Modul Ajar & RPP Bahasa Inggris Kelas VIII
No Littering
Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Inggris |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | No Littering |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki kosakata dasar terkait lingkungan dan mampu menyampaikan ide sederhana dalam bahasa Inggris.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kewargaan, penalaran kritis, komunikasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Menyimak – Berbicara |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menggunakan bahasa Inggris untuk berinteraksi dan berkomunikasi dalam konteks sosial dan akademik yang beragam, serta memahami informasi relevan dari berbagai teks lisan dan tulis yang berkaitan dengan lingkungan sekitar. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Sampah yang berserakan di jalan, sungai, atau pantai adalah contoh nyata masalah 'No Littering'. |
| Konseptual | Konsep 'No Littering' adalah tindakan tidak membuang sampah sembarangan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara menyampaikan ajakan atau larangan terkait kebersihan lingkungan menggunakan modal verbs dan imperative sentences. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan perannya sebagai warga negara yang bertanggung jawab dalam upaya pelestarian alam. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi dampak negatif membuang sampah sembarangan terhadap lingkungan dengan tepat.
- Setelah menganalisis teks singkat tentang kebersihan lingkungan, peserta didik dapat menggunakan modal verbs (must, should, can, could) untuk menyampaikan saran atau kewajiban menjaga kebersihan dengan benar.
- Dengan berkolaborasi dalam kelompok, peserta didik dapat membuat poster kampanye 'No Littering' yang berisi kalimat imperatif dan modal verbs, serta mempresentasikannya di depan kelas secara percaya diri.
- Melalui simulasi percakapan, peserta didik dapat merespons ajakan atau larangan terkait kebersihan lingkungan dengan santun dan sesuai konteks.
Pemahaman bermakna: Membuang sampah pada tempatnya merupakan tindakan sederhana yang memiliki dampak besar terhadap kesehatan lingkungan dan kualitas hidup bersama, serta merupakan bentuk tanggung jawab kita sebagai warga dunia.
Pertanyaan pemantik: "Menurutmu, apa yang akan terjadi jika semua orang membuang sampah sembarangan di lingkungan kita?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Memahami dampak sampah terhadap ekosistem laut dan darat, serta proses daur ulang. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn): Menumbuhkan kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab sosial. Seni Budaya: Mengembangkan kreativitas dalam mendesain poster kampanye yang menarik dan persuasif. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya di rumah dan lingkungan sekitar, serta dapat membantu menyediakan bahan-bahan daur ulang untuk proyek sederhana. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang bersih dan tertata, dilengkapi dengan tempat sampah terpilah, serta akses ke area luar sekolah (misalnya taman atau kantin) untuk observasi masalah sampah secara langsung. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek dari YouTube tentang dampak sampah atau kampanye kebersihan lingkungan, serta penggunaan aplikasi desain grafis sederhana seperti Canva untuk membuat poster kampanye digital. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi dampak negatif membuang sampah sembarangan terhadap lingkungan dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah menganalisis teks singkat tentang kebersihan lingkungan, peserta didik dapat menggunakan modal verbs (must, should, can, could) untuk menyampaikan saran atau kewajiban menjaga kebersihan dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Dengan berkolaborasi dalam kelompok, peserta didik dapat membuat poster kampanye 'No Littering' yang berisi kalimat imperatif dan modal verbs, serta mempresentasikannya di depan kelas secara percaya diri. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah sampah, menggunakan modal verbs untuk saran, dan membuat kalimat imperatif terkait kebersihan lingkungan.
Alat & bahan: Kertas A4/folio, spidol warna, pensil, penghapus, gunting, lem, majalah/koran bekas (opsional), gambar-gambar dampak sampah.
Langkah kerja:
- Observe the pictures about littering. (Amati gambar-gambar tentang sampah yang berserakan.)
- Discuss with your group: What problems do you see in the pictures? (Diskusikan dengan kelompokmu: Masalah apa yang kalian lihat pada gambar?)
- Write down 3-4 negative impacts of littering based on your observation. (Tuliskan 3-4 dampak negatif membuang sampah sembarangan berdasarkan pengamatanmu.)
