SMPKelas IXFase DSemester 2

Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas IX
Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Tradisi, kearifan lokal, dan budaya adalah pilar identitas bangsa Indonesia. Mereka memiliki makna mendalam, beragam bentuk, dan peran vital dalam masyarakat global. Meskipun menghadapi tantangan globalisasi, komitmen bersama dari pemerintah, masyarakat, sekolah, dan terutama generasi muda, sangat diperlukan untuk menjaga dan melestarikan kekayaan budaya ini agar tetap hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan bangsa.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global
Pendidikan Pancasila · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global
Pendidikan Pancasila · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasD / IX
Materi PokokMenjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang keberagaman budaya di Indonesia dan pentingnya persatuan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kewargaan — elemen: Memahami peran sebagai warga negara Indonesia
    Peserta didik mengenali dan menghargai tradisi, kearifan lokal, dan budaya Indonesia sebagai bagian dari identitas bangsa.
  2. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi informasi
    Peserta didik menganalisis dampak globalisasi terhadap tradisi dan kearifan lokal serta merumuskan solusi pelestariannya.
  3. Kolaborasi — elemen: Bekerja sama dalam kelompok
    Peserta didik berinteraksi dan bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun strategi pelestarian budaya lokal.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainBhinneka Tunggal Ika
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam keberagaman masyarakat Indonesia, serta mengembangkan sikap toleransi dan menghargai perbedaan tradisi, kearifan lokal, dan budaya.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas contoh nyata tradisi, kearifan lokal, dan budaya yang ada di berbagai daerah di Indonesia.
KonseptualMateri ini meliputi konsep dasar tradisi, kearifan lokal, budaya, serta tantangan dan peluang dalam masyarakat global.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah konkret dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan merencanakan upaya pelestarian budaya.
MetakognitifPeserta didik didorong untuk menyadari bagaimana nilai-nilai budaya membentuk identitas diri dan masyarakat, serta peran mereka dalam melestarikannya.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan makna tradisi, kearifan lokal, dan budaya dengan tepat.
  2. Dengan mengamati contoh kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai tradisi, kearifan lokal, dan budaya Indonesia secara runtut.
  3. Melalui analisis video, peserta didik dapat menganalisis peran tradisi, kearifan lokal, dan budaya dalam masyarakat global dengan benar.
  4. Setelah berdiskusi, peserta didik dapat merumuskan komitmen menjaga dan melestarikan tradisi, kearifan lokal, serta budaya Indonesia dalam masyarakat global secara mandiri.
Halaman 2 · Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Menjaga dan melestarikan tradisi, kearifan lokal, serta budaya adalah kunci untuk mempertahankan identitas bangsa di tengah arus globalisasi yang dinamis, sekaligus memperkaya khazanah peradaban dunia.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita agar nilai-nilai luhur budaya Indonesia tidak luntur di tengah gempuran tren global yang begitu cepat?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Mengenali dan mempraktikkan bentuk-bentuk seni tradisional sebagai bagian dari pelestarian budaya.
Sejarah: Mempelajari latar belakang dan perkembangan tradisi serta kearifan lokal di Indonesia.
Bahasa Indonesia: Mengidentifikasi dan menganalisis teks yang berkaitan dengan cerita rakyat atau naskah kuno sebagai warisan budaya.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berbagi cerita tentang tradisi keluarga atau kearifan lokal daerah asal mereka, atau mengundang tokoh masyarakat/budayawan lokal ke sekolah.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar kondusif untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses ke perpustakaan sekolah atau area digital untuk riset.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video dokumenter, artikel daring, dan platform media sosial untuk riset, berbagi informasi, dan kampanye pelestarian budaya.
Halaman 3 · Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan makna tradisi, kearifan lokal, dan budaya dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Budaya: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu tradisi/budaya, peserta didik menebak namanya. Dilakukan bergantian, menciptakan suasana akrab dan fokus pada materi.
