Modul Ajar & RPP IPA Kelas IX
Zat Aditif
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPA |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Zat Aditif |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik mengetahui beberapa jenis makanan dan minuman kemasan yang sering dikonsumsi sehari-hari. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman IPA |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir fase D, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai zat aditif dalam makanan dan minuman, menganalisis dampaknya terhadap kesehatan, serta menyajikan alternatif penggunaan zat alami yang lebih aman. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Zat aditif adalah bahan yang ditambahkan pada makanan dan minuman untuk meningkatkan kualitas, seperti pewarna, pemanis, pengawet, dan penyedap. |
| Konseptual | Konsep utama zat aditif meliputi jenis, fungsi, dampak positif dan negatif, serta batas aman penggunaannya. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara mengidentifikasi jenis zat aditif pada label kemasan dan melakukan uji sederhana pada makanan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya membaca label nutrisi dan mempertimbangkan pilihan makanan sehat untuk menjaga kesehatan tubuh. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan label kemasan makanan, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis zat aditif (pewarna, pemanis, pengawet, penyedap) dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan fungsi utama masing-masing jenis zat aditif (pewarna, pemanis, pengawet, penyedap) dalam makanan dan minuman secara runtut.
- Melalui studi kasus dampak zat aditif, peserta didik dapat menganalisis minimal dua dampak positif dan dua dampak negatif penggunaan zat aditif bagi kesehatan dengan benar.
- Dengan melakukan praktik sederhana, peserta didik dapat membedakan makanan atau minuman yang mengandung pewarna alami dan buatan berdasarkan hasil pengamatan dengan akurat.
- Setelah berdiskusi, peserta didik dapat mengusulkan minimal tiga alternatif penggunaan zat alami sebagai pengganti zat aditif buatan dengan logis.
Pemahaman bermakna: Memahami jenis, fungsi, dan dampak zat aditif pada makanan dan minuman akan membantu peserta didik membuat pilihan konsumsi yang lebih sehat dan bertanggung jawab.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa makanan dan minuman kemasan bisa memiliki warna yang menarik, rasa yang kuat, dan tahan lama?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menganalisis informasi pada label kemasan dan menyusun laporan hasil praktik. Seni Budaya: Mendesain poster atau infografis tentang pilihan makanan sehat dengan zat aditif alami. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Memahami hubungan konsumsi zat aditif dengan kesehatan dan kebugaran tubuh. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendampingi peserta didik membaca label kemasan makanan di rumah dan mendiskusikan pilihan makanan sehat. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas yang bersih dan tertata untuk praktik, serta akses ke internet untuk mencari informasi tambahan tentang zat aditif. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi tentang bahaya zat aditif dan aplikasi pemindai label makanan untuk identifikasi zat aditif. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan label kemasan makanan, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis zat aditif (pewarna, pemanis, pengawet, penyedap) dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan melakukan praktik sederhana, peserta didik dapat membedakan makanan atau minuman yang mengandung pewarna alami dan buatan berdasarkan hasil pengamatan dengan akurat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Mengidentifikasi jenis zat aditif pada label kemasan dan membedakan pewarna alami dan buatan pada makanan.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Zat aditif adalah bahan yang sengaja ditambahkan ke dalam makanan dan minuman saat proses pengolahan. Penambahan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, seperti memperbaiki penampilan, rasa, tekstur, nilai gizi, atau memperpanjang masa simpan.
Alat & bahan: Label kemasan makanan/minuman, kunyit, daun suji, air kapur sirih, cuka, sendok, piring kecil, kerupuk berwarna, sirup berwarna, gelas plastik
Langkah kerja:
- Lengkapi fungsi setiap zat aditif pada tabel berikut, lalu cari contohnya pada label kemasan makanan.
Gambar 1. Tabel - Amati label kemasan makanan/minuman yang tersedia, lalu identifikasi minimal tiga zat aditif yang tercantum pada tabel.
