MAKelas XIFase FSemester 1

Modul Ajar & RPP Seni Budaya Kelas XI
Karya Seni Rupa Modern

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Seni rupa modern adalah periode inovatif yang menolak tradisi dan merayakan ekspresi pribadi seniman. Aliran seperti Fauvisme dengan warna liarnya, Kubisme dengan dekomposisi bentuknya, Ekspresionisme yang sarat emosi, Surealisme yang menyelami alam mimpi, dan Seni Abstrak yang melepaskan diri dari realitas, semuanya berkontribusi pada keragaman dan kekayaan seni modern. Memahami konteks dan filosofi di balik setiap aliran sangat penting untuk mengapresiasi keberanian dan dampaknya.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Karya Seni Rupa Modern
Seni Budaya · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Karya Seni Rupa Modern
Seni Budaya · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSeni Budaya
Fase / KelasF / XI
Materi PokokKarya Seni Rupa Modern
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang seni rupa tradisional dan beberapa konsep dasar seni rupa.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
    Peserta didik menunjukkan penghargaan terhadap keberagaman ekspresi seni sebagai manifestasi kebesaran Tuhan dan kekayaan budaya bangsa.
  2. kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
    Peserta didik menciptakan karya seni rupa modern dengan ide-ide baru yang inovatif, mencerminkan pemikiran bebas dan ekspresi pribadi.
  3. penalaran kritis — elemen: merefleksi pemikiran dan proses berpikir
    Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi berbagai aliran serta karakteristik karya seni rupa modern dengan argumen yang logis dan sistematis.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainElemen Mengalami, Menciptakan, Merefleksikan, Berpikir dan Bekerja Artistik, dan Berdampak
Rumusan CP FasePada akhir Fase F, peserta didik mampu mengapresiasi dan menciptakan karya seni rupa modern dengan memahami konteks sejarah, karakteristik, serta nilai-nilai estetis yang terkandung di dalamnya, serta merefleksikan dampaknya terhadap masyarakat.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualSeni rupa modern mencakup berbagai aliran seperti Kubisme, Surealisme, dan Abstrak yang muncul pada abad ke-19 dan ke-20.
KonseptualKarya seni rupa modern seringkali menekankan ekspresi pribadi seniman, inovasi bentuk, dan penolakan terhadap tradisi akademis.
ProseduralProses penciptaan karya seni rupa modern melibatkan eksplorasi ide, pemilihan media, dan teknik ekspresi yang sesuai dengan aliran tertentu.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa pemahaman mendalam tentang konteks sejarah dan filosofi di balik seni modern akan memperkaya apresiasi dan kemampuan berkreasi mereka.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenghargai keindahan dan keberagaman ekspresi seni sebagai anugerah dan manifestasi kebesaran Allah SWT.
2. Cinta IlmuBersemangat menggali ilmu tentang sejarah dan filosofi seni rupa modern untuk memperkaya wawasan dan pemahaman.
3. Cinta LingkunganMenciptakan karya seni yang merefleksikan kepedulian terhadap isu-isu lingkungan dan sosial di sekitar kita.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan empati dan apresiasi terhadap karya seniman lain, serta berani mengekspresikan ide-ide pribadi secara otentik.
5. Cinta Tanah AirMenghargai dan melestarikan warisan seni rupa, sekaligus berinovasi untuk memajukan khazanah seni bangsa Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati berbagai contoh karya seni rupa modern, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri utama dan tokoh-tokoh penting dari berbagai aliran seni rupa modern dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis perbedaan gaya dan filosofi antara aliran seni rupa modern seperti Kubisme dan Surealisme secara runtut.
  3. Dengan memanfaatkan berbagai media dan teknik, peserta didik dapat merencanakan konsep karya seni rupa modern yang orisinal dan sesuai dengan ide yang dipilih secara kreatif.
  4. Melalui proses berkarya, peserta didik dapat menciptakan sebuah karya seni rupa modern yang inovatif, menunjukkan pemahaman terhadap karakteristik aliran yang dipilih, dan mengekspresikan ide pribadi dengan percaya diri.
  5. Setelah presentasi kelompok, peserta didik dapat mengevaluasi karya seni rupa modern berdasarkan kriteria estetika dan relevansi kontekstual dengan argumen yang logis.
  6. Dengan menyimak materi, peserta didik dapat menjelaskan pengaruh perkembangan sosial dan teknologi terhadap munculnya berbagai aliran seni rupa modern dengan jelas.
Halaman 2 · Karya Seni Rupa Modern — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami karya seni rupa modern membantu kita menghargai inovasi, keberanian berekspresi, dan relevansi seni dalam merefleksikan perubahan sosial dan budaya di dunia.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah karya seni yang terlihat 'aneh' atau 'tidak biasa' bisa menjadi sangat penting dalam sejarah seni?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuSejarah: Memahami konteks sejarah sosial-politik yang melatarbelakangi munculnya aliran-aliran seni rupa modern.
Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menulis esai apresiasi dan deskripsi karya seni rupa modern dengan bahasa yang lugas dan estetis.
Filosofi: Menganalisis pemikiran dan gagasan filosofis yang mendasari berbagai aliran seni rupa modern.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak mengunjungi pameran seni rupa modern bersama anak atau memfasilitasi bahan-bahan berkarya di rumah.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar memiliki ruang yang cukup untuk berkarya secara individu maupun kelompok, dengan akses ke area display untuk apresiasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform berbagi karya seni digital (misalnya Instagram, Pinterest) untuk mencari inspirasi dan mempublikasikan karya peserta didik.
