SMPKelas VIIIFase DSemester 2

Modul Ajar & RPP Bahasa Inggris Kelas VIII
No Littering

Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Materi 'No Littering' mengajarkan kita pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dari sampah. Membuang sampah sembarangan memiliki dampak negatif serius bagi lingkungan dan kesehatan. Kita dapat menggunakan modal verbs (must, should, can, could) dan kalimat imperatif untuk menyampaikan saran, kewajiban, atau larangan terkait kebersihan. Dengan berperan aktif, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat untuk semua.

Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
No Littering
Bahasa Inggris · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
No Littering
Bahasa Inggris · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokNo Littering
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki kosakata dasar terkait lingkungan dan mampu menyampaikan ide sederhana dalam bahasa Inggris.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kewargaan, penalaran kritis, komunikasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah
Elemen / DomainMenyimak – Berbicara
Rumusan CP FasePeserta didik menggunakan bahasa Inggris untuk berinteraksi dan berkomunikasi dalam konteks sosial dan akademik yang beragam, serta memahami informasi relevan dari berbagai teks lisan dan tulis yang berkaitan dengan lingkungan sekitar.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualSampah yang berserakan di jalan, sungai, atau pantai adalah contoh nyata masalah 'No Littering'.
KonseptualKonsep 'No Littering' adalah tindakan tidak membuang sampah sembarangan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
ProseduralPeserta didik akan belajar cara menyampaikan ajakan atau larangan terkait kebersihan lingkungan menggunakan modal verbs dan imperative sentences.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan perannya sebagai warga negara yang bertanggung jawab dalam upaya pelestarian alam.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi dampak negatif membuang sampah sembarangan terhadap lingkungan dengan tepat.
  2. Setelah menganalisis teks singkat tentang kebersihan lingkungan, peserta didik dapat menggunakan modal verbs (must, should, can, could) untuk menyampaikan saran atau kewajiban menjaga kebersihan dengan benar.
  3. Dengan berkolaborasi dalam kelompok, peserta didik dapat membuat poster kampanye 'No Littering' yang berisi kalimat imperatif dan modal verbs, serta mempresentasikannya di depan kelas secara percaya diri.
  4. Melalui simulasi percakapan, peserta didik dapat merespons ajakan atau larangan terkait kebersihan lingkungan dengan santun dan sesuai konteks.
Halaman 2 · No Littering — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Membuang sampah pada tempatnya merupakan tindakan sederhana yang memiliki dampak besar terhadap kesehatan lingkungan dan kualitas hidup bersama, serta merupakan bentuk tanggung jawab kita sebagai warga dunia.

