kini, fokus pada hasil atau pengalaman, bukan waktu spesifik kejadian. |
| Prosedural | Materi ini melibatkan pembelajaran struktur kalimat (Subject + have/has + V3) dan penggunaannya dalam konteks pengalaman hidup. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pilihan tense memengaruhi makna dan konteks komunikasi dalam bahasa Inggris. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi fungsi sosial dan struktur kebahasaan Present Perfect Tense untuk menyatakan pengalaman.
- Membedakan penggunaan 'have/has' dan bentuk kata kerja ketiga (V3) dalam Present Perfect Tense.
- Menyusun kalimat Present Perfect Tense positif, negatif, dan interogatif tentang pengalaman pribadi.
- Menggunakan Present Perfect Tense dalam dialog singkat untuk menceritakan pengalaman.
- Menulis paragraf sederhana menggunakan Present Perfect Tense untuk mendeskripsikan pengalaman.
- Mempresentasikan pengalaman pribadi menggunakan Present Perfect Tense secara lisan dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami Present Perfect Tense memungkinkan kita untuk berbagi pengalaman hidup dan pencapaian tanpa harus menyebutkan kapan persisnya hal itu terjadi, sehingga komunikasi menjadi lebih luwes dan relevan.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian menceritakan pengalaman seru kalian kepada teman tanpa menyebutkan kapan kejadiannya?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + Project-Based Learning |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Keterampilan menceritakan pengalaman secara lisan dan tertulis, pengembangan kosa kata dan struktur kalimat yang efektif. Seni Budaya: Penggunaan ekspresi dan intonasi yang tepat saat presentasi, serta kreativitas dalam memilih pengalaman yang menarik untuk diceritakan. Pendidikan Pancasila: Menghargai keberagaman pengalaman teman-teman dan membangun rasa percaya diri dalam berkomunikasi di depan umum. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendengarkan cerita pengalaman anak-anak mereka di rumah dan memberikan dorongan untuk menggunakan Present Perfect Tense. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur dengan meja-kursi yang fleksibel untuk diskusi kelompok dan presentasi, dilengkapi dengan papan tulis atau proyektor untuk menampilkan contoh dan materi visual. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi kamus daring untuk mencari bentuk V3 kata kerja, situs web interaktif untuk latihan tata bahasa, dan aplikasi perekam suara untuk berlatih dialog dan presentasi lisan. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi fungsi sosial dan struktur kebahasaan Present Perfect Tense untuk menyatakan pengalaman. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Peserta didik mengucapkan salam dan berdoa bersama. Guru mengecek kehadiran. Guru menyajikan beberapa gambar tempat wisata terkenal di Indonesia dan bertanya, 'Have you ever visited these places?' untuk mengaitkan materi dengan pengalaman peserta didik. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu memahami Present Perfect Tense untuk menceritakan pengalaman, serta menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati contoh-contoh kalimat Present Perfect Tense yang disajikan guru dan mencoba menemukan pola struktur kalimatnya (subjek, have/has, V3). Mereka kemudian mendiskusikan kapan kalimat-kalimat tersebut digunakan dan apa bedanya dengan Simple Past Tense. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik mengisi tabel identifikasi yang berisi contoh kalimat Present Perfect Tense dan diminta untuk mengidentifikasi subjek, 'have/has', dan V3. Mereka juga mencoba membuat 2-3 kalimat sederhana tentang pengalaman mereka sendiri. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang fungsi dan struktur Present Perfect Tense. Guru memastikan peserta didik memahami perbedaan penggunaan 'have/has' dan V3. Guru mengapresiasi usaha setiap kelompok dan mendorong mereka untuk terus berlatih. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik dan guru menyimpulkan bersama tentang fungsi dan pola Present Perfect Tense. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan tugas mandiri untuk mencari 5 contoh kalimat Present Perfect Tense dari sumber lain. Guru menutup pembelajaran dengan doa dan harapan agar peserta didik terus semangat belajar. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Membedakan penggunaan 'have/has' dan bentuk kata kerja ketiga (V3) dalam Present Perfect Tense. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Peserta didik dan guru mengucapkan salam. Guru mengecek kehadiran dan mengulas singkat materi sebelumnya. Guru menampilkan beberapa kata kerja dasar dan meminta peserta didik menyebutkan bentuk V3-nya, sebagai apersepsi untuk materi fokus V3. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan mendalami penggunaan 'have/has' dan V3 dengan lebih akurat. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diberikan daftar kata kerja reguler dan ireguler, lalu secara individu mencoba mengisi bentuk V3-nya. Guru kemudian menjelaskan aturan pembentukan V3 untuk kata kerja reguler dan menampilkan daftar V3 kata kerja ireguler yang umum digunakan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik mengerjakan latihan soal melengkapi kalimat rumpang dengan 'have/has' yang tepat dan mengubah kata kerja menjadi bentuk V3. Mereka juga membuat beberapa kalimat Present Perfect Tense baru dengan subjek yang berbeda (I, you, we, they, he, she, it). |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa kelompok membagikan hasil kerja mereka di depan kelas. Guru mengoreksi dan memberikan penjelasan tambahan jika ada kesalahan umum. