SDKelas VIFase C

Modul Ajar & RPP IPAS Kelas VI
Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Kearifan lokal adalah nilai-nilai luhur yang diwariskan turun-temurun, berfungsi sebagai pedoman hidup, dan tercermin dalam berbagai aspek budaya. Keberagaman kearifan lokal di Indonesia, seperti Subak atau Sasi, mengandung nilai-nilai penting seperti gotong royong, toleransi, dan konservasi lingkungan. Kearifan lokal berperan sebagai perekat persatuan bangsa dengan menumbuhkan rasa saling menghargai dan bangga akan identitas budaya. Melestarikan kearifan lokal adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga warisan leluhur ini.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa
IPAS · Kelas VI · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa
IPAS · Fase C · Kelas VI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasC / VI
Materi PokokBab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang keragaman budaya di lingkungan sekitar mereka dan beberapa tradisi lokal.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. kewargaan — elemen: Mengeksplorasi dan membandingkan pengetahuan budaya
    Peserta didik menganalisis berbagai kearifan lokal di Indonesia dan membandingkannya untuk memahami nilai-nilai luhur yang terkandung.
  2. kolaborasi — elemen: Bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merancang dan menyajikan proyek pameran mini kearifan lokal, serta memecahkan masalah bersama.
  3. kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik mengembangkan ide-ide baru dalam membuat presentasi atau karya seni yang merepresentasikan kearifan lokal dengan cara unik.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPeserta didik memahami dan menganalisis hubungan antara makhluk hidup dan lingkungannya, serta kearifan lokal dalam menjaga keberlanjutan kehidupan.
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi dan menganalisis berbagai kearifan lokal dan budaya daerah di Indonesia, serta memahami perannya dalam memperkuat persatuan bangsa.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas contoh nyata kearifan lokal di berbagai daerah Indonesia, seperti rumah adat, upacara tradisional, dan sistem pertanian tradisional.
KonseptualKonsep intinya adalah bahwa kearifan lokal merupakan nilai-nilai luhur yang diwariskan turun-temurun, berfungsi sebagai pedoman hidup, dan berperan penting dalam persatuan bangsa.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah mengidentifikasi, menganalisis, dan mempresentasikan informasi tentang kearifan lokal secara sistematis.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman terhadap kearifan lokal dapat membentuk rasa cinta tanah air dan menghargai keragaman sebagai kekuatan bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok dan pengamatan gambar, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga contoh kearifan lokal yang sarat nilai luhur dengan tepat.
  2. Dengan studi kasus, peserta didik mampu menganalisis nilai-nilai luhur yang terkandung dalam berbagai kearifan lokal secara runtut.
  3. Melalui proyek pameran mini, peserta didik dapat menyajikan informasi tentang keberagaman kearifan lokal di Indonesia dengan jelas dan menarik.
  4. Setelah menyaksikan presentasi teman, peserta didik dapat menjelaskan peran kearifan lokal dalam memperkuat persatuan bangsa dengan argumen yang logis.
  5. Dengan kegiatan refleksi, peserta didik mampu menyimpulkan pentingnya melestarikan kearifan lokal sebagai warisan budaya bangsa secara mandiri.
  6. Melalui pembuatan produk kreatif, peserta didik dapat menunjukkan apresiasi terhadap kearifan lokal sebagai identitas bangsa dengan hasil karya yang orisinal.
Halaman 2 · Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Kearifan lokal bukan sekadar tradisi lama, melainkan cerminan nilai-nilai luhur yang relevan untuk membangun karakter dan mempererat persatuan bangsa di tengah keberagaman.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah tradisi kuno bisa tetap relevan dan menyatukan kita di zaman modern ini?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menulis deskripsi dan presentasi lisan tentang kearifan lokal.
Seni Budaya: Pembuatan produk kreatif (poster, diorama) yang merepresentasikan kearifan lokal.
Pendidikan Pancasila: Pemahaman tentang nilai-nilai persatuan dan keberagaman dalam konteks kearifan lokal.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berpartisipasi dengan menceritakan kearifan lokal di daerah asal mereka atau membantu peserta didik mencari informasi terkait proyek.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas diatur agar mendukung kerja kelompok dan pameran mini, dengan akses ke perpustakaan atau internet untuk riset.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik memanfaatkan internet untuk mencari informasi, video, atau gambar tentang kearifan lokal dan menggunakan aplikasi presentasi sederhana untuk proyek.
Halaman 3 · Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 105 menit · awal 20 · inti 65 · penutup 20