Pertanyaan pemantik: "Menurutmu, apa yang akan terjadi jika semua orang membuang sampah sembarangan di lingkungan kita?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuIlmu Pengetahuan Alam (IPA): Memahami dampak sampah terhadap ekosistem laut dan darat, serta proses daur ulang.
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn): Menumbuhkan kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab sosial.
Seni Budaya: Mengembangkan kreativitas dalam mendesain poster kampanye yang menarik dan persuasif.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya di rumah dan lingkungan sekitar, serta dapat membantu menyediakan bahan-bahan daur ulang untuk proyek sederhana.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang bersih dan tertata, dilengkapi dengan tempat sampah terpilah, serta akses ke area luar sekolah (misalnya taman atau kantin) untuk observasi masalah sampah secara langsung.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video pendek dari YouTube tentang dampak sampah atau kampanye kebersihan lingkungan, serta penggunaan aplikasi desain grafis sederhana seperti Canva untuk membuat poster kampanye digital.
Halaman 3 · No Littering — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi dampak negatif membuang sampah sembarangan terhadap lingkungan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan video singkat tentang lingkungan yang kotor akibat sampah dan bertanya, 'What do you see in the video? How do you feel about it?' (Apa yang kalian lihat dalam video? Bagaimana perasaanmu tentang itu?).
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi dampak membuang sampah sembarangan dan pertanyaan pemantik: 'Why is it important to keep our environment clean?' (Mengapa penting menjaga kebersihan lingkungan kita?).
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menunjukkan gambar-gambar tentang dampak sampah di darat dan laut, lalu meminta peserta didik mengamati dan menuliskan apa yang mereka lihat.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan membagikan LKPD yang berisi pertanyaan panduan untuk mengidentifikasi masalah dari gambar.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk menjawab pertanyaan di LKPD, misalnya 'What problems are caused by littering?' (Masalah apa yang disebabkan oleh sampah?).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan ringkasan hasil diskusi mereka tentang dampak negatif sampah dan menyajikan di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan terhadap presentasi temannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk merangkum dampak-dampak negatif yang telah diidentifikasi dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan jawaban peserta didik.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya 'No Littering' dan dampaknya terhadap ekosistem.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan dampak negatif membuang sampah sembarangan.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan memotivasi mereka untuk menjaga kebersihan.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari contoh kalimat ajakan menjaga kebersihan di rumah atau lingkungan sekitar, dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · No Littering — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah menganalisis teks singkat tentang kebersihan lingkungan, peserta didik dapat menggunakan modal verbs (must, should, can, could) untuk menyampaikan saran atau kewajiban menjaga kebersihan dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'What did we learn about littering last time?' (Apa yang kita pelajari tentang sampah terakhir kali?) dan mengaitkannya dengan pentingnya solusi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu belajar cara memberi saran dan kewajiban menggunakan modal verbs, dengan pertanyaan pemantik: 'How can we tell people to stop littering politely?' (Bagaimana kita bisa memberitahu orang untuk berhenti membuang sampah dengan sopan?).
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan beberapa kalimat pendek dalam Bahasa Inggris yang berisi saran atau kewajiban terkait kebersihan, seperti 'We must throw trash in the bin.' atau 'You should recycle your waste.'
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu mengamati kalimat-kalimat tersebut dan mencoba mengidentifikasi kata-kata yang menunjukkan saran atau kewajiban (modal verbs).
  3. Pengumpulan data: Guru memberikan teks singkat tentang 'Tips for Keeping Our Environment Clean' dan meminta peserta didik mencari kalimat-kalimat yang menggunakan 'must', 'should', 'can', 'could' serta mengidentifikasi maknanya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan fungsi dan makna dari masing-masing modal verbs yang ditemukan, lalu membuat contoh kalimat baru dengan konteks 'No Littering'.
  2. Pembuktian: Setiap kelompok menuliskan 3-4 kalimat menggunakan modal verbs yang berbeda untuk menyampaikan saran atau kewajiban tentang kebersihan lingkungan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan kalimat-kalimat yang telah mereka buat, dan kelompok lain memberikan umpan balik.
  2. Guru mengoreksi dan menguatkan pemahaman peserta didik tentang penggunaan modal verbs yang tepat dalam konteks 'No Littering'.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang struktur kalimat dengan modal verbs.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan fungsi dan penggunaan modal verbs (must, should, can, could) dalam konteks kebersihan lingkungan.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja sama kelompok dan mendorong peserta didik untuk terus berlatih.
  3. Guru memberikan tugas untuk membuat draf poster sederhana yang berisi ajakan menjaga kebersihan menggunakan modal verbs, dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · No Littering — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 3Dengan berkolaborasi dalam kelompok, peserta didik dapat membuat poster kampanye 'No Littering' yang berisi kalimat imperatif dan modal verbs, serta mempresentasikannya di depan kelas secara percaya diri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru mengulas kembali materi modal verbs dari pertemuan sebelumnya dan bertanya, 'What are some simple commands we can use to tell people not to litter?' (Apa saja perintah sederhana yang bisa kita gunakan untuk memberitahu orang agar tidak membuang sampah?).
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membuat dan mempresentasikan poster kampanye 'No Littering', dengan pertanyaan pemantik: 'How can we make an effective poster to encourage people to stop littering?' (Bagaimana kita bisa membuat poster yang efektif untuk mendorong orang berhenti membuang sampah?).
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru mengarahkan peserta didik untuk mengingat kembali masalah sampah dan solusi yang telah dibahas, lalu menjelaskan bahwa mereka akan membuat poster kampanye 'No Littering'.
  2. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dalam kelompok merancang konsep poster, termasuk pesan utama, kalimat imperatif, penggunaan modal verbs, serta elemen visual (gambar, warna) yang akan digunakan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menyusun jadwal: Peserta didik menyepakati jadwal pengerjaan poster dalam waktu yang ditentukan (misalnya 40 menit untuk membuat poster, 20 menit untuk presentasi).
  2. Memonitor kemajuan proyek: Guru berkeliling mengamati dan membimbing setiap kelompok dalam proses pembuatan poster, memberikan saran tentang penggunaan bahasa Inggris yang tepat dan desain yang menarik.
  3. Menguji hasil: Setiap kelompok menyelesaikan poster kampanye mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan poster 'No Littering' mereka di depan kelas, menjelaskan pesan dan mengapa mereka memilih desain tersebut.
  2. Kelompok lain dan guru memberikan umpan balik konstruktif tentang isi, bahasa, dan visual poster.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya komunikasi yang efektif dalam kampanye lingkungan dan apresiasi terhadap kreativitas peserta didik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran tentang membuat kampanye 'No Littering' dan pentingnya partisipasi aktif.
  2. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik atas kerja keras dan kreativitas mereka, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru mendorong peserta didik untuk menerapkan pesan 'No Littering' dalam kehidupan sehari-hari dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · No Littering — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah sampah, menggunakan modal verbs untuk saran, dan membuat kalimat imperatif terkait kebersihan lingkungan.

