Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas V
Norma dalam Masyarakat
Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas | C / V |
| Materi Pokok | Norma dalam Masyarakat |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal beberapa aturan sederhana yang berlaku di rumah dan sekolah.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kewargaan, kolaborasi, penalaran kritis.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menerapkan norma dan aturan yang berlaku di lingkungan sekitar serta mengidentifikasi hak dan kewajiban sebagai warga negara. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Contoh nyata norma adalah antre saat membeli makanan, tidak membuang sampah sembarangan, dan mengucapkan salam saat bertemu guru. |
| Konseptual | Norma adalah aturan atau kaidah yang mengatur perilaku manusia dalam masyarakat, baik tertulis maupun tidak tertulis, demi terciptanya ketertiban dan keteraturan. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi jenis-jenis norma, menganalisis manfaatnya, dan menunjukkan perilaku sesuai norma dalam berbagai situasi. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya norma untuk kehidupan bersama dan bagaimana norma membentuk karakter serta perilaku mereka di masyarakat. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok tentang gambar situasi, peserta didik dapat mengidentifikasi empat jenis norma (agama, kesusilaan, kesopanan, hukum) dengan tepat.
- Dengan menganalisis kasus sederhana, peserta didik dapat menjelaskan minimal tiga manfaat norma bagi kehidupan bermasyarakat secara runtut.
- Setelah menyaksikan tayangan video, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga contoh perilaku yang sesuai dan tidak sesuai norma di lingkungan sekolah dengan benar.
- Melalui simulasi peran, peserta didik dapat menunjukkan perilaku sesuai norma di lingkungan keluarga dan sekolah secara mandiri.
Pemahaman bermakna: Norma adalah pedoman hidup yang penting untuk menciptakan ketertiban dan keharmonisan dalam masyarakat, serta menjaga hak dan kewajiban setiap individu.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita tidak boleh membuang sampah sembarangan di lingkungan sekolah?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Peserta didik berlatih menuliskan contoh norma dan manfaatnya dalam bentuk laporan sederhana atau poster. Seni Budaya: Peserta didik membuat poster sederhana tentang manfaat norma atau merancang skenario simulasi peran yang kreatif. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau wali diajak untuk berdiskusi dengan anak tentang norma yang berlaku di keluarga dan lingkungan sekitar, serta memberikan contoh perilaku yang baik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata dengan poster-poster yang berisi contoh norma dan manfaatnya; lingkungan sekolah digunakan sebagai sumber belajar untuk mengamati penerapan norma. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek dari internet yang menampilkan contoh penerapan norma atau akibat pelanggaran norma untuk menstimulasi diskusi peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok tentang gambar situasi, peserta didik dapat mengidentifikasi empat jenis norma (agama, kesusilaan, kesopanan, hukum) dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menganalisis kasus sederhana, peserta didik dapat menjelaskan minimal tiga manfaat norma bagi kehidupan bermasyarakat secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Tujuan Pertemuan 3 | Melalui simulasi peran, peserta didik dapat menunjukkan perilaku sesuai norma di lingkungan keluarga dan sekolah secara mandiri. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis norma dan manfaatnya melalui pengamatan gambar dan analisis kasus.
Alat & bahan: Kertas, pensil warna, spidol, gunting, lem, gambar-gambar situasi.
Langkah kerja:
- Lengkapi sanksi setiap jenis norma pada tabel berikut, lalu berikan contoh pelanggarannya.
Gambar 1. Tabel - Amati 1 yang diberikan guru dengan cermat.
- Diskusikan dalam kelompok, perilaku apa dan norma apa yang terkait.
- Kelompokkan gambar-gambar tersebut ke dalam jenis norma (agama, kesusilaan, kesopanan, hukum) dan tuliskan alasannya.
- Pilih salah satu kasus pelanggaran norma, diskusikan akibatnya, dan tuliskan minimal 3 manfaat jika norma tersebut ditaati.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang aturan?
- Sebutkan satu aturan yang ada di rumahmu!
- Mengapa kita perlu mematuhi aturan?
Formatif (proses): Observasi terhadap partisipasi dan diskusi kelompok saat mengidentifikasi jenis norma dan menganalisis kasus.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil simulasi peran dan LKPD tentang jenis dan manfaat norma.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi empat jenis norma (agama, kesusilaan, kesopanan, hukum) dengan tepat. | Jenis-jenis norma dan contohnya. | 2 JP | kewargaan, penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan minimal tiga manfaat norma bagi kehidupan bermasyarakat secara runtut. | Manfaat norma bagi kehidupan. | 2 JP | kewargaan, penalaran kritis |
| 3 | Menunjukkan perilaku sesuai norma di lingkungan keluarga dan sekolah secara mandiri. | Penerapan norma dalam kehidupan sehari-hari. | 2 JP | kewargaan, kolaborasi |
Norma adalah aturan atau pedoman hidup yang mengatur perilaku manusia dalam masyarakat. Keberadaan norma sangat penting agar kehidupan berjalan tertib dan harmonis. Tanpa norma, masyarakat akan kacau dan tidak teratur. Mari kita pelajari lebih lanjut tentang berbagai jenis norma dan mengapa kita harus mematuhinya.
