Modul Ajar & RPP IPAS Kelas V
Ekosistem dan Rantai Makanan
Modul ajar (RPP) IPAS SD kelas V materi Ekosistem dan Rantai Makanan lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Bukan Ekosistem dan Rantai Makanan yang Anda cari? Materi IPAS Kelas V lainnya:
Lihat peta materi setahun7 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPAS |
| Fase / Kelas | C / V |
| Materi Pokok | Ekosistem dan Rantai Makanan |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami makhluk hidup dan lingkungannya secara umum.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Pemahaman IPAS |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mengidentifikasi dan memahami hubungan antar komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem serta peran organisme dalam rantai makanan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Ekosistem hutan memiliki pohon, hewan, tanah, dan air yang saling berinteraksi. |
| Konseptual | Ekosistem adalah kesatuan komunitas dan lingkungan hidupnya yang saling berinteraksi, sedangkan rantai makanan menunjukkan perpindahan energi antar organisme. |
| Prosedural | Peserta didik akan mengamati, mengidentifikasi, dan menyusun model rantai makanan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan peran setiap makhluk hidup di dalamnya. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem.
- Menjelaskan peran produsen, konsumen, dan dekomposer dalam ekosistem.
- Membuat skema rantai makanan sederhana pada berbagai ekosistem.
- Menganalisis dampak perubahan salah satu komponen terhadap keseimbangan rantai makanan.
- Merancang dan mempresentasikan model rantai makanan dalam bentuk diorama atau poster.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa setiap makhluk hidup memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan rantai makanan, serta dampaknya pada kehidupan manusia.
Pertanyaan pemantik: "Menurut kalian, apa yang akan terjadi jika semua katak di sawah tiba-tiba menghilang?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menulis deskripsi dan penjelasan tentang rantai makanan pada diorama/poster. Seni Budaya dan Prakarya: Mendesain dan membuat diorama atau poster yang menarik dan informatif. Matematika: Menghitung jumlah populasi organisme dalam skenario perubahan rantai makanan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendiskusikan contoh rantai makanan di lingkungan rumah atau kebun mereka bersama anak. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk kerja kelompok dan presentasi, serta memanfaatkan area taman sekolah untuk pengamatan awal (jika memungkinkan). |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi tentang ekosistem dan rantai makanan dari platform YouTube atau sumber terpercaya lainnya sebagai media pembelajaran. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem serta menjelaskan peran produsen, konsumen, dan dekomposer. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Peserta didik menyambut guru dengan salam, berdoa bersama, dan guru melakukan presensi. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali lingkungan sekitar mereka dan bertanya 'Apa saja yang kalian lihat di lingkungan sekolah kita ini?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi komponen ekosistem dan perannya. Pertanyaan pemantik: 'Mengapa rumput bisa tumbuh subur, dan mengapa ada kupu-kupu yang hinggap di bunga?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak mengamati video singkat tentang ekosistem sawah atau kebun. Guru memfasilitasi diskusi tentang apa saja yang ada di dalam video tersebut (makhluk hidup dan benda tak hidup) dan bagaimana mereka saling berhubungan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil. Setiap kelompok diberikan gambar ekosistem (misalnya: hutan, sawah, laut) dan diminta untuk mengelompokkan komponen biotik dan abiotik. Mereka juga diminta mengidentifikasi mana yang termasuk produsen, konsumen, dan dekomposer. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan penguatan konsep tentang ekosistem dan peran komponennya, meluruskan miskonsepsi yang mungkin muncul. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan memberikan tugas untuk mencari contoh rantai makanan di lingkungan rumah. Peserta didik berdoa dan mengucapkan salam penutup dengan semangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Membuat skema rantai makanan sederhana pada berbagai ekosistem dan menganalisis dampak perubahan salah satu komponen. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Peserta didik menyambut guru dengan salam, berdoa, dan presensi. Guru mengulas materi sebelumnya tentang komponen ekosistem. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menyusun rantai makanan dan menganalisis dampaknya. Pertanyaan pemantik: 'Jika populasi tikus di sawah bertambah banyak, apa yang akan terjadi pada tanaman padi dan ular?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati beberapa contoh gambar rantai makanan yang ditampilkan guru. Guru menjelaskan konsep rantai makanan, peran produsen, konsumen (tingkat I, II, III), dan dekomposer dengan contoh konkret dari lingkungan sekitar. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik mengerjakan LKPD yang berisi skenario masalah tentang perubahan jumlah populasi pada rantai makanan tertentu (misalnya, jika jumlah burung elang berkurang, apa dampaknya pada ular dan tikus?). Mereka diminta untuk membuat skema rantai makanan dan menganalisis dampaknya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisisnya di depan kelas. Guru memfasilitasi diskusi dan memberikan umpan balik, menekankan pentingnya keseimbangan dalam rantai makanan dan dampak domino yang bisa terjadi jika ada perubahan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik dan guru merangkum pembelajaran hari ini. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras kelompok dan memberikan tugas pendahuluan untuk pertemuan selanjutnya, yaitu mengumpulkan gambar-gambar makhluk hidup untuk proyek diorama. Peserta didik berdoa dan pulang dengan senyum. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Merancang dan mempresentasikan model rantai makanan dalam bentuk diorama atau poster. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Peserta didik menyambut guru dengan salam, berdoa, dan presensi. Guru mengingatkan kembali materi tentang rantai makanan dan dampaknya. Guru menyampaikan bahwa hari ini peserta didik akan membuat proyek model rantai makanan. Pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa menunjukkan sebuah rantai makanan agar mudah dipahami orang lain?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru menjelaskan langkah-langkah pembuatan diorama atau poster rantai makanan. Peserta didik diperlihatkan contoh-contoh model yang kreatif dan menarik, serta dijelaskan kriteria penilaian proyek. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Secara berkelompok, peserta didik merancang dan membuat diorama atau poster rantai makanan. Mereka menggunakan bahan-bahan yang sudah disiapkan (gambar, kertas, kardus, lem, gunting, spidol) untuk menggambarkan produsen, konsumen, dan dekomposer serta arah aliran energi. Guru membimbing dan memfasilitasi setiap kelompok. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan diorama/posternya, menjelaskan rantai makanan yang mereka buat dan mengapa mereka memilih ekosistem tersebut. Kelompok lain memberikan apresiasi dan masukan. Guru memberikan penguatan dan penilaian terhadap hasil karya dan presentasi. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik dan guru bersama-sama menyimpulkan seluruh materi Ekosistem dan Rantai Makanan. Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kreativitas dan kerja sama peserta didik. Peserta didik diajak melakukan refleksi singkat tentang pengalaman belajar mereka. Guru menutup pelajaran dengan doa dan harapan agar ilmu yang didapat bermanfaat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi komponen ekosistem dan menyusun rantai makanan sederhana.
Alat & bahan: Lembar kerja, pensil warna, gambar-gambar makhluk hidup dan komponen abiotik, gunting, lem
Langkah kerja:
- Amati gambar ekosistem (misal: sawah) yang telah disediakan.
- Identifikasi komponen biotik (makhluk hidup) dan abiotik (benda tak hidup) yang ada dalam gambar tersebut. Tuliskan di kolom yang sesuai.
- Dari komponen biotik yang kalian temukan, tentukan mana yang berperan sebagai produsen, konsumen (I, II, III), dan dekomposer.
- Susunlah satu contoh rantai makanan sederhana dari ekosistem tersebut menggunakan panah untuk menunjukkan arah aliran energi.
- Diskusikan dengan kelompok, apa yang akan terjadi jika salah satu komponen dalam rantai makanan tersebut berkurang atau bertambah drastis.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 jenis makhluk hidup yang ada di sekitar sekolah!
- Apa perbedaan antara makhluk hidup dan benda mati?
- Pernahkah kalian melihat hewan makan tumbuhan? Hewan apa?
Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian hasil LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian diorama/poster rantai makanan dan presentasi kelompok, serta tes tertulis singkat.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik | Konsep ekosistem (biotik & abiotik) | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menjelaskan peran produsen, konsumen, dan dekomposer | Peran organisme dalam ekosistem | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Membuat skema rantai makanan sederhana | Aliran energi dalam rantai makanan | 2 JP | Kreativitas |
Ekosistem adalah rumah besar bagi seluruh makhluk hidup dan benda tak hidup yang saling berinteraksi. Di dalamnya, makanan dan energi berpindah dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lainnya melalui sebuah jalur yang disebut rantai makanan. Memahami ekosistem dan rantai makanan sangat penting agar kita tahu bagaimana menjaga keseimbangan alam dan kehidupan di bumi.
1. Apa Itu Ekosistem?
Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup (komponen biotik) dan lingkungan tak hidup (komponen abiotik). Contoh komponen biotik adalah tumbuhan, hewan, dan manusia. Sementara itu, komponen abiotik meliputi air, tanah, udara, dan cahaya matahari. Interaksi antara kedua komponen ini menciptakan keseimbangan yang dinamis di alam. Ada ekosistem alami seperti hutan dan laut, serta ekosistem buatan seperti sawah dan kolam.
