SDKelas VIFase CSemester 1

Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas VI
Belajar Bermusyawarah

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Musyawarah adalah proses berunding untuk mencapai mufakat dengan semangat kekeluargaan. Manfaatnya termasuk menghasilkan keputusan yang lebih baik, melatih sikap menghargai, mengurangi konflik, dan memperkuat persatuan. Prinsip-prinsip musyawarah meliputi hak bicara yang sama, sopan santun, mendengarkan aktif, mengutamakan kepentingan bersama, dan bertanggung jawab terhadap keputusan. Musyawarah adalah pilar penting dalam kehidupan berdemokrasi.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Belajar Bermusyawarah
Pendidikan Pancasila · Kelas VI · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Belajar Bermusyawarah
Pendidikan Pancasila · Fase C · Kelas VI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasC / VI
Materi PokokBelajar Bermusyawarah
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami pentingnya hidup rukun dan menghargai perbedaan di lingkungan sekitar.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kewargaan — elemen: Memahami dan menghargai keberagaman
    Peserta didik menghargai perbedaan pendapat dalam musyawarah dan menerima keputusan bersama sebagai wujud nyata keberagaman.
  2. Kolaborasi — elemen: Bekerja sama dalam kelompok
    Peserta didik aktif berkontribusi dalam kelompok untuk mencapai tujuan musyawarah, menunjukkan sikap saling membantu dan menghargai.
  3. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi informasi
    Peserta didik mampu menganalisis berbagai sudut pandang dalam diskusi dan mengevaluasi argumen untuk mencapai keputusan terbaik.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPancasila
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis dan mengevaluasi praktik musyawarah untuk mencapai mufakat dalam konteks kehidupan bermasyarakat di Indonesia serta mengidentifikasi manfaatnya.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMusyawarah sering dilakukan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk mengambil keputusan bersama, seperti pemilihan ketua kelas atau menentukan jadwal piket.
KonseptualMusyawarah adalah proses pembahasan bersama untuk mencapai mufakat (kesepakatan) dengan semangat kekeluargaan dan saling menghargai pendapat.
ProseduralLangkah-langkah bermusyawarah meliputi penyampaian pendapat, mendengarkan, mempertimbangkan, serta mencapai dan melaksanakan keputusan bersama.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa kemampuan bermusyawarah adalah keterampilan penting untuk menyelesaikan masalah dan membangun kebersamaan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi manfaat musyawarah dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat.
  2. Dengan simulasi musyawarah, peserta didik dapat menjelaskan prinsip-prinsip musyawarah untuk mufakat secara runtut.
  3. Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis contoh penerapan musyawarah dalam pengambilan keputusan di lingkungan sekolah dengan benar.
  4. Melalui praktik langsung, peserta didik dapat menunjukkan sikap menghargai perbedaan pendapat saat bermusyawarah dengan baik.
  5. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyusun dan melaksanakan prosedur musyawarah untuk mencapai keputusan bersama secara mandiri.
Halaman 2 · Belajar Bermusyawarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan menerapkan musyawarah akan membantu peserta didik menyelesaikan masalah bersama secara adil, melatih sikap saling menghargai, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu berdiskusi dan mengambil keputusan bersama, bukan keputusan sendiri?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan keterampilan berbicara, menyimak, dan menyampaikan argumen dengan santun dalam diskusi atau musyawarah.
Matematika: Penggunaan data dan statistik sederhana (misalnya hasil voting) dalam mengambil keputusan jika mufakat sulit tercapai.
Seni Budaya: Membuat poster atau infografis tentang prinsip-prinsip musyawarah yang baik.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk menceritakan pengalaman bermusyawarah di keluarga atau lingkungan tempat tinggal mereka kepada anak-anak di rumah.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata ulang agar mendukung diskusi kelompok dan simulasi musyawarah, dengan kursi yang mudah digeser dan area presentasi yang jelas.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video pendek dari YouTube atau platform edukasi lainnya yang menggambarkan contoh musyawarah yang baik dan kurang baik sebagai stimulus.