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok dan pengamatan gambar, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga contoh kearifan lokal yang sarat nilai luhur dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitIce breaking: Tebak Gambar Kearifan Lokal: Guru menunjukkan gambar-gambar kearifan lokal (misalnya rumah adat, alat musik tradisional), peserta didik menebak namanya secara cepat.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan pengalaman peserta didik terkait tradisi atau kebiasaan unik di daerah asal mereka atau yang pernah mereka lihat.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi kearifan lokal dan memperkenalkan proyek pameran mini kearifan lokal yang akan dikerjakan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan video singkat tentang kekayaan budaya Indonesia dan bertanya, 'Bagaimana kita bisa menampilkan keindahan dan nilai-nilai kearifan lokal Indonesia agar teman-teman dan masyarakat lebih mengenalnya?'
  2. Guru memfasilitasi curah pendapat untuk mengidentifikasi pertanyaan-pertanyaan kunci terkait kearifan lokal yang ingin mereka gali.
  3. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi panduan untuk merencanakan proyek pameran mini kearifan lokal.
  2. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk memilih satu atau lebih kearifan lokal yang ingin mereka tampilkan dan merancang konsep pameran mereka (misalnya, jenis karya, materi yang dibutuhkan, pembagian tugas).
  3. Guru membimbing setiap kelompok dalam menyusun rencana proyek awal, termasuk target waktu dan sumber daya yang akan digunakan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan rancangan proyek pameran mini mereka di depan kelas secara singkat.
  2. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap rancangan proyek yang disajikan.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya perencanaan yang matang dalam sebuah proyek dan mengapresiasi ide-ide kreatif peserta didik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan langkah-langkah awal perencanaan proyek pameran mini kearifan lokal.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru menanyakan perasaan peserta didik setelah merancang proyek dan memberikan pujian atas semangat kolaborasi mereka.
  3. Guru memberikan pengarahan untuk mencari informasi awal tentang kearifan lokal di rumah sebagai tindak lanjut dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan studi kasus, peserta didik mampu menganalisis nilai-nilai luhur yang terkandung dalam berbagai kearifan lokal secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Sambung Kata Kearifan: Guru menyebut satu kata terkait kearifan lokal (misal: 'rumah'), peserta didik berikutnya menyambung dengan kata lain yang relevan ('adat'), terus bergantian.
  1. Guru mengucapkan salam dan memeriksa kesiapan belajar peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan kembali progres pencarian informasi awal tentang kearifan lokal yang ditugaskan di pertemuan sebelumnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis nilai-nilai luhur dalam kearifan lokal dan melanjutkan pengerjaan proyek.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menyusun jadwal: Setiap kelompok melanjutkan diskusi untuk menyusun jadwal pengerjaan proyek pameran mini mereka secara lebih detail, termasuk kapan dan bagaimana mereka akan mengumpulkan data dan membuat karya.
  2. Guru memberikan contoh jadwal pengerjaan proyek sederhana dan membimbing kelompok dalam menentukan prioritas tugas.
  3. Peserta didik mengidentifikasi sumber-sumber informasi yang relevan untuk menggali nilai-nilai luhur dalam kearifan lokal (misalnya, wawancara dengan tokoh adat, buku, internet).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik mulai mengumpulkan data dan informasi tentang kearifan lokal pilihan mereka, fokus pada nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.
  2. Guru berkeliling mengamati dan memberikan bimbingan kepada setiap kelompok dalam proses pengumpulan data, memastikan mereka fokus pada analisis nilai luhur.
  3. Peserta didik mencatat temuan mereka dalam lembar kerja yang telah disediakan, mengidentifikasi contoh konkret nilai-nilai luhur dari kearifan lokal tersebut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Setiap kelompok berbagi temuan awal mereka tentang nilai-nilai luhur dari kearifan lokal yang mereka pilih.
  2. Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang tantangan yang dihadapi dalam mengumpulkan data dan mencari solusi bersama.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya ketelitian dalam menganalisis nilai-nilai luhur dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum kemajuan proyek dan temuan tentang nilai-nilai luhur kearifan lokal.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru menanyakan apa yang paling menarik dari kearifan lokal yang mereka pelajari hari ini dan memberikan semangat untuk melanjutkan proyek.
  3. Guru mengingatkan untuk melanjutkan pengumpulan data dan mulai merencanakan pembuatan produk pameran sebagai tindak lanjut, lalu menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MENGAMATI!Jejak Warisan Leluhur
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 30 menit

