MIKelas VIFase CSemester 1

Modul Ajar & RPP Akidah Akhlak Kelas VI
Tobat dan Tanggung Jawab

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Tobat adalah kembali kepada Allah SWT dengan menyesali dosa, meninggalkan dosa, dan berjanji tidak mengulangi. Tanggung jawab adalah kesiapan menanggung akibat perbuatan. Syarat tobat meliputi penyesalan, berhenti berbuat dosa, berjanji tidak mengulangi, dan mengembalikan hak orang lain jika terkait. Menerapkan tobat dan tanggung jawab membawa hikmah ketenangan hati, ampunan Allah, dan membentuk pribadi berakhlak mulia.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Tobat dan Tanggung Jawab
Akidah Akhlak · Kelas VI · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akidah Akhlak · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Tobat dan Tanggung Jawab
Akidah Akhlak · Fase C · Kelas VI · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranAkidah Akhlak
Fase / KelasC / VI
Materi PokokTobat dan Tanggung Jawab
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami konsep dasar tentang perbuatan baik dan buruk serta pentingnya meminta maaf.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
    Peserta didik menunjukkan sikap tobat dan tanggung jawab sebagai wujud keimanan kepada Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.
  2. kemandirian — elemen: Regulasi Diri
    Peserta didik secara mandiri mengidentifikasi kesalahan, merencanakan tobat, dan melaksanakan tanggung jawabnya dengan kesadaran penuh.
  3. kewargaan — elemen: Peran Aktif Masyarakat
    Peserta didik menunjukkan sikap bertanggung jawab terhadap lingkungan sosialnya setelah melakukan kesalahan, baik disengaja maupun tidak.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanSK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Elemen / DomainAkhlak
Rumusan CP FasePeserta didik terbiasa menerapkan akhlak mulia dalam berinteraksi dengan sesama, lingkungan, dan Allah SWT, serta menunjukkan sikap tobat dan bertanggung jawab atas setiap perbuatan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas contoh nyata perilaku tobat dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, seperti meminta maaf setelah berbuat salah.
KonseptualKonsep inti materi ini adalah pengertian tobat, syarat-syarat tobat, serta makna dan bentuk tanggung jawab individu.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah praktis dalam bertaubat dan cara menunaikan tanggung jawab atas kesalahan yang dilakukan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya refleksi diri terhadap perbuatan yang telah dilakukan dan dampak dari setiap tindakan.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMemohon ampunan Allah SWT dan mengikuti ajaran Rasulullah SAW untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah berbuat salah.
2. Cinta IlmuMencari tahu dan memahami ilmu tentang tobat dan tanggung jawab agar dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
3. Cinta LingkunganMencintai lingkungan dengan bertanggung jawab menjaga kebersihan dan tidak merusak fasilitas umum atau alam sekitar.
4. Cinta Diri dan SesamaMenunjukkan kepedulian dan menghargai sesama dengan meminta maaf dan memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan.
5. Cinta Tanah AirMembangun karakter bangsa yang jujur dan bertanggung jawab demi kemajuan dan kebaikan bersama di tanah air.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pengertian tobat dan tanggung jawab dengan tepat.
  2. Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi syarat-syarat tobat yang diterima Allah SWT dengan benar.
  3. Melalui simulasi, peserta didik dapat memerankan contoh perilaku tobat dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari secara runtut.
  4. Setelah mengamati video, peserta didik dapat menyusun rencana aksi tobat dan tanggung jawab atas kesalahan yang diperbuat dengan mandiri.
  5. Dengan mengerjakan LKPD, peserta didik dapat menganalisis hikmah tobat dan tanggung jawab bagi diri sendiri dan lingkungan dengan jelas.
Halaman 2 · Tobat dan Tanggung Jawab — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akidah Akhlak · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Tobat bukan hanya tentang menyesali kesalahan, melainkan juga tentang memperbaiki diri dan bertanggung jawab atas dampak perbuatan kita terhadap orang lain dan lingkungan.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita harus mengakui kesalahan dan berani bertanggung jawab atas perbuatan kita?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Peserta didik melatih kemampuan berbicara dan menyusun kalimat saat presentasi dan simulasi.
Pendidikan Pancasila: Memahami nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan dalam konteks tanggung jawab sosial.
Kemitraan PembelajaranOrang tua berperan mendukung peserta didik dalam menerapkan perilaku tobat dan tanggung jawab di rumah, serta memberikan contoh nyata.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan simulasi, dengan area yang memungkinkan peserta didik bergerak bebas.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video pendek edukatif tentang contoh tobat dan tanggung jawab sebagai stimulus awal di setiap pertemuan.
Halaman 3 · Tobat dan Tanggung Jawab — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akidah Akhlak · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pengertian tobat dan tanggung jawab dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Kata Bertanggung Jawab: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu kata terkait materi, peserta didik menebak kata tersebut. Misalnya, 'Menyesali perbuatan buruk.' (Tobat).
