MAKelas XFase E

Modul Ajar & RPP Qur'an Hadis Kelas X
Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Definisi Al-Qur’an menurut para ulama seperti Imam Syafi’i, Az-Zarqani, dan Subhi Shalih memiliki persamaan dalam menyebutnya sebagai kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan membacanya bernilai ibadah. Perbedaannya terletak pada detail seperti periwayatan mutawatir, bentuk tertulis dalam mushaf, urutan surah, dan aspek kemukjizatan. Memahami definisi ini krusial untuk membedakan Al-Qur’an dari Hadis Qudsi dan Hadis Nabawi, serta menguatkan keyakinan akan keautentikannya.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama
Qur'an Hadis · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
MODUL AJAR
Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama
Qur'an Hadis · Fase E · Kelas X · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranQur'an Hadis
Fase / KelasE / X
Materi PokokPendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranDiscovery Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam dan memiliki pemahaman dasar tentang kedudukannya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanSK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Elemen / DomainAl-Qur'an dan Hadis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis konsep-konsep dasar Al-Qur'an dan Hadis, memahami pentingnya sebagai pedoman hidup, serta mengidentifikasi perbedaan pendapat ulama terkait definisi dan karakteristiknya.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualAl-Qur'an adalah kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara Malaikat Jibril.
KonseptualMateri ini membahas definisi Al-Qur'an menurut berbagai ulama, mencakup aspek lafaz, makna, dan fungsi yang membedakannya dari kitab suci lain atau hadis qudsi.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah membedakan definisi Al-Qur'an dari hadis qudsi dan hadis nabawi berdasarkan karakteristik yang diungkapkan ulama.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami berbagai perspektif ulama dalam mendalami ilmu Al-Qur'an untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeningkatkan keyakinan akan keagungan Al-Qur’an sebagai firman Allah SWT dan pedoman hidup yang diturunkan melalui Rasul-Nya.
2. Cinta IlmuMembangkitkan semangat untuk terus belajar dan mendalami ilmu Al-Qur’an, termasuk perbedaan pandangan para ulama dalam mendefinisikannya.
3. Cinta LingkunganMenumbuhkan kesadaran untuk menjaga keaslian dan kemurnian Al-Qur’an serta melestarikannya sebagai warisan ilmu yang tak ternilai.
4. Cinta Diri dan SesamaMendorong sikap toleransi dan saling menghargai perbedaan tafsir atau definisi Al-Qur’an di kalangan ulama, serta menghargai upaya mereka dalam menjaga ilmu.
5. Cinta Tanah AirMenguatkan identitas keislaman sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bernegara.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan teks definisi, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur pokok dalam definisi Al-Qur’an menurut para ulama dengan cermat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis perbedaan dan persamaan definisi Al-Qur’an dari Imam Syafi’i, Az-Zarqani, dan Subhi Shalih secara kritis.
  3. Setelah membandingkan, peserta didik dapat mengklasifikasikan karakteristik Al-Qur’an yang membedakannya dari hadis qudsi dan hadis nabawi dengan tepat.
  4. Melalui presentasi hasil kerja kelompok, peserta didik dapat menyajikan sintesis definisi Al-Qur’an yang komprehensif berdasarkan pandangan ulama dengan jelas dan sistematis.
  5. Dengan menyusun peta pikiran, peserta didik dapat menyimpulkan esensi definisi Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang sempurna dengan penuh kesadaran.
Halaman 2 · Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami definisi Al-Qur’an dari perspektif ulama membantu peserta didik menghargai kedudukannya sebagai pedoman hidup dan membedakannya dari sumber ajaran Islam lainnya dengan tepat.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa para ulama merumuskan berbagai definisi Al-Qur’an, padahal kita semua tahu Al-Qur’an itu adalah Kalamullah?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Keterampilan menganalisis teks definisi dan merumuskan gagasan secara jelas dan sistematis.
Sejarah Kebudayaan Islam: Memahami konteks sejarah dan perkembangan ilmu Al-Qur’an serta biografi ulama penyusun definisi.
Akidah Akhlak: Menghayati keagungan Al-Qur’an sebagai kalamullah dan menginternalisasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk mendiskusikan pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di rumah dan mendukung anak dalam membaca serta memahami Al-Qur’an.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur dengan suasana yang kondusif untuk diskusi kelompok, dilengkapi dengan akses ke perpustakaan atau sudut baca yang berisi referensi keislaman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform belajar daring untuk mengakses materi tambahan, video penjelasan ulama, atau forum diskusi mengenai definisi Al-Qur’an.