Tujuan: Mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai luhur dari berbagai kearifan lokal di Indonesia.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya dan tradisi. Dari Sabang sampai Merauke, setiap daerah memiliki keunikan tersendiri yang diwariskan secara turun-temurun.

Alat & bahan: Gambar kearifan lokal, alat tulis, kertas HVS

Langkah kerja:

  1. Lengkapi asal daerah setiap rumah adat pada tabel berikut.
    Rumah adatRumah adatAsal daerahHonaiKrong BadeGadangJoglo
    Gambar 1. Tabel
  2. Amati kearifan lokal yang disajikan oleh gurumu.
  3. Diskusikan dalam kelompokmu, apa nama kearifan lokal dan dari daerah mana asalnya.
  4. Identifikasi nilai-nilai luhur apa saja yang terkandung dalam kearifan lokal tersebut (misalnya, gotong royong, toleransi, cinta lingkungan).
  5. Catat hasil diskusimu pada tabel yang tersedia.
  6. Tuliskan satu contoh nyata penerapan nilai luhur tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang budaya daerahmu?
  2. Sebutkan satu contoh tradisi yang masih dilakukan di lingkungan sekitarmu!
  3. Menurutmu, mengapa kita perlu menghargai perbedaan budaya?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kontribusi dalam proyek pameran mini.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek pameran mini dan presentasi kelompok serta lembar refleksi individu.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi minimal tiga contoh kearifan lokal yang sarat nilai luhur.Jejak Budaya yang Sarat akan Nilai Luhur3 JPkewargaan
2Menganalisis nilai-nilai luhur yang terkandung dalam berbagai kearifan lokal.Warna-Warni Kearifan Lokal2 JPkewargaan, penalaran kritis
3Menyajikan informasi tentang keberagaman kearifan lokal di Indonesia dengan jelas dan menarik.Keberagaman yang Menyatukan3 JPkolaborasi, kreativitas
4Menjelaskan peran kearifan lokal dalam memperkuat persatuan bangsa dengan argumen yang logis.Keberagaman yang Menyatukan2 JPkewargaan, komunikasi
Halaman 8 · Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya dan tradisi. Dari Sabang sampai Merauke, setiap daerah memiliki keunikan tersendiri yang diwariskan secara turun-temurun. Kekayaan ini dikenal sebagai kearifan lokal, yaitu nilai-nilai luhur yang menjadi pedoman hidup masyarakat. Mari kita selami lebih dalam warisan leluhur yang tak ternilai ini dan pahami perannya dalam mempersatukan bangsa.

1. Jejak Budaya yang Sarat akan Nilai Luhur
Kearifan lokal adalah pandangan hidup dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi, yang tumbuh dan berkembang di dalam masyarakat secara turun-temurun. Ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga cara hidup yang telah teruji dan terbukti mampu menjaga keseimbangan alam serta kehidupan sosial. Contohnya, sistem Subak di Bali yang mengatur irigasi sawah secara adil, mencerminkan nilai gotong royong dan kebersamaan. Ada juga tradisi Sasi di Maluku yang mengatur waktu panen hasil laut atau hutan, menunjukkan nilai konservasi lingkungan dan keberlanjutan. Kearifan lokal ini seringkali tercermin dalam bentuk upacara adat, cerita rakyat, lagu daerah, arsitektur rumah tradisional, hingga sistem mata pencarian.

2. Warna-Warni Kearifan Lokal
Indonesia memiliki ribuan bentuk kearifan lokal yang beragam, mencerminkan kekayaan etnis dan geografisnya. Di Jawa, ada filosofi 'Memayu Hayuning Bawana' yang berarti memperindah keindahan dunia, mendorong manusia untuk menjaga alam dan sesama. Di Sumatera Barat, sistem 'Nagari' mengatur kehidupan masyarakat berdasarkan adat dan agama, menanamkan nilai musyawarah dan mufakat. Sementara itu, masyarakat Dayak di Kalimantan memiliki 'Hutan Adat' yang dijaga kelestariannya sebagai sumber kehidupan dan identitas. Setiap kearifan lokal ini memiliki keunikan tersendiri, namun semuanya berlandaskan pada nilai-nilai universal seperti kebersamaan, toleransi, rasa hormat, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

3. Nilai-Nilai Luhur dalam Kearifan Lokal
Kearifan lokal mengandung berbagai nilai luhur yang sangat relevan untuk kehidupan modern. Nilai gotong royong, misalnya, mendorong kerja sama dan saling membantu dalam masyarakat. Nilai toleransi mengajarkan kita untuk menghargai perbedaan dan hidup berdampingan secara damai. Nilai konservasi lingkungan mengingatkan kita akan pentingnya menjaga alam untuk generasi mendatang. Selain itu, ada juga nilai spiritualitas, keadilan, dan musyawarah yang menjadi pilar dalam banyak kearifan lokal. Memahami nilai-nilai ini membantu kita menjadi pribadi yang lebih baik dan warga negara yang bertanggung jawab, serta mampu beradaptasi dengan perubahan tanpa kehilangan identitas.

