Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas X
Gagasan-Gagasan Para Pendiri Bangsa tentang Dasar Negara
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Gagasan-Gagasan Para Pendiri Bangsa tentang Dasar Negara |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang sejarah kemerdekaan Indonesia dan tokoh-tokoh proklamator. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pancasila |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara dalam berbagai konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas gagasan-gagasan konkret yang disampaikan oleh para pendiri bangsa seperti Soekarno, Mohammad Yamin, dan Soepomo mengenai dasar negara Indonesia. |
| Konseptual | Konsep intinya adalah Pancasila sebagai hasil pemikiran mendalam para pendiri bangsa yang bertujuan menyatukan keberagaman Indonesia. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari cara menganalisis pidato dan usulan dasar negara dari para tokoh, serta menyajikannya dalam bentuk visual. |
| Metakognitif | Kesadaran belajar yang ditumbuhkan adalah pentingnya memahami latar belakang historis suatu keputusan besar demi menghargai proses pembentukan identitas bangsa. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mempelajari bagaimana nilai-nilai Ketuhanan yang Maha Esa menjadi salah satu pilar utama dalam gagasan dasar negara para pendiri bangsa, mendorong penghayatan terhadap nilai-nilai spiritual. |
| 2. Cinta Ilmu | Menganalisis pidato dan pemikiran para pendiri bangsa untuk memahami dasar negara, menunjukkan semangat keingintahuan dan ketekunan dalam mencari pengetahuan. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menyadari bahwa dasar negara Pancasila dirumuskan untuk menciptakan harmoni antara manusia dan alam, mendorong kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mendiskusikan dan menghargai perbedaan gagasan antar tokoh dalam mencapai konsensus dasar negara, menumbuhkan sikap toleransi dan empati terhadap sesama. |
| 5. Cinta Tanah Air | Memahami bahwa gagasan dasar negara adalah fondasi kokoh untuk persatuan dan kemajuan bangsa, menumbuhkan rasa bangga dan tanggung jawab terhadap tanah air. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui analisis pidato tokoh pendiri bangsa, peserta didik dapat mengidentifikasi gagasan-gagasan utama Soekarno, Mohammad Yamin, dan Soepomo tentang dasar negara dengan tepat.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat membandingkan persamaan dan perbedaan gagasan dasar negara dari ketiga tokoh tersebut secara runtut.
- Setelah menyaksikan tayangan video, peserta didik dapat menjelaskan relevansi gagasan para pendiri bangsa tentang dasar negara dengan kondisi Indonesia saat ini menggunakan minimal tiga contoh.
- Melalui kegiatan membuat peta pikiran, peserta didik dapat menyajikan sintesis gagasan dasar negara dari para pendiri bangsa secara kreatif dan informatif.
Pemahaman bermakna: Memahami gagasan para pendiri bangsa tentang dasar negara adalah kunci untuk menghargai proses pembentukan Pancasila dan menginternalisasi nilai-nilai luhurnya dalam kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana gagasan-gagasan para pendiri bangsa tentang dasar negara yang berbeda-beda dapat disatukan menjadi Pancasila yang kita kenal sekarang?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Sejarah Indonesia: Memahami konteks historis, latar belakang, dan kronologi perumusan dasar negara. Bahasa Indonesia: Menganalisis struktur dan isi pidato tokoh, serta menyusun argumen yang logis dan koheren. Sosiologi: Mengkaji keberagaman masyarakat Indonesia sebagai dasar pemikiran para pendiri bangsa dalam merumuskan dasar negara. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang sejarah lokal dan cerita perjuangan tokoh di daerah masing-masing untuk memperkaya pemahaman peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar kondusif untuk diskusi kelompok, dengan akses ke sumber belajar digital dan bahan cetak yang relevan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pidato tokoh, infografis sejarah, dan aplikasi peta pikiran digital untuk presentasi kelompok. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui analisis pidato tokoh pendiri bangsa, peserta didik dapat mengidentifikasi gagasan-gagasan utama Soekarno, Mohammad Yamin, dan Soepomo tentang dasar negara dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat membandingkan persamaan dan perbedaan gagasan dasar negara dari ketiga tokoh tersebut secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi dan membandingkan gagasan-gagasan para pendiri bangsa tentang dasar negara.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Modul ini akan membimbing kamu menyelami pemikiran-pemikiran cemerlang para pendiri bangsa Indonesia dalam merumuskan dasar negara.
Alat & bahan: Bahan ajar, alat tulis, kertas A3/karton, spidol warna
Langkah kerja:
- Amati peta pikiran 'Gagasan Pendiri Bangsa' yang disajikan guru. Catat hal-hal penting yang kamu temukan.
