Modul Ajar & RPP IPA Kelas VII
Ekologi dan Pelestarian Lingkungan
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPA |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Ekologi dan Pelestarian Lingkungan |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang makhluk hidup, ciri-cirinya, dan tempat hidupnya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak kepada alam
Peserta didik menunjukkan sikap peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sebagai wujud syukur atas ciptaan Allah. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik mengidentifikasi hubungan sebab-akibat dalam ekosistem dan dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan. - kolaborasi — elemen: Kerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merancang solusi sederhana pelestarian lingkungan di sekitar madrasah.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Sains, Keterampilan Proses |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami konsep ekologi, menganalisis interaksi antar komponen ekosistem, serta mengidentifikasi dan mengusulkan upaya pelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab manusia. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Hutan, sungai, dan taman di sekitar kita adalah contoh ekosistem dengan berbagai makhluk hidup dan benda tak hidup di dalamnya. |
| Konseptual | Ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya, membentuk suatu ekosistem yang seimbang. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah mengidentifikasi komponen ekosistem, menyusun rantai makanan, dan merancang upaya pelestarian lingkungan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan perannya sebagai khalifah di bumi untuk melestarikan lingkungan. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menyadari keindahan dan keteraturan alam sebagai bukti kebesaran Allah, serta mensyukuri nikmat lingkungan yang telah diberikan. |
| 2. Cinta Ilmu | Mempelajari konsep-konsep ekologi dengan sungguh-sungguh untuk memahami cara kerja alam dan interaksi di dalamnya. |
| 3. Cinta Lingkungan | Berpartisipasi aktif dalam kegiatan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan madrasah serta sekitarnya. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah bentuk kepedulian terhadap sesama manusia dan makhluk hidup lainnya. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mengembangkan rasa bangga terhadap keanekaragaman hayati Indonesia dan berkomitmen untuk melestarikan lingkungan sebagai warisan bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Dengan mengamati gambar ekosistem, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep satuan-satuan organisasi dalam ekosistem (individu, populasi, komunitas, ekosistem) dengan benar.
- Setelah melakukan pengamatan lingkungan madrasah, peserta didik dapat mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan peranannya dalam rantai makanan (produsen, konsumen, dekomposer) secara akurat.
- Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat menganalisis interaksi antar komponen ekosistem (simbiosis, predasi, kompetisi) dan dampaknya terhadap keseimbangan lingkungan.
- Melalui simulasi, peserta didik dapat menyusun contoh rantai makanan dan jaring-jaring makanan pada ekosistem tertentu dengan runtut.
- Dengan merancang proyek sederhana, peserta didik dapat mengusulkan solusi konkret untuk masalah kerusakan lingkungan di sekitar madrasah dengan kreatif.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa setiap komponen ekosistem memiliki peran penting dan saling bergantung, sehingga menjaga keseimbangan alam adalah tanggung jawab bersama untuk keberlangsungan hidup.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita harus peduli dengan lingkungan sekitar kita?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Agama Islam: Menyadari pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai amanah dari Allah SWT (Q.S. Ar-Rum: 41). Bahasa Indonesia: Menulis laporan hasil pengamatan dan presentasi tentang ekosistem dengan kaidah kebahasaan yang baik dan benar. Matematika: Menghitung jumlah populasi, luas area ekosistem, atau persentase kerusakan lingkungan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/komunitas dapat diajak berpartisipasi dalam proyek pelestarian lingkungan sederhana di madrasah atau lingkungan sekitar, seperti penanaman pohon atau pengelolaan sampah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan madrasah (halaman, taman) dimanfaatkan sebagai laboratorium hidup untuk pengamatan komponen ekosistem dan interaksi makhluk hidup secara langsung. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi, simulasi interaktif, dan aplikasi identifikasi spesies untuk memperkaya pemahaman peserta didik tentang ekologi dan keanekaragaman hayati. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Dengan mengamati gambar ekosistem, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Lingkungan: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu komponen lingkungan, peserta didik menebak namanya. Contoh: 'Berfotosintesis, hijau...' (tumbuhan).
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep satuan-satuan organisasi dalam ekosistem (individu, populasi, komunitas, ekosistem) dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kata Ekologi: Peserta didik bergiliran menyebutkan kata yang berhubungan dengan ekologi, setiap kata harus diawali huruf terakhir dari kata sebelumnya. Contoh: 'Ekosistem' -> 'Makhluk hidup' -> 'Dekomposer'.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mengelompokkan komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem.
Alat & bahan: Alat tulis, lembar LKPD, gambar ekosistem sawah
Langkah kerja:
- Lengkapi rantai makanan pada gambar, lalu tentukan produsen dan konsumennya.
Gambar 1. Rantai makanan - Amati ekosistem sawah di bawah ini dengan saksama.
- Identifikasi semua komponen hidup (biotik) yang ada pada gambar dan tuliskan pada kolom yang tersedia.