Alat & bahan: Kertas A4/folio, spidol warna, pensil, penghapus, gunting, lem, majalah/koran bekas (opsional), gambar-gambar dampak sampah.

Langkah kerja:

  1. Observe the pictures about littering. (Amati gambar-gambar tentang sampah yang berserakan.)
  2. Discuss with your group: What problems do you see in the pictures? (Diskusikan dengan kelompokmu: Masalah apa yang kalian lihat pada gambar?)
  3. Write down 3-4 negative impacts of littering based on your observation. (Tuliskan 3-4 dampak negatif membuang sampah sembarangan berdasarkan pengamatanmu.)
  4. Read the short text about 'Keeping Our City Clean'. Identify sentences with 'must', 'should', 'can', or 'could'. (Bacalah teks singkat tentang 'Menjaga Kota Kita Bersih'. Identifikasi kalimat dengan 'must', 'should', 'can', atau 'could'.)
  5. Create a 'No Littering' poster. Include at least 2 imperative sentences and 2 sentences with modal verbs. (Buatlah poster 'No Littering'. Sertakan minimal 2 kalimat imperatif dan 2 kalimat dengan modal verbs.)
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaanmenjodohkan · 6 pasangesai LKPD · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · No Littering — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. What is 'littering'? (Apa itu 'littering'?)
  2. Name one thing that can happen if people litter. (Sebutkan satu hal yang bisa terjadi jika orang membuang sampah sembarangan.)
  3. How do you say 'buang sampah' in English? (Bagaimana kamu mengatakan 'buang sampah' dalam Bahasa Inggris?)

Formatif (proses): Observasi partisipasi diskusi kelompok, kelengkapan LKPD, dan presentasi poster kampanye 'No Littering'.

Sumatif (akhir): Penilaian poster kampanye 'No Littering' (kreativitas, isi, penggunaan bahasa Inggris) dan soal esai individu.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · No Littering — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi dampak negatif membuang sampah sembarangan terhadap lingkungan.Dampak sampah terhadap lingkungan.2 JPPenalaran Kritis
2Menggunakan modal verbs (must, should, can, could) untuk menyampaikan saran atau kewajiban.Modal verbs dalam konteks kebersihan.2 JPKomunikasi
3Membuat dan mempresentasikan poster kampanye 'No Littering' dengan kalimat imperatif dan modal verbs.Poster kampanye 'No Littering'.2 JPKewargaan, Kreativitas
Halaman 9 · No Littering — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Lingkungan yang bersih adalah dambaan setiap orang. Namun, seringkali kita melihat sampah berserakan di mana-mana. Materi 'No Littering' ini akan mengajak kita untuk memahami dampak buruk dari membuang sampah sembarangan dan bagaimana kita bisa berkontribusi menjaga kebersihan lingkungan. Kita akan belajar cara menyampaikan ajakan dan larangan dalam bahasa Inggris agar pesan kita tersampaikan dengan baik.

1. What is Littering?
Littering refers to the act of throwing or leaving trash and waste products in an improper place, rather than disposing of them in a designated trash can or recycling bin. This can include anything from small items like candy wrappers and cigarette butts to larger items such as plastic bottles, paper, and food scraps. Littering is a common problem in many areas, both urban and rural, and it has significant negative consequences for the environment, public health, and aesthetics. (Littering mengacu pada tindakan membuang atau meninggalkan sampah dan produk limbah di tempat yang tidak semestinya, daripada membuangnya di tempat sampah atau tempat daur ulang yang ditentukan. Ini bisa mencakup apa saja mulai dari barang kecil seperti bungkus permen dan puntung rokok hingga barang yang lebih besar seperti botol plastik, kertas, dan sisa makanan. Littering adalah masalah umum di banyak daerah, baik perkotaan maupun pedesaan, dan memiliki konsekuensi negatif yang signifikan terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan estetika.)

2. Dampak Negatif Littering
Membuang sampah sembarangan memiliki banyak dampak buruk. Sampah plastik di laut dapat membahayakan hewan laut yang mengira sampah tersebut makanan. Sampah di darat bisa menyumbat saluran air, menyebabkan banjir, dan menjadi sarang penyakit. Selain itu, lingkungan yang kotor juga mengurangi keindahan dan kenyamanan. It pollutes our land, water, and air. It can harm animals, block drainage systems, and spread diseases. A dirty environment also looks unpleasant and reduces quality of life. (Ini mencemari tanah, air, dan udara kita. Ini dapat membahayakan hewan, menyumbat sistem drainase, dan menyebarkan penyakit. Lingkungan yang kotor juga terlihat tidak menyenangkan dan mengurangi kualitas hidup.)

