SMAKelas XFase E

Modul Ajar & RPP Biologi Kelas X
Bab 1 dan Bab 2

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Keanekaragaman hayati mencakup variasi gen, jenis, dan ekosistem, yang merupakan kekayaan alam esensial. Klasifikasi membantu kita memahami dan mengelompokkan makhluk hidup. Namun, berbagai permasalahan lingkungan seperti deforestasi dan pencemaran mengancam keanekaragaman ini serta kesehatan manusia. Oleh karena itu, upaya pelestarian melalui konservasi dan kesadaran masyarakat sangat krusial untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan hidup di Bumi.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Bab 1 dan Bab 2
Biologi · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
MODUL AJAR
Bab 1 dan Bab 2
Biologi · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBiologi
Fase / KelasE / X
Materi PokokBab 1 dan Bab 2
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang lingkungan sekitar dan beberapa jenis makhluk hidup.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Biologi
Rumusan CP FasePada akhir Fase E, peserta didik mampu mengidentifikasi permasalahan lingkungan hidup dan dampaknya terhadap keanekaragaman hayati serta kesehatan manusia, berdasarkan observasi dan data ilmiah.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas fakta-fakta tentang keanekaragaman hayati Indonesia yang sangat kaya dan berbagai jenis ekosistem.
KonseptualKonsep inti yang dipelajari adalah keanekaragaman hayati (gen, jenis, ekosistem) dan klasifikasinya serta permasalahan lingkungan dan dampaknya.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari prosedur observasi lingkungan, pengumpulan data, dan analisis dampak permasalahan lingkungan.
MetakognitifPeserta didik akan mengembangkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati untuk keberlanjutan hidup.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep keanekaragaman hayati pada tingkat gen, jenis, dan ekosistem dengan tepat.
  2. Dengan studi kasus bencana alam, peserta didik mampu menganalisis dampak permasalahan lingkungan terhadap keanekaragaman hayati dan kesehatan manusia secara runtut.
  3. Setelah berdiskusi, peserta didik dapat mengusulkan solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan lingkungan di sekitar mereka dengan argumentasi yang kuat.
Halaman 2 · Bab 1 dan Bab 2 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Keanekaragaman hayati adalah fondasi kehidupan di bumi, dan pemahaman tentang klasifikasi serta ancaman terhadapnya esensial untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan kesehatan manusia.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa Indonesia disebut sebagai negara megabiodiversitas dan apa saja ancaman terbesarnya?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuGeografi: Mempelajari persebaran keanekaragaman hayati dan faktor-faktor geografis yang memengaruhinya, serta dampak bencana alam terhadap wilayah.
Kimia: Memahami polutan dan zat-zat kimia yang mencemari lingkungan serta dampaknya terhadap organisme hidup.
Kemitraan PembelajaranPeserta didik didorong untuk berdiskusi dengan orang tua atau anggota komunitas tentang praktik pelestarian lingkungan yang mereka lakukan di rumah atau lingkungan sekitar.
Lingkungan PembelajaranLingkungan belajar fisik kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dan lingkungan digital (akses internet, proyektor) disiapkan untuk mendukung eksplorasi informasi dan presentasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik memanfaatkan internet untuk mencari data dan informasi mengenai studi kasus permasalahan lingkungan, serta menggunakan aplikasi sederhana untuk membuat poster digital atau infografis.
Halaman 3 · Bab 1 dan Bab 2 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep keanekaragaman hayati pada tingkat gen, jenis, dan ekosistem dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi untuk memastikan kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Apa yang kamu ketahui tentang jenis-jenis hewan atau tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar rumahmu?' untuk mengaitkan pengalaman peserta didik dengan materi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami konsep keanekaragaman hayati dan menayangkan gambar hutan hujan tropis Indonesia sebagai pertanyaan pemantik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang kekayaan keanekaragaman hayati di Indonesia dan beberapa kasus perusakan lingkungan, lalu bertanya 'Apa yang membuat Indonesia begitu kaya akan keanekaragaman hayati dan mengapa kita perlu melindunginya?'