- Identifikasi semua komponen tak hidup (abiotik) yang ada pada gambar dan tuliskan pada kolom yang tersedia.
- Diskusikan dengan kelompokmu, mengapa kalian mengelompokkan komponen tersebut sebagai biotik atau abiotik.
- Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 contoh makhluk hidup yang kamu ketahui!
- Apa yang dibutuhkan tumbuhan untuk hidup?
- Apa perbedaan antara benda hidup dan benda mati?
- Menurutmu, apakah manusia termasuk bagian dari lingkungan?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep ekologi dan kemampuan analisis.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Dengan mengamati gambar ekosistem, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem dengan tepat. | Komponen Ekosistem (Biotik & Abiotik) | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 2 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep satuan-satuan organisasi dalam ekosistem (individu, populasi, komunitas, ekosistem) dengan benar. | Satuan Organisasi Ekosistem | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Setelah melakukan pengamatan lingkungan madrasah, peserta didik dapat mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan peranannya dalam rantai makanan (produsen, konsumen, dekomposer) secara akurat. | Peranan Makhluk Hidup dalam Rantai Makanan | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 4 | Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat menganalisis interaksi antar komponen ekosistem (simbiosis, predasi, kompetisi) dan dampaknya terhadap keseimbangan lingkungan. | Interaksi dalam Ekosistem | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
Ekologi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari bagaimana makhluk hidup berinteraksi satu sama lain dan dengan lingkungan fisik mereka. Memahami ekologi sangat penting untuk menjaga keseimbangan alam dan memastikan keberlanjutan kehidupan di bumi. Modul ini akan membimbingmu menjelajahi seluk-beluk ekosistem dan peranmu dalam melestarikannya.
1. Komponen Penyusun Ekosistem
Ekosistem terdiri dari dua komponen utama: komponen biotik dan komponen abiotik. Komponen biotik adalah semua makhluk hidup yang ada dalam ekosistem, seperti tumbuhan, hewan, manusia, dan mikroorganisme. Mereka saling berinteraksi dan bergantung satu sama lain. Contohnya, tumbuhan menghasilkan oksigen yang dihirup hewan, sementara hewan membantu penyerbukan tumbuhan. Komponen abiotik adalah semua benda tak hidup yang memengaruhi kehidupan makhluk hidup, seperti air, tanah, udara, cahaya matahari, suhu, dan kelembaban. Ketersediaan komponen abiotik sangat menentukan jenis makhluk hidup yang dapat bertahan hidup di suatu ekosistem.
2. Satuan-Satuan Organisasi dalam Ekosistem
Dalam ekologi, makhluk hidup diorganisasikan dalam beberapa tingkatan. Individu adalah satu organisme tunggal, misalnya seekor kambing. Populasi adalah kumpulan individu sejenis yang hidup di suatu area pada waktu yang sama, contohnya sekumpulan kambing di padang rumput. Komunitas adalah kumpulan berbagai populasi makhluk hidup yang hidup bersama di suatu area, seperti populasi kambing, populasi sapi, dan populasi rumput di padang. Ekosistem adalah kesatuan komunitas dengan lingkungan abiotiknya yang saling berinteraksi, contohnya padang rumput dengan tanah, air, dan udaranya.
3. Peranan Makhluk Hidup dalam Rantai Makanan
Setiap makhluk hidup memiliki peran penting dalam aliran energi di ekosistem. Produsen adalah organisme yang dapat membuat makanannya sendiri melalui fotosintesis, seperti tumbuhan hijau. Konsumen adalah organisme yang mendapatkan energi dengan memakan organisme lain. Konsumen dibagi menjadi herbivora (pemakan tumbuhan), karnivora (pemakan daging), dan omnivora (pemakan tumbuhan dan daging). Dekomposer (pengurai) adalah organisme seperti bakteri dan jamur yang menguraikan sisa-sisa makhluk hidup mati, mengembalikan nutrisi ke tanah untuk digunakan kembali oleh produsen. Peran-peran ini membentuk rantai makanan.
4. Interaksi Antar Komponen Ekosistem
Makhluk hidup di ekosistem tidak hidup sendiri, mereka saling berinteraksi. Simbiosis adalah hubungan erat antara dua organisme yang berbeda jenis. Ada mutualisme (saling menguntungkan, contoh: lebah dan bunga), komensalisme (satu untung, satu tidak rugi, contoh: ikan remora dan hiu), dan parasitisme (satu untung, satu rugi, contoh: benalu pada pohon). Selain itu, ada predasi (pemangsa dan mangsa, contoh: harimau dan rusa) dan kompetisi (persaingan untuk sumber daya yang terbatas, contoh: dua kambing jantan memperebutkan betina). Semua interaksi ini memengaruhi keseimbangan ekosistem.
5. Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan
Rantai makanan menggambarkan perpindahan energi dari satu organisme ke organisme lain melalui peristiwa makan dan dimakan. Dimulai dari produsen, lalu konsumen tingkat I (herbivora), konsumen tingkat II (karnivora pemakan herbivora), dan seterusnya, hingga dekomposer. Dalam ekosistem yang lebih kompleks, beberapa rantai makanan saling berhubungan membentuk jaring-jaring makanan. Jaring-jaring makanan menunjukkan hubungan makan dan dimakan yang lebih rumit, di mana satu organisme bisa menjadi makanan bagi beberapa jenis organisme lain, atau memakan beberapa jenis organisme.
6. Dampak Perubahan Lingkungan
Perubahan pada salah satu komponen ekosistem dapat berdampak besar pada komponen lainnya. Misalnya, penebangan hutan dapat menghilangkan habitat hewan, menyebabkan erosi tanah, dan mengurangi produksi oksigen. Pencemaran air oleh limbah industri dapat membunuh organisme air dan mengganggu rantai makanan. Perubahan iklim global juga memengaruhi ekosistem di seluruh dunia, menyebabkan kenaikan suhu, perubahan pola hujan, dan pencairan es kutub. Memahami dampak ini penting untuk mengambil tindakan pelestarian yang tepat.
7. Upaya Pelestarian Lingkungan
Pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Upaya yang dapat dilakukan meliputi reboisasi (penanaman kembali hutan), daur ulang sampah, mengurangi penggunaan plastik, hemat energi, serta menjaga kebersihan air dan udara. Pendidikan lingkungan juga penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Pemerintah dapat membuat kebijakan perlindungan hewan langka dan kawasan konservasi. Dengan berbagai upaya ini, kita dapat memastikan bahwa ekosistem tetap lestari dan sumber daya alam dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk generasi mendatang.
Rangkuman: Ekologi adalah studi tentang hubungan makhluk hidup dan lingkungannya. Ekosistem terdiri dari komponen biotik dan abiotik yang terorganisasi menjadi individu, populasi, komunitas, dan ekosistem. Makhluk hidup berperan sebagai produsen, konsumen, atau dekomposer dalam rantai makanan. Interaksi seperti simbiosis, predasi, dan kompetisi memengaruhi keseimbangan ekosistem. Perubahan lingkungan dapat berdampak serius, sehingga upaya pelestarian sangat penting untuk menjaga keberlangsungan hidup di bumi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Ekologi | Ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. |
| Ekosistem | Kesatuan komunitas dengan lingkungan abiotiknya yang saling berinteraksi. |
| Biotik | Komponen hidup dalam ekosistem (tumbuhan, hewan, mikroorganisme). |
| Abiotik | Komponen tak hidup dalam ekosistem (air, tanah, udara, cahaya). |
| Individu | Satu organisme tunggal. |
| Populasi | Kumpulan individu sejenis yang hidup di area tertentu. |
| Komunitas | Kumpulan berbagai populasi yang hidup bersama di area tertentu. |
| Produsen | Organisme yang menghasilkan makanan sendiri (misalnya tumbuhan). |
| Konsumen | Organisme yang memakan organisme lain untuk mendapatkan energi. |
| Dekomposer | Organisme pengurai sisa-sisa makhluk hidup mati (bakteri, jamur). |
| Rantai Makanan | Urutan peristiwa makan dan dimakan antar makhluk hidup. |
| Simbiosis | Hubungan erat antara dua organisme yang berbeda jenis. |
| Predasi | Hubungan pemangsa dan mangsa. |
| Kompetisi | Persaingan antar organisme untuk sumber daya terbatas. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Ekologi dan Pelestarian Lingkungan" mata pelajaran IPA Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Ekologi dan Pelestarian Lingkungan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPA Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Hakikat Ilmu Sains dan Metode IlmiahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopZat dan PerubahannyaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSuhu, Kalor, dan PemuaianModul siap unduh · Word + PDF ber-kopGerak dan GayaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 dari 3 siap unduh
Karakteristik dan Klasifikasi Makhluk HidupModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul IPA lain yang sudah tersedia
Klasifikasi Makhluk HidupIPA Kelas VII MTsObjek IPA dan PengukuranIPA Kelas VII MTsLihat semua Modul Ajar IPA Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPA kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Ekologi dan Pelestarian Lingkungan pada IPA MTs, Fase D, elemen Pemahaman Sains, Keterampilan Proses.
Modul Ekologi dan Pelestarian Lingkungan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi IPA kelas VII MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar IPA materi Ekologi dan Pelestarian Lingkungan ini gratis?
Ya. Modul Ekologi dan Pelestarian Lingkungan untuk kelas VII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Ekologi dan Pelestarian Lingkungan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPA kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Ekologi dan Pelestarian Lingkungan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Ekologi dan Pelestarian Lingkungan dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPA kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Ekologi dan Pelestarian Lingkungan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Ekologi dan Pelestarian Lingkungan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Ekologi dan Pelestarian Lingkungan untuk IPA kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Ekologi dan Pelestarian Lingkungan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas VII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Ekologi dan Pelestarian Lingkungan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPA kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPA ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Ekologi dan Pelestarian Lingkungan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPA SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.