Halaman 3 · Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan teks definisi, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur pokok dalam definisi Al-Qur’an menurut para ulama dengan cermat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa bersama, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik saat membaca atau mendengar lantunan Al-Qur’an, mengaitkannya dengan keagungan kalamullah.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan memantik rasa ingin tahu dengan pertanyaan: 'Apa saja unsur-unsur penting yang harus ada dalam definisi Al-Qur’an?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan beberapa kutipan definisi Al-Qur’an dari ulama terkemuka (misalnya Imam Syafi’i, Az-Zarqani, Subhi Shalih) di layar proyektor.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu mengidentifikasi kata kunci atau frasa penting dari setiap definisi yang ditayangkan dan mencatatnya di buku catatan.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik mencari informasi tambahan dari berbagai sumber (buku teks, internet) tentang latar belakang ulama dan konteks definisi tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Dalam kelompok kecil, peserta didik membandingkan catatan masing-masing, mengidentifikasi persamaan dan perbedaan unsur pokok dalam definisi-definisi tersebut.
  2. Pembuktian: Setiap kelompok menyusun daftar unsur-unsur esensial yang harus ada dalam sebuah definisi Al-Qur’an yang akurat, berdasarkan data yang mereka kumpulkan.
  3. Setiap kelompok berdiskusi untuk menentukan alasan mengapa setiap unsur tersebut dianggap penting dalam mendefinisikan Al-Qur’an.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan daftar unsur pokok definisi Al-Qur’an yang telah mereka susun di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan konstruktif terkait presentasi kelompok penyaji.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap kesimpulan yang telah dicapai, menekankan pentingnya setiap unsur dalam memahami hakikat Al-Qur’an.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik merumuskan simpulan tentang unsur-unsur pokok dalam definisi Al-Qur’an yang telah dipelajari.
  2. Guru mengajak peserta didik merefleksikan pentingnya ketelitian dalam memahami definisi sebagai dasar ilmu, dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta didik.
  3. Guru memberikan tugas untuk pertemuan berikutnya, yaitu mencari contoh aplikasi definisi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis perbedaan dan persamaan definisi Al-Qur’an dari Imam Syafi’i, Az-Zarqani, dan Subhi Shalih secara kritis.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya tentang unsur pokok definisi dengan tantangan membedakan Al-Qur’an dari hadis qudsi dan hadis nabawi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan memantik dengan pertanyaan: 'Bagaimana kita bisa yakin bahwa yang kita baca itu benar-benar Al-Qur’an, bukan hadis qudsi atau yang lainnya?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan studi kasus singkat tentang seseorang yang kesulitan membedakan ayat Al-Qur’an dengan hadis qudsi atau hadis nabawi, lalu bertanya: 'Apa yang menyebabkan kebingungan ini?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi beberapa definisi Al-Qur’an, hadis qudsi, dan hadis nabawi dari berbagai sumber.
  3. Masing-masing kelompok membaca dan mencermati definisi-definisi tersebut untuk menemukan poin-poin penting yang membedakan ketiganya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok menganalisis setiap definisi, mengidentifikasi ciri khas masing-masing (misalnya dari segi lafaz, makna, periwayatan, hukum membacanya).
  2. Setiap kelompok mengisi tabel perbandingan yang ada di LKPD, mencatat persamaan dan perbedaan antara Al-Qur’an, hadis qudsi, dan hadis nabawi berdasarkan definisi ulama.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyusun peta pikiran (mind map) yang menjelaskan perbandingan karakteristik Al-Qur’an, hadis qudsi, dan hadis nabawi dengan contoh konkret.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan peta pikiran mereka di depan kelas, menjelaskan analisis perbandingan yang telah dilakukan.
  2. Peserta didik lain memberikan umpan balik, bertanya, atau menanggapi presentasi, dan secara bersama-sama mengidentifikasi solusi atas masalah kebingungan pembedaan Al-Qur’an dan hadis.
  3. Guru memberikan penguatan dan meluruskan miskonsepsi yang mungkin muncul, serta memberikan apresiasi atas kerja keras dan hasil analisis peserta didik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali perbedaan esensial antara Al-Qur’an, hadis qudsi, dan hadis nabawi.
  2. Guru mengajak peserta didik merefleksikan hikmah dari memahami perbedaan ini untuk menjaga kemurnian ajaran Islam, dan memberikan pujian atas semangat belajar yang tinggi.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari 2 contoh hadis qudsi dan 2 contoh hadis nabawi, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu akan menganalisis dan membandingkan definisi Al-Qur’an, Hadis Qudsi, dan Hadis Nabawi dari berbagai ulama.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Al-Qur’an adalah mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW, sumber utama ajaran Islam, dan pedoman hidup bagi umat manusia. Untuk memahami hakikat dan kedudukannya secara mendalam, penting bagi kita untuk menelaah bagaimana para ulama mendefinisikan Al-Qur’an.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, buku teks, gawai (opsional untuk mencari referensi)