- Isi tabel pengamatan dengan nama zat aditif, jenisnya (pewarna, pemanis, pengawet, penyedap), dan fungsinya.
- Siapkan sampel pewarna alami (kunyit, daun suji) dan pewarna buatan (kerupuk berwarna, sirup berwarna).
- Lakukan uji sederhana: teteskan air kapur sirih pada sampel pewarna alami dan cuka pada sampel pewarna buatan, amati perubahan yang terjadi.
- Catat hasil pengamatanmu pada tabel, lalu bandingkan perbedaan antara pewarna alami dan buatan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang bahan tambahan pada makanan?
- Sebutkan dua contoh makanan atau minuman yang sering kamu konsumsi!
- Menurutmu, apakah semua bahan tambahan itu baik untuk tubuh?
- Pernahkah kamu membaca label komposisi pada kemasan makanan?
Formatif (proses): Penilaian observasi selama diskusi kelompok dan praktik uji pewarna, serta penilaian LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep zat aditif.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis zat aditif dan fungsinya | Pengenalan jenis-jenis zat aditif (pewarna, pemanis, pengawet, penyedap) dan fungsinya pada label kemasan. | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 2 | Menganalisis dampak zat aditif dan mengusulkan alternatif | Dampak positif dan negatif zat aditif, praktik uji pewarna alami dan buatan, serta mengusulkan alternatif zat aditif alami. | 2 JP | kesehatan, kreativitas |
| 3 | Mengevaluasi pilihan makanan sehat | Membuat keputusan yang bertanggung jawab terkait konsumsi makanan dengan mempertimbangkan kandungan zat aditif. | 2 JP | kesehatan, penalaran kritis |
Zat aditif adalah bahan yang sengaja ditambahkan ke dalam makanan dan minuman saat proses pengolahan. Penambahan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, seperti memperbaiki penampilan, rasa, tekstur, nilai gizi, atau memperpanjang masa simpan. Namun, tidak semua zat aditif aman jika digunakan secara berlebihan atau salah jenisnya.
1. Pengertian dan Fungsi Zat Aditif
Zat aditif adalah bahan yang ditambahkan ke dalam produk pangan untuk tujuan tertentu. Fungsinya beragam, mulai dari meningkatkan daya tarik visual, seperti pewarna, hingga memperpanjang masa simpan dengan pengawet. Ada juga yang berfungsi meningkatkan cita rasa seperti penyedap, atau memberikan rasa manis seperti pemanis. Penggunaan zat aditif harus sesuai dengan standar keamanan pangan yang ditetapkan agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan konsumen. Konsumen perlu membaca label kemasan untuk mengetahui kandungan zat aditif.
2. Jenis-jenis Zat Aditif
Zat aditif dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis utama. Pewarna digunakan untuk membuat makanan lebih menarik. Pemanis memberikan rasa manis, baik alami (gula) maupun buatan (aspartam, sakarin). Pengawet mencegah kerusakan makanan akibat mikroorganisme. Penyedap rasa meningkatkan cita rasa makanan, contohnya MSG. Ada juga antioksidan untuk mencegah ketengikan, pengemulsi untuk menyatukan dua cairan yang tidak bercampur, dan pengental untuk memperbaiki tekstur. Setiap jenis memiliki fungsi spesifik dalam produk pangan.
3. Dampak Positif Penggunaan Zat Aditif
Penggunaan zat aditif memiliki beberapa dampak positif. Misalnya, pengawet memungkinkan makanan bertahan lebih lama, mengurangi pemborosan, dan mempermudah distribusi ke daerah yang jauh. Pewarna membuat makanan lebih menarik dan menggugah selera, yang penting dalam industri pangan. Pemanis buatan dapat menjadi alternatif bagi penderita diabetes karena rendah kalori. Penyedap rasa dapat meningkatkan kenikmatan makanan. Secara keseluruhan, zat aditif membantu ketersediaan pangan yang lebih beragam dan praktis bagi masyarakat modern.