4. Kearifan Lokal sebagai Perekat Persatuan
Meskipun beragam, kearifan lokal memiliki peran penting dalam memperkuat persatuan bangsa. Keberagaman kearifan lokal menunjukkan kekayaan identitas bangsa yang harus dibanggakan. Dengan memahami dan menghargai kearifan lokal daerah lain, kita belajar untuk menerima perbedaan sebagai kekuatan, bukan perpecahan. Misalnya, perayaan Nyepi di Bali mengajarkan toleransi bagi umat lain untuk menghormati. Tradisi 'Mappacci' di Sulawesi Selatan atau 'Mangulosi' di Batak, meskipun berbeda, sama-sama melambangkan kebersamaan dan harapan baik. Kearifan lokal menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai suku dan budaya, menumbuhkan rasa saling memiliki dan kebanggaan sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

5. Melestarikan Kearifan Lokal
Melestarikan kearifan lokal adalah tugas kita bersama. Ada banyak cara untuk melakukannya, mulai dari mempelajari cerita rakyat dan lagu daerah, ikut serta dalam upacara adat, hingga mengenakan pakaian tradisional. Generasi muda memiliki peran krusial dalam menjaga warisan ini agar tidak punah. Dengan memperkenalkan kearifan lokal kepada teman-teman dari daerah lain, kita turut menyebarkan semangat persatuan dan kebanggaan akan budaya bangsa. Pameran budaya, festival seni, dan penggunaan media digital dapat menjadi sarana efektif untuk melestarikan dan mempromosikan kearifan lokal kepada khalayak yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Rangkuman: Kearifan lokal adalah nilai-nilai luhur yang diwariskan turun-temurun, berfungsi sebagai pedoman hidup, dan tercermin dalam berbagai aspek budaya. Keberagaman kearifan lokal di Indonesia, seperti Subak atau Sasi, mengandung nilai-nilai penting seperti gotong royong, toleransi, dan konservasi lingkungan. Kearifan lokal berperan sebagai perekat persatuan bangsa dengan menumbuhkan rasa saling menghargai dan bangga akan identitas budaya. Melestarikan kearifan lokal adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga warisan leluhur ini.

Halaman 9 · Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Kearifan LokalPandangan hidup dan pengetahuan yang diwariskan secara turun-temurun dalam masyarakat.
SubakSistem irigasi tradisional di Bali yang mencerminkan nilai gotong royong.
SasiTradisi larangan memanen hasil laut atau hutan dalam jangka waktu tertentu di Maluku.
Gotong RoyongKerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
ToleransiSikap menghargai perbedaan pendapat, keyakinan, atau kebiasaan.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa" mata pelajaran IPAS Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaIPAS · Kelas VIPeta Konsep
Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan BangsaJejak Budaya yang Sarat akan Nilai LuhurWarna-Warni Kearifan LokalNilai-Nilai Luhur dalam Kearifan LokalKearifan Lokal sebagai Perekat PersatuanMelestarikan Kearifan Lokal
Dari sub-bab Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan BangsaHalaman 12
Nama sekolah AndaIPAS · Kelas VIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaIPAS · Kelas VILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaIPAS · Kelas VIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaIPAS · Kelas VIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaIPAS · Kelas VIProfil Lulusan
KewargaanKolaborasiKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

📝 Butuh soal ujiannya juga?

Materi Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa masuk ujian semester IPAS Kelas VI. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.

Mesin Soal IPAS Kelas VI →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar IPAS kelas 6 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa pada IPAS SD, Fase C, elemen Peserta didik memahami dan menganalisis hubungan antara makhluk hidup dan lingkungannya, serta kearifan lokal dalam menjaga keberlanjutan kehidupan..

Modul Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa untuk IPAS kelas VI.

Apakah modul ajar IPAS materi Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa ini gratis?

Ya. Modul Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPAS kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa dapat Anda sesuaikan dengan murid IPAS kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar IPAS kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa untuk IPAS kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPAS kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPAS kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul IPAS ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?

Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Bab 4 Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPAS MI ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar IPAS SDSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.