Modul Ajar & RPP SKI Kelas XI
Dinasti Abbasiyah
Modul ajar (RPP) SKI MA kelas XI materi Dinasti Abbasiyah lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai SK Dirjen Pendis No. 9941/2025, Capaian Pembelajaran PAI & Bahasa Arab. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Bukan Dinasti Abbasiyah yang Anda cari? Materi SKI Kelas XI lainnya:
Lihat peta materi setahun9 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | SKI |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Dinasti Abbasiyah |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) dengan praktik analisis dan presentasi |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami sejarah Dinasti Umayyah sebagai latar belakang kemunculan Dinasti Abbasiyah.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: memahami ajaran agama
Peserta didik mengidentifikasi nilai-nilai keislaman yang mendorong kemajuan ilmu pengetahuan di era Abbasiyah. - penalaran kritis — elemen: menganalisis dan mengevaluasi
Peserta didik menganalisis faktor-faktor kemajuan dan kemunduran Dinasti Abbasiyah serta dampaknya terhadap peradaban Islam. - kolaborasi — elemen: kerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun proyek presentasi tentang tokoh atau penemuan penting Abbasiyah.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | SK Dirjen Pendis No. 9941/2025, Capaian Pembelajaran PAI & Bahasa Arab |
| Elemen / Domain | Sejarah Kebudayaan Islam |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menganalisis perkembangan peradaban Islam pada masa Dinasti Abbasiyah, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kemajuan dan kemunduran, serta mengambil hikmah dari peristiwa sejarah tersebut untuk diterapkan dalam kehidupan modern. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Dinasti Abbasiyah berpusat di Baghdad dan berkuasa selama lima abad, menghasilkan banyak ilmuwan dan penemuan penting. |
| Konseptual | Konsep 'Golden Age of Islam' atau Zaman Keemasan Islam sangat relevan dengan periode Dinasti Abbasiyah, ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan kebudayaan. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar menganalisis sumber sejarah, mengidentifikasi pola sebab-akibat, dan menyajikan temuan secara sistematis. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman sejarah membantu mereka memahami identitas keislaman dan relevansinya dengan tantangan masa kini. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab berdirinya Dinasti Abbasiyah dengan tepat.
- Menganalisis perkembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan pada masa Dinasti Abbasiyah secara komprehensif.
- Mengidentifikasi tokoh-tokoh ilmuwan dan karya-karya penting Dinasti Abbasiyah dengan benar.
- Menganalisis faktor-faktor penyebab kemunduran Dinasti Abbasiyah dengan kritis.
- Menyajikan hasil analisis tentang kemajuan dan kemunduran Dinasti Abbasiyah dalam bentuk proyek presentasi dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami Dinasti Abbasiyah bukan hanya tentang mengingat tanggal dan nama, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai keilmuan dan toleransi yang mendorong kemajuan peradaban Islam, serta belajar dari dinamika pasang surutnya.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa Dinasti Abbasiyah sering disebut sebagai 'Zaman Keemasan Islam' dan pelajaran apa yang bisa kita ambil dari era tersebut untuk kemajuan umat saat ini?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) dengan praktik analisis dan presentasi |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyusun teks presentasi yang koheren dan menyampaikan informasi secara efektif. Sejarah: Membandingkan pola kemunculan dan keruntuhan dinasti Islam dengan peradaban lain di dunia. Matematika: Menganalisis kontribusi ilmuwan Muslim di bidang matematika dan astronomi serta relevansinya hingga kini. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak berdiskusi dengan peserta didik tentang pentingnya ilmu pengetahuan dalam Islam dan tokoh-tokoh inspiratif dari era Abbasiyah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses ke perpustakaan sekolah atau sudut baca sejarah Islam. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan platform presentasi digital (misalnya Canva, Google Slides) atau aplikasi editor video sederhana untuk membuat proyek presentasi mereka. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab berdirinya Dinasti Abbasiyah dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Sejarah: Peserta didik menebak kata kunci terkait Dinasti Umayyah dan Abbasiyah dari petunjuk yang diberikan guru secara bergiliran. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi tentang Dinasti Umayyah, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan mengajukan pertanyaan pemantik 'Bagaimana sebuah dinasti besar seperti Umayyah bisa runtuh dan digantikan oleh Abbasiyah?' untuk membangkitkan rasa ingin tahu. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi berbagai sumber (buku, artikel, video) untuk menemukan informasi tentang latar belakang, proses berdirinya, dan faktor-faktor penyebab runtuhnya Dinasti Umayyah serta munculnya Dinasti Abbasiyah. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat peta pikiran atau infografis sederhana yang merangkum faktor-faktor penyebab berdirinya Dinasti Abbasiyah, termasuk peran Abu Muslim Al-Khurasani dan propaganda Abbasiyah. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil peta pikiran mereka. Guru memberikan umpan balik, mengklarifikasi konsep, dan menguatkan pemahaman tentang transisi kekuasaan dari Umayyah ke Abbasiyah. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, menugaskan membaca materi selanjutnya, dan menutup dengan doa serta pesan motivasi untuk terus belajar dari sejarah. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis perkembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan pada masa Dinasti Abbasiyah secara komprehensif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kata Ilmuwan: Peserta didik menyebutkan satu nama ilmuwan atau penemuan dari era Abbasiyah secara estafet, tidak boleh mengulang. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengaitkan materi sebelumnya dengan 'Zaman Keemasan Islam', menyampaikan tujuan pembelajaran, dan memantik diskusi tentang 'Apa saja kontribusi terbesar Dinasti Abbasiyah bagi peradaban dunia?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dalam kelompok yang sama (atau baru) mengidentifikasi berbagai bidang ilmu pengetahuan (filsafat, kedokteran, matematika, astronomi, sastra) yang berkembang pesat di era Abbasiyah, serta tokoh-tokoh penting dan karya-karyanya melalui studi literatur dan sumber digital. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mulai merancang proyek presentasi (bisa dalam bentuk poster digital, video singkat, atau presentasi interaktif) yang menyoroti minimal tiga tokoh ilmuwan atau penemuan penting Dinasti Abbasiyah, menjelaskan kontribusinya dan dampaknya terhadap peradaban. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru membimbing proses pengerjaan proyek, memberikan konsultasi dan umpan balik formatif tentang konsep, substansi, dan rencana presentasi kelompok, memastikan semua anggota terlibat aktif. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru menyimpulkan kemajuan ilmu pengetahuan Abbasiyah, memberikan apresiasi atas kerja keras kelompok, mengingatkan untuk menyelesaikan proyek, dan menutup dengan doa serta motivasi untuk terus berkarya seperti ilmuwan Abbasiyah. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menganalisis faktor-faktor penyebab kemunduran Dinasti Abbasiyah dengan kritis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Gambar Tokoh: Guru menampilkan gambar tokoh ilmuwan Abbasiyah dan peserta didik menebak namanya beserta bidang keahliannya. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengingatkan kembali tentang keemasan Abbasiyah, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan bertanya 'Setelah mencapai puncak kejayaan, mengapa akhirnya Dinasti Abbasiyah mengalami kemunduran dan keruntuhan?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara individu atau berpasangan mengkaji sumber-sumber tentang faktor-faktor internal (konflik politik, korupsi, kemewahan) dan eksternal (serangan Mongol, Perang Salib) yang menyebabkan kemunduran Dinasti Abbasiyah. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Kelompok mempresentasikan proyek mereka tentang kemajuan Abbasiyah. Setelah presentasi, kelompok lain atau guru mengajukan pertanyaan, termasuk pertanyaan yang mengarah pada analisis kemunduran dinasti tersebut. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setelah semua kelompok presentasi, guru memimpin diskusi kelas untuk merangkum faktor-faktor kemunduran Abbasiyah, mengaitkannya dengan pelajaran yang bisa diambil, dan menguatkan pemahaman tentang siklus sejarah. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik merumuskan simpulan akhir materi Dinasti Abbasiyah, memberikan apresiasi tertinggi atas seluruh proses pembelajaran, melakukan refleksi menyeluruh, dan menutup dengan doa serta harapan agar peserta didik menjadi generasi yang mengambil ibrah dari sejarah. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis faktor-faktor penyebab kemajuan dan kemunduran Dinasti Abbasiyah serta menyajikan hasilnya.
Alat & bahan: Kertas flipchart, spidol warna, laptop/tablet dengan akses internet, proyektor
Langkah kerja:
- Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4-5 orang.
- Diskusikan dan identifikasi minimal 3 faktor kemajuan dan 3 faktor kemunduran Dinasti Abbasiyah dari berbagai sumber.
- Pilih satu tokoh ilmuwan atau penemuan penting dari Dinasti Abbasiyah dan jelaskan kontribusinya.
- Buatlah presentasi (peta konsep/infografis/slide) yang merangkum hasil diskusi kelompok.
- Presentasikan hasil kerja kelompok di depan kelas dan berikan tanggapan terhadap presentasi kelompok lain.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan satu nama khalifah dari Dinasti Umayyah!
- Apa penyebab utama runtuhnya Dinasti Umayyah?
- Menurutmu, apa yang dimaksud dengan 'Zaman Keemasan Islam'?
- Sebutkan satu kota penting dalam sejarah Islam selain Mekah dan Madinah!