  2. Peserta didik secara individu mengidentifikasi masalah-masalah yang muncul dari video dan mencatat pertanyaan-pertanyaan yang relevan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan setiap kelompok menerima Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi studi kasus tentang keanekaragaman hayati dan permasalahan lingkungan.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok berdiskusi untuk menganalisis studi kasus, mengidentifikasi tingkat keanekaragaman hayati (gen, jenis, ekosistem) yang terpengaruh, serta mencari informasi dari bahan ajar dan sumber lain.
  3. Peserta didik dalam kelompok merumuskan dugaan awal tentang penyebab dan dampak permasalahan lingkungan yang diamati.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan presentasi singkat tentang hasil analisis studi kasus mereka, termasuk identifikasi keanekaragaman hayati dan dugaan dampak lingkungannya.
  2. Beberapa kelompok secara sukarela mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, sementara kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan diskusi kelompok, serta menguatkan pemahaman tentang konsep keanekaragaman hayati.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali konsep keanekaragaman hayati dan pentingnya menjaga lingkungan.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka untuk merenungkan peran masing-masing dalam pelestarian lingkungan.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi Bab 2 tentang klasifikasi makhluk hidup untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Bab 1 dan Bab 2 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan studi kasus bencana alam, peserta didik mampu menganalisis dampak permasalahan lingkungan terhadap keanekaragaman hayati dan kesehatan manusia secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Bagaimana cara kita membedakan antara kucing dan harimau, padahal keduanya sama-sama termasuk kelompok kucing?' untuk mengaitkan materi klasifikasi dengan keanekaragaman.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami klasifikasi makhluk hidup dan menganalisis dampak permasalahan lingkungan, serta menayangkan gambar hutan yang terbakar sebagai pertanyaan pemantik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video berita tentang bencana banjir atau tanah longsor di Indonesia, kemudian bertanya 'Bagaimana bencana alam ini bisa terjadi dan apa dampaknya terhadap makhluk hidup serta manusia di sekitarnya?'
  2. Peserta didik secara individu mencatat informasi kunci dari video dan mengidentifikasi potensi masalah yang akan dipecahkan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok yang sama dan menerima LKPD kedua yang berfokus pada analisis dampak bencana alam terhadap keanekaragaman hayati dan kesehatan manusia.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok melakukan studi kasus bencana alam yang berbeda (misalnya, banjir, kekeringan, kebakaran hutan) dengan mencari data dan informasi dari berbagai sumber (internet, bahan ajar) untuk menganalisis dampak ekologi dan kesehatan.
  3. Peserta didik dalam kelompok merumuskan solusi atau mitigasi yang mungkin dilakukan untuk mengurangi dampak bencana alam tersebut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat poster digital atau infografis sederhana yang berisi analisis dampak bencana alam dan usulan solusi yang telah dirumuskan.
  2. Setiap kelompok mempresentasikan poster/infografisnya secara bergantian di depan kelas, dengan penekanan pada penalaran kritis dan kreativitas solusi.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi panel untuk membandingkan solusi antar kelompok dan memberikan umpan balik untuk memperkuat pemahaman tentang interkoneksi masalah lingkungan dan kesehatan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pelajaran tentang klasifikasi makhluk hidup, dampak permasalahan lingkungan, dan pentingnya peran aktif dalam pelestarian alam.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan ide-ide kreatif peserta didik, serta mendorong mereka untuk terus mengembangkan kepedulian terhadap lingkungan.
  3. Guru memberikan penguatan bahwa setiap tindakan kecil dapat berkontribusi pada perlindungan lingkungan dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Bab 1 dan Bab 2 — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEkosistemku, Tanggung Jawabku!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Mengidentifikasi tingkat keanekaragaman hayati dan menganalisis dampak permasalahan lingkungan.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Modul ini akan mengajakmu menjelajahi kekayaan alam Indonesia yang luar biasa, yaitu keanekaragaman hayati.

