Modul Ajar & RPP Bahasa Inggris Kelas XII
Hortatory Exposition: Netiquette
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Inggris |
| Fase / Kelas | F / XII |
| Materi Pokok | Hortatory Exposition: Netiquette |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (5 JP: Pertemuan 1 3 JP · Pertemuan 2 2 JP) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik mampu memahami teks eksposisi analitis dan memiliki pengetahuan dasar tentang etika berinternet. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
Peserta didik mengembangkan kesadaran beretika digital sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai kebaikan sesuai ajaran agama. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis berbagai informasi dan argumen tentang etika berinternet untuk membentuk opini yang beralasan. - komunikasi — elemen: berkomunikasi efektif
Peserta didik menyusun dan menyampaikan argumen persuasif tentang pentingnya netiquette secara lisan dan tulisan.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menulis dan Mempresentasikan |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase F, peserta didik menulis berbagai jenis teks (narasi, deskripsi, eksposisi, persuasi) dan mempresentasikan gagasan kompleks secara terstruktur dan koheren untuk tujuan akademik maupun non-akademik. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Netiquette mencakup aturan tidak tertulis seperti tidak menggunakan huruf kapital semua saat menulis pesan online karena dianggap berteriak. |
| Konseptual | Hortatory exposition adalah jenis teks persuasif yang menyajikan argumen untuk meyakinkan pembaca agar melakukan sesuatu atau mengadopsi suatu pandangan. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar menyusun teks hortatory exposition dengan struktur tesis, argumen, dan rekomendasi tentang pentingnya netiquette. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya kemampuan berpikir kritis dan persuasif dalam menyampaikan gagasan serta bertanggung jawab dalam berinteraksi di dunia digital. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menerapkan etika digital yang Islami dalam berinteraksi online, menghindari ghibah dan menjaga kehormatan sesama pengguna internet. |
| 2. Cinta Ilmu | Menggunakan internet sebagai sarana mencari ilmu dan berbagi informasi yang bermanfaat, serta menyaring informasi yang tidak benar dengan kritis. |
| 3. Cinta Lingkungan | Berpartisipasi aktif dalam kampanye kesadaran netiquette untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan nyaman bagi semua. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menunjukkan sikap empati dan menghargai privasi orang lain di dunia maya, serta menggunakan bahasa yang santun dan tidak menyakiti perasaan. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menjaga nama baik bangsa dan negara dengan berperilaku positif serta menyebarkan konten yang membangun di media sosial. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi tujuan, struktur, dan ciri kebahasaan teks hortatory exposition tentang netiquette dengan tepat.
- Dengan menganalisis contoh teks, peserta didik dapat menganalisis argumen dan rekomendasi dalam teks hortatory exposition tentang netiquette secara kritis.
- Setelah mengamati kasus-kasus pelanggaran netiquette, peserta didik dapat merumuskan argumen yang kuat untuk mendukung pentingnya netiquette dalam interaksi daring.
- Melalui kegiatan menulis, peserta didik dapat menyusun kerangka teks hortatory exposition tentang netiquette dengan argumen yang logis dan rekomendasi yang relevan.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menulis teks hortatory exposition tentang netiquette dengan struktur yang lengkap dan ciri kebahasaan yang benar.
- Melalui presentasi, peserta didik dapat mempresentasikan teks hortatory exposition yang telah dibuat dengan percaya diri dan persuasif di depan kelas.
Pemahaman bermakna: Memahami netiquette dan mampu menyampaikannya dalam bentuk hortatory exposition akan membekali peserta didik untuk menjadi warga digital yang bertanggung jawab dan efektif.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu memiliki etika di dunia maya, sama seperti di dunia nyata?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Agama Islam: Penerapan akhlak mulia dalam berinteraksi di dunia maya, menghindari ghibah dan fitnah. Informatika: Memahami dampak positif dan negatif teknologi informasi serta cara penggunaan internet yang bertanggung jawab. Pendidikan Pancasila: Membangun kesadaran sebagai warga negara yang baik dalam berinteraksi di ruang digital. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang pentingnya netiquette di rumah dan memantau interaksi daring anak untuk memastikan penerapan etika digital. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok yang interaktif dan nyaman, serta akses ke internet yang stabil untuk mencari informasi terkait netiquette. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform diskusi online atau media sosial untuk mempublikasikan teks hortatory exposition peserta didik guna menjangkau audiens yang lebih luas. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi tujuan, struktur, dan ciri kebahasaan teks hortatory exposition tentang netiquette dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Tebak Kata Netiket: Guru menyebutkan satu kata terkait netiquette (misal: 'spam'), peserta didik berebut menebak artinya atau contoh perilakunya dalam 20 detik.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menulis teks hortatory exposition tentang netiquette dengan struktur yang lengkap dan ciri kebahasaan yang benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Netiket Bingo: Guru membacakan pernyataan terkait netiquette, peserta didik mencentang kotak bingo mereka jika pernyataan tersebut benar, yang tercepat mendapatkan bingo menang.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik akan menganalisis dan menyusun argumen tentang pentingnya netiquette dalam interaksi daring.