4. Dampak Negatif Penggunaan Zat Aditif
Di sisi lain, penggunaan zat aditif juga berpotensi menimbulkan dampak negatif. Beberapa pewarna buatan dikaitkan dengan hiperaktivitas pada anak. Pemanis buatan tertentu, jika dikonsumsi berlebihan, diduga dapat memicu masalah kesehatan seperti gangguan pencernaan atau bahkan meningkatkan risiko penyakit tertentu. Pengawet seperti nitrit dan nitrat dapat membentuk senyawa karsinogenik jika diolah pada suhu tinggi. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan batas aman penggunaan zat aditif dan memilih produk yang mengandung zat aditif alami atau minimal.
5. Alternatif Zat Aditif Alami
Untuk mengurangi risiko dampak negatif, kita dapat beralih ke alternatif zat aditif alami. Pewarna alami dapat diperoleh dari kunyit (kuning), daun suji (hijau), atau buah naga (merah). Pemanis alami bisa menggunakan gula aren, madu, atau stevia. Pengawet alami bisa memanfaatkan garam, gula, cuka, atau rempah-rempah seperti kunyit dan bawang putih. Penyedap alami bisa didapatkan dari bawang, jahe, atau kaldu tulang. Memilih bahan pangan segar dan mengolahnya sendiri adalah cara terbaik untuk menghindari zat aditif buatan.
Rangkuman: Zat aditif adalah bahan tambahan pada makanan untuk meningkatkan kualitas, rasa, penampilan, atau daya simpan. Jenisnya meliputi pewarna, pemanis, pengawet, dan penyedap. Meskipun memberikan manfaat, penggunaan berlebihan atau jenis tertentu dapat berdampak negatif bagi kesehatan. Penting untuk memilih makanan dengan zat aditif alami atau membatasi konsumsi makanan olahan untuk menjaga kesehatan tubuh.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Zat Aditif | Bahan yang ditambahkan ke makanan untuk tujuan tertentu. |
| Pewarna | Zat untuk memberi warna pada makanan. |
| Pemanis | Zat untuk memberi rasa manis pada makanan. |
| Pengawet | Zat untuk mencegah kerusakan makanan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Zat Aditif" mata pelajaran IPA Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bagian dari Bab 2 · Zat Aditif dan Zat Adiktif
Modul ini membahas satu subbab. Subbab lain di bab ini, atau seluruh bab dalam satu modul:
Bab 2Zat Aditif dan Zat AdiktifModul siap unduh · Word + PDF ber-kop2.1Zat AditifSedang Anda buka2.2Zat AdiktifBukan Zat Aditif yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPA Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Sistem Koordinasi dan Homeostasis Tubuh ManusiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopZat Aditif dan Zat AdiktifModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSistem Reproduksi ManusiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBERIKUTNYASemester 2 / Genap3 dari 3 siap unduh
Pewarisan Sifat dan BioteknologiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopListrik, Magnet, dan Energi AlternatifModul siap unduh · Word + PDF ber-kopIsu-Isu LingkunganModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul IPA lain yang sudah tersedia
BioteknologiIPA Kelas IX SMPEkologi dan pelestarian lingkunganIPA Kelas IX SMPHormon ManusiaIPA Kelas IX SMPKelistrikanIPA Kelas IX SMPLihat semua Modul Ajar IPA Kelas IX →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Zat Aditif masuk ASAS IPA Kelas IX Semester 1. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal IPA Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPA kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Zat Aditif pada IPA SMP, Fase D, elemen Pemahaman IPA.
Modul Zat Aditif ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi IPA kelas IX SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar IPA materi Zat Aditif ini gratis?
Ya. Modul Zat Aditif untuk kelas IX SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Zat Aditif ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPA kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Zat Aditif ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Zat Aditif dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPA kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Zat Aditif ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Zat Aditif tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Zat Aditif untuk IPA kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Zat Aditif ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas IX SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Zat Aditif beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPA kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPA ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Zat Aditif yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPA MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.