Alat & bahan: Gambar keanekaragaman hayati, artikel berita lingkungan, alat tulis, kertas flip chart

Langkah kerja:

  1. Amati gambar 1 tentang berbagai jenis organisme di suatu ekosistem dan diskusikan dengan kelompokmu.
    KeanekaragamanHayatiGenJenisEkosistem
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Identifikasi tingkat keanekaragaman hayati (gen, jenis, ekosistem) dan catat contohnya di tabel.
  3. Baca artikel berita tentang salah satu permasalahan lingkungan (misalnya, deforestasi) dan diskusikan dampaknya terhadap keanekaragaman hayati dan kesehatan manusia.
  4. Tuliskan usulan solusi kreatif untuk mengatasi masalah lingkungan tersebut di lingkungan sekitarmu.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Bab 1 dan Bab 2 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan tiga jenis hewan atau tumbuhan yang kamu ketahui!
  2. Apa yang kamu pahami tentang lingkungan?
  3. Menurutmu, mengapa ada berbagai jenis makhluk hidup di bumi?
  4. Apa saja masalah lingkungan yang pernah kamu dengar atau lihat?

Formatif (proses): Penilaian observasi partisipasi aktif dalam diskusi kelompok dan kualitas presentasi hasil analisis studi kasus.

Sumatif (akhir): Penilaian produk berupa poster digital/infografis yang memuat analisis dampak lingkungan dan solusi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Bab 1 dan Bab 2 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan konsep keanekaragaman hayatiKonsep keanekaragaman hayati (gen, jenis, ekosistem)2 JPpenalaran kritis
2Mengidentifikasi jenis organisme dan mengklasifikasikannyaPrinsip dasar klasifikasi makhluk hidup2 JPkolaborasi
3Menganalisis dampak permasalahan lingkunganPermasalahan lingkungan dan dampaknya terhadap keanekaragaman hayati dan kesehatan2 JPpenalaran kritis, kesehatan
4Mengusulkan solusi inovatif permasalahan lingkunganUpaya pelestarian keanekaragaman hayati dan lingkungan2 JPkreativitas, kolaborasi
Halaman 8 · Bab 1 dan Bab 2 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
BAHAN AJAR

Modul ini akan mengajakmu menjelajahi kekayaan alam Indonesia yang luar biasa, yaitu keanekaragaman hayati. Kamu akan memahami mengapa begitu banyak jenis makhluk hidup di sekitar kita, bagaimana mereka dikelompokkan, dan apa saja ancaman yang sedang mereka hadapi. Mari bersama-sama menjadi penjaga kelestarian alam untuk masa depan yang lebih baik.

1. Keanekaragaman Hayati: Tingkat Gen, Jenis, dan Ekosistem
Keanekaragaman hayati adalah variasi kehidupan di Bumi. Ini mencakup tiga tingkat utama: keanekaragaman gen, yaitu variasi genetik dalam satu spesies (misalnya, perbedaan warna bulu pada kucing); keanekaragaman jenis, yaitu variasi antarspesies (misalnya, kucing dan harimau); dan keanekaragaman ekosistem, yaitu variasi habitat dan komunitas biologis (misalnya, hutan hujan, padang rumput, terumbu karang). Indonesia dikenal sebagai negara megabiodiversitas karena memiliki kekayaan hayati yang sangat tinggi, didukung oleh kondisi geografis dan iklim tropisnya.

2. Prinsip Dasar Klasifikasi Makhluk Hidup
Klasifikasi makhluk hidup adalah cara mengelompokkan organisme berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri-cirinya. Tujuannya adalah mempermudah pengenalan, mempelajari hubungan kekerabatan, dan memberi nama ilmiah. Sistem klasifikasi modern menggunakan taksonomi, dimulai dari kingdom, filum/divisi, kelas, ordo, famili, genus, hingga spesies. Carolus Linnaeus adalah tokoh penting dalam pengembangan sistem klasifikasi binomial nomenklatur, di mana setiap spesies memiliki dua nama latin: genus dan spesies.

3. Permasalahan Lingkungan dan Dampaknya
Berbagai permasalahan lingkungan mengancam keanekaragaman hayati dan kesehatan manusia. Deforestasi atau penggundulan hutan menyebabkan hilangnya habitat banyak spesies. Pencemaran udara, air, dan tanah oleh limbah industri atau rumah tangga meracuni organisme dan menyebabkan penyakit. Perubahan iklim global mengakibatkan kenaikan suhu, perubahan pola cuaca ekstrem, dan mencairnya es kutub, yang berdampak pada kepunahan spesies dan ketersediaan sumber daya. Eksploitasi berlebihan juga mengurangi populasi spesies tertentu.

