Modul Ajar & RPP Matematika Kelas II
Bangun Datar
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | A / II |
| Materi Pokok | Bangun Datar |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal beberapa bentuk benda di sekitar mereka dan dapat membedakan benda-benda berdasarkan bentuk umum.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — elemen: Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik mengidentifikasi dan membandingkan ciri-ciri bangun datar dari berbagai benda di sekitar mereka. - Kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik menciptakan pola atau bentuk baru menggunakan potongan bangun datar dengan ide-ide mereka sendiri. - Kolaborasi — elemen: Bekerja sama
Peserta didik bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas mengelompokkan dan membuat kreasi bangun datar.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Bilangan dan Aljabar |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik dapat menunjukkan pemahaman tentang bangun datar sederhana, termasuk mengidentifikasi ciri-ciri dan mengelompokkannya berdasarkan sifat-sifat tertentu. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Bangun datar adalah bentuk dua dimensi seperti persegi, segitiga, atau lingkaran yang dapat dilihat pada permukaan benda. |
| Konseptual | Konsep inti bangun datar meliputi jumlah sisi, jumlah sudut, dan bentuk permukaannya yang rata. |
| Prosedural | Prosedur yang dipelajari adalah mengidentifikasi, mengelompokkan, dan membuat pola dari bangun datar sederhana. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa pengetahuan tentang bangun datar membantu mereka memahami dan menggambarkan objek di dunia nyata. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati berbagai benda, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis bangun datar (persegi, persegi panjang, segitiga, lingkaran) dengan tepat.
- Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat menyebutkan ciri-ciri bangun datar (jumlah sisi dan sudut) dengan benar.
- Dengan menggunakan potongan bangun datar, peserta didik dapat mengelompokkan bangun datar berdasarkan ciri-cirinya secara akurat.
- Setelah menerima contoh, peserta didik dapat membuat pola sederhana dari kombinasi bangun datar dengan rapi.
- Melalui praktik membuat kreasi, peserta didik dapat merancang dan membuat satu objek menggunakan bangun datar dengan kreatif.
Pemahaman bermakna: Memahami bangun datar membantu peserta didik mengenali pola dan struktur di lingkungan sekitar, serta mengembangkan kemampuan berpikir spasial mereka.
Pertanyaan pemantik: "Benda apa saja di kelas kita yang permukaannya berbentuk seperti jendela atau jam dinding?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Seni Budaya: Membuat kolase atau karya seni dari berbagai bentuk bangun datar. Bahasa Indonesia: Mendeskripsikan ciri-ciri bangun datar secara lisan dan tulisan dengan kosakata yang tepat. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat membantu peserta didik menemukan contoh bangun datar pada benda-benda di rumah dan mendiskusikan ciri-cirinya. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas yang ditata dengan poster bangun datar dan area kerja kelompok yang nyaman mendukung eksplorasi materi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi interaktif tentang bangun datar dari platform belajar daring untuk visualisasi dan penguatan konsep. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati berbagai benda, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis bangun datar (persegi, persegi panjang, segitiga, lingkaran) dengan tepat dan melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat menyebutkan ciri-ciri bangun datar (jumlah sisi dan sudut) dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Bentuk Benda: Guru menyebutkan ciri-ciri sebuah benda di kelas (misal: 'Aku punya empat sisi yang sama panjang, aku seperti jendela!'), peserta didik menebak nama bendanya dan bentuk bangun datarnya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menggunakan potongan bangun datar, peserta didik dapat mengelompokkan bangun datar berdasarkan ciri-cirinya secara akurat dan melalui praktik membuat kreasi, peserta didik dapat merancang dan membuat satu objek menggunakan bangun datar dengan kreatif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Susun Bentuk: Guru menyebutkan nama bangun datar (misal: 'persegi'), peserta didik secara cepat membentuk bangun datar tersebut dengan tangan mereka di udara atau menunjuk benda yang berbentuk serupa.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mengisi ciri-ciri bangun datar dengan tepat.
