Modul Ajar & RPP Biologi Kelas X
Fungi/Jamur
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Biologi |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Fungi/Jamur |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal beberapa jenis jamur dalam kehidupan sehari-hari seperti jamur makanan dan jamur penyebab penyakit.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Biologi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menganalisis struktur, fungsi, dan peran berbagai organisme dalam ekosistem, termasuk Fungi, serta menerapkan pemahaman tersebut untuk menjelaskan fenomena biologi dan memecahkan masalah kehidupan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Jamur tempe, jamur tiram, dan ragi roti adalah contoh nyata Fungi yang dimanfaatkan manusia. |
| Konseptual | Fungi adalah organisme eukariotik heterotrof yang memiliki dinding sel dari kitin dan berkembang biak dengan spora. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari cara mengidentifikasi ciri-ciri Fungi, mengklasifikasikan jenisnya, dan menganalisis peranannya dalam ekosistem dan kehidupan manusia. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya mengelompokkan organisme berdasarkan ciri-cirinya untuk memahami keanekaragaman hayati. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati berbagai contoh Fungi, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri umum Fungi dengan tepat.
- Melalui studi literatur dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengklasifikasikan Fungi ke dalam divisi-divisi utama berdasarkan ciri morfologi dan cara reproduksinya secara runtut.
- Dengan melakukan praktikum sederhana, peserta didik dapat mengamati struktur tubuh jamur mikroskopis dan makroskopis dengan teliti.
- Melalui analisis kasus, peserta didik dapat menganalisis peran Fungi dalam ekosistem sebagai dekomposer dan dalam kehidupan manusia (menguntungkan dan merugikan) dengan memberikan minimal tiga contoh.
- Setelah berdiskusi, peserta didik dapat menyajikan hasil identifikasi dan klasifikasi Fungi dalam bentuk peta konsep secara jelas.
Pemahaman bermakna: Memahami keanekaragaman Fungi esensial untuk mengenali perannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan potensi pemanfaatannya dalam berbagai aspek kehidupan manusia.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa jamur bisa tumbuh di tempat lembap dan gelap, serta bagaimana jamur berperan dalam pembuatan tempe atau roti?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Kimia: Mempelajari senyawa kimia yang terkandung dalam jamur dan proses fermentasi yang melibatkan jamur. Prakarya dan Kewirausahaan: Mempelajari budidaya jamur konsumsi sebagai peluang usaha. Seni Budaya: Menggambar atau membuat model struktur jamur yang diamati. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau komunitas dapat diajak berpartisipasi dengan berbagi pengalaman dalam memanfaatkan jamur dalam kuliner atau pertanian lokal. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pemanfaatan lingkungan sekolah untuk mencari contoh jamur yang tumbuh di area lembap atau pengamatan jamur yang dijual di pasar tradisional. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Penggunaan platform LMS untuk mengunggah bahan ajar, video pembelajaran, dan forum diskusi daring, serta simulasi mikroskop virtual. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati berbagai contoh Fungi, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri umum Fungi dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui studi literatur dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengklasifikasikan Fungi ke dalam divisi-divisi utama berdasarkan ciri morfologi dan cara reproduksinya secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri morfologi jamur dan mengklasifikasikannya ke dalam kelompok yang tepat.
Alat & bahan: Gambar berbagai jenis jamur, alat tulis, lembar kerja
Langkah kerja:
- Lengkapi divisi setiap jamur pada tabel berikut, lalu tuliskan cara reproduksinya.
Gambar 1. Tabel - Amati dengan seksama gambar 1 (jamur roti) dan gambar 2 (jamur kuping) yang disediakan.
- Identifikasi ciri-ciri morfologi yang terlihat pada masing-masing jamur seperti bentuk, warna, dan struktur tubuhnya.
- Bandingkan ciri-ciri yang kamu temukan pada kedua jenis jamur tersebut.
- Dengan menggunakan buku sumber, tentukan divisi Fungi tempat kedua jamur tersebut termasuk.
- Diskusikan dalam kelompokmu, mengapa kedua jamur tersebut dikelompokkan pada divisi yang berbeda.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan dua contoh jamur yang kamu ketahui!
- Di mana biasanya jamur tumbuh?
- Menurutmu, apakah jamur termasuk tumbuhan atau hewan?
- Apa fungsi jamur bagi lingkungan?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan hasil identifikasi ciri-ciri Fungi serta peta konsep klasifikasi.
Sumatif (akhir): Penilaian laporan praktikum pengamatan struktur Fungi dan hasil analisis peran Fungi dalam ekosistem.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri umum Fungi | Ciri-ciri Fungi | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Mengklasifikasikan Fungi | Klasifikasi Fungi (Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota, Deuteromycota) | 2 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 3 | Mengamati struktur dan menganalisis peran Fungi | Struktur Fungi, Peran Fungi | 2 JP | Kreativitas, Penalaran Kritis |
Fungi atau jamur adalah kelompok organisme eukariotik yang unik, berbeda dari tumbuhan dan hewan. Mereka memiliki peran krusial dalam ekosistem sebagai dekomposer, tetapi juga dikenal sebagai sumber makanan, agen fermentasi, dan bahkan patogen. Memahami Fungi membuka wawasan tentang keanekaragaman hayati dan interaksi kompleks di alam.