3. Menggunakan Modal Verbs untuk Saran dan Kewajiban
Untuk menyampaikan saran atau kewajiban terkait kebersihan, kita bisa menggunakan modal verbs seperti 'must', 'should', 'can', dan 'could'. 'Must' digunakan untuk menyatakan kewajiban yang kuat atau keharusan. Contoh: 'We must throw our trash in the bin.' (Kita harus membuang sampah kita di tempat sampah.) 'Should' digunakan untuk saran atau rekomendasi. Contoh: 'You should recycle your plastic waste.' (Kamu seharusnya mendaur ulang sampah plastikmu.) 'Can' dan 'could' digunakan untuk menyatakan kemampuan atau kemungkinan, juga bisa untuk permintaan sopan. Contoh: 'We can organize a clean-up day.' (Kita bisa mengadakan hari bersih-bersih.) 'Could you please help clean up?' (Bisakah kamu tolong bantu membersihkan?)

4. Kalimat Imperatif untuk Larangan dan Perintah
Kalimat imperatif digunakan untuk memberikan perintah atau larangan secara langsung. Dalam konteks 'No Littering', kalimat imperatif sangat efektif untuk menyampaikan pesan dengan jelas. Contoh: 'Don't litter!' (Jangan membuang sampah sembarangan!) atau 'Put your trash in the bin!' (Masukkan sampahmu ke tempat sampah!). Penting untuk menggunakannya dengan nada yang tepat agar tidak terkesan kasar. Kita bisa menambahkan 'please' untuk membuatnya lebih sopan. Contoh: 'Please don't litter here.' (Tolong jangan buang sampah di sini.)

5. Cara Berkontribusi dalam Kampanye No Littering
Ada banyak cara untuk berkontribusi dalam kampanye 'No Littering'. Pertama, selalu buang sampah pada tempatnya. Kedua, ajak teman dan keluarga untuk melakukan hal yang sama. Ketiga, berpartisipasi dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan. Keempat, buat poster atau pesan-pesan singkat yang mengingatkan orang lain untuk tidak membuang sampah sembarangan. Ingat, setiap tindakan kecil sangat berarti untuk lingkungan yang lebih baik. (Always dispose of your trash properly. Encourage friends and family to do the same. Participate in local clean-up events. Create posters or short messages reminding others not to litter. Remember, every small action counts for a better environment.)

Rangkuman: Materi 'No Littering' mengajarkan kita pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dari sampah. Membuang sampah sembarangan memiliki dampak negatif serius bagi lingkungan dan kesehatan. Kita dapat menggunakan modal verbs (must, should, can, could) dan kalimat imperatif untuk menyampaikan saran, kewajiban, atau larangan terkait kebersihan. Dengan berperan aktif, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat untuk semua.

Halaman 10 · No Littering — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
LitteringTindakan membuang sampah sembarangan.
WasteSampah atau limbah.
RecycleMendaur ulang.
BinTempat sampah.
ImpactDampak atau pengaruh.
PolluteMencemari.
Modal verbsKata kerja bantu yang menyatakan kemampuan, kemungkinan, kewajiban, atau saran (misalnya must, should, can, could).
Imperative sentenceKalimat perintah atau larangan.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · No Littering — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "No Littering" mata pelajaran Bahasa Inggris Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · No Littering — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 13–18

Modul No Littering ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Inggris · Kelas VIIIPeta Konsep
No LitteringWhat is Littering?Dampak Negatif LitteringMenggunakan Modal Verbs untuk Saran dan KewajibanKalimat Imperatif untuk Larangan dan PerintahCara Berkontribusi dalam Kampanye No Littering
Dari sub-bab No LitteringHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Inggris · Kelas VIIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Inggris · Kelas VIIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Inggris · Kelas VIIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Inggris · Kelas VIIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaBahasa Inggris · Kelas VIIIProfil Lulusan
KewargaanPenalaran kritisKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan No Littering yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Inggris kelas 8 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi No Littering pada Bahasa Inggris SMP, Fase D, elemen Menyimak – Berbicara.

Modul No Littering ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Bahasa Inggris kelas VIII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Inggris materi No Littering ini gratis?

Ya. Modul No Littering untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar No Littering ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Inggris kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Inggris kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul No Littering ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan No Littering dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Inggris kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Inggris kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul No Littering ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah, pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi No Littering tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas No Littering untuk Bahasa Inggris kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul No Littering ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Inggris kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar No Littering beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Inggris kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Bahasa Inggris ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi No Littering yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Inggris MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Inggris SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.