SMPKelas VIIFase DSemester 2

Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas VII
Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Mawas diri adalah sikap berhati-hati sebelum bertindak, sedangkan introspeksi adalah evaluasi diri setelah bertindak. Keduanya adalah perintah agama yang didukung dalil naqli dan esensial untuk membentuk karakter muslim yang mulia. Iman kepada malaikat Raqib dan Atid yang mencatat amal perbuatan memberikan motivasi kuat untuk selalu mawas diri dan berintrospeksi, sehingga menumbuhkan berbagai karakter positif dan kesadaran akan pertanggungjawaban di akhirat.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan
Pendidikan Agama Islam · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan
Pendidikan Agama Islam · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Islam
Fase / KelasD / VII
Materi PokokMawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya perilaku terpuji dalam Islam.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak pribadi
    Mengembangkan sikap mawas diri dan introspeksi sebagai bentuk pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
  2. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Menganalisis berbagai kasus perilaku mawas diri dan introspeksi dari sumber informasi yang relevan.
  3. kemandirian — elemen: pemahaman diri dan situasi
    Menumbuhkan kesadaran diri untuk melakukan introspeksi dan perbaikan diri secara proaktif.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / Domainakhlak
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami dan menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, termasuk mawas diri dan introspeksi, sebagai wujud ketaatan kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta membangun karakter positif.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMawas diri adalah sikap berhati-hati dalam setiap tindakan, dan introspeksi adalah evaluasi diri terhadap perbuatan yang telah dilakukan.
KonseptualKonsep mawas diri dan introspeksi berakar pada ajaran Islam yang menekankan muhasabah (evaluasi diri) dan muraqabah (merasa diawasi Allah Swt.).
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah praktis untuk melatih mawas diri dan melakukan introspeksi secara rutin.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya refleksi diri sebagai proses berkelanjutan untuk peningkatan kualitas diri.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMendorong peserta didik untuk selalu berhati-hati dalam setiap tindakan sebagai bentuk ketaatan dan rasa takut kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya.
2. Cinta IlmuMembangun kesadaran bahwa ilmu tentang mawas diri dan introspeksi adalah bekal berharga untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan bermakna.
3. Cinta LingkunganMenyadarkan peserta didik untuk menjaga lingkungan sekitar dengan tidak melakukan perbuatan yang merugikan, baik secara fisik maupun sosial.
4. Cinta Diri dan SesamaMembimbing peserta didik untuk senantiasa mengevaluasi diri demi peningkatan kualitas pribadi dan interaksi positif dengan sesama manusia.
5. Cinta Tanah AirMenumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap diri sendiri serta lingkungan sosial sebagai wujud cinta dan kontribusi positif bagi bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi makna mawas diri dan introspeksi dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis pentingnya mawas diri dan introspeksi dalam menjalani kehidupan sehari-hari secara runtut.
  3. Melalui studi literatur, peserta didik dapat menguraikan dalil naqli tentang mawas diri dan introspeksi dengan benar.
  4. Setelah menyimak penjelasan guru, peserta didik dapat menjelaskan hikmah beriman kepada malaikat dalam kaitannya dengan mawas diri dan introspeksi dengan baik.
  5. Melalui penugasan, peserta didik dapat menyusun rencana aksi pribadi untuk menerapkan mawas diri dan introspeksi dalam kehidupan sehari-hari secara mandiri.
Halaman 2 · Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Mawas diri dan introspeksi adalah kunci untuk membentuk pribadi muslim yang berakhlak mulia, mampu mengendalikan diri, serta terus memperbaiki kualitas ibadah dan interaksi sosialnya.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu terus-menerus mengevaluasi diri, bahkan ketika merasa sudah melakukan hal yang benar?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menganalisis teks kasus dan menyusun laporan hasil diskusi dengan bahasa yang baik dan benar.
Pendidikan Pancasila: Menghubungkan nilai-nilai mawas diri dan introspeksi dengan sikap bertanggung jawab sebagai warga negara.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak memantau dan memberikan dukungan kepada peserta didik dalam melaksanakan 'Jurnal Mawas Diri dan Introspeksi' di rumah.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas yang nyaman dan kondusif untuk diskusi kelompok, serta akses ke perpustakaan atau internet untuk mencari informasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video pendek atau artikel online tentang kisah-kisah inspiratif mawas diri dan introspeksi sebagai stimulus pembelajaran.