1. Ciri-Ciri Umum Fungi
Fungi adalah organisme heterotrof yang memperoleh nutrisi dengan menyerap. Dinding selnya terbuat dari kitin. Tubuh Fungi tersusun atas hifa, benang-benang halus yang bercabang membentuk miselium. Fungi tidak memiliki klorofil sehingga tidak dapat berfotosintesis. Reproduksi Fungi dapat terjadi secara aseksual (dengan spora, fragmentasi hifa, atau pembentukan tunas) dan seksual (melalui penyatuan gamet atau hifa yang berbeda jenis).
2. Klasifikasi Divisi Fungi
Fungi dikelompokkan menjadi empat divisi utama berdasarkan cara reproduksi seksual dan struktur tubuhnya. Zygomycota memiliki hifa tidak bersekat dan bereproduksi dengan zigospora. Ascomycota memiliki hifa bersekat, membentuk askokarp, dan bereproduksi dengan askospora. Basidiomycota membentuk basidiokarp (tubuh buah jamur) dan basidiospora. Deuteromycota adalah kelompok jamur tidak sempurna karena belum diketahui fase reproduksi seksualnya.
3. Zygomycota dan Ascomycota
Zygomycota dikenal sebagai jamur roti, contohnya Rhizopus stolonifer yang tumbuh pada roti basi. Mereka berperan dalam pembuatan tempe. Ascomycota mencakup ragi (Saccharomyces cerevisiae) yang digunakan dalam pembuatan roti dan alkohol, serta jamur Penicillium yang menghasilkan antibiotik penisilin. Beberapa Ascomycota juga ada yang bersifat parasit pada tumbuhan dan hewan.
4. Basidiomycota dan Deuteromycota
Basidiomycota adalah kelompok jamur yang paling sering kita lihat, seperti jamur merang, jamur tiram, dan jamur kancing. Banyak di antaranya dapat dikonsumsi, namun ada pula yang beracun. Deuteromycota, atau jamur tidak sempurna, contohnya adalah Tinea pedis penyebab penyakit kaki atlet. Kelompok ini penting dalam kerusakan bahan pangan dan penyakit pada manusia.
5. Peran Fungi dalam Ekosistem dan Kehidupan
Fungi memiliki peran vital sebagai dekomposer, menguraikan bahan organik mati dan mengembalikan nutrisi ke tanah. Dalam kehidupan manusia, Fungi dimanfaatkan dalam industri pangan (tempe, roti, keju), farmasi (antibiotik), dan bioteknologi. Namun, beberapa Fungi juga dapat merugikan sebagai patogen tanaman, hewan, dan manusia, serta menyebabkan kerusakan pada bahan bangunan.
Rangkuman: Fungi adalah organisme eukariotik heterotrof dengan dinding sel kitin, memiliki hifa dan miselium. Mereka diklasifikasikan menjadi Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota berdasarkan cara reproduksi dan struktur. Fungi berperan penting sebagai dekomposer di ekosistem, serta memiliki manfaat besar dalam pangan, obat-obatan, namun juga dapat menyebabkan kerugian sebagai patogen.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Hifa | Benang-benang halus penyusun tubuh jamur |
| Miselium | Kumpulan hifa yang membentuk jalinan |
| Heterotrof | Organisme yang memperoleh makanan dari organisme lain |
| Dekomposer | Organisme pengurai bahan organik |
| Kitin | Senyawa penyusun dinding sel Fungi |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Fungi/Jamur" mata pelajaran Biologi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Fungi/Jamur yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Biologi Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Ruang Lingkup BiologiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKeanekaragaman HayatiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopVirusModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBakteriModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap4 dari 4 siap unduh
ProtistaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopJamurModul siap unduh · Word + PDF ber-kopEkosistemModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPerubahan LingkunganModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Biologi kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Fungi/Jamur pada Biologi SMA, Fase E, elemen Pemahaman Biologi.
Modul Fungi/Jamur ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Fungi/Jamur untuk Biologi kelas X.
Apakah modul ajar Biologi materi Fungi/Jamur ini gratis?
Ya. Modul Fungi/Jamur untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Fungi/Jamur ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Biologi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Biologi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Fungi/Jamur ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Fungi/Jamur dapat Anda sesuaikan dengan murid Biologi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Biologi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Fungi/Jamur ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Fungi/Jamur tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Fungi/Jamur untuk Biologi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Fungi/Jamur ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Biologi kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Fungi/Jamur beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Biologi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Biologi ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Fungi/Jamur yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Biologi MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.