Halaman 3 · Belajar Bermusyawarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi manfaat musyawarah dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Kata Berbisik: Guru membisikkan satu kata kepada siswa pertama, lalu siswa tersebut membisikkan ke teman sebelahnya sampai akhir, lalu siswa terakhir menyebutkan kata yang didengar.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Guru menayangkan gambar ilustrasi dua anak berebut mainan dan bertanya, 'Bagaimana cara terbaik menyelesaikan masalah ini?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi manfaat musyawarah dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa kita perlu berdiskusi dan mengambil keputusan bersama?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video singkat tentang kegiatan musyawarah di lingkungan keluarga atau sekolah, seperti menentukan tujuan rekreasi keluarga atau pemilihan ketua kelas.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu menuliskan hal-hal yang mereka amati dari video, seperti 'siapa yang berbicara', 'apa yang dibicarakan', dan 'bagaimana keputusan diambil'.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok kecil untuk mengumpulkan informasi tentang apa yang terjadi jika suatu keputusan diambil tanpa musyawarah, dan apa manfaatnya jika keputusan diambil melalui musyawarah.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Setiap kelompok membuat daftar manfaat musyawarah dan risiko jika tidak bermusyawarah, lalu menuliskannya di kertas plano.
  2. Pembuktian: Perwakilan kelompok menempelkan hasil diskusinya di dinding kelas dan membandingkan hasil temuan kelompok lain, mencari persamaan dan perbedaan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan daftar manfaat musyawarah dan risikonya, kemudian guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menyimpulkan manfaat musyawarah secara umum.
  2. Guru memberikan umpan balik positif terhadap partisipasi peserta didik dan hasil diskusi kelompok.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang pentingnya musyawarah sebagai cara terbaik dalam mengambil keputusan bersama.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum kembali manfaat musyawarah yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar dan kerja sama peserta didik, serta mengajak mereka untuk selalu menerapkan musyawarah.
  3. Guru menyampaikan kegiatan untuk pertemuan selanjutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Belajar Bermusyawarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan simulasi musyawarah, peserta didik dapat menjelaskan prinsip-prinsip musyawarah untuk mufakat secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Teka-teki 'Siapakah Aku?': Guru memberikan 3-5 ciri-ciri suatu benda atau tokoh, peserta didik menebaknya. Contoh: 'Aku punya sayap, suka makan madu, dan menghasilkan lilin. Siapakah aku?' (Lebah)
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan menanyakan, 'Apa saja manfaat musyawarah yang sudah kita pelajari?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menjelaskan prinsip-prinsip musyawarah dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara agar musyawarah berjalan lancar dan semua orang merasa dihargai?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah kasus simulasi singkat atau cerita tentang sebuah kelas yang kesulitan menentukan tema pentas seni karena banyak usulan dan terjadi perdebatan sengit.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi dalam kelompok dan diminta untuk menganalisis masalah yang terjadi dalam kasus tersebut, lalu mengidentifikasi 'apa yang salah' dari proses musyawarah yang ada di cerita.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok mendapatkan tugas untuk mencari tahu 'bagaimana seharusnya musyawarah yang baik itu?', dengan mencari informasi dari buku paket atau sumber lain yang disediakan guru.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyusun daftar prinsip-prinsip musyawarah yang baik, seperti 'menghargai pendapat', 'tidak memaksakan kehendak', dan 'mengutamakan kepentingan bersama', lalu menuliskannya di LKPD.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan kelompok mempresentasikan prinsip-prinsip musyawarah yang telah mereka temukan. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan meluruskan jika ada konsep yang kurang tepat, serta menguatkan pemahaman tentang prinsip-prinsip musyawarah.
  3. Guru menyimpulkan prinsip-prinsip musyawarah yang harus dipegang teguh untuk mencapai mufakat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru membuat poster sederhana berisi rangkuman prinsip-prinsip musyawarah.
  2. Guru memberikan pujian atas kerja keras dan pemahaman peserta didik, serta mengingatkan untuk menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam kehidupan nyata.
  3. Guru menyampaikan rencana simulasi musyawarah di pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Belajar Bermusyawarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MENJELAJAH!Musyawarah Mufakat: Ayo Berdiskusi!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Melatih peserta didik mengidentifikasi masalah, menyampaikan pendapat, dan mengambil keputusan bersama melalui musyawarah.

