Modul Ajar & RPP IPAS Kelas IV
Musim dan Iklim di Indonesia
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPAS |
| Fase / Kelas | B / IV |
| Materi Pokok | Musim dan Iklim di Indonesia |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (6 JP: 3 JP × 35 menit = 105 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik sudah mengenal konsep cuaca dan perubahan cuaca yang terjadi di lingkungan sekitar mereka. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Memahami Lingkungan Sekitar |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan karakteristik musim dan iklim di Indonesia serta dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Indonesia memiliki dua musim utama yaitu musim hujan dan musim kemarau, yang berganti setiap enam bulan. |
| Konseptual | Musim adalah periode waktu dalam setahun dengan kondisi cuaca yang khas, sedangkan iklim adalah rata-rata kondisi cuaca dalam jangka waktu panjang. |
| Prosedural | Peserta didik akan mengamati perubahan cuaca harian dan mencatat data untuk mengidentifikasi pola musim. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pengamatan dan pencatatan data membantu mereka memahami fenomena alam seperti musim. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri musim hujan dan musim kemarau dengan tepat.
- Dengan membaca bahan ajar dan bimbingan guru, peserta didik mampu menjelaskan pengertian musim dan iklim di Indonesia dengan benar.
- Melalui praktik sederhana pengamatan cuaca, peserta didik dapat mencatat data perubahan cuaca harian secara runtut.
- Setelah menganalisis data pengamatan, peserta didik dapat membedakan pola cuaca yang terkait dengan musim hujan dan kemarau dengan cermat.
- Dengan berdiskusi, peserta didik dapat mengaitkan dampak musim terhadap aktivitas manusia dan lingkungan di Indonesia dengan minimal tiga contoh.
Pemahaman bermakna: Memahami musim dan iklim di Indonesia membantu peserta didik menjelaskan fenomena alam yang mereka alami sehari-hari dan dampaknya pada aktivitas manusia.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa di Indonesia tidak ada musim dingin seperti di negara lain?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Peserta didik menuliskan hasil pengamatan dan kesimpulan dalam bentuk laporan sederhana dengan kalimat yang jelas. Matematika: Peserta didik mengumpulkan dan menyajikan data cuaca dalam bentuk tabel atau grafik sederhana. Seni Budaya: Peserta didik dapat menggambar atau membuat kolase tentang aktivitas di musim hujan dan kemarau. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat membantu peserta didik dalam melakukan pengamatan cuaca harian di rumah dan mendiskusikan dampaknya pada aktivitas keluarga. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilakukan di kelas dengan memanfaatkan jendela untuk pengamatan cuaca, serta memanfaatkan area sekolah untuk mengamati tanda-tanda musim (misalnya, daun berguguran atau genangan air). |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek tentang musim di Indonesia dari YouTube atau aplikasi cuaca untuk melihat data suhu dan curah hujan. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri musim hujan dan musim kemarau dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah menganalisis data pengamatan, peserta didik dapat membedakan pola cuaca yang terkait dengan musim hujan dan kemarau dengan cermat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 30 menit
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mencatat ciri-ciri musim hujan dan musim kemarau.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Indonesia, negara kita tercinta, adalah negara tropis yang unik. Kita tidak punya musim salju seperti negara-negara di Eropa, tapi kita punya dua musim yang sangat terasa perbedaannya.
Alat & bahan: Kertas LKPD, pensil warna, gambar suasana musim hujan dan kemarau
Langkah kerja:
- Amati cuaca di sekitar sekolah selama lima hari, lalu catat pada tabel berikut.
Gambar 1. Tabel - Amati yang ditunjukkan guru tentang suasana musim hujan dan musim kemarau.
- Diskusikan dengan kelompokmu, apa saja ciri-ciri yang kamu lihat dari setiap gambar.
- Catat ciri-ciri tersebut pada tabel yang tersedia di LKPD.
- Berilah warna pada gambar sesuai dengan musimnya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang cuaca?
- Pernahkah kamu melihat hujan deras? Kapan biasanya terjadi?
- Apa yang kamu lakukan saat cuaca panas terik?
- Apakah di daerahmu selalu ada hujan atau pernah kering?
Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi kelompok dan lembar evaluasi individu tentang musim dan iklim.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri musim hujan dan musim kemarau | Ciri-ciri musim hujan dan kemarau | 3 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan pengertian musim dan iklim di Indonesia | Konsep musim dan iklim | 3 JP | penalaran kritis |
| 3 | Mencatat data perubahan cuaca harian secara runtut | Pengamatan cuaca dan pencatatan data | 3 JP | kolaborasi |
| 4 | Membedakan pola cuaca terkait musim hujan dan kemarau | Analisis data cuaca dan pola musim | 3 JP | kreativitas |
Indonesia, negara kita tercinta, adalah negara tropis yang unik. Kita tidak punya musim salju seperti negara-negara di Eropa, tapi kita punya dua musim yang sangat terasa perbedaannya. Mari kita kenali lebih dekat musim-musim ini dan bagaimana pengaruhnya terhadap kehidupan kita sehari-hari.