4. Dampak pada Keanekaragaman Hayati dan Kesehatan
Permasalahan lingkungan memiliki dampak serius. Hilangnya habitat dan perubahan iklim menyebabkan kepunahan spesies, mengurangi keanekaragaman genetik, dan mengganggu keseimbangan ekosistem. Bagi manusia, pencemaran udara dapat menyebabkan masalah pernapasan, air tercemar menyebabkan penyakit pencernaan, dan paparan bahan kimia berbahaya dapat memicu kanker. Ketersediaan pangan juga terancam akibat kerusakan ekosistem dan penurunan kualitas lahan pertanian. Semua ini saling berkaitan dan membutuhkan solusi terpadu.

5. Upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati
Untuk menjaga keanekaragaman hayati, berbagai upaya dapat dilakukan. Konservasi in-situ (di tempat asalnya) seperti penetapan taman nasional dan cagar alam melindungi ekosistem dan spesies di habitat aslinya. Konservasi ex-situ (di luar tempat asalnya) seperti kebun binatang, kebun raya, dan bank gen melindungi spesies yang terancam punah. Selain itu, edukasi masyarakat, penegakan hukum terhadap perusak lingkungan, dan penerapan pembangunan berkelanjutan sangat penting untuk memastikan keberlanjutan keanekaragaman hayati bagi generasi mendatang.

Rangkuman: Keanekaragaman hayati mencakup variasi gen, jenis, dan ekosistem, yang merupakan kekayaan alam esensial. Klasifikasi membantu kita memahami dan mengelompokkan makhluk hidup. Namun, berbagai permasalahan lingkungan seperti deforestasi dan pencemaran mengancam keanekaragaman ini serta kesehatan manusia. Oleh karena itu, upaya pelestarian melalui konservasi dan kesadaran masyarakat sangat krusial untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan hidup di Bumi.

Halaman 9 · Bab 1 dan Bab 2 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
GLOSARIUM
IstilahArti
BiodiversitasKeanekaragaman hayati
EkosistemKomunitas organisme hidup dan lingkungan fisiknya yang saling berinteraksi
DeforestasiPenggundulan hutan
KonservasiUpaya perlindungan dan pelestarian alam
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Bab 1 dan Bab 2 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
PENGESAHAN

Modul ajar "Bab 1 dan Bab 2" mata pelajaran Biologi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Bab 1 dan Bab 2 — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Bab 1 dan Bab 2 ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XPeta Konsep
Bab 1 dan Bab 2Keanekaragaman Hayati: Tingkat Gen, Jenis, dan EkosistemPrinsip Dasar Klasifikasi Makhluk HidupPermasalahan Lingkungan dan DampaknyaDampak pada Keanekaragaman Hayati dan KesehatanUpaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati
Dari sub-bab Bab 1 dan Bab 2Halaman 12
Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBiologi · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKolaborasiKesehatan
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Bab 1 dan Bab 2 yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Biologi kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bab 1 dan Bab 2 pada Biologi SMA, Fase E, elemen Pemahaman Biologi.

Modul Bab 1 dan Bab 2 ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bab 1 dan Bab 2 untuk Biologi kelas X.

Apakah modul ajar Biologi materi Bab 1 dan Bab 2 ini gratis?

Ya. Modul Bab 1 dan Bab 2 untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Bab 1 dan Bab 2 ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Biologi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Biologi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Bab 1 dan Bab 2 ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bab 1 dan Bab 2 dapat Anda sesuaikan dengan murid Biologi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Biologi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Bab 1 dan Bab 2 ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bab 1 dan Bab 2 tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bab 1 dan Bab 2 untuk Biologi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Bab 1 dan Bab 2 ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Biologi kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bab 1 dan Bab 2 beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Biologi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Biologi ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?

Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Bab 1 dan Bab 2 yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Biologi MA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Biologi SMASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.