BerandaModul Ajar SDMatematika › Pengukuran Panjang Tidak Baku
SD · Kelas I · Fase A

Modul Ajar & RPP Matematika Kelas I
Pengukuran Panjang Tidak Baku

Modul ajar (RPP) Matematika SD kelas I materi Pengukuran Panjang Tidak Baku lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Sampul modul ajar Matematika kelas I materi Pengukuran Panjang Tidak Baku — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Pengukuran panjang tidak baku adalah cara mengetahui panjang benda menggunakan alat yang tidak standar, seperti jengkal, depa, langkah, atau benda lain seperti pensil dan buku. Hasil pengukuran bisa berbeda antara satu orang dengan orang lain karena ukuran alat ukur tidak bakunya tidak sama. Meskipun begitu, pengukuran ini penting untuk melatih pemahaman kita tentang konsep panjang dan perbandingan benda.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pengukuran Panjang Tidak Baku
Matematika · Kelas I · Fase A
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pengukuran Panjang Tidak Baku
Matematika · Fase A · Kelas I · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasA / I
Materi PokokPengukuran Panjang Tidak Baku
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranDiscovery Learning + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik mampu membandingkan panjang dua benda secara langsung (lebih panjang, lebih pendek, sama panjang).

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik membandingkan panjang benda menggunakan satuan tidak baku dan menyimpulkan hasil pengukurannya.
  2. kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik menemukan berbagai cara kreatif untuk mengukur panjang benda menggunakan alat yang berbeda.
  3. kolaborasi — elemen: Kerja sama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengukur benda dan mempresentasikan hasil pengukuran.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPengukuran
Rumusan CP FasePeserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, termasuk melakukan pengukuran panjang menggunakan satuan tidak baku.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPanjang meja kelas dapat diukur dengan jengkal tangan atau pensil.
KonseptualPengukuran panjang tidak baku adalah menentukan panjang suatu benda menggunakan benda lain yang tidak memiliki satuan standar.
ProseduralLangkah-langkah mengukur panjang tidak baku adalah memilih alat ukur, meletakkan alat ukur secara berulang, dan menghitung jumlah alat ukur yang digunakan.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa pemilihan alat ukur tidak baku yang berbeda dapat menghasilkan nilai pengukuran yang berbeda pula, namun tetap menunjukkan panjang yang sama.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi benda-benda di sekitar yang dapat digunakan sebagai satuan panjang tidak baku.
  2. Membandingkan panjang dua benda menggunakan satuan tidak baku dengan tepat.
  3. Mengukur panjang benda-benda di kelas menggunakan jengkal, depa, dan langkah dengan benar.
  4. Menyajikan hasil pengukuran panjang tidak baku dalam bentuk tabel sederhana.
  5. Menganalisis perbedaan hasil pengukuran panjang suatu benda jika menggunakan satuan tidak baku yang berbeda.
  6. Mengomunikasikan hasil pengukuran panjang tidak baku secara lisan dengan percaya diri.
Halaman 2 · Pengukuran Panjang Tidak Baku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Pengukuran panjang tidak baku membantu kita memahami konsep panjang dan perbandingan secara konkret sebelum mengenal satuan baku, serta melatih kemampuan estimasi.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita mengetahui panjang sebuah papan tulis jika kita tidak punya penggaris?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning + Praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Mengomunikasikan hasil pengukuran secara lisan dan menuliskan dalam tabel sederhana.
Seni Budaya: Membuat karya seni dari benda-benda dengan panjang tertentu (misalnya, menempelkan stik es krim untuk membuat bingkai).
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk mendampingi anak mengukur panjang benda di rumah menggunakan jengkal atau benda lain sebagai satuan tidak baku.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas dan koridor sekolah digunakan sebagai area praktik pengukuran, memastikan aman dan nyaman untuk bergerak dan berinteraksi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalGuru dapat menunjukkan video pendek tentang berbagai cara pengukuran panjang menggunakan satuan tidak baku atau animasi interaktif sederhana.
Halaman 3 · Pengukuran Panjang Tidak Baku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi benda-benda di sekitar yang dapat digunakan sebagai satuan panjang tidak baku.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tepuk Panjang-Pendek: Guru menyebut 'panjang' siswa tepuk tangan 3x, 'pendek' tepuk 1x. Melatih fokus dan pengenalan konsep awal.
