Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas VI
Mengamalkan Pancasila untuk Kebahagiaan Bersama
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Mengamalkan Pancasila untuk Kebahagiaan Bersama |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal bunyi Pancasila dan simbol-simbolnya serta beberapa contoh perilaku yang sesuai dengan nilai Pancasila. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- kewargaan — elemen: Menganalisis peran dan tanggung jawab sebagai warga negara
Peserta didik menganalisis peran mereka dalam mengamalkan nilai Pancasila untuk menciptakan kebahagiaan bersama di lingkungan sekitar. - kolaborasi — elemen: Bekerja sama dalam kelompok
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi masalah dan merancang solusi pengamalan Pancasila di sekolah atau masyarakat. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi informasi
Peserta didik menganalisis berbagai kasus pengamalan Pancasila dan mengevaluasi dampaknya terhadap kebahagiaan bersama.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pancasila |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan kebahagiaan bersama di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang terdiri dari lima sila, seperti Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. |
| Konseptual | Pancasila berfungsi sebagai pandangan hidup bangsa yang memandu setiap warga negara dalam bertindak dan mengambil keputusan demi mencapai kebahagiaan dan keadilan sosial. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila dalam berbagai situasi dan merumuskan tindakan konkret untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami dan mengamalkan Pancasila bukan hanya sebagai tugas, tetapi sebagai landasan moral untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan bahagia bagi semua. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dengan tepat.
- Setelah menganalisis contoh kasus, peserta didik dapat merumuskan contoh pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan runtut.
- Dengan berkolaborasi dalam kelompok, peserta didik dapat merancang sebuah kampanye sederhana untuk mengajak teman mengamalkan Pancasila di lingkungan sekolah dengan kreatif.
- Melalui presentasi hasil karya, peserta didik dapat mengomunikasikan ide pengamalan Pancasila untuk kebahagiaan bersama secara percaya diri.
Pemahaman bermakna: Mengamalkan Pancasila berarti menerapkan nilai-nilai luhurnya dalam setiap aspek kehidupan, sehingga tercipta kebahagiaan, kerukunan, dan keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita bisa membuat semua orang di sekitar kita merasa senang dan adil, seperti yang diajarkan Pancasila?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Peserta didik menyusun kalimat ajakan yang efektif dan persuasif dalam kampanye pengamalan Pancasila. Seni Budaya dan Prakarya: Peserta didik mendesain poster atau pamflet kampanye dengan elemen visual yang menarik dan kreatif. Matematika: Peserta didik dapat mengumpulkan data sederhana tentang perilaku positif di sekolah untuk mendukung argumen kampanye mereka. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang contoh pengamalan Pancasila di rumah, sementara komunitas lokal dapat memberikan inspirasi melalui kegiatan sosial yang mereka lakukan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata agar mendukung diskusi kelompok dan presentasi, serta tersedia area pajang karya untuk kampanye Pancasila, menciptakan suasana yang nyaman dan inspiratif. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik dapat memanfaatkan aplikasi presentasi atau desain grafis sederhana seperti Google Slides atau Canva untuk merancang poster digital kampanye 'Ayo Amalkan Pancasila!'. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tepuk Pancasila: Guru memimpin tepuk dengan menyebut sila-sila Pancasila, peserta didik mengikuti sambil bertepuk tangan sesuai jumlah sila.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah menganalisis contoh kasus, peserta didik dapat merumuskan contoh pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Kata Pancasila: Guru menyebutkan kata kunci dari salah satu sila, peserta didik menebak sila ke berapa dan contoh perilakunya. Contoh: 'Gotong royong!' (Sila 3).
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila dan merumuskan contoh pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari.
Alat & bahan: lembar LKPD, pensil warna, gunting, lem
Langkah kerja:
- Warnai simbol sila Pancasila berikut sesuai warnanya: bintang kuning, rantai kuning, pohon beringin hijau, kepala banteng hitam, serta padi kuning dan kapas putih.
Gambar 1. Mewarnai - Apa yang sedang terjadi?
- Diskusikan dengan kelompokmu, masalah apa yang muncul?
- Tuliskan nilai-nilai Pancasila yang dapat menjadi solusi untuk masalah tersebut pada tabel.
- Gunting gambar simbol sila Pancasila yang sesuai dan tempelkan pada kolom yang tepat.
- Tuliskan satu contoh pengamalan nyata dari nilai Pancasila tersebut di lingkungan sekolah.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan tiga contoh sikap baik yang pernah kamu lakukan di sekolah!