Langkah kerja:

  1. Amati Gambar 1 yang berisi definisi Al-Qur’an dari beberapa ulama, lalu identifikasi kata kunci dari masing-masing definisi.
  2. Baca dengan saksama definisi Hadis Qudsi dan Hadis Nabawi dari buku teks atau referensi lain.
  3. Catat persamaan dan perbedaan karakteristik antara Al-Qur’an, Hadis Qudsi, dan Hadis Nabawi pada Tabel 1.
  4. Susunlah sebuah peta pikiran (mind map) yang menggambarkan perbandingan ketiga jenis teks tersebut, sertakan contoh singkat untuk setiap jenis.
  5. Presentasikan hasil diskusimu di depan kelas dengan percaya diri.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang Al-Qur’an?
  2. Siapa yang menurunkan Al-Qur’an?
  3. Apakah semua perkataan Nabi Muhammad SAW itu Al-Qur’an?
  4. Apa pentingnya Al-Qur’an bagi umat Islam?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian peta pikiran dan presentasi kelompok tentang perbandingan definisi Al-Qur’an dan Hadis.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi unsur-unsur pokok dalam definisi Al-Qur’an.Unsur-unsur pokok definisi Al-Qur’an dari ulama.2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis perbedaan dan persamaan definisi Al-Qur’an dari ulama.Perbandingan definisi ulama tentang Al-Qur’an.2 JPpenalaran kritis
3Mengklasifikasikan karakteristik Al-Qur’an yang membedakannya dari hadis qudsi dan hadis nabawi.Karakteristik Al-Qur’an, Hadis Qudsi, dan Hadis Nabawi.2 JPpenalaran kritis
Halaman 8 · Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
BAHAN AJAR

Al-Qur’an adalah mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW, sumber utama ajaran Islam, dan pedoman hidup bagi umat manusia. Untuk memahami hakikat dan kedudukannya secara mendalam, penting bagi kita untuk menelaah bagaimana para ulama mendefinisikan Al-Qur’an. Definisi ini tidak hanya sekadar rangkaian kata, tetapi juga mencakup karakteristik dan kekhususan yang membedakannya dari teks-teks lain.

1. Urgensi Memahami Definisi Al-Qur’an
Memahami definisi Al-Qur’an sangat penting agar kita tidak salah dalam membedakannya dengan teks-teks lain yang juga bersumber dari wahyu atau Nabi Muhammad SAW, seperti Hadis Qudsi dan Hadis Nabawi. Definisi yang jelas akan membimbing kita pada pemahaman yang benar tentang kedudukan, keaslian, dan kemukjizatan Al-Qur’an. Tanpa pemahaman yang kokoh, akan sulit untuk menggali pesan-pesan ilahi dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Ini juga menjadi dasar dalam studi ilmu-ilmu Al-Qur’an lainnya.

2. Definisi Al-Qur’an Menurut Imam Syafi’i
Imam Syafi’i, salah satu imam mazhab yang masyhur, mendefinisikan Al-Qur’an sebagai 'Kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, yang lafaz dan maknanya adalah dari Allah SWT, dan membacanya adalah ibadah.' Definisi ini menekankan aspek ketuhanan baik dari lafaz maupun maknanya, serta nilai ibadah dalam setiap bacaannya. Ini membedakannya dari Hadis Qudsi yang maknanya dari Allah tetapi lafaznya dari Nabi, dan Hadis Nabawi yang lafaz dan maknanya dari Nabi sendiri.