Peserta didik memberi salam, berdoa, dan presensi. Guru mengajak mereka mengamati benda-benda di kelas, menanyakan bagaimana cara mengetahui panjangnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal alat ukur tidak baku dan peserta didik akan melakukan percobaan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik diajak mengamati berbagai benda di kelas (meja, buku, pensil). Guru bertanya, 'Bagaimana kita tahu mana yang lebih panjang?' Guru mengenalkan konsep 'jengkal' dan 'depa' sebagai alat ukur panjang tidak baku yang ada pada tubuh kita.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik secara berpasangan mencoba membandingkan panjang meja dan kursi menggunakan jengkal tangan mereka. Mereka mencatat hasil perbandingannya dan mendiskusikan mengapa hasilnya bisa berbeda.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap pasangan mempresentasikan hasil perbandingan mereka. Guru memfasilitasi diskusi tentang perbedaan hasil dan menguatkan pemahaman bahwa alat ukur tidak baku bersifat personal dan hasilnya bisa berbeda untuk setiap orang.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan benda-benda apa saja yang bisa dijadikan alat ukur tidak baku. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan menyampaikan kegiatan selanjutnya adalah mengukur menggunakan alat ukur tersebut. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pengukuran Panjang Tidak Baku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Mengukur panjang benda-benda di kelas menggunakan jengkal, depa, dan langkah dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Estafet Ukur Cepat: Siswa berbaris, yang di depan mengukur meja dengan jengkal, lalu menyampaikan hasilnya ke belakang. Melatih kecepatan dan akurasi.
Peserta didik memberi salam, berdoa, dan presensi. Guru mereview materi sebelumnya tentang alat ukur tidak baku. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan menjadi 'detektif panjang' untuk mengukur benda-benda di kelas menggunakan berbagai alat ukur tidak baku. Guru mengaitkan kegiatan dengan tujuan pembelajaran.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitGuru mendemonstrasikan cara mengukur panjang meja menggunakan jengkal, depa, dan buku. Guru menekankan pentingnya memulai dari ujung dan tidak ada celah antar satuan ukur. Peserta didik mengamati dan bertanya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik dibagi menjadi kelompok kecil. Setiap kelompok mendapatkan LKPD dan bertugas mengukur panjang beberapa benda (meja, papan tulis, koridor kelas) menggunakan jengkal, depa, dan buku. Mereka mencatat hasilnya dalam tabel dan mendiskusikan perbedaannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil pengukuran mereka dan menjelaskan mengapa ada perbedaan hasil ketika menggunakan alat ukur yang berbeda. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang pentingnya konsistensi dalam pengukuran.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru bersama peserta didik merangkum konsep pengukuran panjang tidak baku. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang paling aktif dan rapi. Guru memberikan tugas singkat untuk mengukur panjang di rumah menggunakan benda tidak baku. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pengukuran Panjang Tidak Baku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Menganalisis perbedaan hasil pengukuran panjang suatu benda jika menggunakan satuan tidak baku yang berbeda.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Panjangku!: Satu siswa berdiri, siswa lain menebak berapa jengkal tinggi temannya. Melatih estimasi dan perbandingan.
Peserta didik memberi salam, berdoa, dan presensi. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali pengalaman mengukur benda di rumah. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan memecahkan masalah tentang pengukuran panjang dan menyajikan hasilnya, sesuai tujuan pembelajaran.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitGuru menyajikan kasus: 'Dua orang teman mengukur panjang karpet dengan langkah kaki. Hasilnya berbeda. Mengapa bisa begitu?' Peserta didik diajak berpikir kritis tentang penyebab perbedaan hasil pengukuran tidak baku.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik secara individu atau berpasangan mengerjakan LKPD yang berisi soal-soal tentang analisis perbedaan hasil pengukuran. Mereka juga diminta untuk membuat kesimpulan sederhana tentang pentingnya satuan baku. Guru berkeliling memberikan bimbingan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitPeserta didik mempresentasikan analisis dan kesimpulan mereka. Guru memfasilitasi diskusi kelas dan menguatkan pemahaman bahwa satuan tidak baku bisa berbeda hasilnya karena ukuran masing-masing orang atau benda tidak sama. Guru memperkenalkan secara singkat perlunya satuan baku.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang pengukuran panjang tidak baku dan pentingnya satuan baku. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras semua peserta didik. Guru memotivasi untuk terus belajar dan mengamati lingkungan sekitar. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Pengukuran Panjang Tidak Baku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Mengukur panjang benda menggunakan satuan tidak baku dan membandingkan hasilnya.

