Modul Ajar & RPP Qur'an Hadis Kelas X
Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Qur'an Hadis |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam dan memiliki pemahaman dasar tentang kedudukannya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025 |
| Elemen / Domain | Al-Qur'an dan Hadis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis konsep-konsep dasar Al-Qur'an dan Hadis, memahami pentingnya sebagai pedoman hidup, serta mengidentifikasi perbedaan pendapat ulama terkait definisi dan karakteristiknya. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Al-Qur'an adalah kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara Malaikat Jibril. |
| Konseptual | Materi ini membahas definisi Al-Qur'an menurut berbagai ulama, mencakup aspek lafaz, makna, dan fungsi yang membedakannya dari kitab suci lain atau hadis qudsi. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah membedakan definisi Al-Qur'an dari hadis qudsi dan hadis nabawi berdasarkan karakteristik yang diungkapkan ulama. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami berbagai perspektif ulama dalam mendalami ilmu Al-Qur'an untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Meningkatkan keyakinan akan keagungan Al-Qur’an sebagai firman Allah SWT dan pedoman hidup yang diturunkan melalui Rasul-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Membangkitkan semangat untuk terus belajar dan mendalami ilmu Al-Qur’an, termasuk perbedaan pandangan para ulama dalam mendefinisikannya. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menumbuhkan kesadaran untuk menjaga keaslian dan kemurnian Al-Qur’an serta melestarikannya sebagai warisan ilmu yang tak ternilai. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mendorong sikap toleransi dan saling menghargai perbedaan tafsir atau definisi Al-Qur’an di kalangan ulama, serta menghargai upaya mereka dalam menjaga ilmu. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menguatkan identitas keislaman sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bernegara. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan teks definisi, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur pokok dalam definisi Al-Qur’an menurut para ulama dengan cermat.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis perbedaan dan persamaan definisi Al-Qur’an dari Imam Syafi’i, Az-Zarqani, dan Subhi Shalih secara kritis.
- Setelah membandingkan, peserta didik dapat mengklasifikasikan karakteristik Al-Qur’an yang membedakannya dari hadis qudsi dan hadis nabawi dengan tepat.
- Melalui presentasi hasil kerja kelompok, peserta didik dapat menyajikan sintesis definisi Al-Qur’an yang komprehensif berdasarkan pandangan ulama dengan jelas dan sistematis.
- Dengan menyusun peta pikiran, peserta didik dapat menyimpulkan esensi definisi Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang sempurna dengan penuh kesadaran.
Pemahaman bermakna: Memahami definisi Al-Qur’an dari perspektif ulama membantu peserta didik menghargai kedudukannya sebagai pedoman hidup dan membedakannya dari sumber ajaran Islam lainnya dengan tepat.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa para ulama merumuskan berbagai definisi Al-Qur’an, padahal kita semua tahu Al-Qur’an itu adalah Kalamullah?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Keterampilan menganalisis teks definisi dan merumuskan gagasan secara jelas dan sistematis. Sejarah Kebudayaan Islam: Memahami konteks sejarah dan perkembangan ilmu Al-Qur’an serta biografi ulama penyusun definisi. Akidah Akhlak: Menghayati keagungan Al-Qur’an sebagai kalamullah dan menginternalisasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendiskusikan pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di rumah dan mendukung anak dalam membaca serta memahami Al-Qur’an. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur dengan suasana yang kondusif untuk diskusi kelompok, dilengkapi dengan akses ke perpustakaan atau sudut baca yang berisi referensi keislaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform belajar daring untuk mengakses materi tambahan, video penjelasan ulama, atau forum diskusi mengenai definisi Al-Qur’an. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan teks definisi, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur pokok dalam definisi Al-Qur’an menurut para ulama dengan cermat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis perbedaan dan persamaan definisi Al-Qur’an dari Imam Syafi’i, Az-Zarqani, dan Subhi Shalih secara kritis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu akan menganalisis dan membandingkan definisi Al-Qur’an, Hadis Qudsi, dan Hadis Nabawi dari berbagai ulama.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Al-Qur’an adalah mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW, sumber utama ajaran Islam, dan pedoman hidup bagi umat manusia. Untuk memahami hakikat dan kedudukannya secara mendalam, penting bagi kita untuk menelaah bagaimana para ulama mendefinisikan Al-Qur’an.
Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, buku teks, gawai (opsional untuk mencari referensi)
Langkah kerja:
- Amati Gambar 1 yang berisi definisi Al-Qur’an dari beberapa ulama, lalu identifikasi kata kunci dari masing-masing definisi.
- Baca dengan saksama definisi Hadis Qudsi dan Hadis Nabawi dari buku teks atau referensi lain.
- Catat persamaan dan perbedaan karakteristik antara Al-Qur’an, Hadis Qudsi, dan Hadis Nabawi pada Tabel 1.
- Susunlah sebuah peta pikiran (mind map) yang menggambarkan perbandingan ketiga jenis teks tersebut, sertakan contoh singkat untuk setiap jenis.
- Presentasikan hasil diskusimu di depan kelas dengan percaya diri.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang Al-Qur’an?
- Siapa yang menurunkan Al-Qur’an?
- Apakah semua perkataan Nabi Muhammad SAW itu Al-Qur’an?
- Apa pentingnya Al-Qur’an bagi umat Islam?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian peta pikiran dan presentasi kelompok tentang perbandingan definisi Al-Qur’an dan Hadis.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi unsur-unsur pokok dalam definisi Al-Qur’an. | Unsur-unsur pokok definisi Al-Qur’an dari ulama. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis perbedaan dan persamaan definisi Al-Qur’an dari ulama. | Perbandingan definisi ulama tentang Al-Qur’an. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Mengklasifikasikan karakteristik Al-Qur’an yang membedakannya dari hadis qudsi dan hadis nabawi. | Karakteristik Al-Qur’an, Hadis Qudsi, dan Hadis Nabawi. | 2 JP | penalaran kritis |
Al-Qur’an adalah mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW, sumber utama ajaran Islam, dan pedoman hidup bagi umat manusia. Untuk memahami hakikat dan kedudukannya secara mendalam, penting bagi kita untuk menelaah bagaimana para ulama mendefinisikan Al-Qur’an. Definisi ini tidak hanya sekadar rangkaian kata, tetapi juga mencakup karakteristik dan kekhususan yang membedakannya dari teks-teks lain.
1. Urgensi Memahami Definisi Al-Qur’an
Memahami definisi Al-Qur’an sangat penting agar kita tidak salah dalam membedakannya dengan teks-teks lain yang juga bersumber dari wahyu atau Nabi Muhammad SAW, seperti Hadis Qudsi dan Hadis Nabawi. Definisi yang jelas akan membimbing kita pada pemahaman yang benar tentang kedudukan, keaslian, dan kemukjizatan Al-Qur’an. Tanpa pemahaman yang kokoh, akan sulit untuk menggali pesan-pesan ilahi dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Ini juga menjadi dasar dalam studi ilmu-ilmu Al-Qur’an lainnya.
2. Definisi Al-Qur’an Menurut Imam Syafi’i
Imam Syafi’i, salah satu imam mazhab yang masyhur, mendefinisikan Al-Qur’an sebagai 'Kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, yang lafaz dan maknanya adalah dari Allah SWT, dan membacanya adalah ibadah.' Definisi ini menekankan aspek ketuhanan baik dari lafaz maupun maknanya, serta nilai ibadah dalam setiap bacaannya. Ini membedakannya dari Hadis Qudsi yang maknanya dari Allah tetapi lafaznya dari Nabi, dan Hadis Nabawi yang lafaz dan maknanya dari Nabi sendiri.
3. Definisi Al-Qur’an Menurut Az-Zarqani
Ulama kontemporer, Az-Zarqani, dalam karyanya 'Manahilul Irfan fi Ulumil Qur’an', mendefinisikan Al-Qur’an sebagai 'Kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW secara mutawatir, yang tertulis dalam mushaf, dimulai dengan Surah Al-Fatihah dan diakhiri dengan Surah An-Nas, dan membacanya bernilai ibadah.' Definisi ini lebih rinci, menambahkan aspek periwayatan mutawatir (berkesinambungan tanpa putus), bentuk tertulis dalam mushaf, dan urutan surah yang baku, semakin menegaskan keautentikan Al-Qur’an.
