Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas VI
Belajar Pancasila Dan Menyenangkan
Modul ajar (RPP) Pendidikan Pancasila SD kelas VI materi Belajar Pancasila Dan Menyenangkan lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Belajar Pancasila Dan Menyenangkan yang Anda cari? Materi Pendidikan Pancasila Kelas VI lainnya:
Lihat peta materi setahun9 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Belajar Pancasila Dan Menyenangkan |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (9 JP: 3 JP × 35 menit = 105 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal dasar negara Pancasila dan beberapa contoh penerapan sila-sila dalam kehidupan sehari-hari.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kewargaan, kolaborasi, kreativitas.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila |
| Elemen / Domain | Pancasila |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta menunjukkan perilaku yang mencerminkan semangat kebhinekaan global dan cinta tanah air. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Penerapan nilai-nilai Pancasila dapat dilihat dalam gotong royong membersihkan pantai atau musyawarah nelayan. |
| Konseptual | Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang terdiri dari lima sila, menjadi panduan hidup berbangsa dan bernegara. |
| Prosedural | Mempelajari Pancasila dilakukan melalui observasi, diskusi, simulasi, dan proyek kreatif yang relevan dengan lingkungan sekitar. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa memahami Pancasila bukan hanya menghafal, tetapi juga menghayati dan mengamalkan dalam tindakan nyata untuk kebaikan bersama. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila yang relevan dengan kehidupan di daerah pesisir.
- Menganalisis contoh penerapan nilai-nilai Pancasila dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan pesisir.
- Merancang proyek sederhana yang mengaplikasikan salah satu nilai Pancasila di lingkungan sekolah atau rumah.
- Menyajikan hasil proyek penerapan nilai Pancasila dengan kreatif dan percaya diri.
- Menunjukkan sikap kolaboratif dan bertanggung jawab dalam mengerjakan proyek kelompok.
Pemahaman bermakna: Memahami Pancasila bukan sekadar teori, tetapi bagaimana nilai-nilai luhur Pancasila dapat diwujudkan secara konkret dan menyenangkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan pesisir.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita bisa belajar Pancasila dengan seru dan membuatnya benar-benar terasa di kehidupan kita sehari-hari, bahkan saat bermain di pantai?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan berkomunikasi lisan dan tulisan saat presentasi proyek dan membuat laporan sederhana. Seni Budaya: Mendesain poster, membuat cerita bergambar, atau menciptakan yel-yel dalam proyek yang mencerminkan nilai Pancasila. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Memahami pentingnya menjaga ekosistem pesisir sebagai wujud pengamalan nilai Pancasila terkait lingkungan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau tokoh masyarakat pesisir diundang untuk berbagi cerita tentang penerapan Pancasila dalam kehidupan mereka, atau membantu peserta didik dalam pengerjaan proyek di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar fleksibel untuk kerja kelompok, dilengkapi dengan area pajang karya; lingkungan sekitar sekolah atau pantai dapat digunakan sebagai objek observasi dan inspirasi proyek. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Penggunaan tablet atau komputer untuk mencari referensi gambar/video tentang kehidupan pesisir, membuat desain poster digital, atau merekam presentasi proyek sebagai portofolio digital. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila yang relevan dengan kehidupan di daerah pesisir. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa dengan ceria, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran. Guru menyajikan gambar atau video singkat tentang kehidupan di daerah pesisir dan bertanya 'Apa saja kegiatan yang biasa kalian lihat di sini?' Kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi nilai Pancasila dalam kehidupan pesisir, serta menjelaskan bahwa belajar akan seru dan interaktif. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil. Masing-masing kelompok diberikan kartu bergambar aktivitas di pesisir (misal: nelayan berbagi hasil tangkapan, gotong royong membersihkan pantai, anak-anak bermain tanpa membedakan suku). Mereka diminta mengamati gambar dan berdiskusi untuk menemukan nilai-nilai Pancasila apa saja yang terkandung di dalamnya, lalu menuliskannya di lembar kerja. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas. Guru memfasilitasi diskusi dan memberikan umpan balik, menghubungkan temuan peserta didik dengan sila-sila Pancasila secara lebih mendalam, dan memberikan contoh konkret lainnya dari kehidupan pesisir. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru menguatkan pemahaman dengan menyimpulkan bersama nilai-nilai Pancasila yang telah ditemukan. Peserta didik diajak merefleksikan 'Apa saja nilai Pancasila yang paling sering kalian lihat di sekitar rumah atau pantai?' |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik. Peserta didik diajak menyanyikan lagu daerah yang mencerminkan kebersamaan. Guru menyampaikan bahwa di pertemuan berikutnya akan belajar cara menerapkan nilai-nilai Pancasila ini dalam proyek yang menyenangkan. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Merancang proyek sederhana yang mengaplikasikan salah satu nilai Pancasila di lingkungan sekolah atau rumah. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa dan mengecek kehadiran. Mengajak peserta didik mengingat kembali nilai-nilai Pancasila yang telah dipelajari di pertemuan sebelumnya. Guru kemudian menyampaikan bahwa hari ini mereka akan menjadi 'agen Pancasila' dengan merancang proyek seru untuk menerapkan nilai Pancasila, menjelaskan tujuan dan langkah-langkah proyek. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Guru menjelaskan konsep proyek berbasis Pancasila, yaitu membuat suatu karya atau kegiatan nyata yang mencerminkan salah satu nilai Pancasila. Guru memberikan beberapa ide proyek yang relevan dengan kehidupan pesisir (misal: membuat poster ajakan menjaga kebersihan pantai, membuat cerita bergambar tentang toleransi antar suku nelayan, membuat bank sampah mini di sekolah). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Peserta didik dalam kelompok yang sama mulai berdiskusi untuk memilih satu ide proyek, merumuskan tujuan proyek, menentukan alat dan bahan, serta membagi tugas. Guru membimbing setiap kelompok dalam menyusun rencana proyek yang realistis dan kreatif. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan rencana proyeknya. Kelompok lain dan guru memberikan masukan konstruktif. Guru memastikan setiap kelompok memiliki rencana yang jelas dan dapat dilaksanakan, serta menekankan pentingnya kolaborasi dan tanggung jawab. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru memberikan semangat untuk memulai pengerjaan proyek di rumah atau di sekolah. Mengingatkan untuk membawa bahan-bahan yang diperlukan di pertemuan berikutnya. Guru memberikan pujian atas antusiasme peserta didik. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menyajikan hasil proyek penerapan nilai Pancasila dengan kreatif dan percaya diri. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa dengan semangat, mengajak berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru mengingatkan kembali tentang proyek Pancasila yang telah dirancang dan mulai dikerjakan. Guru menyampaikan tujuan pertemuan hari ini yaitu menyajikan hasil proyek dan merayakan karya bersama, serta menjelaskan bahwa presentasi akan menjadi momen berbagi inspirasi. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dalam kelompok menyelesaikan proyek mereka (jika ada bagian yang belum selesai) dan mempersiapkan presentasi. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan memastikan semua anggota kelompok berkontribusi. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil proyeknya di depan kelas dengan kreatif (misal: menampilkan poster, membacakan cerita, mendemonstrasikan bank sampah mini). Kelompok lain dan guru memberikan apresiasi dan pertanyaan. Guru menekankan pada nilai-nilai Pancasila yang tercermin dalam proyek tersebut. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru memimpin refleksi kelas tentang seluruh proses belajar dan proyek yang telah dibuat. Peserta didik diajak berbagi pengalaman 'Apa yang paling menyenangkan dari proyek ini?' dan 'Apa nilai Pancasila yang paling kamu rasakan saat mengerjakan proyek?'. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua peserta didik atas kerja keras, kreativitas, dan semangat kolaborasi mereka. Guru mengajak peserta didik untuk terus mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ditutup dengan yel-yel Pancasila yang ceria dan doa bersama. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila dalam berbagai aktivitas di daerah pesisir dan merencanakan proyek penerapannya.