Halaman 3 · Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi makna mawas diri dan introspeksi dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Berbisik: Guru membisikkan satu kata kunci (misal: 'introspeksi') ke peserta didik pertama, yang lalu membisikkan ke teman sebelahnya hingga terakhir. Peserta didik terakhir menyebutkan kata yang didengar.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengaitkan materi dengan pengalaman peserta didik melalui pertanyaan: 'Apa yang kalian rasakan setelah melakukan kesalahan dan menyadarinya?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan memaparkan pertanyaan pemantik: 'Mengapa kita perlu terus-menerus mengevaluasi diri, bahkan ketika merasa sudah melakukan hal yang benar?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah kasus singkat (teks atau video) tentang seseorang yang mengalami masalah akibat kurangnya mawas diri atau introspeksi, lalu meminta peserta didik mengamati.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi pertanyaan panduan untuk menganalisis kasus.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi masalah, mencari definisi mawas diri dan introspeksi dari berbagai sumber (buku teks, internet), serta mengaitkan dengan kasus yang diberikan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok merumuskan pengertian mawas diri dan introspeksi berdasarkan hasil diskusinya, serta menuliskan contoh konkret dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Peserta didik mempersiapkan presentasi singkat tentang hasil diskusinya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas.
  2. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan konstruktif terhadap presentasi.
  3. Guru memberikan penguatan konsep tentang makna mawas diri dan introspeksi, serta meluruskan miskonsepsi yang mungkin muncul.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan makna mawas diri dan introspeksi yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas partisipasinya dan mengajak peserta didik merefleksi pembelajaran hari ini: 'Apa hal baru yang kalian dapatkan hari ini dan bagaimana akan menerapkannya?'
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Tujuan Pertemuan 2Setelah menyimak penjelasan guru, peserta didik dapat menjelaskan hikmah beriman kepada malaikat dalam kaitannya dengan mawas diri dan introspeksi dengan baik.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Gerakan: Guru memperagakan satu gerakan sederhana (misal: membaca buku), peserta didik menebak apa yang sedang dilakukan dan kaitannya dengan mawas diri.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengaitkan materi dengan pertemuan sebelumnya dengan bertanya: 'Siapa yang masih ingat apa itu mawas diri dan introspeksi?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan menjelaskan kegiatan proyek yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru memantik diskusi dengan pertanyaan: 'Bagaimana keyakinan kita kepada malaikat dapat mendorong kita untuk lebih mawas diri dan sering introspeksi?'
  2. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik secara individu merancang sebuah 'Jurnal Mawas Diri dan Introspeksi' yang berisi rencana aktivitas harian dan kolom refleksi diri selama satu minggu.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menyusun jadwal: Peserta didik membuat jadwal pengerjaan jurnal, termasuk kapan akan mencatat aktivitas dan kapan akan melakukan refleksi.
  2. Memonitor kemajuan proyek: Guru berkeliling untuk memonitor kemajuan peserta didik dalam menyusun jurnal dan memberikan bimbingan jika diperlukan. Peserta didik juga saling memberikan masukan antar teman.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menguji hasil: Setiap peserta didik mempresentasikan rancangan jurnalnya di depan kelas, menjelaskan mengapa memilih format tersebut dan apa saja yang akan dicatat.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik terhadap rancangan jurnal. Guru juga memberikan penguatan materi tentang hubungan iman kepada malaikat dengan mawas diri dan introspeksi, dengan menyebutkan QS. Qaf: 18 (مَا يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ - Mā yalfiẓu min qawlin illā ladayhi raqībun 'atīd - Tidak ada suatu kata pun yang diucapkannya melainkan di sisinya ada malaikat pengawas yang selalu siap mencatat).
  3. Guru memberikan penguatan bahwa malaikat Raqib dan Atid selalu mencatat amal perbuatan kita, sehingga kita harus senantiasa mawas diri.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya iman kepada malaikat dalam menumbuhkan mawas diri dan introspeksi.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas peserta didik dalam merancang jurnal dan memotivasi untuk konsisten mempraktikkannya di rumah.
  3. Guru menutup pelajaran dengan doa dan pesan moral untuk selalu menjaga diri dan berintrospeksi.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Diri: Menguak Makna Mawas Diri
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi makna dan pentingnya mawas diri serta introspeksi melalui analisis kasus.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Mawas diri dan introspeksi adalah dua sikap fundamental dalam Islam yang membentuk karakter seorang muslim sejati. Keduanya saling melengkapi, membawa kita pada kesadaran penuh akan setiap tindakan dan perkataan.

