SMPKelas VIIFase DSemester 1

Modul Ajar & RPP Informatika Kelas VII
Literasi Informasi

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Literasi informasi adalah kemampuan penting di era digital. Ini meliputi kemampuan membedakan data, informasi, dan konten, menggunakan mesin pencari secara efektif, serta mengevaluasi kredibilitas sumber informasi. Dengan memahami perbedaan antara fakta, opini, dan hoaks, kita dapat menjadi konsumen informasi yang cerdas dan bertanggung jawab, menghindari penyebaran berita palsu, dan membuat keputusan yang lebih baik berdasarkan informasi yang akurat dan terpercaya.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Literasi Informasi
Informatika · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Literasi Informasi
Informatika · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasD / VII
Materi PokokLiterasi Informasi
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengalaman dasar menggunakan internet untuk mencari informasi sederhana dan berinteraksi dengan media digital.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi kredibilitas informasi dari berbagai sumber digital dengan mempertimbangkan bukti dan bias.
  2. Kemandirian — elemen: Memahami diri dan situasi
    Peserta didik secara mandiri mencari, mengelola, dan menyimpan informasi digital yang relevan untuk kebutuhan belajarnya.
  3. Komunikasi — elemen: Menyampaikan gagasan
    Peserta didik mengkomunikasikan hasil penelusuran informasi dan analisis kredibilitasnya secara lisan dan tertulis.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah
Elemen / DomainTeknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
Rumusan CP FasePada akhir Fase D, peserta didik mampu memahami konsep dasar data, informasi, dan konten digital, serta dapat mengelola, menganalisis, dan mengevaluasi informasi dari berbagai sumber secara kritis dan bertanggung jawab.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMesin pencari seperti Google dan Bing adalah alat untuk menemukan informasi di internet.
KonseptualKredibilitas informasi mengacu pada tingkat kepercayaan terhadap kebenaran dan keandalan suatu sumber informasi.
ProseduralLangkah-langkah untuk mengevaluasi kredibilitas informasi meliputi memeriksa penulis, sumber, tanggal publikasi, dan membandingkan dengan sumber lain.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya berpikir kritis dan skeptis terhadap informasi yang diterima agar tidak mudah termakan hoaks.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi perbedaan antara data, informasi, dan konten dengan tepat.
  2. Dengan memanfaatkan mesin pencari, peserta didik dapat menerapkan strategi pencarian informasi yang efektif untuk menemukan data yang relevan secara mandiri.
  3. Setelah menganalisis berbagai sumber daring, peserta didik dapat mengevaluasi kredibilitas sumber informasi dengan kriteria yang jelas dan bertanggung jawab.
  4. Melalui proyek mini investigasi, peserta didik dapat membedakan antara fakta, opini, dan hoaks dalam konteks berita digital secara kritis.
  5. Dengan menggunakan aplikasi pengolah kata, peserta didik dapat menyajikan hasil analisis kredibilitas informasi secara sistematis dan komunikatif.
Halaman 2 · Literasi Informasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami literasi informasi membekali peserta didik untuk menjadi pengguna internet yang cerdas, mampu memilah informasi yang benar, dan terhindar dari dampak negatif berita palsu atau hoaks.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa yakin bahwa informasi yang kita temukan di internet itu benar dan bukan berita bohong?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menganalisis struktur teks berita, membedakan fakta dan opini dalam tulisan, serta menyajikan informasi secara lugas dan efektif.
Ilmu Pengetahuan Sosial: Memahami dampak sosial dari penyebaran hoaks terhadap masyarakat dan pentingnya verifikasi informasi dalam konteks sejarah atau isu terkini.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang pentingnya literasi informasi dan bersama memantau penggunaan internet anak di rumah.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas dan laboratorium komputer yang dilengkapi akses internet dan suasana kondusif untuk diskusi kelompok dan praktik pencarian informasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan mesin pencari (misalnya Google), situs cek fakta (misalnya Turn Back Hoax), dan aplikasi pengolah kata (misalnya Google Docs) untuk praktik langsung.
Halaman 3 · Literasi Informasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi perbedaan antara data, informasi, dan konten dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Digital: Guru menyebutkan definisi singkat, peserta didik menebak apakah itu 'data', 'informasi', atau 'konten'. Contoh: 'Kumpulan angka mentah tanpa makna' (data).