Halaman 3 · Karya Seni Rupa Modern — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati berbagai contoh karya seni rupa modern, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri utama dan tokoh-tokoh penting dari berbagai aliran seni rupa modern dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Aliran: Guru menampilkan potongan-potongan gambar karya seni rupa modern, peserta didik menebak aliran seninya. Permainan ini melatih pengamatan dan pengetahuan awal.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru menayangkan sebuah video singkat tentang perkembangan seni rupa dari klasik hingga awal modern, lalu bertanya: 'Apa perbedaan mendasar yang kalian lihat dari karya-karya ini?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi ciri dan tokoh seni rupa modern, serta menjelaskan proses pembelajaran yang akan dilalui.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan berbagai gambar karya seni rupa modern dari beberapa aliran (Kubisme, Fauvisme, Ekspresionisme) dan meminta peserta didik mengamati dengan seksama.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu menuliskan pertanyaan-pertanyaan yang muncul setelah melihat gambar, seperti 'Mengapa bentuknya aneh?' atau 'Apa pesan di balik karya ini?'.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik mencari informasi dari buku teks dan sumber digital tentang aliran-aliran seni rupa modern yang ditampilkan, fokus pada ciri-ciri dan tokoh seniman utamanya.
  4. Pengolahan data: Dalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan temuan mereka, mengelompokkan karya berdasarkan aliran, dan membuat daftar ciri khas serta seniman yang relevan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pembuktian: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka tentang ciri-ciri dan tokoh dari satu atau dua aliran seni rupa modern yang berbeda.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan mengenai presentasi tersebut, memperjelas pemahaman tentang setiap aliran.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menarik kesimpulan: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk merangkum ciri-ciri umum dan perbedaan antaraliran seni rupa modern, serta tokoh-tokoh pentingnya.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan diskusi kelompok, mengapresiasi partisipasi aktif peserta didik.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang pentingnya memahami konteks sejarah munculnya seni rupa modern.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran hari ini tentang ciri dan tokoh seni rupa modern.
  2. Peserta didik menuliskan satu hal yang paling menarik dari pembelajaran hari ini dan satu hal yang ingin dipelajari lebih lanjut di kartu refleksi. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar mereka.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Karya Seni Rupa Modern — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis perbedaan gaya dan filosofi antara aliran seni rupa modern seperti Kubisme dan Surealisme secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Teka-teki Filosofi: Guru membacakan deskripsi singkat tanpa menyebut nama seniman atau aliran. Peserta didik menebak aliran seni rupa modern yang dijelaskan. Ini melatih pemahaman konsep.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru menampilkan dua gambar karya seni (satu Kubisme, satu Surealisme) yang tampak sangat berbeda, lalu bertanya: 'Apa yang membuat kedua karya ini begitu unik dan berbeda satu sama lain?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu menganalisis perbedaan gaya dan filosofi Kubisme dan Surealisme, serta menjelaskan model pembelajaran berbasis masalah yang akan digunakan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menyajikan sebuah kasus: 'Seorang kurator seni bingung bagaimana menjelaskan perbedaan mendasar antara pameran seni Kubisme dan pameran seni Surealisme kepada pengunjung yang awam. Bagaimana kalian membantunya?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok menerima lembar kerja yang berisi panduan untuk menganalisis dua aliran tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok meneliti karakteristik visual, teknik, dan filosofi di balik Kubisme dan Surealisme dari berbagai sumber (buku, internet).
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat presentasi (peta konsep atau infografis) yang menjelaskan perbandingan mendalam antara Kubisme dan Surealisme, termasuk contoh karya dan tokohnya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis perbandingan mereka, dan kelompok lain memberikan masukan serta pertanyaan.
  2. Guru memimpin diskusi untuk mengevaluasi solusi yang ditawarkan setiap kelompok untuk kasus kurator seni, serta mengidentifikasi poin-poin penting dalam perbedaan kedua aliran.
  3. Guru memberikan penguatan tentang bagaimana filosofi seniman memengaruhi gaya dan visual karya seni rupa modern.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum poin-poin kunci perbedaan antara Kubisme dan Surealisme.
  2. Peserta didik mengungkapkan perasaan mereka setelah berhasil memecahkan masalah kurator seni. Guru memberikan pujian atas kerja keras dan pemikiran kritis mereka.
  3. Guru memberikan tugas membaca untuk materi berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Karya Seni Rupa Modern — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKJelajahi Dunia Seni Modern!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan tokoh penting dari aliran seni rupa modern yang berbeda.