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan gambar atau video singkat tentang seseorang yang melakukan kesalahan dan kemudian meminta maaf, lalu bertanya 'Apa yang kalian rasakan jika berada di posisi orang tersebut?' untuk mengaitkan pengalaman peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menjelaskan pengertian tobat dan tanggung jawab, serta pertanyaan pemantik 'Mengapa kita harus mengakui kesalahan dan berani bertanggung jawab atas perbuatan kita?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah studi kasus sederhana tentang seorang anak yang tidak sengaja merusak barang temannya dan merasa bersalah, lalu meminta peserta didik mengamati.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil dan membagikan LKPD yang berisi pertanyaan panduan untuk menganalisis studi kasus.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi masalah, mencari tahu apa itu tobat dan tanggung jawab, serta bagaimana seharusnya anak dalam studi kasus bertindak.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyusun hasil diskusi mereka dalam bentuk peta pikiran atau daftar poin penting mengenai pengertian tobat dan tanggung jawab.
  2. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, dengan perwakilan anggota kelompok menjelaskan poin-poin yang telah ditemukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan kesempatan kepada kelompok lain untuk bertanya atau memberikan tanggapan terhadap presentasi.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan diskusi kelompok, mengoreksi jika ada miskonsepsi dan mengapresiasi usaha peserta didik.
  3. Guru memberikan penguatan materi dengan menjelaskan pengertian tobat (تَوْبَةٌ - taubah: kembali kepada Allah setelah berbuat dosa) dan tanggung jawab (menanggung akibat perbuatan) menggunakan bahasa yang mudah dipahami.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan pengertian tobat dan tanggung jawab yang telah dipelajari.
  2. Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari hari ini dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta didik, menciptakan suasana menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari contoh perilaku tobat dan tanggung jawab di rumah, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Tobat dan Tanggung Jawab — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akidah Akhlak · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi syarat-syarat tobat yang diterima Allah SWT dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Rantai Kata Tobat: Peserta didik duduk melingkar. Satu orang menyebut satu kata terkait tobat, lalu orang berikutnya menyebut kata sebelumnya ditambah kata baru, dan seterusnya. Contoh: 'Tobat', 'Tobat menyesal', 'Tobat menyesal janji'.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang pengertian tobat dan tanggung jawab dengan meminta beberapa peserta didik menjelaskan kembali.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi syarat-syarat tobat yang diterima Allah SWT, serta pertanyaan 'Apakah semua penyesalan itu sudah disebut tobat?' untuk membangkitkan kesadaran peserta didik akan tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan beberapa studi kasus singkat yang berbeda, misalnya: 'Ahmad menyesal mencuri pensil temannya, tapi besoknya mencuri lagi.', 'Siti menyesal memarahi adiknya, lalu meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya.', 'Budi menyesal merusak tanaman sekolah, tapi tidak bilang siapa-siapa.'
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik dalam kelompok kecil mengidentifikasi perbedaan dari setiap studi kasus dan merumuskan pertanyaan: 'Mengapa ada tobat yang sepertinya tulus dan ada yang tidak?', 'Apa yang membedakan tobat yang diterima dan tidak diterima?'
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengumpulan data: Peserta didik membaca bahan ajar tentang syarat-syarat tobat dan mencari informasi tambahan dari buku teks atau sumber digital yang relevan.
  2. Pengolahan data: Peserta didik mencocokkan informasi yang ditemukan dengan studi kasus yang diberikan, menganalisis mana yang memenuhi syarat tobat dan mana yang tidak.
  3. Pembuktian: Setiap kelompok menyusun daftar syarat-syarat tobat yang diterima Allah SWT berdasarkan hasil analisis mereka dari berbagai studi kasus dan informasi yang didapat.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan daftar syarat-syarat tobat yang telah mereka susun, seperti: menyesal sungguh-sungguh, berhenti dari dosa, berjanji tidak mengulangi, dan mengembalikan hak orang lain jika terkait.
  2. Guru memberikan umpan balik dan mengoreksi jika ada kesalahpahaman, serta mengapresiasi upaya peserta didik dalam menemukan informasi.
  3. Guru memberikan penguatan dengan menjelaskan dalil-dalil tentang syarat tobat yang diterima Allah SWT, seperti firman Allah SWT dalam surah An-Nisa ayat 17.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan syarat-syarat tobat yang harus dipenuhi agar diterima Allah SWT.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas partisipasi aktif mereka dan mengingatkan pentingnya menerapkan syarat tobat dalam kehidupan, menciptakan suasana menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas untuk merenungkan kesalahan kecil yang pernah dilakukan dan bagaimana cara bertaubat sesuai syarat yang dipelajari, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Tobat dan Tanggung Jawab — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu akan menganalisis studi kasus untuk memahami pengertian tobat, tanggung jawab, dan syarat-syaratnya.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Dalam kehidupan ini, manusia tidak luput dari kesalahan. Namun, Islam mengajarkan kita untuk selalu kembali kepada kebenaran dan memperbaiki diri.