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengaitkan materi dengan pengalaman peserta didik dalam mencari informasi di internet, misalnya saat mengerjakan tugas atau mencari hiburan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa yakin bahwa informasi yang kita temukan di internet itu benar dan bukan berita bohong?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah potongan berita viral yang belum jelas kebenarannya dan meminta peserta didik untuk mengamati.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan lembar kerja kelompok yang berisi studi kasus tentang informasi digital.
  3. Bimbingan penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi perbedaan data, informasi, dan konten dari studi kasus yang diberikan, serta membedakan antara fakta dan opini awal.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyajikan hasil diskusinya di depan kelas mengenai identifikasi data, informasi, konten, fakta, dan opini dari studi kasus.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan terhadap presentasi yang disampaikan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menganalisis dan mengevaluasi jawaban dari setiap kelompok, mencari kesamaan dan perbedaan pandangan.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap pemahaman peserta didik mengenai konsep dasar literasi informasi.
  3. Guru memperkuat pemahaman peserta didik tentang pentingnya memilah informasi sejak awal dan menjelaskan konsep dasar data, informasi, dan konten.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali perbedaan data, informasi, dan konten.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka merefleksikan pentingnya literasi informasi dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Guru memberikan tugas singkat untuk mencari contoh data, informasi, dan konten di lingkungan sekitar, serta menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Literasi Informasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan memanfaatkan mesin pencari, peserta didik dapat menerapkan strategi pencarian informasi yang efektif untuk menemukan data yang relevan secara mandiri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Kata Kunci Berantai: Satu peserta didik menyebutkan topik, peserta didik berikutnya menyebutkan satu kata kunci yang relevan, dan seterusnya secara berantai sampai 5-7 kata.
  1. Guru mengucapkan salam dan memeriksa kesiapan belajar peserta didik.
  2. Guru mengulas singkat materi sebelumnya tentang data, informasi, dan konten, kemudian bertanya 'Apa saja kesulitan yang kalian alami saat mencari informasi di internet?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menguasai strategi pencarian informasi efektif dan memperkenalkan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara kita mencari informasi di internet agar hasilnya tepat dan cepat?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video singkat tentang tips dan trik menggunakan mesin pencari secara efektif atau contoh pencarian yang menghasilkan banyak informasi tidak relevan.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu mengidentifikasi masalah yang mungkin muncul saat mencari informasi di internet dan merumuskan pertanyaan terkait strategi pencarian.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara mandiri melakukan eksplorasi menggunakan mesin pencari dengan topik yang telah ditentukan guru (misalnya: 'manfaat energi surya'). Mereka mencoba berbagai kombinasi kata kunci dan operator pencarian.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik mencatat kata kunci dan operator pencarian yang mereka gunakan, serta hasil pencarian yang paling relevan dan tidak relevan dalam LKPD.
  2. Pembuktian: Peserta didik membandingkan hasil pencarian mereka dengan teman sebangku dan mendiskusikan mengapa beberapa strategi lebih efektif daripada yang lain.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Peserta didik menyimpulkan strategi pencarian informasi yang paling efektif berdasarkan percobaan yang telah dilakukan, termasuk penggunaan operator Boolean atau tanda kutip.
  2. Guru memberikan umpan balik terhadap kesimpulan yang dibuat peserta didik dan mengoreksi jika ada miskonsepsi.
  3. Guru memperkuat pemahaman tentang pentingnya strategi pencarian yang baik untuk mendapatkan informasi yang relevan dan efisien.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum strategi pencarian informasi yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas semangat eksplorasi peserta didik dan mengingatkan untuk selalu kritis terhadap hasil pencarian.
  3. Guru memberikan tugas rumah untuk mencari informasi tentang topik tertentu menggunakan strategi yang telah dipelajari, serta menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Literasi Informasi — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Informasi Digital!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi data, informasi, konten, serta membedakan fakta, opini, dan hoaks dari berbagai sumber digital.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Di era digital ini, informasi mengalir begitu deras dari berbagai arah. Kemampuan untuk memilah, memahami, dan menilai kebenaran informasi menjadi sangat penting.