- Apa saja sila-sila Pancasila yang kamu ingat?
- Menurutmu, mengapa kita harus berbuat baik kepada orang lain?
- Apa manfaat jika semua orang di sekolah rukun dan saling membantu?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan dan ketepatan isi LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil rancangan kampanye 'Ayo Amalkan Pancasila!' berdasarkan kreativitas, kejelasan pesan, dan relevansi dengan nilai Pancasila.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa. | Pancasila sebagai Pandangan Hidup | 2 JP | kewargaan, penalaran kritis |
| 2 | Merumuskan contoh pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. | Pengamalan Pancasila di Kehidupan Sehari-hari | 2 JP | kewargaan, kolaborasi |
| 3 | Merancang kampanye sederhana untuk mengajak teman mengamalkan Pancasila. | Kampanye Pengamalan Pancasila | 2 JP | kolaborasi, kreativitas, komunikasi |
Pancasila adalah dasar negara kita yang istimewa. Lebih dari sekadar lima sila, Pancasila adalah pedoman hidup yang membantu kita menjadi pribadi yang lebih baik dan menciptakan lingkungan yang bahagia. Mari kita pelajari bersama bagaimana mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila agar kebahagiaan bisa kita rasakan bersama di mana pun kita berada.
1. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa
Pancasila bukan hanya kumpulan kata-kata, tetapi adalah jiwa bangsa Indonesia. Sebagai pandangan hidup, Pancasila menjadi kompas atau arah bagi seluruh rakyat Indonesia dalam bersikap, bertindak, dan membuat keputusan. Setiap sila Pancasila mengandung nilai-nilai luhur yang mengajarkan kita tentang kebaikan, keadilan, persatuan, musyawarah, dan gotong royong. Misalnya, sila pertama mengajarkan kita untuk saling menghargai keyakinan agama lain, sedangkan sila ketiga mengajarkan kita untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pandangan hidup, kita akan selalu tahu bagaimana cara berinteraksi dengan orang lain dan lingkungan agar tercipta keharmonisan.
2. Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila ini mengajarkan kita untuk percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menjalankan perintah-Nya sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Contoh pengamalannya adalah menghargai teman yang berbeda agama saat beribadah, tidak mengganggu mereka, dan selalu berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan. Ini juga berarti kita harus memiliki toleransi yang tinggi terhadap keberagaman agama di Indonesia, karena setiap orang berhak menjalankan keyakinannya tanpa paksaan. Dengan demikian, kerukunan antar umat beragama akan selalu terjaga dan menjadi fondasi kebahagiaan bersama.
3. Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Sila kedua mengajak kita untuk memperlakukan semua orang dengan adil dan manusiawi, tanpa membeda-bedakan suku, ras, atau agama. Contohnya adalah menolong teman yang kesulitan, tidak mengejek atau merundung orang lain, serta selalu berkata dan bertindak sopan. Keadilan di sini berarti memberikan hak kepada setiap orang sesuai porsinya dan tidak merugikan pihak lain. Beradab berarti memiliki etika dan moral yang baik dalam setiap interaksi sosial. Mengamalkan sila ini akan membuat kita menjadi pribadi yang peduli dan punya empati terhadap sesama.
4. Sila Ketiga: Persatuan Indonesia
Sila ini menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang sangat beragam. Meskipun kita berbeda suku, bahasa, dan budaya, kita tetap satu yaitu Indonesia. Contoh pengamalannya adalah bekerja sama dalam kelompok, tidak bertengkar, dan bangga menggunakan produk dalam negeri. Menjaga persatuan berarti mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau golongan. Dengan bersatu, kita akan menjadi bangsa yang kuat dan tidak mudah dipecah belah, sehingga kebahagiaan dan kemajuan bangsa dapat tercapai bersama.
5. Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Sila ini mengajarkan kita untuk menyelesaikan masalah dengan musyawarah atau berdiskusi untuk mencapai mufakat. Setiap keputusan penting harus diambil secara bersama-sama, bukan hanya oleh satu orang. Contohnya adalah berdiskusi saat menentukan jadwal piket kelas, menghargai pendapat teman meskipun berbeda, dan tidak memaksakan kehendak. Musyawarah adalah cerminan demokrasi yang menjunjung tinggi kebijaksanaan. Dengan bermusyawarah, kita bisa menemukan solusi terbaik yang diterima oleh semua pihak, sehingga tidak ada yang merasa dirugikan dan kebahagiaan bersama dapat terwujud.
6. Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Sila terakhir ini bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang adil dan makmur bagi seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali. Setiap orang berhak mendapatkan perlakuan yang sama dan kesempatan yang setara. Contoh pengamalannya adalah berbagi dengan teman yang membutuhkan, menjaga fasilitas umum, dan tidak boros. Keadilan sosial berarti pemerataan kesejahteraan dan perlindungan hak-hak dasar setiap warga negara. Dengan mengamalkan sila ini, kita turut serta menciptakan lingkungan yang sejahtera dan harmonis, di mana semua orang bisa hidup bahagia dan berkecukupan.
7. Mengajak Teman Mengamalkan Pancasila
Mengamalkan Pancasila tidak cukup hanya sendiri, kita juga perlu mengajak teman-teman dan orang di sekitar kita. Cara mengajak bisa dengan memberikan contoh yang baik, seperti selalu jujur, suka menolong, dan menjaga kebersihan. Kita juga bisa membuat kampanye sederhana, seperti poster ajakan atau cerita pendek tentang pentingnya nilai Pancasila. Dengan mengajak orang lain, kita tidak hanya menyebarkan kebaikan, tetapi juga memperkuat persatuan dan keharmonisan di lingkungan kita. Ingat, kebahagiaan bersama akan terwujud jika semua orang berpartisipasi dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila.
Rangkuman: Pancasila adalah pandangan hidup bangsa Indonesia yang membimbing kita untuk bertindak baik dan adil. Setiap sila Pancasila memiliki nilai luhur yang harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menghargai perbedaan agama, bersikap adil, menjaga persatuan, bermusyawarah, hingga menciptakan keadilan sosial. Dengan mengamalkan dan mengajak orang lain mengamalkan Pancasila, kita akan menciptakan kebahagiaan, kerukunan, dan keadilan bersama di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Pancasila | Dasar negara Indonesia yang terdiri dari lima sila. |
| Pandangan Hidup | Pedoman atau arah bagi suatu bangsa dalam bersikap dan bertindak. |
| Toleransi | Sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan. |
| Musyawarah | Proses berdiskusi untuk mencapai kesepakatan bersama. |
| Mufakat | Kesepakatan yang dicapai melalui musyawarah. |
| Keadilan Sosial | Keseimbangan hak dan kewajiban serta pemerataan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Mengamalkan Pancasila untuk Kebahagiaan Bersama" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Mengamalkan Pancasila untuk Kebahagiaan Bersama yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Pancasila Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 4 siap unduh
Belajar Pancasila dengan MenyenangkanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Menghormati Perbedaan Budaya dan Agama dalam Kehidupan Sehari-hariBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProvinsiku Bagian dari Wilayah Negara Kesatuan Republik IndonesiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenjaga Persatuan dan Kesatuan dengan Gotong RoyongBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Pancasila lain yang sudah tersedia
Belajar Pancasila Dan MenyenangkanPendidikan Pancasila Kelas VI SDPancasila dalam Kehidupan Sehari-hariPendidikan Pancasila Kelas VI SDSejarah Kelahiran PancasilaPendidikan Pancasila Kelas VI SDKronologi Sejarah Kelahiran PancasilaPendidikan Pancasila Kelas V SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Mengamalkan Pancasila untuk Kebahagiaan Bersama pada Pendidikan Pancasila SD, Fase C, elemen Pancasila.
Modul Mengamalkan Pancasila untuk Kebahagiaan Bersama ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Pancasila kelas VI SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi Mengamalkan Pancasila untuk Kebahagiaan Bersama ini gratis?
Ya. Modul Mengamalkan Pancasila untuk Kebahagiaan Bersama untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Mengamalkan Pancasila untuk Kebahagiaan Bersama ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Mengamalkan Pancasila untuk Kebahagiaan Bersama ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Mengamalkan Pancasila untuk Kebahagiaan Bersama dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Mengamalkan Pancasila untuk Kebahagiaan Bersama ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Mengamalkan Pancasila untuk Kebahagiaan Bersama tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Mengamalkan Pancasila untuk Kebahagiaan Bersama untuk Pendidikan Pancasila kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Mengamalkan Pancasila untuk Kebahagiaan Bersama ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Mengamalkan Pancasila untuk Kebahagiaan Bersama beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Mengamalkan Pancasila untuk Kebahagiaan Bersama yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Pancasila MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.