2. Komponen Biotik dalam Ekosistem
Dalam ekosistem, setiap makhluk hidup memiliki peran yang berbeda. Produsen adalah organisme yang dapat membuat makanannya sendiri, biasanya melalui fotosintesis, seperti tumbuhan hijau. Konsumen adalah organisme yang memakan organisme lain untuk mendapatkan energi. Konsumen dibagi lagi menjadi konsumen primer (pemakan tumbuhan), konsumen sekunder (pemakan konsumen primer), dan konsumen tersier (pemakan konsumen sekunder). Dekomposer adalah pengurai, seperti bakteri dan jamur, yang menguraikan sisa-sisa makhluk hidup mati.
3. Pengertian Rantai Makanan
Rantai makanan adalah peristiwa makan dan dimakan antar makhluk hidup dengan urutan tertentu. Dalam rantai makanan, terjadi perpindahan energi dari satu organisme ke organisme lain. Dimulai dari produsen yang menghasilkan makanan, kemudian dimakan oleh konsumen tingkat I, lalu konsumen tingkat II memakan konsumen tingkat I, dan seterusnya. Panah dalam rantai makanan menunjukkan arah aliran energi. Contoh sederhana: Rumput → Belalang → Katak → Ular → Elang.
4. Peran Dekomposer dalam Rantai Makanan
Dekomposer atau pengurai memiliki peran yang sangat penting dalam rantai makanan. Mereka menguraikan sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati, baik itu tumbuhan maupun hewan. Hasil penguraian ini akan mengembalikan nutrisi ke tanah, yang kemudian dapat dimanfaatkan kembali oleh tumbuhan sebagai produsen. Tanpa dekomposer, siklus nutrisi tidak akan berjalan sempurna dan sisa-sisa organik akan menumpuk, mengganggu keseimbangan ekosistem.
5. Keseimbangan Ekosistem dan Dampaknya
Setiap komponen dalam ekosistem dan rantai makanan saling bergantung. Jika salah satu komponen mengalami perubahan jumlah yang drastis, misalnya karena perburuan, bencana alam, atau pencemaran, maka akan berdampak pada komponen lainnya dan dapat mengganggu keseimbangan ekosistem secara keseluruhan. Misalnya, jika jumlah ular berkurang, populasi tikus bisa meningkat drastis, yang menyebabkan kerusakan pada tanaman padi. Menjaga keseimbangan ekosistem adalah tanggung jawab kita bersama.
Rangkuman: Ekosistem terdiri dari komponen biotik (makhluk hidup) dan abiotik (benda tak hidup) yang saling berinteraksi. Rantai makanan menggambarkan perpindahan energi melalui peristiwa makan dan dimakan antar organisme, dimulai dari produsen, lalu konsumen, dan diakhiri oleh dekomposer. Setiap komponen memiliki peran penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Perubahan pada satu komponen dapat memengaruhi seluruh rantai makanan dan keseimbangan alam.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Ekosistem | Kesatuan komunitas dan lingkungan hidupnya yang saling berinteraksi. |
| Rantai Makanan | Peristiwa makan dan dimakan antar makhluk hidup dengan urutan tertentu. |
| Produsen | Makhluk hidup yang dapat membuat makanannya sendiri, seperti tumbuhan hijau. |
| Konsumen | Makhluk hidup yang mendapatkan energi dengan memakan organisme lain. |
| Dekomposer | Pengurai sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati, seperti bakteri dan jamur. |
| Biotik | Komponen makhluk hidup dalam ekosistem. |
| Abiotik | Komponen tak hidup dalam ekosistem (misalnya air, tanah, udara). |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Ekosistem dan Rantai Makanan" mata pelajaran IPAS Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi IPAS Kelas V Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 4 siap
Sistem Pencernaan ManusiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 3 siap
Letak Geografis IndonesiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSistem Pernapasan dan Pencernaan ManusiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerjuangan Kemerdekaan IndonesiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri IPAS di kelas lain
EkosistemIPAS Kelas V SDBab 1 Indonesiaku akayaIPAS Kelas V SDMajulah DaerahkuIPAS Kelas V SDMajulah Daerahku ( Pelaku Ekonomi dan Faktor Yang Mempengaruhi Kegiatan Ekonomi)IPAS Kelas V SDLihat semua Modul Ajar IPAS Kelas V →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar IPAS Ekosistem dan Rantai Makanan ini gratis?
Ya. Modul Ekosistem dan Rantai Makanan untuk kelas V SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas V langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar IPAS kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Ekosistem dan Rantai Makanan ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase C untuk kelas V SD.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Ekosistem dan Rantai Makanan untuk IPAS kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Ekosistem dan Rantai Makanan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Ekosistem dan Rantai Makanan dapat Anda sesuaikan dengan murid IPAS kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.