Alat & bahan: Potongan bangun datar (persegi, persegi panjang, segitiga, lingkaran), pensil, penghapus.
Langkah kerja:
- Bangun datar pada gambar berikut adalah persegi panjang. Sebutkan dua benda di sekitarmu yang berbentuk persegi panjang.
Gambar 1. Bangun datar - Amati bangun datar di bawah ini dengan saksama.
- Hitunglah berapa banyak sisi yang dimiliki setiap bangun datar.
- Hitunglah berapa banyak sudut yang dimiliki setiap bangun datar.
- Tuliskan hasil pengamatanmu pada tabel yang tersedia dengan rapi.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 benda di sekitarmu yang permukaannya rata!
- Apakah bentuk permukaan buku ini sama dengan jam dinding?
- Benda apa yang bentuknya seperti roda?
Formatif (proses): Observasi saat peserta didik bekerja kelompok mengisi LKPD dan berpartisipasi dalam diskusi.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil kreasi bangun datar dan tes tertulis singkat untuk mengidentifikasi ciri-ciri bangun datar.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis bangun datar | Jenis-jenis bangun datar (persegi, persegi panjang, segitiga, lingkaran) | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menyebutkan ciri-ciri bangun datar | Ciri-ciri bangun datar (jumlah sisi dan sudut) | 1 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 3 | Membuat pola/kreasi dari bangun datar | Kombinasi bangun datar dalam pola/kreasi | 1 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
Selamat datang di dunia bangun datar! Pernahkah kamu memperhatikan bentuk permukaan benda-benda di sekitarmu? Ada yang seperti pintu, ada yang seperti roda, dan ada pula yang seperti atap rumah. Semua bentuk itu adalah contoh dari bangun datar. Mari kita kenali lebih dekat apa itu bangun datar dan ciri-cirinya.
1. Apa Itu Bangun Datar?
Bangun datar adalah bentuk dua dimensi yang memiliki panjang dan lebar, tetapi tidak memiliki ketebalan. Bentuknya rata dan hanya bisa dilihat dari satu sisi. Contohnya adalah permukaan meja, lantai, atau kertas. Bangun datar berbeda dengan bangun ruang yang memiliki volume, seperti kotak atau bola. Di sekitar kita, banyak sekali benda yang permukaannya berbentuk bangun datar yang berbeda-beda. Mengenali bangun datar membantu kita memahami dunia di sekitar kita.
2. Persegi
Persegi adalah bangun datar yang memiliki empat sisi yang sama panjang. Semua sudut pada persegi juga sama besar, yaitu sudut siku-siku. Contoh benda di sekitar kita yang permukaannya berbentuk persegi adalah ubin lantai, papan catur, atau jendela kecil. Jika kamu mengukur sisinya, kamu akan menemukan bahwa semua sisinya memiliki ukuran yang sama persis. Persegi adalah bentuk yang sangat simetris dan sering digunakan dalam desain.
3. Persegi Panjang
Persegi panjang juga memiliki empat sisi dan empat sudut. Namun, tidak seperti persegi, sisi-sisi pada persegi panjang tidak semuanya sama panjang. Sisi yang berhadapan memiliki panjang yang sama. Jadi, ada dua sisi panjang dan dua sisi lebar. Contoh benda berbentuk persegi panjang adalah buku, pintu, atau papan tulis. Sama seperti persegi, semua sudutnya adalah sudut siku-siku. Persegi panjang adalah salah satu bentuk bangun datar yang paling sering kita jumpai sehari-hari.
4. Segitiga
Segitiga adalah bangun datar yang memiliki tiga sisi dan tiga sudut. Bentuk segitiga bisa bermacam-macam, ada yang sisinya sama panjang, ada juga yang berbeda-beda. Contoh benda yang permukaannya berbentuk segitiga adalah potongan pizza, rambu lalu lintas berbentuk segitiga, atau atap rumah. Segitiga adalah bentuk yang sangat kuat dan stabil, sehingga sering digunakan dalam konstruksi bangunan dan jembatan. Ada banyak jenis segitiga, tetapi semuanya punya tiga sisi dan tiga sudut.