Alat & bahan: Kertas, pulpen, sumber referensi (buku PAI, internet), lembar kasus.

Langkah kerja:

  1. Amati Gambar 1 yang menunjukkan sebuah kasus singkat tentang perilaku seseorang.
    Kasus AmirAmir sering terlambat mengumpulkan tugas sekolah.Dia selalu beralasan lupa atau terlalu banyak kegiatan lain.Suatu hari, Amir mendapat nilai buruk karena tugasnya tidakdikumpulkan.Dia menyalahkan guru yang dianggap tidak adil dalam penilaian.
    Gambar 1. Teks bacaan
  2. Baca dengan saksama deskripsi kasus yang diberikan guru.
  3. Diskusikan dalam kelompok: Apa masalah utama dalam kasus ini? Menurutmu, apakah tokoh dalam kasus ini sudah mawas diri? Mengapa?
  4. Cari tahu definisi 'mawas diri' dan 'introspeksi' dari buku atau internet, lalu tuliskan dengan bahasamu sendiri.
  5. Identifikasi 3 (tiga) dampak positif jika tokoh dalam kasus tersebut melakukan mawas diri dan introspeksi.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu pahami tentang sikap hati-hati?
  2. Mengapa penting untuk memikirkan akibat sebelum bertindak?
  3. Pernahkah kamu merenungkan kesalahan yang kamu lakukan? Apa yang kamu rasakan?
  4. Menurutmu, adakah hubungan antara iman kepada malaikat dengan perilaku kita sehari-hari?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.

Sumatif (akhir): Penilaian terhadap 'Jurnal Mawas Diri dan Introspeksi' yang disusun peserta didik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi makna mawas diri dan introspeksiKonsep mawas diri dan introspeksi2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis pentingnya mawas diri dan introspeksiPentingnya mawas diri dan introspeksi2 JPkemandirian
3Menjelaskan hikmah beriman kepada malaikat dalam kaitannya dengan mawas diri dan introspeksiIman kepada malaikat dan pengaruhnya2 JPkeimanan dan ketakwaan
Halaman 8 · Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Mawas diri dan introspeksi adalah dua sikap fundamental dalam Islam yang membentuk karakter seorang muslim sejati. Keduanya saling melengkapi, membawa kita pada kesadaran penuh akan setiap tindakan dan perkataan. Dengan mawas diri, kita menjaga diri dari kesalahan, dan dengan introspeksi, kita memperbaiki diri setelah berbuat salah, menjadikan hidup lebih bermakna dan terarah.

1. Mawas Diri: Pengertian dan Urgensinya
Mawas diri (muhasabah qobla al-amal) adalah sikap kehati-hatian dan kewaspadaan terhadap segala perbuatan, perkataan, dan pikiran sebelum melakukannya. Ini berarti menimbang baik-buruk, halal-haram, serta dampak positif-negatif dari setiap tindakan yang akan kita ambil. Urgensinya sangat besar karena dapat mencegah kita dari terjerumus dalam dosa dan kesalahan. Dalam Islam, mawas diri merupakan bagian dari takwa, yaitu menjaga diri dari murka Allah Swt. dan selalu berusaha menaati perintah-Nya. Contoh nyatanya adalah berpikir sebelum memposting sesuatu di media sosial atau menunda emosi saat marah.

2. Introspeksi: Pengertian dan Manfaatnya
Introspeksi (muhasabah ba'da al-amal) adalah proses evaluasi diri terhadap perbuatan, perkataan, dan pikiran yang telah kita lakukan. Ini adalah bentuk refleksi untuk mengenali kelebihan dan kekurangan diri, mengakui kesalahan, serta merencanakan perbaikan di masa depan. Manfaat introspeksi sangat banyak, di antaranya adalah meningkatkan kesadaran diri, mendorong pertobatan, dan mematangkan kepribadian. Dengan introspeksi, seorang muslim senantiasa belajar dari pengalaman dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari. Proses ini seringkali melibatkan perenungan mendalam di waktu sepi.

3. Dalil Naqli tentang Mawas Diri dan Introspeksi
Al-Qur'an dan Hadis banyak mendorong umat Islam untuk senantiasa mawas diri dan introspeksi. Allah Swt. berfirman dalam QS. Al-Hasyr: 18, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ (Yā ayyuhallażīna āmanuttaqullāha waltanẓur nafsun mā qaddamat ligad; wattaqullāh; innallāha khabīrun bimā ta'malūn). Artinya: 'Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.' Ayat ini secara jelas memerintahkan kita untuk melakukan muhasabah terhadap amal perbuatan yang telah lalu.