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan gambar atau video singkat tentang festival budaya daerah di Indonesia, lalu bertanya pengalaman peserta didik terkait budaya lokal.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik yang akan membimbing eksplorasi materi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah video berita singkat tentang salah satu budaya lokal yang terancam punah atau diklaim negara lain, kemudian meminta peserta didik mengidentifikasi masalah yang muncul.
  2. Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (3-4 orang).
  3. Guru memberikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi kasus permasalahan terkait pelestarian budaya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dalam kelompok membaca dan menganalisis kasus pada LKPD, lalu berdiskusi untuk mencari definisi dan makna dari tradisi, kearifan lokal, serta budaya berdasarkan kasus tersebut.
  2. Peserta didik mencari informasi tambahan dari buku teks atau sumber digital yang relevan untuk memperkuat pemahaman mereka.
  3. Membimbing penyelidikan: Guru berkeliling mengamati dan memberikan bimbingan kepada setiap kelompok yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep atau mencari informasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka mengenai makna tradisi, kearifan lokal, dan budaya di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau masukan terhadap presentasi.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menyimpulkan makna tradisi, kearifan lokal, dan budaya secara komprehensif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting yang telah dipelajari hari ini.
  2. Refleksi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari dan satu hal yang ingin mereka lakukan untuk melestarikan budaya.
  3. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan mengamati contoh kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai tradisi, kearifan lokal, dan budaya Indonesia secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Sambung Kata Budaya: Guru memulai dengan satu kata terkait budaya, lalu peserta didik bergantian menyebutkan kata lain yang berhubungan. Melatih fokus dan kreativitas.
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya kepada peserta didik tentang budaya atau tradisi unik yang ada di daerah asal mereka atau daerah yang pernah mereka kunjungi.
  3. Guru mengingatkan kembali tujuan pembelajaran sebelumnya dan mengaitkan dengan tujuan pertemuan hari ini.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa gambar atau video pendek tentang berbagai contoh tradisi, kearifan lokal, dan budaya dari daerah yang berbeda di Indonesia, lalu meminta peserta didik mengidentifikasi perbedaan dan kesamaan yang mereka temukan.
  2. Guru membagikan LKPD yang berisi studi kasus atau deskripsi singkat tentang beberapa tradisi dan kearifan lokal.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik secara individu atau berpasangan menganalisis studi kasus pada LKPD untuk mengidentifikasi jenis tradisi, kearifan lokal, dan budaya yang ada.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencari contoh-contoh lain dari tradisi, kearifan lokal, dan budaya Indonesia melalui buku atau internet, kemudian mengelompokkannya berdasarkan ciri-cirinya.
  3. Guru memberikan pendampingan dan memastikan peserta didik memahami karakteristik setiap contoh.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap peserta didik atau pasangan mempresentasikan hasil identifikasi dan pengelompokan contoh-contoh budaya mereka.
  2. Kelompok lain memberikan komentar atau menambahkan contoh-contoh lain yang relevan.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi untuk menyimpulkan keragaman tradisi, kearifan lokal, dan budaya di Indonesia serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik membuat daftar singkat contoh-contoh budaya yang telah diidentifikasi.
  2. Refleksi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu contoh budaya yang paling menarik perhatian mereka dan alasannya.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menghargai keberagaman budaya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKJejak Budaya Nusantara
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menganalisis makna serta contoh tradisi, kearifan lokal, dan budaya di Indonesia.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Indonesia adalah negara kepulauan yang kaya akan keberagaman budaya. Dari Sabang sampai Merauke, terhampar ribuan tradisi, kearifan lokal, dan bentuk budaya yang menjadi identitas bangsa.