Alat & bahan: Lembar kerja, pensil warna/spidol, gunting, lem, gambar-gambar karya seni rupa modern.

Langkah kerja:

  1. Amati 6 gambar karya seni rupa modern pada kolom 'Karya' di bawah ini dengan seksama.
  2. Identifikasi aliran seni rupa modern (Kubisme, Surealisme, Ekspresionisme, Fauvisme) yang paling sesuai untuk setiap karya, lalu tuliskan di kolom 'Aliran'.
  3. Tuliskan minimal dua ciri khas yang paling menonjol dari setiap aliran yang kamu identifikasi di kolom 'Ciri Khas'.
  4. Tuliskan nama tokoh seniman penting yang terkait dengan aliran tersebut di kolom 'Tokoh Seniman'.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Karya Seni Rupa Modern — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan dua contoh karya seni rupa yang kamu ketahui!
  2. Menurutmu, apa bedanya seni rupa dulu dan sekarang?
  3. Apa yang membuat sebuah karya seni terlihat 'modern' bagimu?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan progres perencanaan proyek karya seni.

Sumatif (akhir): Penilaian portofolio karya seni rupa modern dan presentasi hasil analisis perbandingan aliran seni.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Karya Seni Rupa Modern — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri utama dan tokoh-tokoh penting dari berbagai aliran seni rupa modern.Pengenalan aliran seni rupa modern (Fauvisme, Kubisme, Ekspresionisme, Surealisme).2 JPkreativitas, penalaran kritis
2Menganalisis perbedaan gaya dan filosofi antara aliran seni rupa modern.Perbandingan mendalam antara Kubisme dan Surealisme.2 JPpenalaran kritis, keimanan dan ketakwaan
3Merencanakan konsep karya seni rupa modern yang orisinal.Perancangan ide, media, teknik, dan sketsa awal karya seni rupa modern.2 JPkreativitas, kemandirian
4Menciptakan sebuah karya seni rupa modern yang inovatif.Proses berkarya seni rupa modern dengan inspirasi dari aliran yang dipilih.2 JPkreativitas, kolaborasi
Halaman 8 · Karya Seni Rupa Modern — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Seni rupa modern adalah babak penting dalam sejarah seni, menandai pergeseran dari tradisi klasik menuju inovasi dan ekspresi pribadi. Muncul pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, seni modern menantang konvensi, membuka jalan bagi berbagai aliran yang revolusioner dan memengaruhi cara kita memandang dunia seni hingga kini. Mari kita jelajahi kekayaan dan keberanian di baliknya.