Alat & bahan: Kertas plano, spidol, gunting, lem, gambar ilustrasi masalah

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    1234Mendatar3. Catatan resmi jalannyamusyawarah dan keputusan yangdihasilkan.4. Kesepakatan bulat yangditerima oleh semua pihak.Menurun1. Pemungutan suara untukmengambil keputusan jikamufakat tidak tercapai.2. Proses berunding untukmencapai kesepakatan.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati gambar di bawah ini yang menunjukkan sebuah masalah di lingkungan sekolah. Diskusikan dengan kelompokmu, apa masalah yang terjadi?
  3. Tuliskan minimal tiga ide atau solusi untuk mengatasi masalah tersebut di lembar kerja yang disediakan.
  4. Gunting kartu pendapat yang telah disediakan. Setiap anggota kelompok memilih satu pendapat yang paling disetujui dan menempelkannya di kolom 'Pendapat Pilihan'.
  5. Lakukan simulasi musyawarah di kelompokmu. Sampaikan pendapatmu secara bergantian, dengarkan teman, dan cari kesepakatan terbaik.
  6. Tuliskan keputusan hasil musyawarah kelompokmu dan alasan mengapa keputusan tersebut yang dipilih.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Belajar Bermusyawarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu lakukan jika ada perbedaan pendapat dengan temanmu?
  2. Pernahkah kamu ikut dalam kegiatan musyawarah di rumah atau sekolah? Ceritakan pengalamanmu!
  3. Menurutmu, mengapa kita perlu mencari kesepakatan bersama?

Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan simulasi musyawarah, serta penilaian hasil LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian performa saat simulasi musyawarah dan jawaban esai tentang pentingnya musyawarah.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Belajar Bermusyawarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi manfaat musyawarah dalam kehidupan sehari-hari.Manfaat Musyawarah2 JPKewargaan, Penalaran Kritis
2Menjelaskan prinsip-prinsip musyawarah untuk mufakat.Prinsip Musyawarah2 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
3Menyusun dan melaksanakan prosedur musyawarah untuk mencapai keputusan bersama.Prosedur Musyawarah dan Praktik2 JPKewargaan, Kolaborasi, Penalaran Kritis
Halaman 8 · Belajar Bermusyawarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Musyawarah adalah jantung demokrasi di Indonesia, sebuah tradisi luhur yang telah diajarkan oleh para leluhur kita. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada situasi di mana harus mengambil keputusan bersama. Dengan belajar bermusyawarah, kita tidak hanya mencari jalan keluar terbaik, tetapi juga belajar menghargai setiap perbedaan dan membangun kebersamaan.

1. Apa Itu Musyawarah?
Musyawarah berasal dari bahasa Arab 'syawara' yang berarti berunding atau bertukar pikiran. Secara istilah, musyawarah adalah upaya bersama dengan sikap rendah hati untuk memecahkan masalah, mengambil keputusan, atau mencapai kesepakatan bersama. Tujuan utamanya adalah mencapai mufakat, yaitu kesepakatan bulat yang diterima oleh semua pihak. Jika mufakat sulit tercapai, barulah dilakukan voting (pemungutan suara) sebagai jalan terakhir, tetapi semangat kekeluargaan tetap diutamakan.

2. Manfaat Bermusyawarah
Bermusyawarah memiliki banyak manfaat positif. Pertama, keputusan yang diambil melalui musyawarah umumnya lebih baik karena melibatkan berbagai sudut pandang dan pemikiran. Kedua, musyawarah melatih kita untuk menghargai pendapat orang lain dan tidak egois. Ketiga, keputusan yang diambil secara bersama-sama akan lebih mudah diterima dan dilaksanakan oleh semua pihak, sehingga mengurangi konflik. Keempat, musyawarah memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan di antara anggota masyarakat atau kelompok.

3. Prinsip-Prinsip Musyawarah
Agar musyawarah berjalan dengan baik dan mencapai mufakat, ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan. Pertama, setiap peserta musyawarah memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Kedua, pendapat harus disampaikan dengan sopan, logis, dan tidak memaksakan kehendak. Ketiga, semua peserta harus mendengarkan pendapat orang lain dengan seksama dan lapang dada. Keempat, mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau golongan. Kelima, keputusan harus diterima dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab oleh semua pihak.