Gambar 1. Peta pikiran - Baca dengan saksama transkrip pidato singkat Soekarno, Mohammad Yamin, dan Soepomo tentang dasar negara yang tersedia di bahan ajar.
- Identifikasi gagasan-gagasan utama dari setiap tokoh dan tuliskan pada kolom yang tersedia di tabel.
- Diskusikan dalam kelompokmu, apa saja persamaan dan perbedaan gagasan ketiga tokoh tersebut.
- Buatlah peta pikiran di kertas A3/karton yang menyajikan sintesis gagasan dasar negara dari ketiga tokoh, termasuk persamaan dan perbedaannya, dengan visual yang menarik.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa saja tokoh pendiri bangsa yang kamu ketahui?
- Menurutmu, mengapa sebuah negara membutuhkan dasar negara?
- Apa yang kamu harapkan dari dasar negara Indonesia?
- Sebutkan satu nilai yang menurutmu penting untuk dimiliki oleh sebuah negara!
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kualitas peta pikiran.
Sumatif (akhir): Penilaian esai tentang relevansi gagasan pendiri bangsa dengan kondisi Indonesia saat ini.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi gagasan utama Soekarno, Mohammad Yamin, dan Soepomo tentang dasar negara. | Gagasan Soekarno, M. Yamin, dan Soepomo. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Membandingkan persamaan dan perbedaan gagasan dasar negara dari ketiga tokoh. | Perbandingan gagasan dasar negara. | 2 JP | Kewargaan |
| 3 | Menjelaskan relevansi gagasan para pendiri bangsa dengan kondisi Indonesia saat ini. | Relevansi gagasan dasar negara. | 2 JP | Kewargaan |
| 4 | Menyajikan sintesis gagasan dasar negara dalam peta pikiran. | Peta pikiran gagasan dasar negara. | 2 JP | Kreativitas |
Modul ini akan membimbing kamu menyelami pemikiran-pemikiran cemerlang para pendiri bangsa Indonesia dalam merumuskan dasar negara. Kamu akan diajak memahami bagaimana gagasan-gagasan tersebut membentuk fondasi kokoh bagi negara kita, serta relevansinya dengan kehidupan berbangsa dan bernegara di masa kini. Mari kita telusuri jejak sejarah pembentukan Pancasila!
1. Latar Belakang Perumusan Dasar Negara
Setelah Indonesia menyatakan kemerdekaannya, para pemimpin bangsa menyadari pentingnya memiliki dasar negara yang kuat untuk menopang keberlangsungan Republik Indonesia. Dasar negara ini akan menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan, mengatur kehidupan berbangsa, dan menyatukan berbagai elemen masyarakat. Proses perumusan dasar negara ini berlangsung dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang melibatkan berbagai tokoh dengan pemikiran yang beragam, namun memiliki tujuan yang sama: menciptakan Indonesia yang berdaulat dan berkeadilan. Keberagaman gagasan ini menunjukkan kekayaan intelektual para pendiri bangsa.
2. Gagasan Soekarno tentang Dasar Negara
Pada tanggal 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidatonya yang fenomenal di hadapan sidang BPUPKI, mengemukakan lima dasar negara yang ia sebut Pancasila. Kelima sila tersebut adalah Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Perikemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan yang Berkebudayaan. Soekarno menekankan bahwa Pancasila adalah 'Philosofische Grondslag' atau filosofis dasar bagi Indonesia merdeka. Gagasan ini mencerminkan semangat persatuan, toleransi, dan keadilan sosial yang menjadi cita-cita bangsa Indonesia sejak awal kemerdekaan.
3. Gagasan Mohammad Yamin tentang Dasar Negara
Sebelum Soekarno, pada tanggal 29 Mei 1945, Mohammad Yamin juga menyampaikan pidatonya tentang dasar negara. Ia mengusulkan lima asas dasar negara yang secara lisan terdiri dari Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat. Selain itu, Mohammad Yamin juga menyampaikan usulan tertulis yang sedikit berbeda, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kebangsaan Persatuan Indonesia, Rasa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Gagasan Yamin menunjukkan perhatian terhadap aspek spiritual dan keadilan sosial.