Alat & bahan: Kartu gambar aktivitas pesisir, pensil, spidol, kertas plano, lembar kerja kelompok
Langkah kerja:
- Amati kartu gambar aktivitas masyarakat pesisir yang diberikan.
- Diskusikan dalam kelompok, nilai Pancasila apa saja yang terkandung dalam setiap gambar.
- Tuliskan hasil diskusi pada kolom yang tersedia di lembar kerja.
- Pilih satu nilai Pancasila yang paling menarik untuk dijadikan proyek kelompok.
- Rencanakan proyek sederhana yang akan kalian buat untuk menerapkan nilai Pancasila tersebut.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang Pancasila?
- Sebutkan salah satu sila Pancasila yang kamu ingat!
- Berikan satu contoh sikap baik yang pernah kamu lihat di lingkungan sekitar!
- Mengapa Pancasila penting bagi negara kita?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kolaborasi, dan kemandirian dalam merancang serta mengerjakan proyek.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek (poster, cerita bergambar, dll.) dan presentasi kelompok yang mencerminkan pemahaman dan aplikasi nilai Pancasila.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila yang relevan dengan kehidupan di daerah pesisir. | Pengenalan Pancasila dan nilai-nilainya dalam konteks pesisir. | 3 JP | kewargaan, penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis contoh penerapan nilai-nilai Pancasila dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan pesisir. | Diskusi dan analisis kasus penerapan Pancasila. | 3 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Merancang dan menyajikan proyek sederhana yang mengaplikasikan salah satu nilai Pancasila. | Perencanaan dan pengerjaan proyek Pancasila. | 3 JP | kreativitas, kolaborasi, kewargaan |
Halo teman-teman! Pernahkah kalian berpikir kalau belajar Pancasila itu bisa jadi petualangan yang seru dan menyenangkan? Di modul ini, kita akan menjelajahi bagaimana nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya ada di buku pelajaran, tetapi juga hadir dalam setiap langkah kehidupan kita sehari-hari, terutama di lingkungan pesisir yang indah ini. Mari kita temukan cara-cara kreatif untuk menjadikan Pancasila bagian dari diri kita!
1. Pancasila: Fondasi Hidup Kita
Pancasila adalah dasar negara Indonesia, sebuah rumah besar tempat kita semua tinggal. Ada lima sila di dalamnya, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Kelima sila ini bukan hanya sekadar kalimat, tetapi pedoman agar kita bisa hidup rukun, adil, dan sejahtera. Bayangkan Pancasila seperti peta yang menuntun kita menuju kebaikan bersama.
2. Nilai Pancasila di Lingkungan Pesisir
Di daerah pesisir, banyak sekali kegiatan yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Misalnya, saat nelayan berdoa sebelum melaut, itu adalah wujud sila pertama. Ketika mereka saling membantu menarik jaring atau berbagi hasil tangkapan, itu menunjukkan sila kedua dan ketiga. Musyawarah para sesepuh adat untuk menentukan jadwal melaut atau mengatasi masalah lingkungan adalah contoh sila keempat. Pembagian hasil laut yang adil untuk semua warga juga merupakan wujud sila kelima. Pancasila benar-benar hidup di tengah masyarakat pesisir!
3. Belajar Pancasila Melalui Pengalaman
Cara terbaik belajar Pancasila adalah dengan mengalaminya sendiri. Bukan hanya menghafal, tetapi merasakan dan melakukan. Kita bisa mengamati bagaimana orang-orang di sekitar kita berinteraksi, bergotong royong, atau menyelesaikan masalah. Dari sana, kita bisa melihat langsung bagaimana nilai-nilai Pancasila bekerja dan membawa kebaikan. Pengalaman nyata ini akan membuat pemahaman kita tentang Pancasila menjadi lebih kuat dan bermakna.
4. Proyek Kreatif Pancasila
Untuk membuat belajar Pancasila semakin menyenangkan, kita bisa membuat proyek kreatif. Proyek ini bisa berupa apa saja, asalkan menunjukkan penerapan salah satu nilai Pancasila. Misalnya, membuat poster ajakan menjaga kebersihan pantai (Persatuan Indonesia), membuat cerita bergambar tentang toleransi antar suku nelayan (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab), atau membuat bank sampah mini di sekolah (Keadilan Sosial). Proyek ini akan melatih kreativitas dan kemampuan kita dalam bekerja sama.