5. Lingkaran
Lingkaran adalah bangun datar yang unik karena tidak memiliki sisi lurus dan tidak memiliki sudut. Lingkaran adalah kurva tertutup yang semua titiknya berjarak sama dari titik pusatnya. Contoh benda yang permukaannya berbentuk lingkaran adalah roda sepeda, jam dinding, atau koin. Lingkaran adalah bentuk yang sempurna dan sering melambangkan kesatuan atau kelengkapan. Karena tidak memiliki sudut, lingkaran dapat menggelinding dengan mudah.
6. Mengelompokkan Bangun Datar
Setelah mengenal berbagai jenis bangun datar dan ciri-cirinya, kita bisa mengelompokkan benda-benda berdasarkan bentuk permukaannya. Misalnya, kita bisa mengelompokkan semua benda yang permukaannya persegi dalam satu kelompok, semua yang lingkaran dalam kelompok lain, dan seterusnya. Kemampuan mengelompokkan ini sangat penting untuk memahami perbedaan dan kesamaan antara berbagai bentuk di sekitar kita. Ini juga melatih ketelitian kita dalam mengamati.
Rangkuman: Bangun datar adalah bentuk dua dimensi seperti persegi, persegi panjang, segitiga, dan lingkaran. Setiap bangun datar memiliki ciri-ciri khusus, seperti jumlah sisi dan sudut. Persegi memiliki empat sisi sama panjang dan empat sudut. Persegi panjang memiliki empat sisi (dua pasang sama panjang) dan empat sudut. Segitiga memiliki tiga sisi dan tiga sudut. Lingkaran tidak memiliki sisi dan sudut. Mengenali ciri-ciri ini membantu kita mengelompokkan dan memahami bentuk benda di sekitar.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Bangun Datar | Bentuk dua dimensi yang memiliki panjang dan lebar. |
| Sisi | Garis lurus yang membentuk batas bangun datar. |
| Sudut | Pertemuan antara dua sisi pada bangun datar. |
| Persegi | Bangun datar dengan empat sisi sama panjang dan empat sudut siku-siku. |
| Persegi Panjang | Bangun datar dengan empat sisi (dua pasang sama panjang) dan empat sudut siku-siku. |
| Segitiga | Bangun datar dengan tiga sisi dan tiga sudut. |
| Lingkaran | Bangun datar tanpa sisi lurus dan tanpa sudut. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Bangun Datar" mata pelajaran Matematika Kelas II ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Bangun Datar yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Matematika Kelas II Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 5 siap unduh
Bilangan sampai 100Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopPenjumlahan dan Pengurangan BersusunModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPerkalian dan Pembagian DasarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengukuran Waktu dan PanjangModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPerkalian DasarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Pembagian DasarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPengukuran Panjang (cm dan m)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisWaktu dan DurasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPecahan Sederhana (Setengah dan Seperempat)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Matematika lain yang sudah tersedia
Bangun datar dan bangun ruangMatematika Kelas II SDMembilang sampai dengan 50Matematika Kelas II SDPengurangan Menghitung MundurMatematika Kelas II SDLihat semua Modul Ajar Matematika Kelas II →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Matematika kelas 2 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas II dan kelas 2 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bangun Datar pada Matematika SD, Fase A, elemen Bilangan dan Aljabar.
Modul Bangun Datar ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bangun Datar untuk Matematika kelas II.
Apakah modul ajar Matematika materi Bangun Datar ini gratis?
Ya. Modul Bangun Datar untuk kelas II SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Bangun Datar ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas II ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas II langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Bangun Datar ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bangun Datar dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas II di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Matematika kelas II ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Bangun Datar ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase A untuk kelas II SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bangun Datar tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bangun Datar untuk Matematika kelas II di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Bangun Datar ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas II SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bangun Datar beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas II berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Matematika ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Bangun Datar yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Matematika MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.