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan dan kreativitas proyek presentasi, serta kemampuan bertanya dan menanggapi.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek presentasi kelompok yang mencakup substansi materi, originalitas, kerjasama, dan kemampuan presentasi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab berdirinya Dinasti Abbasiyah dengan tepat. | Latar belakang, proses, dan faktor penyebab berdirinya Dinasti Abbasiyah. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis perkembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan pada masa Dinasti Abbasiyah secara komprehensif. | Kemajuan ilmu pengetahuan dan kebudayaan, tokoh ilmuwan, dan karya-karya Dinasti Abbasiyah. | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Menganalisis faktor-faktor penyebab kemunduran Dinasti Abbasiyah dengan kritis. | Faktor-faktor internal dan eksternal penyebab kemunduran Dinasti Abbasiyah. | 2 JP | penalaran kritis, keimanan dan ketakwaan |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengagumi kebesaran Allah SWT yang mengilhami lahirnya ilmuwan Muslim dan menyadari kebenaran sabda Rasulullah ﷺ tentang pentingnya menuntut ilmu. |
| 2. Cinta Ilmu | Menumbuhkan semangat mencari ilmu pengetahuan dan inovasi dengan belajar dari kegemilangan era Abbasiyah serta tokoh-tokohnya yang berkarya demi kemajuan peradaban. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menyadari pentingnya menjaga lingkungan yang kondusif dan aman untuk belajar, seperti yang diupayakan para khalifah Abbasiyah dalam membangun pusat-pusat ilmu. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Membangun sikap toleransi dan menghargai keragaman pemikiran, meneladani keterbukaan Abbasiyah terhadap ilmuwan dari berbagai latar belakang, serta berkolaborasi dalam belajar. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menanamkan rasa bangga terhadap sejarah dan kontribusi Islam bagi peradaban dunia, serta termotivasi untuk berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara. |
Dinasti Abbasiyah merupakan salah satu periode paling gemilang dalam sejarah peradaban Islam, sering disebut sebagai 'Zaman Keemasan Islam'. Berkuasa selama lima abad (750-1258 M), dinasti ini berhasil membangun sebuah imperium yang luas, berpusat di Baghdad, dan menjadi mercusuar ilmu pengetahuan, kebudayaan, serta inovasi yang memengaruhi dunia.
1. Latar Belakang Berdirinya Dinasti Abbasiyah
Dinasti Abbasiyah berkuasa setelah berhasil menggulingkan Dinasti Umayyah pada tahun 750 M. Latar belakang kemunculannya didorong oleh berbagai faktor, termasuk ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan Dinasti Umayyah yang dianggap diskriminatif terhadap non-Arab (mawali), konflik internal di kalangan Umayyah, serta gerakan propaganda yang dilakukan oleh Bani Abbas yang mengatasnamakan keturunan Nabi Muhammad ﷺ (dari paman Nabi, Abbas bin Abdul Muthalib). Tokoh sentral dalam revolusi ini adalah Abu Muslim Al-Khurasani yang berhasil menggalang dukungan luas di Khurasan. Revolusi Abbasiyah menandai perubahan besar dalam sistem pemerintahan dan kebudayaan Islam.
2. Puncak Kejayaan dan Kemajuan Ilmu Pengetahuan
Masa kejayaan Dinasti Abbasiyah dikenal sebagai puncak peradaban Islam. Baghdad, ibu kotanya, menjadi pusat intelektual dunia dengan berdirinya Baitul Hikmah (Rumah Kebijaksanaan) yang berfungsi sebagai perpustakaan, akademi, dan pusat penerjemahan. Ilmu pengetahuan berkembang pesat di berbagai bidang: filsafat (Al-Kindi, Al-Farabi, Ibnu Sina), kedokteran (Ar-Razi, Ibnu Sina), matematika (Al-Khawarizmi dengan aljabar), astronomi (Al-Battani), geografi, dan sastra. Para khalifah seperti Harun Ar-Rasyid dan Al-Ma'mun sangat mendukung gerakan keilmuan ini, menyediakan dana besar untuk riset dan penerjemahan karya-karya Yunani, Persia, dan India.
3. Tokoh-tokoh Ilmuwan dan Kontribusinya
Banyak ilmuwan Muslim brilian lahir pada masa Abbasiyah. Al-Khawarizmi dikenal sebagai 'Bapak Aljabar' dengan karyanya 'Kitab al-Jabr wal Muqabalah'. Ibnu Sina atau Avicenna adalah seorang dokter dan filsuf terkemuka dengan karyanya 'Al-Qanun fi at-Tibb' (Kanon Kedokteran) yang menjadi rujukan selama berabad-abad. Al-Biruni adalah seorang polimatik yang ahli dalam astronomi, matematika, fisika, dan sejarah. Ar-Razi (Rhazes) adalah pionir dalam bidang kedokteran klinis dan farmasi. Kontribusi mereka tidak hanya memperkaya peradaban Islam tetapi juga menjadi fondasi bagi Renaisans di Eropa.