Alat & bahan: Kertas, pensil, spidol warna, lembar studi kasus

Langkah kerja:

  1. Amati dengan saksama gambar di bawah ini yang menunjukkan sebuah situasi di sekolah.
  2. Baca lembar studi kasus yang dibagikan gurumu dengan teliti.
  3. Diskusikan dalam kelompokmu, 'Apa masalah yang terjadi dalam studi kasus ini?' dan 'Bagaimana seharusnya karakter dalam studi kasus ini bersikap?'
  4. Catatlah hasil diskusimu ke dalam tabel berikut, meliputi identifikasi masalah, tindakan yang perlu dilakukan (tobat), dan bentuk tanggung jawab yang sesuai.
  5. Presentasikan hasil diskusimu di depan kelas dan dengarkan tanggapan dari kelompok lain.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Tobat dan Tanggung Jawab — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akidah Akhlak · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu lakukan jika tidak sengaja merusak barang teman?
  2. Menurutmu, apa itu menyesali kesalahan?
  3. Pernahkah kamu meminta maaf? Mengapa?
  4. Mengapa penting untuk mengakui kesalahan yang telah kita perbuat?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, simulasi, dan presentasi.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek 'Jurnal Tobat dan Tanggung Jawab' dan tes tertulis.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Tobat dan Tanggung Jawab — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akidah Akhlak · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan pengertian tobat dan tanggung jawabPengertian Tobat dan Tanggung Jawab2 JPkeimanan dan ketakwaan
2Mengidentifikasi syarat-syarat tobatSyarat-syarat Tobat2 JPkemandirian
3Memerankan contoh perilaku tobat dan tanggung jawabPenerapan Tobat dan Tanggung Jawab2 JPkewargaan
Halaman 8 · Tobat dan Tanggung Jawab — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akidah Akhlak · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Dalam kehidupan ini, manusia tidak luput dari kesalahan. Namun, Islam mengajarkan kita untuk selalu kembali kepada kebenaran dan memperbaiki diri. Materi ini akan membahas tentang tobat dan tanggung jawab, dua konsep penting dalam Akidah Akhlak yang akan membimbing kita menjadi pribadi yang lebih baik dan disayangi Allah SWT.

1. Pengertian Tobat
Tobat (تَوْبَةٌ - taubah) secara bahasa berarti kembali. Dalam istilah syariat, tobat adalah kembali kepada Allah SWT dengan meninggalkan perbuatan dosa yang telah dilakukan, menyesali perbuatan tersebut, dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Tobat merupakan bentuk pengakuan diri atas kesalahan dan keinginan kuat untuk memperbaiki diri agar menjadi hamba yang lebih baik di mata Allah SWT. Tobat adalah pintu ampunan bagi setiap muslim yang ikhlas.

2. Pengertian Tanggung Jawab
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti kewajiban untuk menanggung segala sesuatu yang telah diperbuat. Dalam konteks akhlak, tanggung jawab berarti kesiapan menanggung akibat dari setiap perbuatan, baik kepada diri sendiri, orang lain, masyarakat, maupun kepada Allah SWT. Contohnya, jika kita merusak barang orang lain, kita bertanggung jawab untuk memperbaikinya atau menggantinya.

3. Syarat-syarat Tobat
Agar tobat kita diterima oleh Allah SWT, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Pertama, menyesali perbuatan dosa yang telah dilakukan dengan sungguh-sungguh. Kedua, segera meninggalkan perbuatan dosa tersebut. Ketiga, berjanji tidak akan mengulangi perbuatan dosa itu lagi di masa mendatang. Keempat, jika dosa tersebut berkaitan dengan hak sesama manusia, maka wajib meminta maaf dan mengembalikan haknya. Misalnya, jika kamu mengambil barang teman, kamu harus mengembalikan dan meminta maaf.

4. Hikmah Tobat
Tobat memiliki banyak hikmah dan manfaat bagi pelakunya. Dengan bertaubat, hati akan menjadi lebih tenang dan bersih dari rasa bersalah. Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa kita dan menggantinya dengan kebaikan. Tobat juga melatih kita untuk menjadi pribadi yang rendah hati, tidak sombong, dan selalu berusaha memperbaiki diri. Selain itu, tobat dapat meningkatkan kedekatan kita dengan Allah SWT karena kita selalu kembali kepada-Nya.