- Read the short text about 'Keeping Our City Clean'. Identify sentences with 'must', 'should', 'can', or 'could'. (Bacalah teks singkat tentang 'Menjaga Kota Kita Bersih'. Identifikasi kalimat dengan 'must', 'should', 'can', atau 'could'.)
- Create a 'No Littering' poster. Include at least 2 imperative sentences and 2 sentences with modal verbs. (Buatlah poster 'No Littering'. Sertakan minimal 2 kalimat imperatif dan 2 kalimat dengan modal verbs.)
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- What is 'littering'? (Apa itu 'littering'?)
- Name one thing that can happen if people litter. (Sebutkan satu hal yang bisa terjadi jika orang membuang sampah sembarangan.)
- How do you say 'buang sampah' in English? (Bagaimana kamu mengatakan 'buang sampah' dalam Bahasa Inggris?)
Formatif (proses): Observasi partisipasi diskusi kelompok, kelengkapan LKPD, dan presentasi poster kampanye 'No Littering'.
Sumatif (akhir): Penilaian poster kampanye 'No Littering' (kreativitas, isi, penggunaan bahasa Inggris) dan soal esai individu.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi dampak negatif membuang sampah sembarangan terhadap lingkungan. | Dampak sampah terhadap lingkungan. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menggunakan modal verbs (must, should, can, could) untuk menyampaikan saran atau kewajiban. | Modal verbs dalam konteks kebersihan. | 2 JP | Komunikasi |
| 3 | Membuat dan mempresentasikan poster kampanye 'No Littering' dengan kalimat imperatif dan modal verbs. | Poster kampanye 'No Littering'. | 2 JP | Kewargaan, Kreativitas |
Lingkungan yang bersih adalah dambaan setiap orang. Namun, seringkali kita melihat sampah berserakan di mana-mana. Materi 'No Littering' ini akan mengajak kita untuk memahami dampak buruk dari membuang sampah sembarangan dan bagaimana kita bisa berkontribusi menjaga kebersihan lingkungan. Kita akan belajar cara menyampaikan ajakan dan larangan dalam bahasa Inggris agar pesan kita tersampaikan dengan baik.
1. What is Littering?
Littering refers to the act of throwing or leaving trash and waste products in an improper place, rather than disposing of them in a designated trash can or recycling bin. This can include anything from small items like candy wrappers and cigarette butts to larger items such as plastic bottles, paper, and food scraps. Littering is a common problem in many areas, both urban and rural, and it has significant negative consequences for the environment, public health, and aesthetics. (Littering mengacu pada tindakan membuang atau meninggalkan sampah dan produk limbah di tempat yang tidak semestinya, daripada membuangnya di tempat sampah atau tempat daur ulang yang ditentukan. Ini bisa mencakup apa saja mulai dari barang kecil seperti bungkus permen dan puntung rokok hingga barang yang lebih besar seperti botol plastik, kertas, dan sisa makanan. Littering adalah masalah umum di banyak daerah, baik perkotaan maupun pedesaan, dan memiliki konsekuensi negatif yang signifikan terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan estetika.)
2. Dampak Negatif Littering
Membuang sampah sembarangan memiliki banyak dampak buruk. Sampah plastik di laut dapat membahayakan hewan laut yang mengira sampah tersebut makanan. Sampah di darat bisa menyumbat saluran air, menyebabkan banjir, dan menjadi sarang penyakit. Selain itu, lingkungan yang kotor juga mengurangi keindahan dan kenyamanan. It pollutes our land, water, and air. It can harm animals, block drainage systems, and spread diseases. A dirty environment also looks unpleasant and reduces quality of life. (Ini mencemari tanah, air, dan udara kita. Ini dapat membahayakan hewan, menyumbat sistem drainase, dan menyebarkan penyakit. Lingkungan yang kotor juga terlihat tidak menyenangkan dan mengurangi kualitas hidup.)