Alat & bahan: Laptop/komputer, koneksi internet, alat tulis, kertas flipchart
Langkah kerja:
- Observe the image below and identify potential netiquette violations. (Amati gambar di bawah dan identifikasi potensi pelanggaran netiquette.)
- Discuss with your group: What are the negative impacts of these violations? (Diskusikan dengan kelompokmu: Apa dampak negatif dari pelanggaran ini?)
- Analyze the provided hortatory exposition text. Identify the thesis, arguments, and recommendation. (Analisis teks hortatory exposition yang diberikan. Identifikasi tesis, argumen, dan rekomendasinya.)
- Create a mind map of why Netiquette is important, focusing on three main arguments. (Buatlah peta pikiran tentang mengapa Netiquette itu penting, fokus pada tiga argumen utama.)
Gambar 1. Peta pikiran - Write a short hortatory exposition (150-200 words) based on your mind map. (Tulislah hortatory exposition singkat (150-200 kata) berdasarkan peta pikiranmu.)
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang 'netiquette'?
- Pernahkah kamu menemukan kasus perilaku tidak etis di internet? Ceritakan singkat!
- Menurutmu, mengapa penting untuk bersikap sopan di dunia maya?
- Apa perbedaan teks eksposisi analitis dan hortatory exposition?
Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok, penilaian presentasi kerangka teks, dan penilaian draf teks hortatory exposition.
Sumatif (akhir): Penilaian teks hortatory exposition lengkap yang ditulis peserta didik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi tujuan, struktur, dan ciri kebahasaan teks hortatory exposition. | Tujuan, Struktur, Ciri Kebahasaan Hortatory Exposition | 3 JP | penalaran kritis, komunikasi |
| 2 | Merumuskan argumen yang kuat untuk mendukung pentingnya netiquette. | Argumen dalam Hortatory Exposition | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menulis teks hortatory exposition tentang netiquette. | Penulisan Teks Hortatory Exposition | 2 JP | komunikasi, keimanan dan ketakwaan |
Dalam era digital yang semakin maju, interaksi kita tidak hanya terbatas di dunia nyata, tetapi juga meluas ke dunia maya. Sama seperti di dunia nyata, dunia maya juga membutuhkan aturan etika agar interaksi berjalan harmonis dan produktif. Modul ini akan membimbing Anda memahami dan menyusun teks hortatory exposition mengenai 'Netiquette' atau etika berinternet.
1. Pengertian Hortatory Exposition
Hortatory exposition adalah jenis teks persuasif yang bertujuan untuk meyakinkan pembaca bahwa sesuatu harus atau tidak harus dilakukan. Teks ini menyajikan serangkaian argumen untuk mendukung suatu pandangan dan diakhiri dengan rekomendasi atau ajakan kepada pembaca. Tujuannya adalah untuk mempengaruhi pembaca agar mengadopsi sudut pandang penulis dan mengambil tindakan yang disarankan. Teks ini sering ditemukan dalam editorial, pidato, atau kampanye sosial.
2. Struktur Hortatory Exposition
Teks hortatory exposition memiliki struktur yang khas. Pertama, 'Thesis Statement' atau pernyataan tesis, yang memperkenalkan topik dan pandangan penulis. Kedua, 'Arguments', yaitu serangkaian paragraf yang menyajikan alasan-alasan dan bukti-bukti untuk mendukung tesis. Argumen harus disusun secara logis dan persuasif. Ketiga, 'Recommendation', yaitu bagian penutup yang berisi saran atau ajakan kepada pembaca untuk melakukan tindakan tertentu sesuai dengan argumen yang telah disampaikan. Bagian ini sering menggunakan modal verbs seperti 'should', 'must', atau 'ought to'.
3. Ciri Kebahasaan Hortatory Exposition
Ciri kebahasaan teks hortatory exposition meliputi penggunaan 'simple present tense' untuk fakta dan argumen umum. Penggunaan 'modal verbs' (should, must, ought to, can, may) sangat dominan, terutama dalam bagian rekomendasi, untuk menyatakan keharusan atau saran. 'Action verbs' (e.g., protect, ensure, use) dan 'thinking verbs' (e.g., believe, feel, think) juga sering digunakan. Selain itu, 'conjunctions' (e.g., firstly, secondly, furthermore, therefore) digunakan untuk menghubungkan antarargumen secara logis, serta 'evaluative language' untuk menilai suatu hal.