Alat & bahan: Meja, kursi, papan tulis, buku tulis, pensil, penghapus, tali, jengkal tangan, depa tangan

Langkah kerja:

  1. Siapkan benda-benda yang akan diukur.
  2. Pilih alat ukur tidak baku (jengkal, depa, buku).
  3. Ukur panjang setiap benda dengan teliti, mulai dari ujung satu ke ujung lain tanpa celah.
  4. Catat hasil pengukuranmu di tabel yang tersedia.
  5. Bandingkan hasil pengukuranmu dengan temanmu, diskusikan perbedaannya.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Pengukuran Panjang Tidak Baku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Mana yang lebih panjang, pensilmu atau penghapusmu?
  2. Bagaimana cara mengetahui panjang sebuah meja tanpa penggaris?
  3. Apa nama bagian tubuh kita yang bisa dipakai untuk mengukur?
  4. Apakah semua temanmu punya ukuran jengkal yang sama?

Formatif (proses): Observasi saat peserta didik melakukan pengukuran dan diskusi kelompok, serta penilaian partisipasi.

Sumatif (akhir): Penilaian LKPD dan presentasi hasil pengukuran serta pemahaman konsep.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Pengukuran Panjang Tidak Baku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi benda-benda di sekitar yang dapat digunakan sebagai satuan panjang tidak baku.Mengenal alat ukur tidak baku (jengkal, depa).2 JPpenalaran kritis, kreativitas
2Mengukur panjang benda-benda di kelas menggunakan jengkal, depa, dan langkah dengan benar.Praktik pengukuran dengan berbagai alat tidak baku.2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Menganalisis perbedaan hasil pengukuran panjang suatu benda jika menggunakan satuan tidak baku yang berbeda.Analisis hasil pengukuran dan pentingnya satuan baku.2 JPpenalaran kritis, kreativitas
Halaman 9 · Pengukuran Panjang Tidak Baku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Halo anak-anak hebat! Pernahkah kalian bertanya, 'Berapa panjang meja ini?' atau 'Seberapa jauh jarak dari pintu ke papan tulis?' Nah, hari ini kita akan belajar cara mengukur panjang tanpa perlu penggaris. Kita akan menggunakan benda-benda yang ada di sekitar kita, bahkan bagian tubuh kita sendiri!

1. Apa itu Pengukuran Panjang Tidak Baku?
Pengukuran panjang tidak baku adalah cara kita mengetahui panjang suatu benda dengan membandingkannya dengan benda lain yang tidak memiliki ukuran standar yang sama di mana-mana. Misalnya, kita bisa menggunakan jengkal tangan kita, langkah kaki kita, atau bahkan pensil untuk mengukur. Hasilnya mungkin berbeda-beda setiap orang, karena ukuran jengkal atau langkah setiap orang tidak selalu sama.

2. Jengkal dan Depa: Alat Ukur dari Tubuh Kita
Jengkal adalah ukuran panjang dari ujung ibu jari sampai ujung jari kelingking saat tangan direntangkan. Sedangkan depa adalah ukuran panjang dari ujung jari tangan kiri sampai ujung jari tangan kanan saat kedua tangan direntangkan ke samping. Jengkal dan depa adalah alat ukur yang praktis karena selalu ada bersama kita! Mari kita coba mengukur meja dengan jengkal tanganmu.