Alat & bahan: Komputer/laptop dengan akses internet, lembar kerja, alat tulis

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    1234Mendatar4. Data yang telah diolah danmemiliki makna.Menurun1. Segala bentuk informasidigital (teks, gambar, video).2. Berita bohong yang sengajadibuat untuk menyesatkan.3. Fakta mentah yang belumdiolah.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati 1 yang berisi potongan berita daring. Identifikasi elemen-elemen yang berupa data, informasi, dan konten.
  3. Pilih satu berita viral terkini (disepakati dengan guru) dan lakukan pencarian di mesin pencari untuk memverifikasi kebenarannya.
  4. Gunakan strategi pencarian efektif (kata kunci spesifik, operator Boolean) untuk menemukan minimal dua sumber pembanding yang kredibel.
  5. Analisis kedua sumber pembanding tersebut. Periksa penulis, sumber, tanggal publikasi, dan apakah ada bias tertentu.
  6. Isi tabel analisis berita di bawah ini, kemudian tuliskan simpulan apakah berita tersebut fakta, opini, atau hoaks, beserta alasannya.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Literasi Informasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu lakukan saat mencari informasi di internet?
  2. Apa perbedaan antara 'fakta' dan 'pendapat'?
  3. Pernahkah kamu mendengar tentang 'hoaks'? Apa itu?
  4. Menurutmu, mengapa kita perlu berhati-hati dengan informasi di internet?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik pencarian informasi, serta kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek mini investigasi hoaks dan presentasi kelompok.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Literasi Informasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi perbedaan data, informasi, dan konten.Konsep dasar data, informasi, dan konten.2 JPPenalaran Kritis
2Menerapkan strategi pencarian informasi yang efektif.Strategi pencarian di mesin pencari, operator Boolean.2 JPKemandirian
3Mengevaluasi kredibilitas sumber informasi dan membedakan fakta, opini, hoaks.Kredibilitas sumber, fakta, opini, hoaks.2 JPPenalaran Kritis, Komunikasi
Halaman 8 · Literasi Informasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Di era digital ini, informasi mengalir begitu deras dari berbagai arah. Kemampuan untuk memilah, memahami, dan menilai kebenaran informasi menjadi sangat penting. Modul ini akan membimbing kalian menjadi pengguna internet yang cerdas, mampu menemukan informasi yang relevan, membedakan fakta dari opini, dan terhindar dari jebakan berita palsu atau hoaks yang merugikan.

1. Data, Informasi, dan Konten
Data adalah kumpulan fakta mentah, angka, atau simbol yang belum diolah dan belum memiliki makna. Contoh: angka '25', kata 'Jakarta'. Informasi adalah data yang telah diolah, diorganisasi, dan diberi makna sehingga berguna bagi penerimanya. Contoh: 'Suhu di Jakarta hari ini 25 derajat Celsius.' Konten adalah segala bentuk informasi yang disajikan secara digital, bisa berupa teks, gambar, video, atau audio, yang dibuat untuk tujuan tertentu. Contoh: artikel berita, vlog perjalanan, infografis.

2. Pengolahan Data, Informasi, dan Konten
Proses pengolahan mengubah data mentah menjadi informasi yang bermakna. Ini melibatkan pengumpulan, penyaringan, pengorganisasian, dan analisis data. Misalnya, data suhu harian selama sebulan dapat diolah menjadi informasi tren perubahan iklim. Konten digital seringkali merupakan hasil pengolahan informasi yang kemudian disajikan dalam format menarik. Penting untuk memahami bagaimana data diolah menjadi informasi dan konten, agar kita bisa melihat potensi bias atau manipulasi dalam penyajiannya.

3. Cara Menyimpan Konten
Setelah menemukan informasi atau konten penting, kita perlu tahu cara menyimpannya agar bisa diakses kembali. Konten digital bisa disimpan dalam berbagai format dan media. Misalnya, artikel bisa di-bookmark di browser, diunduh sebagai PDF, atau disalin-tempel ke dokumen pengolah kata. Gambar atau video bisa diunduh dan disimpan di penyimpanan lokal (hard disk, flash drive) atau penyimpanan cloud (Google Drive, Dropbox). Pengorganisasian file dengan nama yang jelas dan folder yang rapi akan memudahkan pencarian di kemudian hari.

4. Relevansi Hasil Pencarian
Ketika menggunakan mesin pencari, kita sering mendapatkan banyak hasil. Relevansi merujuk pada seberapa sesuai hasil pencarian dengan apa yang kita cari. Hasil yang relevan adalah yang paling tepat menjawab pertanyaan atau kebutuhan informasi kita. Mesin pencari menggunakan algoritma kompleks untuk menentukan relevansi, tetapi kita juga bisa membantu dengan menggunakan kata kunci yang spesifik, operator pencarian seperti tanda kutip ('') untuk frasa, atau tanda minus (-) untuk mengecualikan kata tertentu. Memahami relevansi membantu kita menyaring informasi yang tidak penting.

