Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas II
Cerita Binatang atau Fabel
Modul ajar (RPP) Bahasa Indonesia SD kelas II materi Cerita Binatang atau Fabel lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Cerita Binatang atau Fabel yang Anda cari? Materi Bahasa Indonesia Kelas II lainnya:
Lihat peta materi setahun9 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | A / II |
| Materi Pokok | Cerita Binatang atau Fabel |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik Bercerita |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik sudah mampu memahami instruksi sederhana dan menceritakan kembali kejadian sehari-hari dengan kalimat sederhana.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, komunikasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami informasi, ide, dan pesan dalam berbagai jenis teks lisan dan tulis, serta menyampaikan gagasan secara lisan dengan runtut dan jelas, termasuk dalam cerita fabel sederhana. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Fabel adalah cerita tentang binatang yang berperilaku seperti manusia. |
| Konseptual | Konsep utama fabel adalah adanya amanat atau pesan moral yang terkandung di dalamnya. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi tokoh, latar, alur, dan amanat dalam fabel, serta menceritakannya kembali. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana cerita fabel membantu mereka memahami nilai-nilai kehidupan dan mengapa penting untuk mendengarkan cerita dengan seksama. |
Tujuan Pembelajaran:
- Peserta didik mampu mengidentifikasi tokoh dan sifat-sifatnya dalam fabel yang dibacakan/ditayangkan dengan tepat.
- Peserta didik mampu menemukan latar (tempat dan waktu) dalam fabel yang dibacakan/ditayangkan dengan benar.
- Peserta didik mampu menjelaskan urutan kejadian dalam fabel secara runtut.
- Peserta didik mampu mengidentifikasi amanat atau pesan moral dari fabel dengan bimbingan guru.
- Peserta didik mampu menceritakan kembali fabel sederhana dengan percaya diri menggunakan bahasanya sendiri.
- Peserta didik mampu membuat fabel sederhana secara mandiri.
Pemahaman bermakna: Memahami fabel membantu kita belajar tentang sifat-sifat baik dan buruk, serta pesan moral yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian mendengar cerita tentang kura-kura yang lambat tapi menang lomba lari? Apa yang bisa kita pelajari dari cerita itu?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik Bercerita |
| Lintas Disiplin Ilmu | Seni Budaya: Menggambar tokoh dan latar fabel, serta memerankan tokoh fabel. Pendidikan Pancasila: Mengidentifikasi nilai-nilai moral dan karakter baik dalam fabel yang sesuai dengan Pancasila. Matematika: Menghitung jumlah tokoh atau benda dalam cerita fabel (misal: 'Ada berapa kura-kura di cerita ini?'). |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk membacakan fabel kepada anak di rumah dan mendiskusikan pesan moralnya. |
| Lingkungan Pembelajaran | Sudut baca kelas dilengkapi dengan buku-buku fabel bergambar, serta area diskusi kelompok yang nyaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video animasi fabel dari platform edukasi yang aman dan sesuai usia untuk menstimulasi visual dan auditori peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik mampu mengidentifikasi tokoh dan sifat-sifatnya serta menemukan latar dalam fabel yang dibacakan/ditayangkan dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa dan mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal cerita fabel. Guru memancing rasa ingin tahu dengan pertanyaan: 'Siapa yang suka mendengarkan cerita binatang?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik menyimak cerita fabel yang ditayangkan (video/audio book) atau dibacakan guru, kemudian secara mandiri mencoba mengidentifikasi siapa saja tokohnya dan di mana cerita itu terjadi. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan tokoh dan latar fabel yang sudah mereka dengar, kemudian mencatatnya di lembar kerja dengan bantuan gambar atau tulisan sederhana. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang tokoh dan latar fabel, serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan tugas mencari tahu tentang cerita binatang di rumah. Pembelajaran diakhiri dengan doa bersama. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik mampu menjelaskan urutan kejadian dan mengidentifikasi amanat atau pesan moral dari fabel dengan bimbingan guru. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya tentang tokoh dan latar fabel, lalu menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami alur dan pesan moral fabel. Guru bertanya: 'Apa yang terjadi pada tokoh-tokoh di cerita kemarin?