4. Perkembangan Kebudayaan dan Sosial
Selain ilmu pengetahuan, kebudayaan dan seni juga berkembang pesat. Arsitektur Islam mencapai puncaknya dengan pembangunan masjid-masjid megah, istana, dan kota-kota baru. Seni kaligrafi, sastra (termasuk 'Seribu Satu Malam'), musik, dan kerajinan tangan berkembang pesat. Masyarakat Abbasiyah juga dikenal lebih pluralistik dan toleran, memungkinkan berbagai etnis dan agama untuk berkontribusi dalam kemajuan peradaban. Sistem pendidikan formal mulai terstruktur dengan berdirinya madrasah-madrasah.
5. Faktor-faktor Penyebab Kemunduran Dinasti Abbasiyah
Meskipun mencapai puncak kejayaan, Dinasti Abbasiyah akhirnya mengalami kemunduran. Faktor internal meliputi: konflik politik dan perebutan kekuasaan antarkhalifah, munculnya dinasti-dinasti kecil yang otonom di berbagai wilayah (misalnya Fatimiyah di Mesir), korupsi dan kemewahan yang berlebihan di kalangan penguasa, serta ketergantungan pada tentara bayaran (Turki dan Persia) yang akhirnya menguasai politik. Faktor eksternal yang paling signifikan adalah serangan bangsa Mongol di bawah Hulagu Khan pada tahun 1258 M yang menghancurkan Baghdad dan mengakhiri kekuasaan Abbasiyah.
6. Ibrah dan Relevansi Masa Kini
Kisah Dinasti Abbasiyah memberikan banyak pelajaran berharga. Kemajuan ilmu pengetahuan dicapai karena dukungan kuat penguasa, semangat riset yang tinggi, dan keterbukaan terhadap berbagai peradaban. Namun, kemunduran terjadi akibat perpecahan internal, korupsi, dan hilangnya visi kepemimpinan. Ini mengajarkan pentingnya persatuan, integritas, dan keberlanjutan dalam membangun peradaban. Semangat keilmuan Abbasiyah harus terus menginspirasi umat Islam untuk kembali menjadi pelopor dalam inovasi dan kemajuan di era modern.
Rangkuman: Dinasti Abbasiyah merupakan periode emas peradaban Islam yang berlangsung selama lima abad, berpusat di Baghdad. Dinasti ini ditandai dengan kemajuan luar biasa dalam ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan seni, melahirkan banyak ilmuwan serta penemuan penting yang memengaruhi dunia. Namun, konflik internal, korupsi, dan serangan eksternal seperti invasi Mongol menyebabkan keruntuhannya. Pelajaran dari Abbasiyah menekankan pentingnya ilmu, persatuan, dan kepemimpinan visioner.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Abbasiyah | Dinasti Islam yang berkuasa dari tahun 750 hingga 1258 M, berpusat di Baghdad. |
| Baitul Hikmah | Pusat intelektual, perpustakaan, dan penerjemahan terbesar di Baghdad pada masa Abbasiyah. |
| Mawali | Muslim non-Arab pada masa awal Islam yang seringkali merasa didiskriminasi. |
| Khalifah | Pemimpin tertinggi dalam sistem kekhalifahan Islam. |
| Aljabar | Cabang matematika yang dikembangkan oleh ilmuwan Muslim seperti Al-Khawarizmi. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Dinasti Abbasiyah" mata pelajaran SKI Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
1 Peta Materi SKI Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 dari 5 siap unduh
Semester 2 / Genap4 dari 4 siap unduh
Peradaban Bani Umayyah di AndalusiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKemajuan Ilmu Masa AbbasiyahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopDinasti Usmani, Safawi, dan MughalModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKemunduran dan Kebangkitan Dunia IslamModul siap unduh · Word + PDF ber-kop2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar SKI Dinasti Abbasiyah ini gratis?
Ya. Modul Dinasti Abbasiyah untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul SKI kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar SKI kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Dinasti Abbasiyah ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025, Capaian Pembelajaran PAI & Bahasa Arab, pada Fase F untuk kelas XI MA.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Dinasti Abbasiyah untuk SKI kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Dinasti Abbasiyah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh SKI kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar SKI kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Dinasti Abbasiyah pada SKI MA, Fase F, elemen Sejarah Kebudayaan Islam.
Bisakah modul Dinasti Abbasiyah ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Dinasti Abbasiyah dapat Anda sesuaikan dengan murid SKI kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.