5. Mesin Pencari di Internet
Mesin pencari adalah program komputer yang dirancang untuk mencari informasi di World Wide Web. Contoh paling populer adalah Google, Bing, dan DuckDuckGo. Cara kerjanya melibatkan tiga tahap utama: crawling (mengunjungi halaman web), indexing (menyimpan informasi halaman), dan ranking (menentukan urutan hasil pencarian berdasarkan relevansi dan otoritas). Setiap mesin pencari memiliki algoritma ranking yang berbeda, sehingga hasil pencarian untuk kata kunci yang sama bisa sedikit bervariasi di antara mereka.

6. Kredibilitas Sumber Informasi
Kredibilitas adalah tingkat kepercayaan terhadap kebenaran dan keandalan suatu sumber informasi. Ini adalah aspek paling penting dalam literasi informasi. Untuk menilai kredibilitas, perhatikan siapa penulisnya (ahli atau bukan?), apa sumber utamanya (situs berita terkemuka, jurnal ilmiah, blog pribadi?), kapan diterbitkan (informasi terbaru atau sudah usang?), dan apakah ada bias yang jelas. Membandingkan informasi dari beberapa sumber yang berbeda juga merupakan cara efektif untuk memverifikasi kredibilitas.

7. Ekosistem Media Pers Digital
Media pers digital adalah platform berita online yang menyajikan informasi melalui internet. Mereka memiliki keunggulan kecepatan dan jangkauan luas, namun juga tantangan dalam menjaga akurasi dan kredibilitas. Dalam ekosistem ini, ada media berita profesional, blog, media sosial, dan situs berita palsu. Penting untuk dapat membedakan mana yang merupakan jurnalisme yang bertanggung jawab dan mana yang hanya menyebarkan rumor atau hoaks, dengan melihat reputasi dan standar etika media tersebut.

8. Fakta, Opini, dan Hoaks
Fakta adalah pernyataan yang dapat dibuktikan kebenarannya, didukung oleh data atau bukti objektif. Contoh: 'Indonesia adalah negara kepulauan.' Opini adalah pandangan pribadi seseorang yang tidak selalu dapat dibuktikan kebenarannya. Contoh: 'Menurut saya, warna biru adalah warna terbaik.' Hoaks (berita bohong) adalah informasi yang sengaja dibuat dan disebarkan untuk menyesatkan atau menipu, seringkali dengan tujuan politik, ekonomi, atau sosial tertentu. Membedakan ketiganya memerlukan penalaran kritis dan verifikasi sumber.

Rangkuman: Literasi informasi adalah kemampuan penting di era digital. Ini meliputi kemampuan membedakan data, informasi, dan konten, menggunakan mesin pencari secara efektif, serta mengevaluasi kredibilitas sumber informasi. Dengan memahami perbedaan antara fakta, opini, dan hoaks, kita dapat menjadi konsumen informasi yang cerdas dan bertanggung jawab, menghindari penyebaran berita palsu, dan membuat keputusan yang lebih baik berdasarkan informasi yang akurat dan terpercaya.

Halaman 9 · Literasi Informasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
DataFakta mentah yang belum diolah.
InformasiData yang telah diolah dan memiliki makna.
KontenSegala bentuk informasi digital (teks, gambar, video).
KredibilitasTingkat kepercayaan terhadap kebenaran suatu sumber.
HoaksBerita bohong yang sengaja dibuat untuk menyesatkan.
Mesin PencariProgram untuk mencari informasi di internet.
Kata KunciKata atau frasa yang digunakan dalam pencarian.
Operator BooleanKata seperti AND, OR, NOT untuk menyaring hasil pencarian.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Literasi Informasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Literasi Informasi" mata pelajaran Informatika Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Literasi Informasi — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Literasi Informasi ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIPeta Konsep
Literasi InformasiData, Informasi, dan KontenPengolahan Data, Informasi, dan KontenCara Menyimpan KontenRelevansi Hasil PencarianMesin Pencari di Internet
Dari sub-bab Literasi InformasiHalaman 12
Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIProfil Lulusan
Penalaran KritisKemandirianKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Literasi Informasi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Informatika kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Literasi Informasi pada Informatika SMP, Fase D, elemen Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Modul Literasi Informasi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Informatika kelas VII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Informatika materi Literasi Informasi ini gratis?

Ya. Modul Literasi Informasi untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Literasi Informasi ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Informatika kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Informatika kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Literasi Informasi ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Literasi Informasi dapat Anda sesuaikan dengan murid Informatika kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Informatika kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Literasi Informasi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Literasi Informasi tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Literasi Informasi untuk Informatika kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Literasi Informasi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Informatika kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Literasi Informasi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Informatika kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Informatika ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Literasi Informasi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Informatika MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Informatika SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.