4. Definisi Al-Qur’an Menurut Subhi Shalih
Subhi Shalih, seorang ahli ilmu Al-Qur’an, mendefinisikan Al-Qur’an sebagai 'Kalamullah yang merupakan mukjizat, diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara Malaikat Jibril, diriwayatkan secara mutawatir, tertulis dalam mushaf, dimulai dengan Surah Al-Fatihah dan diakhiri dengan Surah An-Nas, serta membacanya adalah ibadah.' Definisi ini menggabungkan banyak unsur penting, termasuk kemukjizatan Al-Qur’an sebagai salah satu karakteristik utamanya, yang tidak dimiliki oleh kitab suci lain atau hadis.
5. Karakteristik Pembeda Al-Qur’an
Dari berbagai definisi ulama, kita dapat menyimpulkan karakteristik utama Al-Qur’an yang membedakannya: 1) Lafaz dan maknanya dari Allah SWT, 2) Diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, 3) Diriwayatkan secara mutawatir, 4) Tertulis dalam mushaf, 5) Dimulai dengan Al-Fatihah dan diakhiri An-Nas, 6) Membacanya bernilai ibadah, dan 7) Sebagai mukjizat. Karakteristik ini menjadi pedoman fundamental dalam membedakan Al-Qur’an dari Hadis Qudsi (makna dari Allah, lafaz dari Nabi) dan Hadis Nabawi (lafaz dan makna dari Nabi).
Rangkuman: Definisi Al-Qur’an menurut para ulama seperti Imam Syafi’i, Az-Zarqani, dan Subhi Shalih memiliki persamaan dalam menyebutnya sebagai kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan membacanya bernilai ibadah. Perbedaannya terletak pada detail seperti periwayatan mutawatir, bentuk tertulis dalam mushaf, urutan surah, dan aspek kemukjizatan. Memahami definisi ini krusial untuk membedakan Al-Qur’an dari Hadis Qudsi dan Hadis Nabawi, serta menguatkan keyakinan akan keautentikannya.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Kalamullah | Firman Allah SWT |
| Mutawatir | Diriwayatkan oleh banyak orang dari banyak jalur sehingga mustahil bersepakat untuk berdusta |
| Mushaf | Kumpulan lembaran Al-Qur’an yang telah dibukukan |
| Hadis Qudsi | Perkataan Nabi Muhammad SAW yang maknanya dari Allah SWT, namun lafaznya dari Nabi |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama" mata pelajaran Qur'an Hadis Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Qur'an Hadis Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Al-Qur'an dan WahyuModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKedudukan dan Fungsi HadisBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisUnsur-unsur HadisBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAyat tentang Manusia sebagai KhalifahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Ayat tentang Ikhlas BeribadahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKedudukan Hadis dan Unsur-unsurnyaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisHadis Maqbul dan MardudBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Qur'an Hadis lain yang sudah tersedia
Bukti Keautentikan Al-Qur'anQur'an Hadis Kelas X MAKemukjizatan Al-Qur'anQur'an Hadis Kelas X MAAyat tentang Taat kepada Allah dan RasulQur'an Hadis Kelas XI MAManusia sebagai khalifah Allah dan Tanggung jawab manusiaQur'an Hadis Kelas XI MALihat semua Modul Ajar Qur'an Hadis Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Qur'an Hadis kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama pada Qur'an Hadis MA, Fase E, elemen Al-Qur'an dan Hadis.
Modul Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama untuk Qur'an Hadis kelas X.
Apakah modul ajar Qur'an Hadis materi Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama ini gratis?
Ya. Modul Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Qur'an Hadis kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Qur'an Hadis kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama dapat Anda sesuaikan dengan murid Qur'an Hadis kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Qur'an Hadis kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama untuk Qur'an Hadis kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Qur'an Hadis kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Qur'an Hadis kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Qur'an Hadis ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.