5. Pentingnya Kolaborasi dalam Ber-Pancasila
Pancasila mengajarkan kita untuk hidup bersama dan saling membantu. Dalam mengerjakan proyek, kolaborasi atau kerja sama sangat penting. Setiap anggota kelompok memiliki peran dan tanggung jawabnya masing-masing. Dengan bekerja sama, kita bisa menyelesaikan tugas dengan lebih baik, belajar menghargai pendapat orang lain, dan merasakan kebersamaan. Ini adalah wujud nyata dari sila ketiga, Persatuan Indonesia, dan sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.
6. Menyajikan Karya Pancasila
Setelah proyek selesai, jangan lupa untuk menyajikannya! Presentasi adalah kesempatan untuk berbagi ide dan hasil kerja keras kita kepada teman-teman dan guru. Saat presentasi, kita bisa melatih kepercayaan diri, kemampuan berbicara di depan umum, dan juga menerima masukan dari orang lain. Ini adalah bagian dari proses belajar yang penting, sekaligus menunjukkan bahwa kita bangga dengan karya Pancasila yang telah kita buat.
7. Pancasila untuk Masa Depan Pesisir
Mengamalkan Pancasila berarti turut serta membangun masa depan yang lebih baik, termasuk untuk daerah pesisir kita. Dengan menjaga kebersihan laut, menghargai sesama, bermusyawarah, dan bergotong royong, kita telah berkontribusi menjaga kelestarian alam dan kerukunan masyarakat pesisir. Nilai-nilai Pancasila akan membimbing kita menjadi warga negara yang baik dan bertanggung jawab, demi kemajuan bersama.
Rangkuman: Belajar Pancasila bisa sangat menyenangkan jika kita mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan pesisir. Dengan mengidentifikasi, menganalisis, dan menerapkan nilai-nilai Pancasila melalui proyek kreatif, kita tidak hanya memahami teori, tetapi juga merasakan manfaatnya secara langsung. Kolaborasi dan kepercayaan diri dalam menyajikan karya juga menjadi bagian penting dalam proses belajar ini, menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup yang nyata dan bermakna.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Pancasila | Dasar negara Republik Indonesia yang terdiri dari lima sila. |
| Kolaborasi | Kerja sama untuk mencapai tujuan bersama. |
| Proyek | Kegiatan terencana yang menghasilkan suatu karya atau solusi. |
| Pesisir | Daerah yang berbatasan dengan laut. |
| Musyawarah | Pembahasan bersama untuk mencapai kesepakatan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Belajar Pancasila Dan Menyenangkan" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Pendidikan Pancasila Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 5 siap
Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hariModul siap unduh · Word + PDF ber-kopDemokrasi dan MusyawarahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBela Negara Sejak DiniBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisIndonesia dan DuniaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisNilai-nilai Pancasila dalam BermasyarakatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap0 dari 4 siap
Pelaksanaan Norma dan AturanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBhinneka Tunggal IkaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisCinta Tanah Air dan Bela NegaraBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMusyawarah untuk MufakatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Pendidikan Pancasila di kelas lain
Kronologi Sejarah Kelahiran PancasilaPendidikan Pancasila Kelas V SDPenerapan Nilai PancasilaPendidikan Pancasila Kelas V SDMakna Sila PancasilaPendidikan Pancasila Kelas III SDMakna Sila-sila PancasilaPendidikan Pancasila Kelas III SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas VI →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila Belajar Pancasila Dan Menyenangkan ini gratis?
Ya. Modul Belajar Pancasila Dan Menyenangkan untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Belajar Pancasila Dan Menyenangkan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila, pada Fase C untuk kelas VI SD.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Belajar Pancasila Dan Menyenangkan untuk Pendidikan Pancasila kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Belajar Pancasila Dan Menyenangkan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Belajar Pancasila Dan Menyenangkan dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.