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menghafal dan memahami V3 kata kerja ireguler. Suasana kelas dibuat interaktif dengan pujian dan dorongan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik dan guru merangkum poin-poin penting mengenai penggunaan 'have/has' dan bentuk V3. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras mereka dan memberikan tugas rumah untuk membuat 5 kalimat Present Perfect Tense menggunakan V3 yang berbeda. Pembelajaran ditutup dengan doa dan senyuman. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menyusun kalimat Present Perfect Tense positif, negatif, dan interogatif tentang pengalaman pribadi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Peserta didik dan guru mengucapkan salam. Guru mengecek kehadiran. Guru memulai dengan pertanyaan 'Have you ever tried to make negative or interrogative sentences using Present Perfect Tense?' untuk mengaitkan dengan materi sebelumnya. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini adalah menyusun berbagai jenis kalimat Present Perfect Tense secara mandiri. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru menjelaskan pola kalimat negatif (Subject + have/has + not + V3) dan interogatif (Have/Has + Subject + V3?). Peserta didik mengamati contoh-contoh kalimat yang disajikan dan mengidentifikasi perbedaannya dari kalimat positif. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik bekerja secara berpasangan untuk mengubah 5 kalimat Present Perfect Tense positif yang diberikan guru menjadi bentuk negatif dan interogatif. Mereka juga membuat 3 set kalimat (positif, negatif, interogatif) tentang pengalaman pribadi mereka. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa pasangan diminta untuk menuliskan hasil kerja mereka di papan tulis dan pasangan lain memberikan masukan. Guru memfasilitasi diskusi dan memberikan koreksi yang diperlukan. Guru memberikan apresiasi atas keberanian peserta didik untuk mencoba dan berkreasi dengan kalimat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru dan peserta didik menyimpulkan pola kalimat positif, negatif, dan interogatif Present Perfect Tense. Guru memberikan apresiasi atas kemajuan yang dicapai dan memberikan tugas untuk menulis 5 pertanyaan Present Perfect Tense yang akan ditanyakan kepada teman di pertemuan berikutnya. Pembelajaran diakhiri dengan suasana ceria dan motivasi. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi dan menyusun kalimat Present Perfect Tense dengan benar.
Alat & bahan: Lembar kerja, pulpen, kamus (opsional), daftar kata kerja ireguler
Langkah kerja:
- Perhatikan contoh kalimat Present Perfect Tense yang diberikan.
- Identifikasi Subjek, 'have/has', dan Kata Kerja Bentuk Ketiga (V3) pada setiap kalimat.
- Lengkapi tabel dengan mengubah kata kerja dasar menjadi bentuk V3 yang benar.
- Susun 5 kalimat Present Perfect Tense positif tentang pengalaman pribadi Anda.
- Ubah 3 kalimat positif tersebut menjadi bentuk negatif dan interogatif.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa perbedaan antara 'I went' dan 'I have gone'?
- Sebutkan 3 kata kerja yang Anda tahu bentuk ketiganya!
- Kapan kita menggunakan 'have' dan kapan menggunakan 'has'?
- Pernahkah Anda mendengar kalimat yang menggunakan 'telah' atau 'sudah' dalam bahasa Indonesia?
Formatif (proses): Observasi selama diskusi kelompok dan presentasi, penilaian LKPD, serta kuis singkat di akhir materi.
Sumatif (akhir): Penilaian performa presentasi lisan dan tes tertulis yang mencakup pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman tata bahasa dan penggunaan konteks.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi fungsi sosial dan struktur kebahasaan Present Perfect Tense untuk menyatakan pengalaman. | Fungsi dan struktur dasar Present Perfect Tense | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Membedakan penggunaan 'have/has' dan bentuk kata kerja ketiga (V3) dalam Present Perfect Tense. | Penggunaan 'have/has' dan V3 reguler/ireguler | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Menyusun kalimat Present Perfect Tense positif, negatif, dan interogatif tentang pengalaman pribadi. | Pola kalimat positif, negatif, interogatif | 2 JP | Kemandirian |
| 4 | Menggunakan Present Perfect Tense dalam dialog singkat untuk menceritakan pengalaman. | Penerapan dalam dialog lisan | 2 JP | Komunikasi |
| 5 | Menulis paragraf sederhana menggunakan Present Perfect Tense untuk mendeskripsikan pengalaman. | Penerapan dalam teks deskriptif | 2 JP | Kemandirian |
| 6 | Mempresentasikan pengalaman pribadi menggunakan Present Perfect Tense secara lisan dengan percaya diri. | Presentasi lisan pengalaman | 4 JP | Komunikasi |
Present Perfect Tense adalah salah satu bentuk waktu dalam bahasa Inggris yang sering digunakan untuk menceritakan pengalaman hidup. Bentuk ini sangat berguna ketika kita ingin berbicara tentang sesuatu yang telah kita lakukan atau alami di masa lalu, tetapi tanpa menyebutkan waktu spesifik kejadiannya. Ini membuat percakapan tentang pengalaman menjadi lebih fleksibel dan relevan dengan kondisi saat ini.
