Modul Ajar & RPP Bahasa Inggris Kelas VIII
Asking Giving Permission
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Inggris |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | Asking Giving Permission |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang kosakata sehari-hari dan struktur kalimat sederhana dalam bahasa Inggris. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- komunikasi — elemen: Berbicara secara efektif
Peserta didik mampu menggunakan ungkapan meminta dan memberi izin dalam situasi nyata dengan bahasa Inggris yang santun dan jelas. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi
Peserta didik dapat menganalisis konteks percakapan untuk memilih ungkapan meminta atau memberi izin yang paling sesuai dan efektif. - kolaborasi — elemen: Kerja sama dalam kelompok
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun dialog dan memerankan skenario meminta serta memberi izin.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Berbicara dan Mempresentasikan |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase D, peserta didik menggunakan bahasa Inggris untuk berinteraksi dan saling bertukar ide, pengalaman, minat, dan pandangan dalam konteks personal dan sosial. Mereka berpartisipasi dalam diskusi, menyampaikan informasi, dan mempresentasikan hasil kerja mereka kepada audiens yang beragam. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Ungkapan 'May I borrow your pen?' atau 'Yes, you may.' adalah contoh nyata meminta dan memberi izin dalam interaksi sehari-hari. |
| Konseptual | Konsep inti Asking Giving Permission melibatkan penggunaan modal verbs dan frasa tertentu untuk menyatakan permintaan izin secara sopan dan respons persetujuan atau penolakan. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam menyusun dialog meminta dan memberi izin, mulai dari memilih ungkapan hingga memerankannya dalam percakapan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya kesantunan dan konteks dalam memilih ungkapan meminta atau memberi izin yang tepat untuk menghindari kesalahpahaman. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati contoh dialog, peserta didik dapat mengidentifikasi ungkapan meminta izin (asking permission) dan memberi izin (giving permission) dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat membedakan penggunaan ungkapan meminta dan memberi izin formal dan informal sesuai konteksnya dengan benar.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyusun dialog singkat yang memuat ungkapan meminta dan memberi izin dalam situasi sehari-hari secara runtut.
- Setelah berlatih peran, peserta didik dapat memerankan dialog meminta dan memberi izin dengan lafal dan intonasi yang jelas dan santun.
Pemahaman bermakna: Memahami dan menggunakan ungkapan meminta dan memberi izin dengan tepat akan membantu peserta didik berinteraksi secara efektif dan sopan dalam berbagai situasi sosial, serta menunjukkan rasa hormat terhadap orang lain.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa penting untuk meminta izin sebelum menggunakan barang atau melakukan sesuatu yang melibatkan orang lain?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Karakter: Membangun sikap santun dan menghargai orang lain melalui penggunaan bahasa yang sopan saat meminta atau memberi izin. Bahasa Indonesia: Membandingkan struktur dan konteks penggunaan ungkapan meminta dan memberi izin antara Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendorong peserta didik mempraktikkan ungkapan meminta izin dalam kegiatan sehari-hari di rumah, misalnya saat ingin bermain atau menggunakan barang. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar memungkinkan kerja kelompok dan simulasi percakapan, serta sudut bahasa Inggris dengan poster ungkapan asking and giving permission. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek dari YouTube atau aplikasi pembelajaran bahasa Inggris untuk contoh dialog dan latihan pelafalan ungkapan asking and giving permission. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati contoh dialog, peserta didik dapat mengidentifikasi ungkapan meminta izin (asking permission) dan memberi izin (giving permission) dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Ungkapan: Guru menyebutkan kalimat yang terpotong (misal: 'May I...'), peserta didik melengkapi dengan cepat. Kegiatan ini melatih kecepatan berpikir dan familiarisasi.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat membedakan penggunaan ungkapan meminta dan memberi izin formal dan informal sesuai konteksnya dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Kata Berantai Izin: Guru memulai dengan 'May I...' dan siswa berikutnya melanjutkan dengan kalimat yang relevan. Kegiatan ini melatih respons cepat dan kreativitas.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi, membedakan, dan menggunakan ungkapan meminta serta memberi izin dalam berbagai konteks.
Alat & bahan: Lembar kerja, pensil, pulpen, kamus (opsional)
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
Gambar 1. Teka-teki silang - Look at the picture and describe what is happening. (Lihatlah dan jelaskan apa yang terjadi.)
- Read the dialogues carefully. (Bacalah dialog-dialog ini dengan cermat.)