3. Menggunakan Modal Verbs untuk Saran dan Kewajiban
Untuk menyampaikan saran atau kewajiban terkait kebersihan, kita bisa menggunakan modal verbs seperti 'must', 'should', 'can', dan 'could'. 'Must' digunakan untuk menyatakan kewajiban yang kuat atau keharusan. Contoh: 'We must throw our trash in the bin.' (Kita harus membuang sampah kita di tempat sampah.) 'Should' digunakan untuk saran atau rekomendasi. Contoh: 'You should recycle your plastic waste.' (Kamu seharusnya mendaur ulang sampah plastikmu.) 'Can' dan 'could' digunakan untuk menyatakan kemampuan atau kemungkinan, juga bisa untuk permintaan sopan. Contoh: 'We can organize a clean-up day.' (Kita bisa mengadakan hari bersih-bersih.) 'Could you please help clean up?' (Bisakah kamu tolong bantu membersihkan?)
4. Kalimat Imperatif untuk Larangan dan Perintah
Kalimat imperatif digunakan untuk memberikan perintah atau larangan secara langsung. Dalam konteks 'No Littering', kalimat imperatif sangat efektif untuk menyampaikan pesan dengan jelas. Contoh: 'Don't litter!' (Jangan membuang sampah sembarangan!) atau 'Put your trash in the bin!' (Masukkan sampahmu ke tempat sampah!). Penting untuk menggunakannya dengan nada yang tepat agar tidak terkesan kasar. Kita bisa menambahkan 'please' untuk membuatnya lebih sopan. Contoh: 'Please don't litter here.' (Tolong jangan buang sampah di sini.)
5. Cara Berkontribusi dalam Kampanye No Littering
Ada banyak cara untuk berkontribusi dalam kampanye 'No Littering'. Pertama, selalu buang sampah pada tempatnya. Kedua, ajak teman dan keluarga untuk melakukan hal yang sama. Ketiga, berpartisipasi dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan. Keempat, buat poster atau pesan-pesan singkat yang mengingatkan orang lain untuk tidak membuang sampah sembarangan. Ingat, setiap tindakan kecil sangat berarti untuk lingkungan yang lebih baik. (Always dispose of your trash properly. Encourage friends and family to do the same. Participate in local clean-up events. Create posters or short messages reminding others not to litter. Remember, every small action counts for a better environment.)
Rangkuman: Materi 'No Littering' mengajarkan kita pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dari sampah. Membuang sampah sembarangan memiliki dampak negatif serius bagi lingkungan dan kesehatan. Kita dapat menggunakan modal verbs (must, should, can, could) dan kalimat imperatif untuk menyampaikan saran, kewajiban, atau larangan terkait kebersihan. Dengan berperan aktif, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat untuk semua.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Littering | Tindakan membuang sampah sembarangan. |
| Waste | Sampah atau limbah. |
| Recycle | Mendaur ulang. |
| Bin | Tempat sampah. |
| Impact | Dampak atau pengaruh. |
| Pollute | Mencemari. |
| Modal verbs | Kata kerja bantu yang menyatakan kemampuan, kemungkinan, kewajiban, atau saran (misalnya must, should, can, could). |
| Imperative sentence | Kalimat perintah atau larangan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "No Littering" mata pelajaran Bahasa Inggris Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan No Littering yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Inggris Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 3 siap unduh
Celebrating Independence DayModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKindness Begins with MeBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisLove Our WorldBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 2 siap unduh
Modul Bahasa Inggris lain yang sudah tersedia
Asking & Giving Permission (May, Can, Could)Bahasa Inggris Kelas VIII SMPAsking and Giving OpinionBahasa Inggris Kelas VIII SMPDaily ActivitiesBahasa Inggris Kelas VIII SMPDegrees of ComparisonBahasa Inggris Kelas VIII SMPLihat semua Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas VIII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Inggris kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi No Littering pada Bahasa Inggris SMP, Fase D, elemen Menyimak – Berbicara.
Modul No Littering ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Bahasa Inggris kelas VIII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Bahasa Inggris materi No Littering ini gratis?
Ya. Modul No Littering untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar No Littering ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Inggris kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Inggris kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul No Littering ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan No Littering dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Inggris kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Inggris kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul No Littering ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah, pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi No Littering tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas No Littering untuk Bahasa Inggris kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul No Littering ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Inggris kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar No Littering beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Inggris kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Bahasa Inggris ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi No Littering yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Inggris MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.