1. Apa itu Present Perfect Tense?
Present Perfect Tense digunakan untuk menyatakan tindakan atau kejadian yang dimulai di masa lalu dan masih berlanjut hingga sekarang, atau tindakan yang sudah selesai di masa lalu namun memiliki hasil atau dampak yang relevan di masa kini. Contoh: 'I have lived in Jakarta for ten years' (masih tinggal) atau 'She has finished her homework' (sudah selesai dan sekarang bebas).
2. Struktur Kalimat Present Perfect Tense
Struktur dasar Present Perfect Tense adalah Subjek + have/has + Kata Kerja Bentuk Ketiga (V3). 'Have' digunakan untuk subjek I, you, we, they, sedangkan 'has' digunakan untuk subjek he, she, it. Contoh: 'They have visited Bali' atau 'He has eaten lunch'. Penting untuk mengingat bentuk V3 dari setiap kata kerja.
3. Penggunaan Kata Kerja Bentuk Ketiga (V3)
V3, atau past participle, adalah bentuk kata kerja yang digunakan setelah 'have' atau 'has'. Ada dua jenis V3: reguler dan ireguler. Kata kerja reguler biasanya ditambahkan -ed (contoh: walk-walked-walked, play-played-played). Kata kerja ireguler memiliki bentuk yang unik dan harus dihafalkan (contoh: go-went-gone, eat-ate-eaten, see-saw-seen). Memahami V3 sangat krusial.
4. Kalimat Positif, Negatif, dan Interogatif
Untuk kalimat positif: 'I have seen that movie.' Untuk kalimat negatif, tambahkan 'not' setelah 'have/has': 'I have not seen that movie' (atau I haven't seen that movie). Untuk kalimat interogatif, pindahkan 'have/has' ke awal kalimat: 'Have you seen that movie?' Bentuk-bentuk ini memungkinkan kita bertanya dan menjawab tentang pengalaman.
5. Penggunaan dalam Konteks Pengalaman
Present Perfect Tense sangat cocok untuk berbicara tentang pengalaman hidup tanpa menyebutkan kapan persisnya itu terjadi. Kita bisa menggunakan kata keterangan seperti 'ever' (pernah), 'never' (tidak pernah), 'before' (sebelumnya), 'many times' (berkali-kali). Contoh: 'Have you ever traveled abroad?' atau 'I have never tried durian before.' Ini fokus pada adanya pengalaman tersebut.
Rangkuman: Present Perfect Tense adalah cara efektif untuk berbicara tentang pengalaman dan kejadian di masa lalu yang masih relevan hingga kini. Struktur dasarnya adalah Subjek + have/has + V3. Penting untuk menguasai bentuk V3 kata kerja reguler dan ireguler, serta mampu membentuk kalimat positif, negatif, dan interogatif. Dengan menguasai tense ini, kita dapat berbagi cerita dan pengalaman hidup dengan lebih lancar dan akurat dalam bahasa Inggris.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Present Perfect Tense | Bentuk kata kerja untuk menyatakan tindakan yang terjadi di masa lalu dan masih relevan di masa kini. |
| V3 (Past Participle) | Bentuk kata kerja ketiga yang digunakan dalam Present Perfect Tense (contoh: 'eaten', 'visited'). |
| Reguler Verb | Kata kerja yang V3-nya dibentuk dengan menambahkan '-ed' (contoh: 'played', 'walked'). |
| Ireguler Verb | Kata kerja yang V3-nya memiliki bentuk unik dan tidak beraturan (contoh: 'gone', 'seen'). |
| Experience | Pengalaman atau kejadian yang pernah dialami seseorang. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Present Perfect Tense (Basic Experience)" mata pelajaran Bahasa Inggris Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Bahasa Inggris Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 4 siap
Narrative TextModul siap unduh · Word + PDF ber-kopProcedure TextModul siap unduh · Word + PDF ber-kopReport TextBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPassive VoiceModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap0 dari 3 siap
Present Perfect TenseBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisNarrative Text: FolktalesBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisLabel and AdvertisementBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Bahasa Inggris di kelas lain
ADVERTISEMENT TEXT AND LABELBahasa Inggris Kelas IX SMPAdvice & Rules (Must/Should)Bahasa Inggris Kelas IX SMPCongratulations, Hopes, & WishesBahasa Inggris Kelas IX SMPExpressing Agreement & DisagreementBahasa Inggris Kelas IX SMPLihat semua Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas IX →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Bahasa Inggris Present Perfect Tense (Basic Experience) ini gratis?
Ya. Modul Present Perfect Tense (Basic Experience) untuk kelas IX SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Inggris kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Bahasa Inggris kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Present Perfect Tense (Basic Experience) ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah, pada Fase D untuk kelas IX SMP.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Present Perfect Tense (Basic Experience) untuk Bahasa Inggris kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Present Perfect Tense (Basic Experience) ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Present Perfect Tense (Basic Experience) dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Inggris kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.