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik menyimak kembali fabel yang berbeda atau fabel yang sama jika diperlukan. Guru membimbing peserta didik untuk memperhatikan urutan kejadian dan apa yang bisa dipelajari dari tindakan tokoh-tokohnya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berpasangan menyusun kartu bergambar urutan kejadian fabel dan mendiskusikan pesan moral yang terkandung di dalamnya, dengan bimbingan guru dalam menemukan inti cerita dan amanat. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa pasangan mempresentasikan urutan kejadian dan pesan moral fabel yang telah mereka diskusikan. Guru memberikan penguatan dan menjelaskan pentingnya amanat dalam cerita fabel. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik dan guru membuat kesimpulan tentang alur dan pesan moral fabel. Guru memotivasi peserta didik untuk selalu mengambil pelajaran dari setiap cerita. Pembelajaran ditutup dengan doa dan senyuman. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Peserta didik mampu menceritakan kembali fabel sederhana dengan percaya diri menggunakan bahasanya sendiri dan membuat fabel sederhana secara mandiri. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengulas singkat materi sebelumnya dan menyampaikan tujuan pembelajaran terakhir yaitu membuat dan menceritakan kembali fabel. Guru menanyakan: 'Siapa yang berani menceritakan kisah binatang favoritnya?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak untuk mengingat kembali unsur-unsur fabel (tokoh, latar, alur, amanat). Guru memberikan contoh fabel yang sangat sederhana dan menunjukkan bagaimana cara menceritakannya kembali dengan ekspresi. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara individu membuat fabel sederhana dengan bantuan gambar atau menuliskan kalimat-kalimat kunci. Setelah itu, mereka berlatih menceritakan fabel yang dibuatnya kepada teman sebangku atau kelompok kecil. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa peserta didik secara sukarela maju ke depan kelas untuk menceritakan fabel buatan mereka. Guru memberikan apresiasi dan umpan balik konstruktif, serta memberikan penguatan tentang keberanian berbicara di depan umum. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik membuat rangkuman pembelajaran tentang fabel. Guru memberikan pujian atas semua usaha dan karya peserta didik. Pembelajaran diakhiri dengan doa bersama dan pesan untuk terus membaca dan berkarya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi tokoh, latar, dan pesan moral serta menyusun urutan cerita fabel.
Alat & bahan: Kertas bergambar fabel, pensil warna, gunting, lem, kartu urutan kejadian.
Langkah kerja:
- Dengarkan/baca fabel yang diberikan guru dengan saksama.
- Warnai gambar tokoh dan latar fabel yang tersedia.
- Tuliskan nama tokoh dan tempat kejadian di kolom yang disediakan.
- Potong kartu urutan kejadian dan tempelkan sesuai alur cerita.
- Diskusikan dengan temanmu apa pesan yang bisa kita ambil dari cerita ini.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa itu cerita binatang?
- Siapa saja tokoh yang ada di cerita 'Si Kancil dan Buaya'?
- Pernahkah kamu mendengar cerita tentang binatang yang bisa berbicara?
- Apa yang biasanya kamu pelajari dari cerita binatang?
Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan mengidentifikasi unsur fabel, dan presentasi lisan.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya fabel sederhana dan kemampuan menceritakan kembali fabel.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi tokoh dan sifat-sifatnya dalam fabel. | Unsur-unsur fabel (tokoh, sifat tokoh). | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menemukan latar dan menjelaskan urutan kejadian fabel. | Latar fabel (tempat dan waktu), alur cerita. | 2 JP | penalaran kritis, komunikasi |
| 3 | Mengidentifikasi amanat dan menceritakan kembali fabel. | Amanat fabel, ekspresi saat bercerita. | 2 JP | kreativitas, komunikasi |
Halo anak-anak hebat! Hari ini kita akan menjelajahi dunia cerita yang seru, yaitu fabel. Fabel adalah cerita binatang yang unik karena binatang-binatang di dalamnya bisa berbicara dan bertingkah laku seperti manusia. Dari cerita ini, kita bisa belajar banyak hal baik untuk kehidupan kita. Ayo, siapkan dirimu untuk berpetualang bersama hewan-hewan cerdik!
1. Apa Itu Fabel?
Fabel adalah cerita khayalan atau cerita rekaan yang tokohnya adalah binatang. Meskipun binatang, mereka bisa berbicara, berpikir, dan bertindak layaknya manusia. Contohnya, ada kancil yang cerdik, buaya yang serakah, atau semut yang rajin. Cerita fabel biasanya pendek dan mudah dipahami, sehingga cocok untuk kita semua. Fabel seringkali mengandung pesan moral yang baik untuk kita teladani.