5. Bentuk-bentuk Tanggung Jawab
Tanggung jawab dapat dibagi menjadi beberapa bentuk. Tanggung jawab kepada Allah SWT, misalnya menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Tanggung jawab kepada diri sendiri, seperti menjaga kesehatan dan belajar dengan rajin. Tanggung jawab kepada orang tua, yaitu berbakti dan menghormati mereka. Tanggung jawab kepada masyarakat, seperti menjaga kebersihan lingkungan dan tidak merugikan orang lain. Tanggung jawab ini perlu diterapkan dalam setiap aspek kehidupan kita.

6. Penerapan Tobat dan Tanggung Jawab
Menerapkan tobat dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari adalah kunci kebahagiaan. Jika kita melakukan kesalahan, segera bertaubat dan meminta maaf. Kemudian, berusahalah untuk memperbaiki kesalahan tersebut dan menanggung akibatnya. Misalnya, jika kamu lupa mengerjakan tugas, kamu bertanggung jawab untuk menyelesaikannya meskipun terlambat. Jika kamu menyakiti perasaan teman, kamu bertanggung jawab untuk meminta maaf dan tidak mengulanginya lagi. Ini menunjukkan kematangan akhlak.

7. Kisah Teladan Tobat dan Tanggung Jawab
Dalam sejarah Islam, banyak kisah teladan tentang tobat dan tanggung jawab. Salah satunya adalah kisah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang bernama Ma'iz bin Malik yang bertaubat dari dosanya dengan datang langsung kepada Nabi untuk dihukum. Ia menunjukkan penyesalan yang mendalam dan kesediaan untuk menanggung akibat perbuatannya. Kisah ini mengajarkan kita tentang keberanian bertaubat dan menanggung konsekuensi dosa demi meraih ampunan Allah SWT.

Rangkuman: Tobat adalah kembali kepada Allah SWT dengan menyesali dosa, meninggalkan dosa, dan berjanji tidak mengulangi. Tanggung jawab adalah kesiapan menanggung akibat perbuatan. Syarat tobat meliputi penyesalan, berhenti berbuat dosa, berjanji tidak mengulangi, dan mengembalikan hak orang lain jika terkait. Menerapkan tobat dan tanggung jawab membawa hikmah ketenangan hati, ampunan Allah, dan membentuk pribadi berakhlak mulia.

Halaman 9 · Tobat dan Tanggung Jawab — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akidah Akhlak · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
TobatKembali kepada Allah SWT dengan menyesali dosa dan berjanji tidak mengulangi.
Tanggung jawabKesadaran menanggung akibat dari perbuatan yang telah dilakukan.
AkhlakPerilaku atau budi pekerti seseorang.
DosaPerbuatan melanggar perintah Allah SWT.
Daftar pustaka6 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Tobat dan Tanggung Jawab — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akidah Akhlak · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Tobat dan Tanggung Jawab" mata pelajaran Akidah Akhlak Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Tobat dan Tanggung Jawab — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Tobat dan Tanggung Jawab ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaAkidah Akhlak · Kelas VIPeta Konsep
Tobat dan Tanggung JawabPengertian TobatPengertian Tanggung JawabSyarat-syarat TobatHikmah TobatBentuk-bentuk Tanggung Jawab
Dari sub-bab Tobat dan Tanggung JawabHalaman 12
Nama sekolah AndaAkidah Akhlak · Kelas VIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaAkidah Akhlak · Kelas VILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaAkidah Akhlak · Kelas VIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaAkidah Akhlak · Kelas VIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaAkidah Akhlak · Kelas VIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKemandirianKewargaan
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Tobat dan Tanggung Jawab yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Akidah Akhlak kelas 6 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Tobat dan Tanggung Jawab pada Akidah Akhlak MI, Fase C, elemen Akhlak.

Modul Tobat dan Tanggung Jawab ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Akidah Akhlak kelas VI MI di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Akidah Akhlak materi Tobat dan Tanggung Jawab ini gratis?

Ya. Modul Tobat dan Tanggung Jawab untuk kelas VI MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Tobat dan Tanggung Jawab ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Akidah Akhlak kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Akidah Akhlak kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Tobat dan Tanggung Jawab ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Tobat dan Tanggung Jawab dapat Anda sesuaikan dengan murid Akidah Akhlak kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Akidah Akhlak kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Tobat dan Tanggung Jawab ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025, pada Fase C untuk kelas VI MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Tobat dan Tanggung Jawab tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Tobat dan Tanggung Jawab untuk Akidah Akhlak kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Tobat dan Tanggung Jawab ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Akidah Akhlak kelas VI MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Tobat dan Tanggung Jawab beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Akidah Akhlak kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Akidah Akhlak ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?

Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Tobat dan Tanggung Jawab yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Akidah Akhlak MISemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.