1. Apa Itu Musim?
Musim adalah periode waktu dalam setahun dengan kondisi cuaca yang khas dan berulang. Di Indonesia, kita hanya mengenal dua musim utama, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Kedua musim ini datang silih berganti dalam satu tahun. Pergantian musim ini dipengaruhi oleh pergerakan semu Matahari dan angin muson yang membawa banyak atau sedikit uap air. Setiap musim memiliki ciri-ciri yang berbeda, yang memengaruhi banyak aspek kehidupan.
2. Musim Hujan di Indonesia
Musim hujan di Indonesia biasanya terjadi sekitar bulan Oktober hingga April. Ciri-ciri musim hujan adalah langit sering mendung, curah hujan tinggi, udara terasa lebih dingin, dan kelembapan udara meningkat. Selama musim hujan, tanaman tumbuh subur, tanah menjadi basah, dan sumber air melimpah. Namun, musim hujan juga bisa membawa banjir atau tanah longsor jika curah hujan terlalu tinggi. Petani biasanya mulai menanam padi di awal musim hujan.
3. Musim Kemarau di Indonesia
Musim kemarau di Indonesia umumnya berlangsung dari bulan April hingga Oktober. Ciri-ciri musim kemarau adalah langit cerah, curah hujan sangat rendah atau tidak ada sama sekali, udara terasa panas dan kering. Sumber air bisa berkurang, dan tanaman menjadi layu. Pada musim kemarau, banyak orang melakukan aktivitas di luar ruangan, seperti menjemur pakaian atau berwisata. Namun, kemarau panjang bisa menyebabkan kekeringan dan kesulitan air bersih.
4. Apa Bedanya Musim dan Iklim?
Musim adalah kondisi cuaca yang terjadi dalam periode singkat, misalnya 3-6 bulan, dan berulang setiap tahun. Sedangkan iklim adalah rata-rata kondisi cuaca di suatu wilayah dalam jangka waktu yang sangat panjang, bisa puluhan hingga ratusan tahun. Jadi, musim adalah bagian dari iklim. Indonesia memiliki iklim tropis, yang berarti kita selalu hangat dan lembap sepanjang tahun, dengan dua musim utama yaitu hujan dan kemarau. Iklim tropis inilah yang membuat Indonesia kaya akan keanekaragaman hayati.
Rangkuman: Indonesia memiliki dua musim utama, yaitu musim hujan (Oktober-April) dan musim kemarau (April-Oktober). Musim hujan ditandai curah hujan tinggi dan udara dingin, sedangkan musim kemarau ditandai langit cerah dan udara panas. Musim adalah kondisi cuaca jangka pendek yang berulang, sementara iklim adalah rata-rata cuaca jangka panjang. Iklim Indonesia adalah iklim tropis yang hangat dan lembap.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Musim | Periode waktu dalam setahun dengan kondisi cuaca khas |
| Iklim | Rata-rata kondisi cuaca dalam jangka waktu panjang |
| Curah hujan | Jumlah air hujan yang jatuh di suatu wilayah |
| Kemarau | Musim kering dengan sedikit atau tanpa hujan |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Musim dan Iklim di Indonesia" mata pelajaran IPAS Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bagian dari Bab 4 · Iklim dan Perubahannya
Modul ini membahas satu subbab. Subbab lain di bab ini, atau seluruh bab dalam satu modul:
Bab 4Iklim dan PerubahannyaModul siap unduh · Word + PDF ber-kop4.1Musim dan Iklim di IndonesiaSedang Anda buka4.2Efek Rumah Kaca4.3Gas Karbon di SekitarkuBukan Musim dan Iklim di Indonesia yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPAS Kelas IV Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 4 siap unduh
Mengubah Bentuk EnergiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopGaya di Sekitar KitaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisDi Sini Tempat Tinggalku!Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopIklim dan PerubahannyaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Ini Khas Daerahku!Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopBERIKUTNYAPeranku di Lingkungan Sekolah dan MasyarakatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKeragaman Budaya dan Kearifan LokalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenjadi Pahlawan LingkunganBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul IPAS lain yang sudah tersedia
Bagian Tubuh Tumbuhan dan FungsinyaIPAS Kelas IV SDBagian Tumbuhan dan FungsinyaIPAS Kelas IV SDEkosistem dan Rantai MakananIPAS Kelas IV SDEnergi dan PerubahannyaIPAS Kelas IV SDLihat semua Modul Ajar IPAS Kelas IV →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Musim dan Iklim di Indonesia masuk ASAS IPAS Kelas IV Semester 1. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal IPAS Kelas IV →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPAS kelas 4 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Musim dan Iklim di Indonesia pada IPAS SD, Fase B, elemen Memahami Lingkungan Sekitar.
Modul Musim dan Iklim di Indonesia ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi IPAS kelas IV SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar IPAS materi Musim dan Iklim di Indonesia ini gratis?
Ya. Modul Musim dan Iklim di Indonesia untuk kelas IV SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Musim dan Iklim di Indonesia ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPAS kelas IV ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Musim dan Iklim di Indonesia ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Musim dan Iklim di Indonesia dapat Anda sesuaikan dengan murid IPAS kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPAS kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Musim dan Iklim di Indonesia ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase B untuk kelas IV SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Musim dan Iklim di Indonesia tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Musim dan Iklim di Indonesia untuk IPAS kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Musim dan Iklim di Indonesia ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPAS kelas IV SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Musim dan Iklim di Indonesia beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPAS kelas IV berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPAS ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Musim dan Iklim di Indonesia yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPAS MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.