1. Pengertian dan Latar Belakang Seni Rupa Modern
Seni rupa modern merujuk pada periode seni yang berkembang dari sekitar tahun 1860-an hingga 1970-an, ditandai oleh penolakan terhadap gaya-gaya tradisional dan akademis yang dominan sebelumnya. Latar belakang kemunculannya sangat dipengaruhi oleh revolusi industri, perkembangan ilmu pengetahuan, filsafat baru, serta perubahan sosial dan politik yang masif. Seniman modern mencari cara baru untuk mengekspresikan realitas yang semakin kompleks, seringkali berfokus pada emosi, persepsi subjektif, dan eksplorasi bentuk serta warna. Ini adalah era di mana seniman mulai membebaskan diri dari tuntutan untuk merepresentasikan dunia secara realistis, membuka ruang bagi eksperimen radikal.

2. Fauvisme: Ledakan Warna Liar
Fauvisme (1905-1908) adalah aliran seni rupa modern pertama yang mengejutkan publik dengan penggunaan warna-warna cerah dan non-naturalistik secara berani. Istilah 'Fauves' (binatang buas) diberikan oleh kritikus seni karena penggunaan warna yang dianggap 'liar'. Tokoh utamanya adalah Henri Matisse, André Derain, dan Maurice de Vlaminck. Ciri khas Fauvisme adalah penggunaan warna murni langsung dari tube cat, sapuan kuas yang ekspresif, dan penyederhanaan bentuk. Mereka tidak lagi terikat pada representasi warna objek yang sebenarnya, melainkan menggunakan warna untuk mengekspresikan emosi dan menciptakan komposisi yang dinamis. Contoh karyanya adalah 'The Dance' oleh Matisse.

3. Kubisme: Pecahan Sudut Pandang
Kubisme (sekitar 1907-1914) adalah aliran revolusioner yang dikembangkan oleh Pablo Picasso dan Georges Braque. Aliran ini menolak perspektif tunggal dan mencoba merepresentasikan objek dari berbagai sudut pandang secara bersamaan dalam satu bidang gambar. Ciri khas Kubisme adalah dekomposisi objek menjadi bentuk-bentuk geometris dasar (kubus, silinder, kerucut), penggunaan palet warna yang terbatas (seringkali monokromatik), dan penekanan pada struktur. Ada dua fase utama: Kubisme Analitis (objek dipecah dan dianalisis) dan Kubisme Sintetis (objek dibangun kembali dari bentuk-bentuk baru, seringkali dengan kolase). Karyanya seringkali tampak abstrak dan sulit dikenali.

4. Ekspresionisme: Jeritan Jiwa
Ekspresionisme (awal abad ke-20) muncul terutama di Jerman sebagai reaksi terhadap industrialisasi dan alienasi modern. Aliran ini menekankan ekspresi emosi dan perasaan batin seniman, seringkali dengan distorsi bentuk dan penggunaan warna yang intens dan tidak wajar. Tokoh-tokoh penting termasuk Ernst Ludwig Kirchner, Franz Marc, dan Wassily Kandinsky. Ekspresionisme mencoba menyampaikan pengalaman subjektif dan kondisi psikologis, seringkali dengan tema-tema kesepian, kecemasan, atau spiritualitas. Bentuk-bentuk yang tidak proporsional dan garis-garis tebal sering digunakan untuk memperkuat kesan emosional. Contoh terkenal adalah 'The Scream' oleh Edvard Munch.

5. Surealisme: Dunia Mimpi dan Bawah Sadar
Surealisme (mulai tahun 1920-an) berakar dari Dadaisme dan dipelopori oleh André Breton. Aliran ini mengeksplorasi alam bawah sadar, mimpi, dan irasionalitas sebagai sumber inspirasi. Seniman Surealis mencoba melepaskan diri dari logika dan rasionalitas, menciptakan citra-citra yang aneh, tak terduga, dan seringkali mengganggu. Tokoh-tokianya adalah Salvador Dalí, René Magritte, dan Joan Miró. Ciri khasnya meliputi juxtaposisi objek yang tidak berhubungan, ilusi optik, dan penggambaran realitas yang terdistorsi. Karya Surealis seringkali memicu pertanyaan tentang makna dan interpretasi, mengajak penikmatnya untuk menyelami alam bawah sadar mereka sendiri.