3. Definisi Al-Qur’an Menurut Az-Zarqani
Ulama kontemporer, Az-Zarqani, dalam karyanya 'Manahilul Irfan fi Ulumil Qur’an', mendefinisikan Al-Qur’an sebagai 'Kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW secara mutawatir, yang tertulis dalam mushaf, dimulai dengan Surah Al-Fatihah dan diakhiri dengan Surah An-Nas, dan membacanya bernilai ibadah.' Definisi ini lebih rinci, menambahkan aspek periwayatan mutawatir (berkesinambungan tanpa putus), bentuk tertulis dalam mushaf, dan urutan surah yang baku, semakin menegaskan keautentikan Al-Qur’an.

4. Definisi Al-Qur’an Menurut Subhi Shalih
Subhi Shalih, seorang ahli ilmu Al-Qur’an, mendefinisikan Al-Qur’an sebagai 'Kalamullah yang merupakan mukjizat, diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara Malaikat Jibril, diriwayatkan secara mutawatir, tertulis dalam mushaf, dimulai dengan Surah Al-Fatihah dan diakhiri dengan Surah An-Nas, serta membacanya adalah ibadah.' Definisi ini menggabungkan banyak unsur penting, termasuk kemukjizatan Al-Qur’an sebagai salah satu karakteristik utamanya, yang tidak dimiliki oleh kitab suci lain atau hadis.

5. Karakteristik Pembeda Al-Qur’an
Dari berbagai definisi ulama, kita dapat menyimpulkan karakteristik utama Al-Qur’an yang membedakannya: 1) Lafaz dan maknanya dari Allah SWT, 2) Diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, 3) Diriwayatkan secara mutawatir, 4) Tertulis dalam mushaf, 5) Dimulai dengan Al-Fatihah dan diakhiri An-Nas, 6) Membacanya bernilai ibadah, dan 7) Sebagai mukjizat. Karakteristik ini menjadi pedoman fundamental dalam membedakan Al-Qur’an dari Hadis Qudsi (makna dari Allah, lafaz dari Nabi) dan Hadis Nabawi (lafaz dan makna dari Nabi).

Rangkuman: Definisi Al-Qur’an menurut para ulama seperti Imam Syafi’i, Az-Zarqani, dan Subhi Shalih memiliki persamaan dalam menyebutnya sebagai kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan membacanya bernilai ibadah. Perbedaannya terletak pada detail seperti periwayatan mutawatir, bentuk tertulis dalam mushaf, urutan surah, dan aspek kemukjizatan. Memahami definisi ini krusial untuk membedakan Al-Qur’an dari Hadis Qudsi dan Hadis Nabawi, serta menguatkan keyakinan akan keautentikannya.

Halaman 9 · Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
GLOSARIUM
IstilahArti
KalamullahFirman Allah SWT
MutawatirDiriwayatkan oleh banyak orang dari banyak jalur sehingga mustahil bersepakat untuk berdusta
MushafKumpulan lembaran Al-Qur’an yang telah dibukukan
Hadis QudsiPerkataan Nabi Muhammad SAW yang maknanya dari Allah SWT, namun lafaznya dari Nabi
Daftar pustaka6 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
PENGESAHAN

Modul ajar "Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama" mata pelajaran Qur'an Hadis Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaQur'an Hadis · Kelas XPeta Konsep
Pendefinisian Al-Qur’an dari Para UlamaUrgensi Memahami Definisi Al-Qur’anDefinisi Al-Qur’an Menurut Imam Syafi’iDefinisi Al-Qur’an Menurut Az-ZarqaniDefinisi Al-Qur’an Menurut Subhi ShalihKarakteristik Pembeda Al-Qur’an
Dari sub-bab Pendefinisian Al-Qur’an dari Para UlamaHalaman 12
Nama sekolah AndaQur'an Hadis · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaQur'an Hadis · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaQur'an Hadis · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaQur'an Hadis · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaQur'an Hadis · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Qur'an Hadis kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama pada Qur'an Hadis MA, Fase E, elemen Al-Qur'an dan Hadis.

Modul Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama untuk Qur'an Hadis kelas X.

Apakah modul ajar Qur'an Hadis materi Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama ini gratis?

Ya. Modul Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Qur'an Hadis kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Qur'an Hadis kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama dapat Anda sesuaikan dengan murid Qur'an Hadis kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Qur'an Hadis kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama untuk Qur'an Hadis kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Qur'an Hadis kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Qur'an Hadis kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Qur'an Hadis ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Pendefinisian Al-Qur’an dari Para Ulama yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Qur'an Hadis MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.