Alat & bahan: Kertas HVS, spidol warna, gunting, lem, gambar-gambar budaya

Langkah kerja:

  1. Lengkapi asal daerah setiap tarian pada tabel berikut.
    Tarian daerahTarianAsal daerahPiringJaipongTor-torSaman
    Gambar 1. Tabel
  2. Amati 1 yang menunjukkan berbagai kegiatan budaya di Indonesia.
  3. Diskusikan dalam kelompok, apa makna dari 'Tradisi', 'Kearifan Lokal', dan 'Budaya' berdasarkan pengamatan dan pengetahuan awal kalian.
  4. Identifikasi minimal 3 contoh tradisi, 3 contoh kearifan lokal, dan 3 contoh budaya yang ada di lingkungan sekitar atau daerah lain di Indonesia.
  5. Tuliskan hasil diskusi dan identifikasi kalian pada kolom yang tersedia di tabel.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang budaya di daerahmu?
  2. Menurutmu, mengapa budaya perlu dilestarikan?
  3. Pernahkah kamu melihat tradisi unik di Indonesia? Sebutkan satu!
  4. Apa saja tantangan yang dihadapi dalam melestarikan budaya di era modern?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan dan ketepatan isi LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian esai tentang komitmen pelestarian budaya dan tes pilihan ganda untuk mengukur pemahaman konsep.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan makna tradisi, kearifan lokal, dan budayaMakna dan konsep dasar tradisi, kearifan lokal, dan budaya.2 JPKewargaan, Penalaran Kritis
2Mengidentifikasi berbagai tradisi, kearifan lokal, dan budaya IndonesiaContoh-contoh tradisi, kearifan lokal, dan budaya di Indonesia.2 JPKewargaan, Penalaran Kritis
3Merumuskan komitmen menjaga dan melestarikan tradisi, kearifan lokal, serta budaya Indonesia dalam masyarakat globalPeran, tantangan, dan strategi pelestarian budaya di era global.2 JPKewargaan, Kolaborasi
Halaman 8 · Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Indonesia adalah negara kepulauan yang kaya akan keberagaman budaya. Dari Sabang sampai Merauke, terhampar ribuan tradisi, kearifan lokal, dan bentuk budaya yang menjadi identitas bangsa. Di tengah arus globalisasi yang begitu cepat, menjaga dan melestarikan kekayaan ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Modul ini akan mengajakmu menyelami makna, contoh, peran, serta komitmen kita dalam melestarikan warisan leluhur di tengah masyarakat global.

1. 1. Makna Tradisi, Kearifan Lokal, dan Budaya
Tradisi adalah kebiasaan atau adat istiadat yang diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi, seringkali memiliki nilai-nilai sakral atau filosofis. Contohnya upacara adat pernikahan atau tradisi mudik Lebaran. Kearifan lokal adalah pandangan hidup dan pengetahuan yang diwariskan dari nenek moyang, yang mengandung nilai-nilai bijaksana dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat setempat, seperti sistem subak di Bali atau tradisi sasi di Maluku. Sementara itu, budaya adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri dengan belajar, mencakup bahasa, kesenian, sistem religi, dan lain-lain. Ketiganya saling berkaitan erat dan membentuk identitas suatu masyarakat.

2. 2. Contoh Tradisi, Kearifan Lokal, dan Budaya di Indonesia
Indonesia memiliki segudang contoh. Tradisi seperti Grebeg Maulud di Yogyakarta, Ngaben di Bali, atau Rambu Solo di Toraja menunjukkan kekayaan ritual dan upacara. Kearifan lokal dapat kita temukan pada konsep Tri Hita Karana di Bali yang menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, alam, dan sesama, atau Suku Baduy yang menjaga kelestarian hutan dengan kearifan 'pikukuh'. Bentuk budaya sangat beragam, mulai dari batik sebagai warisan dunia, tari Saman dari Aceh, wayang kulit, hingga berbagai bahasa daerah yang menjadi ciri khas setiap suku bangsa. Masing-masing memiliki keunikan dan nilai-nilai luhur yang patut dibanggakan.