4. Gagasan Soepomo tentang Dasar Negara
Pada tanggal 31 Mei 1945, giliran Soepomo yang menyampaikan pandangannya tentang dasar negara. Ia mengusulkan lima prinsip dasar, yaitu Paham Negara Integralistik (Persatuan), Kekeluargaan, Keseimbangan Lahir dan Batin, Musyawarah, dan Keadilan Rakyat. Soepomo menekankan pentingnya negara sebagai suatu kesatuan yang mengatasi segala golongan dan perseorangan, di mana kepentingan umum lebih diutamakan daripada kepentingan individu. Gagasan integralistik ini bertujuan untuk menciptakan negara yang harmonis dan stabil, menghindari perpecahan, dan menjamin kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
5. Sintesis Gagasan dan Relevansinya
Meskipun memiliki perbedaan dalam perumusan, gagasan-gagasan dari Soekarno, Mohammad Yamin, dan Soepomo memiliki benang merah yang sama, yaitu semangat kebangsaan, kemanusiaan, kerakyatan, dan keadilan. Perbedaan ini kemudian disintesis dan disempurnakan melalui proses musyawarah panjang hingga melahirkan Pancasila yang kita kenal sekarang. Relevansi gagasan para pendiri bangsa ini tetap abadi, menjadi landasan bagi setiap kebijakan negara dan pedoman bagi setiap warga negara. Nilai-nilai Pancasila terus relevan untuk menghadapi tantangan zaman, seperti menjaga persatuan di tengah keberagaman dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.
Rangkuman: Gagasan-gagasan para pendiri bangsa seperti Soekarno, Mohammad Yamin, dan Soepomo tentang dasar negara merupakan landasan penting bagi terbentuknya Pancasila. Meskipun terdapat perbedaan dalam perumusan, semua gagasan tersebut memiliki semangat kebangsaan, kemanusiaan, kerakyatan, dan keadilan. Proses sintesis dari berbagai pemikiran ini menunjukkan pentingnya musyawarah dan mufakat dalam membangun fondasi negara yang kuat dan berlandaskan nilai-nilai luhur.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Pancasila | Dasar negara Republik Indonesia yang terdiri dari lima sila. |
| BPUPKI | Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. |
| Integralistik | Paham yang menganggap negara sebagai kesatuan yang mengatasi semua golongan dan individu. |
| Philosofische Grondslag | Dasar filosofis atau pandangan hidup. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Gagasan-Gagasan Para Pendiri Bangsa tentang Dasar Negara" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bagian dari Bab 1 · Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa
Modul ini membahas satu subbab. Subbab lain di bab ini, atau seluruh bab dalam satu modul:
Bab 1Pancasila sebagai Pemersatu BangsaModul siap unduh · Word + PDF ber-kop1.1Gagasan-Gagasan Para Pendiri Bangsa tentang Dasar NegaraSedang Anda buka1.2Dinamika Kelahiran Pancasila1.3Kedudukan Pancasila1.4Aktualisasi PancasilaBukan Gagasan-Gagasan Para Pendiri Bangsa tentang Dasar Negara yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Pancasila Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 2 siap unduh
Pancasila sebagai Pemersatu BangsaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMembangun Budaya Taat HukumModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBERIKUTNYASemester 2 / Genap1 dari 2 siap unduh
Mengelola Kebinekaan sebagai Modal Sosial Pembangunan NasionalModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenjadi Warga Negara yang BaikBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Pendidikan Pancasila di kelas lain
Kesadaran Warga Negara Menghadapi Pelanggaran Hak dan Pengingkaran KewajibanPendidikan Pancasila Kelas XII MAMenelusur Lembaga NegaraPendidikan Pancasila Kelas XII MABer-Pancasila dalam Keseharian di MasyarakatPendidikan Pancasila Kelas XII MALihat semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Gagasan-Gagasan Para Pendiri Bangsa tentang Dasar Negara pada Pendidikan Pancasila MA, Fase E, elemen Pancasila.
Modul Gagasan-Gagasan Para Pendiri Bangsa tentang Dasar Negara ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Pancasila kelas X MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi Gagasan-Gagasan Para Pendiri Bangsa tentang Dasar Negara ini gratis?
Ya. Modul Gagasan-Gagasan Para Pendiri Bangsa tentang Dasar Negara untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Gagasan-Gagasan Para Pendiri Bangsa tentang Dasar Negara ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Gagasan-Gagasan Para Pendiri Bangsa tentang Dasar Negara ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Gagasan-Gagasan Para Pendiri Bangsa tentang Dasar Negara dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Gagasan-Gagasan Para Pendiri Bangsa tentang Dasar Negara ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Gagasan-Gagasan Para Pendiri Bangsa tentang Dasar Negara tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Gagasan-Gagasan Para Pendiri Bangsa tentang Dasar Negara untuk Pendidikan Pancasila kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Gagasan-Gagasan Para Pendiri Bangsa tentang Dasar Negara ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Gagasan-Gagasan Para Pendiri Bangsa tentang Dasar Negara beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Gagasan-Gagasan Para Pendiri Bangsa tentang Dasar Negara yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Pancasila SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.