4. Hubungan Iman kepada Malaikat dengan Mawas Diri
Iman kepada malaikat merupakan salah satu rukun iman yang memiliki dampak besar terhadap perilaku mawas diri dan introspeksi. Keyakinan bahwa ada malaikat Raqib dan Atid yang senantiasa mencatat setiap perkataan dan perbuatan, baik yang baik maupun yang buruk, akan menumbuhkan rasa diawasi (muraqabah). Perasaan diawasi ini mendorong seorang muslim untuk senantiasa berhati-hati dalam setiap langkahnya, karena menyadari bahwa tidak ada satupun yang luput dari catatan malaikat. Ini adalah motivasi internal yang sangat kuat untuk selalu berbuat kebaikan dan menjauhi kemaksiatan.

5. Hikmah Beriman kepada Malaikat dalam Mawas Diri
Hikmah beriman kepada malaikat adalah menumbuhkan kesadaran diri yang mendalam akan pertanggungjawaban di hadapan Allah Swt. Keyakinan ini menjadikan kita lebih berhati-hati dalam bertindak (mawas diri) dan senantiasa mengevaluasi diri (introspeksi) karena mengetahui bahwa setiap amal akan dipertanggungjawabkan. Selain itu, iman kepada malaikat juga menumbuhkan sikap optimis dalam berbuat kebaikan, karena yakin bahwa sekecil apapun kebaikan akan dicatat dan mendapatkan balasan dari Allah Swt. Ini juga menghindarkan kita dari kesombongan, karena semua kebaikan adalah karunia Allah yang dicatat oleh malaikat.

6. Perilaku Menumbuhkan Karakter Positif
Mawas diri dan introspeksi adalah fondasi untuk menumbuhkan berbagai karakter positif. Dengan rutin melakukan keduanya, seseorang akan terbiasa untuk jujur pada diri sendiri, bertanggung jawab, rendah hati, sabar, dan gigih dalam memperbaiki kekurangan. Dorongan untuk senantiasa berbuat baik akan semakin kuat karena kesadaran akan pengawasan Allah Swt. dan catatan malaikat. Ini juga membantu seseorang untuk lebih empati terhadap orang lain, karena telah terlatih untuk memahami dan mengevaluasi diri sendiri sebelum menilai orang lain. Karakter positif ini akan menjadi bekal berharga dalam menjalani kehidupan sosial.

Rangkuman: Mawas diri adalah sikap berhati-hati sebelum bertindak, sedangkan introspeksi adalah evaluasi diri setelah bertindak. Keduanya adalah perintah agama yang didukung dalil naqli dan esensial untuk membentuk karakter muslim yang mulia. Iman kepada malaikat Raqib dan Atid yang mencatat amal perbuatan memberikan motivasi kuat untuk selalu mawas diri dan berintrospeksi, sehingga menumbuhkan berbagai karakter positif dan kesadaran akan pertanggungjawaban di akhirat.

Halaman 9 · Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Mawas DiriSikap berhati-hati dan waspada sebelum melakukan suatu tindakan.
IntrospeksiProses evaluasi dan perenungan terhadap diri sendiri atas perbuatan yang telah dilakukan.
MuhasabahIstilah dalam Islam untuk evaluasi atau koreksi diri.
MuraqabahPerasaan selalu diawasi oleh Allah Swt.
Raqib dan AtidDua malaikat yang bertugas mencatat amal baik dan buruk manusia.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas VIIPeta Konsep
Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani KehidupanMawas Diri: Pengertian dan UrgensinyaIntrospeksi: Pengertian dan ManfaatnyaDalil Naqli tentang Mawas Diri dan IntrospeksiHubungan Iman kepada Malaikat dengan Mawas DiriHikmah Beriman kepada Malaikat dalam Mawas Diri
Dari sub-bab Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani KehidupanHalaman 12
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas VIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Peta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas VII Setahun

Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.

Modul Pendidikan Agama Islam lain yang sudah tersedia

Al-quran dan sunah sebagai Pedoman HidupPendidikan Agama Islam Kelas VII SMPAsmaul husnaPendidikan Agama Islam Kelas VII SMPAyat Al-Qur’an dan Hadis tentang keimanan QS. al-Baqarah/1:Pendidikan Agama Islam Kelas VII SMPAyat Al-Qur’an dan Hadis tentang keimanan QS. al-Baqarah/1: 285Pendidikan Agama Islam Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas VII →

📝 Butuh soal ujiannya juga?

Materi Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan masuk ASAS Pendidikan Agama Islam Kelas VII Semester 2. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.

Mesin Soal Pendidikan Agama Islam Kelas VII →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan pada Pendidikan Agama Islam SMP, Fase D, elemen akhlak.

Modul Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Pendidikan Agama Islam kelas VII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan ini gratis?

Ya. Modul Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan untuk Pendidikan Agama Islam kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Mawas Diri dan Introspeksi dalam Menjalani Kehidupan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Agama Islam MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.