4. Memahami Netiquette
Netiquette adalah singkatan dari 'internet etiquette', yang merujuk pada seperangkat aturan perilaku yang baik dan sopan saat berinteraksi di lingkungan daring. Ini mencakup segala hal mulai dari cara menulis email yang profesional, berpartisipasi dalam forum diskusi, hingga menggunakan media sosial. Netiquette penting untuk menciptakan lingkungan daring yang positif, saling menghormati, dan produktif. Tanpa netiquette, interaksi daring bisa menjadi toksik, penuh kesalahpahaman, dan bahkan berbahaya.
5. Prinsip-prinsip Dasar Netiquette
Beberapa prinsip dasar netiquette meliputi: 1) Ingat bahwa ada manusia di balik layar, jadi bersikaplah hormat. 2) Ikuti aturan yang sama di dunia maya seperti di dunia nyata. 3) Ketahui di mana Anda berada dalam ruang siber (konteks platform). 4) Hormati waktu dan bandwidth orang lain. 5) Buat diri Anda terlihat baik secara online. 6) Bagikan pengetahuan ahli Anda. 7) Bantu menjaga agar perang api tetap terkendali. 8) Hormati privasi orang lain. 9) Jangan menyalahgunakan kekuatan Anda. 10) Maafkan kesalahan orang lain.
6. Pentingnya Netiquette dalam Kehidupan Sehari-hari
Penerapan netiquette sangat krusial dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi pelajar dan profesional. Netiquette membantu mencegah 'cyberbullying', 'hoax', dan 'hate speech' yang dapat merugikan individu maupun masyarakat. Dengan mempraktikkan netiquette, kita turut serta membangun budaya digital yang sehat, aman, dan inklusif. Hal ini juga mencerminkan karakter dan integritas seseorang di dunia maya, yang kini sama pentingnya dengan di dunia nyata. Contohnya, tidak membagikan informasi pribadi orang lain tanpa izin.
Rangkuman: Hortatory exposition adalah teks persuasif yang bertujuan meyakinkan pembaca melalui tesis, argumen, dan rekomendasi. Struktur ini didukung oleh ciri kebahasaan seperti simple present tense dan modal verbs. Netiquette, atau etika berinternet, adalah seperangkat aturan penting untuk interaksi daring yang positif. Memahami dan menerapkan netiquette serta mampu menyampaikannya melalui hortatory exposition adalah kunci menjadi warga digital yang bertanggung jawab.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Hortatory Exposition | Jenis teks persuasif yang menyajikan argumen untuk meyakinkan pembaca. |
| Netiquette | Etika atau aturan perilaku yang baik saat berinteraksi di internet. |
| Thesis Statement | Pernyataan utama atau inti argumen dalam teks eksposisi. |
| Arguments | Alasan-alasan pendukung yang disajikan untuk memperkuat tesis. |
| Recommendation | Saran atau ajakan untuk bertindak pada akhir teks hortatory exposition. |
| Cyberbullying | Perundungan atau intimidasi yang dilakukan melalui media digital. |
| Hoax | Informasi palsu atau berita bohong yang disebarkan secara daring. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Hortatory Exposition: Netiquette" mata pelajaran Bahasa Inggris Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Hortatory Exposition: Netiquette yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Inggris Kelas XII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 2 siap unduh
Narrative Text: The Story of a Friendly FutureModul siap unduh · Word + PDF ber-kopArgumentative Text: E-MoneyModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 2 siap unduh
Modul Bahasa Inggris lain yang sudah tersedia
Application LetterBahasa Inggris Kelas XII MAArgumentative Text, E-moneyBahasa Inggris Kelas XII MAConnected to Social MediaBahasa Inggris Kelas XII MADigging the Hidden Gem of Borneo (Kalimantan)Bahasa Inggris Kelas XII MALihat semua Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas XII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Inggris kelas 12 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Hortatory Exposition: Netiquette pada Bahasa Inggris MA, Fase F, elemen Menulis dan Mempresentasikan.
Modul Hortatory Exposition: Netiquette ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Bahasa Inggris kelas XII MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Bahasa Inggris materi Hortatory Exposition: Netiquette ini gratis?
Ya. Modul Hortatory Exposition: Netiquette untuk kelas XII MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Hortatory Exposition: Netiquette ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Inggris kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Inggris kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Hortatory Exposition: Netiquette ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Hortatory Exposition: Netiquette dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Inggris kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Inggris kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Hortatory Exposition: Netiquette ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XII MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Hortatory Exposition: Netiquette tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Hortatory Exposition: Netiquette untuk Bahasa Inggris kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Hortatory Exposition: Netiquette ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Inggris kelas XII MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Hortatory Exposition: Netiquette beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Inggris kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Bahasa Inggris ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Hortatory Exposition: Netiquette yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Inggris SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.