2. Tokoh dan Sifatnya
Setiap fabel punya tokoh atau pemeran utama. Tokoh-tokoh ini biasanya binatang seperti kura-kura, kelinci, atau monyet. Setiap tokoh juga punya sifatnya sendiri. Ada yang baik hati, ada yang pemarah, ada yang penolong, ada juga yang sombong. Penting bagi kita untuk mengenali sifat-sifat ini agar bisa memahami jalan cerita dan pesan yang ingin disampaikan. Misalnya, kura-kura yang sabar dan kelinci yang sombong.
3. Latar dan Urutan Kejadian
Latar adalah tempat dan waktu terjadinya cerita. Misalnya, di hutan, di sungai, atau di padang rumput. Waktu kejadian bisa pagi, siang, atau malam. Urutan kejadian adalah apa yang terjadi dari awal sampai akhir cerita. Biasanya ada awal cerita, masalah yang muncul, dan bagaimana masalah itu diselesaikan. Dengan memahami urutan kejadian, kita bisa mengikuti alur cerita dengan baik dan tidak bingung.
4. Amanat atau Pesan Moral
Setiap fabel selalu punya amanat atau pesan moral. Amanat adalah pelajaran atau nasihat baik yang bisa kita ambil dari cerita itu. Misalnya, jangan suka berbohong, harus rajin menabung, atau pentingnya menolong teman. Amanat ini biasanya disampaikan secara tersirat, jadi kita harus berpikir sedikit untuk menemukannya. Dengan memahami amanat, kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik.
5. Menceritakan Kembali Fabel
Setelah mendengarkan atau membaca fabel, kita bisa mencoba menceritakannya kembali dengan bahasa kita sendiri. Caranya, ingat-ingat siapa tokohnya, di mana ceritanya terjadi, apa masalahnya, dan bagaimana penyelesaiannya. Jangan lupa sampaikan juga pesan moralnya. Menceritakan kembali fabel melatih kita untuk berbicara dengan jelas dan runtut, serta mengingat detail cerita.
Rangkuman: Fabel adalah cerita binatang yang bertingkah seperti manusia, berisi tokoh, latar, urutan kejadian, dan amanat. Tokoh fabel memiliki sifat yang beragam. Latar menunjukkan tempat dan waktu cerita. Urutan kejadian membentuk alur cerita dari awal hingga akhir. Amanat adalah pesan moral yang bisa kita pelajari. Menceritakan kembali fabel membantu kita memahami dan menyampaikan pelajaran hidup.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Fabel | Cerita binatang yang berperilaku seperti manusia. |
| Tokoh | Pemeran dalam cerita, biasanya binatang. |
| Latar | Tempat dan waktu terjadinya cerita. |
| Amanat | Pesan moral atau pelajaran yang terkandung dalam cerita. |
| Alur | Urutan kejadian dalam cerita. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Cerita Binatang atau Fabel" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas II ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Bahasa Indonesia Kelas II Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 5 siap unduh
Membaca LancarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenulis KalimatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisDongeng Binatang (Fabel)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKosakata LingkunganModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeks Cerita SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Kalimat Tanya dan Kalimat PerintahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenceritakan KembaliBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKosakata Lingkungan SekitarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMembaca NyaringBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Bahasa Indonesia di kelas lain
Mengenal perasaanBahasa Indonesia Kelas II SDCerita BergambarBahasa Indonesia Kelas I SDBab.6 Temanku BerbedaBahasa Indonesia Kelas I SDBERBICARABahasa Indonesia Kelas I SDLihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas II →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia Cerita Binatang atau Fabel ini gratis?
Ya. Modul Cerita Binatang atau Fabel untuk kelas II SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas II langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas II ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Cerita Binatang atau Fabel ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase A untuk kelas II SD.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Cerita Binatang atau Fabel untuk Bahasa Indonesia kelas II di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Cerita Binatang atau Fabel ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas II SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 2 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas II dan kelas 2 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Cerita Binatang atau Fabel pada Bahasa Indonesia SD, Fase A, elemen Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan.
Bisakah modul Cerita Binatang atau Fabel ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Cerita Binatang atau Fabel dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas II di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.