- Identify all expressions for 'asking permission' and 'giving permission' from the dialogues. (Identifikasi semua ungkapan untuk 'meminta izin' dan 'memberi izin' dari dialog.)
- Categorize the expressions into formal and informal. (Kategorikan ungkapan-ungkapan tersebut menjadi formal dan informal.)
- Create a short dialogue using both asking and giving permission expressions based on a given scenario. (Buatlah dialog singkat menggunakan ungkapan meminta dan memberi izin berdasarkan skenario yang diberikan.)
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- What do you say when you want to use your friend's pen? (Apa yang kamu katakan saat ingin menggunakan pulpen temanmu?)
- How do you respond if someone asks for your permission to sit next to you? (Bagaimana kamu merespons jika seseorang meminta izin untuk duduk di sebelahmu?)
- Can you name one word that means 'allow'? (Bisakah kamu menyebutkan satu kata yang berarti 'mengizinkan'?)
Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik selama diskusi kelompok dan saat memerankan dialog, serta penilaian hasil LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian performa peserta didik dalam memerankan dialog asking and giving permission di depan kelas.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ungkapan meminta dan memberi izin. | Ungkapan Asking and Giving Permission. | 2 JP | komunikasi, penalaran kritis |
| 2 | Membedakan ungkapan formal dan informal. | Perbedaan formal dan informal dalam Asking and Giving Permission. | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Menyusun dan memerankan dialog. | Praktik dialog Asking and Giving Permission. | 2 JP | komunikasi, kolaborasi |
Kemampuan meminta dan memberi izin adalah bagian penting dari komunikasi yang sopan dan efektif dalam bahasa Inggris. Modul ini akan membantu kamu memahami berbagai ungkapan yang digunakan, baik dalam situasi formal maupun informal, serta melatihmu untuk menggunakannya dengan percaya diri dalam percakapan sehari-hari. Mari kita pelajari bersama agar kamu semakin mahir berkomunikasi!
1. Pengertian Asking and Giving Permission
Asking permission adalah tindakan meminta izin atau persetujuan untuk melakukan sesuatu. Ini menunjukkan rasa hormat dan kesopanan. Giving permission adalah tindakan memberikan izin atau persetujuan atas permintaan seseorang. Kedua ungkapan ini sangat umum dalam interaksi sosial sehari-hari. Misalnya, ketika ingin menggunakan barang milik orang lain atau melakukan tindakan tertentu yang melibatkan orang lain, kita harus meminta izin terlebih dahulu. Responnya bisa berupa persetujuan atau penolakan. Memahami konteks adalah kunci untuk memilih ungkapan yang tepat.
2. Ungkapan Asking Permission (Formal)
Ungkapan formal digunakan dalam situasi yang lebih resmi atau ketika berbicara dengan orang yang lebih tua, atasan, atau yang dihormati. Contoh: 'May I borrow your book, Sir?' (Bolehkah saya meminjam buku Anda, Pak?), 'Would it be alright if I leave early?' (Apakah tidak apa-apa jika saya pulang lebih awal?), 'Could I possibly speak to the manager?' (Bisakah saya berbicara dengan manajer?). Penggunaan 'May' adalah yang paling formal dan sopan. 'Would it be alright/okay if' juga menunjukkan kesopanan yang tinggi. Ungkapan ini menunjukkan rasa hormat kepada lawan bicara.
3. Ungkapan Asking Permission (Informal)
Ungkapan informal digunakan dalam situasi santai atau ketika berbicara dengan teman sebaya, keluarga, atau orang yang sudah dikenal akrab. Contoh: 'Can I use your pen?' (Bolehkah saya memakai pulpenmu?), 'Do you mind if I sit here?' (Apa kamu keberatan jika saya duduk di sini?), 'Is it okay if I open the window?' (Bolehkah saya membuka jendela?). Penggunaan 'Can' adalah yang paling umum dan santai. 'Do you mind if' juga sering digunakan dalam konteks informal, namun tetap menunjukkan sedikit kesopanan. 'Is it okay if' adalah pilihan lain yang bersifat netral.