6. Seni Abstrak: Melepaskan Diri dari Realitas
Seni Abstrak adalah aliran yang sepenuhnya melepaskan diri dari representasi objek dunia nyata. Seniman abstrak berfokus pada elemen-elemen visual murni seperti garis, bentuk, warna, dan tekstur untuk menciptakan komposisi yang murni estetis atau ekspresif. Tokoh-tokoh penting termasuk Wassily Kandinsky (sering disebut sebagai pelopor abstrak murni), Piet Mondrian (dengan Neoplastisisme-nya), dan Jackson Pollock (dengan Abstrak Ekspresionisme). Ada berbagai jenis abstrak, dari yang geometris dan terstruktur hingga yang spontan dan ekspresif. Tujuan utamanya adalah untuk membangkitkan emosi, ide, atau pengalaman spiritual tanpa mengacu pada objek yang dapat dikenali.

Rangkuman: Seni rupa modern adalah periode inovatif yang menolak tradisi dan merayakan ekspresi pribadi seniman. Aliran seperti Fauvisme dengan warna liarnya, Kubisme dengan dekomposisi bentuknya, Ekspresionisme yang sarat emosi, Surealisme yang menyelami alam mimpi, dan Seni Abstrak yang melepaskan diri dari realitas, semuanya berkontribusi pada keragaman dan kekayaan seni modern. Memahami konteks dan filosofi di balik setiap aliran sangat penting untuk mengapresiasi keberanian dan dampaknya.

Halaman 9 · Karya Seni Rupa Modern — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
FauvismeAliran seni yang menggunakan warna-warna cerah dan non-naturalistik secara bebas.
KubismeAliran seni yang merepresentasikan objek dari berbagai sudut pandang secara bersamaan dalam bentuk geometris.
EkspresionismeAliran seni yang menekankan ekspresi emosi dan perasaan batin seniman melalui distorsi bentuk dan warna.
SurealismeAliran seni yang mengeksplorasi alam bawah sadar, mimpi, dan irasionalitas.
AbstrakSeni yang tidak merepresentasikan objek dunia nyata, berfokus pada elemen visual murni.
DekomposisiProses memecah objek menjadi bagian-bagian atau bentuk-bentuk dasar.
JuxtaposisiPenempatan dua atau lebih elemen yang berbeda secara berdekatan untuk efek kontras.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Karya Seni Rupa Modern — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Karya Seni Rupa Modern" mata pelajaran Seni Budaya Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Karya Seni Rupa Modern — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Karya Seni Rupa Modern ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas XIPeta Konsep
Karya Seni Rupa ModernPengertian dan Latar Belakang Seni Rupa ModernFauvisme: Ledakan Warna LiarKubisme: Pecahan Sudut PandangEkspresionisme: Jeritan JiwaSurealisme: Dunia Mimpi dan Bawah Sadar
Dari sub-bab Karya Seni Rupa ModernHalaman 12
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas XIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKreativitasPenalaran kritis
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Karya Seni Rupa Modern yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Seni Budaya kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Karya Seni Rupa Modern pada Seni Budaya MA, Fase F, elemen Elemen Mengalami, Menciptakan, Merefleksikan, Berpikir dan Bekerja Artistik, dan Berdampak.

Modul Karya Seni Rupa Modern ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Seni Budaya kelas XI MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Seni Budaya materi Karya Seni Rupa Modern ini gratis?

Ya. Modul Karya Seni Rupa Modern untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Karya Seni Rupa Modern ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Seni Budaya kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Budaya kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Karya Seni Rupa Modern ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Karya Seni Rupa Modern dapat Anda sesuaikan dengan murid Seni Budaya kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Seni Budaya kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Karya Seni Rupa Modern ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Karya Seni Rupa Modern tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Karya Seni Rupa Modern untuk Seni Budaya kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Karya Seni Rupa Modern ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Seni Budaya kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Karya Seni Rupa Modern beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Seni Budaya kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Seni Budaya ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Karya Seni Rupa Modern yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Seni Budaya SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Seni Budaya MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.