3. Mengukur dengan Benda Lain
Selain bagian tubuh, kita juga bisa menggunakan benda lain sebagai alat ukur tidak baku. Contohnya, pensil, buku, atau stik es krim. Kita bisa meletakkan benda-benda ini secara berulang di sepanjang benda yang akan diukur, lalu menghitung berapa banyak benda yang kita gunakan. Misalnya, 'Panjang meja ini sama dengan 5 buku'.

4. Langkah-Langkah Mengukur dengan Tepat
Agar pengukuranmu lebih tepat, ikuti langkah-langkah ini: Pertama, pilih alat ukur yang akan kamu gunakan (misalnya jengkal). Kedua, letakkan alat ukur mulai dari ujung benda yang akan diukur. Ketiga, pastikan tidak ada celah atau tumpang tindih antar alat ukur saat kamu mengulanginya. Keempat, hitung berapa banyak alat ukur yang kamu gunakan. Ingat, harus teliti, ya!

5. Mengapa Hasilnya Bisa Berbeda?
Jika kamu dan temanmu mengukur meja yang sama menggunakan jengkal, apakah hasilnya akan sama? Mungkin tidak! Karena ukuran jengkal setiap orang berbeda. Jengkal orang dewasa biasanya lebih panjang daripada jengkal anak-anak. Inilah sebabnya disebut 'tidak baku', karena hasilnya bisa berbeda tergantung siapa yang mengukur dan alat apa yang dipakai.

6. Manfaat Pengukuran Tidak Baku
Meskipun hasilnya bisa berbeda, pengukuran tidak baku sangat bermanfaat. Ini membantu kita memahami konsep panjang dan perbandingan. Kita jadi tahu mana benda yang 'lebih panjang' atau 'lebih pendek' secara langsung. Ini juga melatih kita untuk memperkirakan atau mengestimasi panjang suatu benda sebelum kita mengenal alat ukur baku seperti penggaris.

Rangkuman: Pengukuran panjang tidak baku adalah cara mengetahui panjang benda menggunakan alat yang tidak standar, seperti jengkal, depa, langkah, atau benda lain seperti pensil dan buku. Hasil pengukuran bisa berbeda antara satu orang dengan orang lain karena ukuran alat ukur tidak bakunya tidak sama. Meskipun begitu, pengukuran ini penting untuk melatih pemahaman kita tentang konsep panjang dan perbandingan benda.

Halaman 10 · Pengukuran Panjang Tidak Baku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
JengkalUkuran panjang dari ujung ibu jari sampai ujung jari kelingking saat tangan direntangkan.
DepaUkuran panjang dari ujung jari tangan kiri sampai ujung jari tangan kanan saat kedua tangan direntangkan ke samping.
Tidak BakuTidak memiliki standar ukuran yang sama dan tetap di mana-mana.
EstimasiPerkiraan atau dugaan tentang ukuran atau jumlah sesuatu.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Pengukuran Panjang Tidak Baku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pengukuran Panjang Tidak Baku" mata pelajaran Matematika Kelas I ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
( …………………………… )
NIP. ……………………
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Pengukuran Panjang Tidak Baku — pratinjau tuntas.org

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Matematika Pengukuran Panjang Tidak Baku ini gratis?

Ya. Modul Pengukuran Panjang Tidak Baku untuk kelas I SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas I langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah modul ajar Matematika kelas I ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pengukuran Panjang Tidak Baku ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase A untuk kelas I SD.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pengukuran Panjang Tidak Baku untuk Matematika kelas I di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Pengukuran Panjang Tidak Baku ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas I SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah ini modul ajar Matematika kelas 1 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas I dan kelas 1 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pengukuran Panjang Tidak Baku pada Matematika SD, Fase A, elemen Pengukuran.

Bisakah modul Pengukuran Panjang Tidak Baku ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pengukuran Panjang Tidak Baku dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas I di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Semua Modul Ajar Matematika SDSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.