1. Pengertian Norma
Norma adalah aturan, kaidah, atau ketentuan yang mengikat warga kelompok masyarakat. Norma digunakan sebagai panduan, tatanan, dan pengendali tingkah laku yang sesuai dan diterima. Norma dapat berupa perintah, larangan, atau anjuran. Norma dibuat untuk menciptakan ketertiban, keadilan, dan kedamaian dalam masyarakat. Setiap anggota masyarakat diharapkan dapat memahami dan mematuhi norma yang berlaku demi kebaikan bersama.
2. Jenis-Jenis Norma
Ada beberapa jenis norma yang berlaku di masyarakat. Pertama, norma agama yang bersumber dari ajaran agama. Kedua, norma kesusilaan yang berasal dari hati nurani manusia. Ketiga, norma kesopanan yang mengatur perilaku sesuai adat dan kebiasaan. Keempat, norma hukum yang dibuat oleh pemerintah dan bersifat memaksa. Setiap jenis norma memiliki sanksi atau konsekuensi jika dilanggar, baik sanksi moral maupun sanksi fisik.
3. Norma Agama dan Kesusilaan
Norma agama mengatur hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama. Contohnya, beribadah sesuai keyakinan dan tidak mencuri. Norma kesusilaan mendorong manusia berbuat baik dan jujur. Contohnya, berkata jujur dan tidak menyontek. Kedua norma ini lebih banyak berkaitan dengan batin dan hati nurani. Pelanggaran norma ini dapat menimbulkan rasa bersalah dan penyesalan bagi pelakunya, serta dosa menurut kepercayaan agama.
4. Norma Kesopanan dan Hukum
Norma kesopanan mengatur tingkah laku dalam pergaulan sehari-hari agar saling menghormati. Contohnya, mengucapkan salam, tidak memotong pembicaraan orang lain, dan menghargai yang lebih tua. Norma hukum adalah aturan tertulis yang dibuat oleh lembaga negara dan wajib ditaati. Contohnya, mematuhi rambu lalu lintas dan tidak melakukan kekerasan. Pelanggaran norma hukum akan dikenai sanksi tegas oleh negara, seperti denda atau penjara.
5. Manfaat Norma dalam Masyarakat
Norma memiliki banyak manfaat bagi kehidupan bermasyarakat. Norma menciptakan ketertiban dan keteraturan, sehingga masyarakat dapat hidup aman dan nyaman. Norma juga mencegah terjadinya konflik dan pertikaian antarindividu. Selain itu, norma membantu membentuk karakter warga negara yang bertanggung jawab, jujur, dan peduli terhadap sesama. Dengan mematuhi norma, kita turut menjaga keharmonisan dan persatuan bangsa.
Rangkuman: Norma adalah aturan hidup yang penting untuk menjaga ketertiban dan keharmonisan masyarakat. Ada empat jenis norma utama: agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum. Setiap norma memiliki contoh perilaku dan sanksinya sendiri. Mematuhi norma akan membawa banyak manfaat, seperti menciptakan kedamaian, keadilan, dan membentuk pribadi yang baik. Mari kita biasakan diri untuk selalu berperilaku sesuai norma yang berlaku.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Norma | Aturan atau kaidah yang mengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat. |
| Sanksi | Hukuman atau konsekuensi yang diberikan atas pelanggaran norma. |
| Kesusilaan | Aturan yang bersumber dari hati nurani manusia. |
| Kesopanan | Aturan yang mengatur tingkah laku dalam pergaulan sehari-hari. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Norma dalam Masyarakat" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Norma dalam Masyarakat yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Pancasila Kelas V Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Penerapan Nilai PancasilaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopHak dan Kewajiban WargaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPersatuan dalam KeberagamanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisCinta Tanah AirBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hariBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Pancasila lain yang sudah tersedia
Kronologi Sejarah Kelahiran PancasilaPendidikan Pancasila Kelas V SDBelajar Pancasila Dan MenyenangkanPendidikan Pancasila Kelas VI SDPancasila dalam Kehidupan Sehari-hariPendidikan Pancasila Kelas VI SDAku Cinta IndonesiaPendidikan Pancasila Kelas I SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas V →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 5 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Norma dalam Masyarakat pada Pendidikan Pancasila SD, Fase C, elemen Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Modul Norma dalam Masyarakat ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Pendidikan Pancasila kelas V SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi Norma dalam Masyarakat ini gratis?
Ya. Modul Norma dalam Masyarakat untuk kelas V SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Norma dalam Masyarakat ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas V ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas V langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Norma dalam Masyarakat ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Norma dalam Masyarakat dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Norma dalam Masyarakat ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase C untuk kelas V SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Norma dalam Masyarakat tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Norma dalam Masyarakat untuk Pendidikan Pancasila kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Norma dalam Masyarakat ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas V SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Norma dalam Masyarakat beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas V berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Norma dalam Masyarakat yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Pancasila MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.