3. 3. Peran Tradisi, Kearifan Lokal, dan Budaya dalam Masyarakat Global
Di era globalisasi, tradisi, kearifan lokal, dan budaya Indonesia memiliki peran penting. Pertama, sebagai identitas bangsa, membedakan kita dari bangsa lain. Kedua, sebagai perekat persatuan dan kesatuan, memperkuat rasa kebersamaan di tengah keberagaman. Ketiga, sebagai sumber inspirasi dan inovasi, mendorong kreativitas dalam berbagai bidang. Keempat, sebagai daya tarik pariwisata, memperkenalkan kekayaan Indonesia ke mata dunia. Kelima, sebagai penjaga keseimbangan ekosistem, melalui kearifan lokal dalam mengelola sumber daya alam. Peran-peran ini menunjukkan bahwa budaya bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga modal berharga untuk masa depan.

4. 4. Tantangan Pelestarian Budaya di Era Global
Globalisasi membawa tantangan besar bagi pelestarian budaya. Arus informasi yang cepat, dominasi budaya asing, serta perubahan gaya hidup modern dapat mengikis nilai-nilai tradisional. Generasi muda mungkin lebih tertarik pada budaya populer dari luar negeri, sementara bahasa daerah dan kesenian tradisional mulai ditinggalkan. Komersialisasi budaya juga bisa menghilangkan makna sakralnya. Selain itu, kurangnya regenerasi pelaku seni dan adat, serta urbanisasi yang menggeser masyarakat adat, turut menjadi ancaman serius bagi kelangsungan budaya lokal.

5. 5. Komitmen Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya
Menjaga dan melestarikan tradisi, kearifan lokal, serta budaya adalah komitmen bersama. Pemerintah dapat mendukung melalui kebijakan perlindungan dan promosi. Masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan adat dan memperkenalkan budaya kepada anak-anak. Sekolah berperan penting dalam pendidikan multikultural dan ekstrakurikuler budaya. Generasi muda memiliki peran sentral sebagai agen perubahan, dengan bangga mempelajari, mempraktikkan, dan mempromosikan budaya Indonesia melalui berbagai platform. Komitmen ini harus diwujudkan dalam aksi nyata, agar kekayaan budaya kita tetap lestari dan berkembang di tengah masyarakat global.

Rangkuman: Tradisi, kearifan lokal, dan budaya adalah pilar identitas bangsa Indonesia. Mereka memiliki makna mendalam, beragam bentuk, dan peran vital dalam masyarakat global. Meskipun menghadapi tantangan globalisasi, komitmen bersama dari pemerintah, masyarakat, sekolah, dan terutama generasi muda, sangat diperlukan untuk menjaga dan melestarikan kekayaan budaya ini agar tetap hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan bangsa.

Halaman 9 · Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
TradisiKebiasaan atau adat istiadat yang diwariskan turun-temurun.
Kearifan LokalPandangan hidup dan pengetahuan bijaksana masyarakat setempat.
BudayaKeseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia.
GlobalisasiProses integrasi internasional yang timbul dari pertukaran pandangan dunia, produk, ide, dan aspek kebudayaan lainnya.
Identitas BangsaCiri khas atau jati diri suatu bangsa yang membedakannya dari bangsa lain.
Daftar pustaka6 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas IXPeta Konsep
Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global1. Makna Tradisi, Kearifan Lokal, dan Budaya2. Contoh Tradisi, Kearifan Lokal, dan Budaya di Indonesia3. Peran Tradisi, Kearifan Lokal, dan Budaya dalam Masyarakat Global4. Tantangan Pelestarian Budaya di Era Global5. Komitmen Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya
Dari sub-bab Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat GlobalHalaman 12
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas IXIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas IXLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas IXRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas IXRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas IXProfil Lulusan
KewargaanPenalaran KritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 9 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global pada Pendidikan Pancasila SMP, Fase D, elemen Bhinneka Tunggal Ika.

Modul Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Pendidikan Pancasila kelas IX SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global ini gratis?

Ya. Modul Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global untuk kelas IX SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global untuk Pendidikan Pancasila kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas IX SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Pancasila MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.