4. Ungkapan Giving Permission (Persetujuan)
Ketika memberikan izin atau persetujuan, ada beberapa cara untuk merespons. Contoh: 'Yes, you may.' (Ya, boleh.), 'Sure, go ahead.' (Tentu, silakan.), 'Of course.' (Tentu saja.), 'No problem.' (Tidak masalah.), 'By all means.' (Tentu saja, silakan.). Pilihan ungkapan ini juga tergantung pada tingkat formalitas. Misalnya, 'Yes, you may' lebih formal daripada 'Sure, go ahead'. Penting untuk memberikan respons yang jelas agar tidak menimbulkan kebingungan. Kadang-kadang, persetujuan bisa disertai dengan syarat atau batasan.
5. Ungkapan Refusing Permission (Penolakan)
Ada kalanya kita tidak dapat memberikan izin. Penolakan juga harus disampaikan dengan sopan. Contoh: 'I'm afraid not.' (Sepertinya tidak bisa.), 'Sorry, but I need it.' (Maaf, tapi saya membutuhkannya.), 'No, you may not.' (Tidak, kamu tidak boleh.), 'I'd rather you didn't.' (Saya lebih suka kamu tidak melakukannya.). Penting untuk memberikan alasan yang jelas dan sopan saat menolak izin agar tidak menyinggung perasaan orang lain. Hindari penolakan yang terlalu singkat atau kasar. Memberikan alasan dapat membantu lawan bicara memahami situasi.
6. Struktur Kalimat dalam Asking and Giving Permission
Secara umum, ungkapan meminta izin sering menggunakan modal verbs seperti 'May', 'Can', 'Could', 'Would'. Struktur kalimatnya biasanya 'Modal Verb + Subjek + Kata Kerja Dasar + Objek?'. Contoh: 'May I come in?', 'Can you help me?'. Untuk memberi izin, strukturnya bisa lebih sederhana, seperti 'Yes, you may' atau 'Sure, you can'. Untuk menolak izin, bisa menggunakan 'No, you may not' atau 'I'm sorry, but...'. Latihan secara teratur akan membantu peserta didik terbiasa dengan struktur ini dan menggunakannya secara alami dalam percakapan.
Rangkuman: Asking and Giving Permission adalah keterampilan komunikasi penting yang melibatkan penggunaan ungkapan formal dan informal. Ungkapan seperti 'May I...', 'Can I...', 'Would it be okay if...' digunakan untuk meminta izin, sedangkan 'Yes, you may', 'Sure, go ahead', atau 'I'm afraid not' digunakan untuk memberi atau menolak izin. Memahami konteks dan memilih ungkapan yang tepat akan membantu kita berinteraksi secara sopan dan efektif dalam berbagai situasi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Permission | Izin atau persetujuan untuk melakukan sesuatu. |
| Formal | Sesuai dengan aturan atau kebiasaan resmi, sopan. |
| Informal | Santai, tidak resmi, akrab. |
| Modal Verb | Kata kerja bantu yang menyatakan kemungkinan, kemampuan, izin, atau keharusan (misal: may, can, could). |
| Context | Konteks atau situasi di mana suatu percakapan terjadi. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Asking Giving Permission" mata pelajaran Bahasa Inggris Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Asking Giving Permission yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Inggris Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 3 siap unduh
Celebrating Independence DayModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKindness Begins with MeModul siap unduh · Word + PDF ber-kopLove Our WorldBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 2 siap unduh
No LitteringModul siap unduh · Word + PDF ber-kopEmbrace YourselfBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Bahasa Inggris lain yang sudah tersedia
Asking & Giving Permission (May, Can, Could)Bahasa Inggris Kelas VIII SMPAsking and Giving OpinionBahasa Inggris Kelas VIII SMPDaily ActivitiesBahasa Inggris Kelas VIII SMPDegrees of ComparisonBahasa Inggris Kelas VIII SMPLihat semua Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas VIII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Inggris kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Asking Giving Permission pada Bahasa Inggris SMP, Fase D, elemen Berbicara dan Mempresentasikan.
Modul Asking Giving Permission ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Asking Giving Permission untuk Bahasa Inggris kelas VIII.
Apakah modul ajar Bahasa Inggris materi Asking Giving Permission ini gratis?
Ya. Modul Asking Giving Permission untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Asking Giving Permission ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Inggris kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Inggris kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Asking Giving Permission ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Asking Giving Permission dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Inggris kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Inggris kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Asking Giving Permission ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Asking Giving Permission tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Asking Giving Permission untuk Bahasa Inggris kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Asking Giving Permission ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Inggris kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Asking Giving Permission beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Inggris kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Bahasa Inggris ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Asking Giving Permission yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Inggris MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.