4. Contoh Musyawarah di Lingkungan Sekolah
Di sekolah, banyak keputusan yang dapat diambil melalui musyawarah. Misalnya, pemilihan ketua kelas dan pengurus kelas lainnya, menentukan jadwal piket kelas, merencanakan kegiatan rekreasi sekolah, atau memutuskan tema lomba kebersihan antarkelas. Melalui musyawarah, setiap siswa dapat berpartisipasi aktif dalam menentukan arah dan kegiatan kelas atau sekolah, sehingga mereka merasa memiliki dan bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil.

5. Sikap dalam Bermusyawarah
Sikap yang baik sangat penting saat bermusyawarah. Kita harus bersikap terbuka terhadap ide-ide baru, tidak mudah marah jika pendapat kita tidak diterima, dan selalu berusaha mencari titik temu. Menghindari sikap memaksakan kehendak, mencela, atau merendahkan pendapat orang lain adalah kunci keberhasilan musyawarah. Ingatlah bahwa tujuan musyawarah adalah kebaikan bersama, bukan kemenangan individu.

6. Prosedur Pelaksanaan Musyawarah
Musyawarah biasanya diawali dengan pembukaan oleh pemimpin musyawarah (misalnya ketua kelas atau guru), dilanjutkan dengan penyampaian masalah yang akan dibahas. Kemudian, setiap peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapat atau usulan. Setelah semua pendapat terkumpul, dilakukan pembahasan untuk menyaring dan mempertimbangkan setiap usulan. Jika ada beberapa pilihan, bisa dilakukan voting jika mufakat tidak tercapai. Terakhir, keputusan hasil musyawarah dibacakan dan disepakati bersama, lalu dicatat dalam notulen.

Rangkuman: Musyawarah adalah proses berunding untuk mencapai mufakat dengan semangat kekeluargaan. Manfaatnya termasuk menghasilkan keputusan yang lebih baik, melatih sikap menghargai, mengurangi konflik, dan memperkuat persatuan. Prinsip-prinsip musyawarah meliputi hak bicara yang sama, sopan santun, mendengarkan aktif, mengutamakan kepentingan bersama, dan bertanggung jawab terhadap keputusan. Musyawarah adalah pilar penting dalam kehidupan berdemokrasi.

Halaman 9 · Belajar Bermusyawarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
MusyawarahProses berunding untuk mencapai kesepakatan.
MufakatKesepakatan bulat yang diterima oleh semua pihak.
VotingPemungutan suara untuk mengambil keputusan jika mufakat tidak tercapai.
NotulenCatatan resmi jalannya musyawarah dan keputusan yang dihasilkan.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Belajar Bermusyawarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Belajar Bermusyawarah" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Belajar Bermusyawarah — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Belajar Bermusyawarah ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas VIPeta Konsep
Belajar BermusyawarahApa Itu Musyawarah?Manfaat BermusyawarahPrinsip-Prinsip MusyawarahContoh Musyawarah di Lingkungan SekolahSikap dalam Bermusyawarah
Dari sub-bab Belajar BermusyawarahHalaman 12
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas VIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas VILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas VIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas VIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas VIProfil Lulusan
KewargaanKolaborasiPenalaran Kritis
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Belajar Bermusyawarah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 6 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Belajar Bermusyawarah pada Pendidikan Pancasila SD, Fase C, elemen Pancasila.

Modul Belajar Bermusyawarah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Pancasila kelas VI SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi Belajar Bermusyawarah ini gratis?

Ya. Modul Belajar Bermusyawarah untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Belajar Bermusyawarah ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Belajar Bermusyawarah ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Belajar Bermusyawarah dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Belajar Bermusyawarah ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Belajar Bermusyawarah tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Belajar Bermusyawarah untuk Pendidikan Pancasila kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Belajar Bermusyawarah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Belajar Bermusyawarah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?

Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Belajar Bermusyawarah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Pancasila MI ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila SDSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.